Anda di halaman 1dari 1

a.

Hukum Humaniter Internasional (HHI), yang juga dikenal dengan nama " hukum perang " atau " hukum sengketa bersenjata " merupakan cabang dari hukum internasional publik yang diterapkan dalam sengketa bersenjata yang dibentuk untuk menjamin sejauh mungkin penghormatan terhadap manusia, sesuai dengan persyaratan militer dan keamanan umum, serta untuk mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh peperangan. b. Hukum Humaniter Internasional terdiri dari sekumpulan aturan-aturan internasional yang bertujuan untuk membatasi akibat-akibat dari peperangan, baik orang maupun objek-objek lainnya. Aturan dituangkan dalam perjanjian-perjanjian internasional, semua perjanjian internasional berkaitan dengan keprihatinan atas masalah-masalah kemanusiaan tertentu dalam situasi sengketa bersenjata/perang. c. Tujuan dari HHI dan pembentukan perjanjian HHI adalah untuk meminimalisir penderitaan dan kerugian akibat perang, selama perang dan sesudah perang. Meskipun saat ini Indonesia sedang dalam keadaan aman dari peperangan, namun kita harus mengetahui bagaimana pentingnya peranan HHI dan Hukum Islam dalam mengatur aspek kemanusiaan dalam situasi perang.