Anda di halaman 1dari 114

AFIKS/AHRUF ZIYADAH DALAM BAHASA ARAB DAN

PENGARUHNYA TERHADAP PERUBAHAN MAKNA :


ANALISIS MORFOLOGI





TESIS





Oleh

KAMALIA
077009011/LNG














SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2009
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
AFIKS/AHRUF ZIYADAH DALAM BAHASA ARAB DAN
PENGARUHNYA TERHADAP PERUBAHAN MAKNA :
ANALISIS MORFOLOGI





TESIS





Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar
Magister Humaniora dalam Program Studi Linguistik pada Sekolah
Pascasarjana Universitas Sumatera Utara





Oleh

KAMALIA
077009011/LNG






SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2009

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Judul Tesis : AFIKS/AHRUF ZIYADAH DALAM BAHASA
ARAB DAN PENGARUHNYA TERHADAP
PERUBAHAN MAKNA : ANALISIS MORFOLOGI
Nama Mahasiswa : Kamalia
Nomor Pokok : 077009011
Program Studi : Linguistik
Konsentrasi : Bahasa Arab




Menyetujui
Komisi Pembimbing,






(Dra. Khairawati, M.A., Ph.D.) (Khairul Jamil M. Yaman, Lc, M.A)
Ketua Anggota







Ketua Program Studi, Direktur,






(Prof. T. Silvana Sinar, M.A., Ph.D.) (Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B., M.Sc.)






Tanggal lulus : 4 Agustus 2009
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Telah duiji pada
Tanggal 4 Agustus 2009



























PANITIA PENGUJI TESIS


Ketua : Dra. Khairawati, M.A., Ph.D.
Anggota : 1. Khairul Jamil M. Yaman, Lc, M.A
2. Prof. T. Silvana Sinar, M.A., Ph.D..
3. Drs. Umar Mono, M.Hum.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
ABSTRAK


Proses afiksasi dalam bahasa Arab dibentuk dari bentuk dasar verba/fil
dengan penambahan prefiks/awalan (as-sbiq), infiks/sisipan (az-ziydah),dan
konfiks/ awalan dan akhiran (as-sbiq wa al-lhiq). Prefiks dan infiks yang
digunakan untuk membentuk nomina/ism dari bentuk dasar verba/ fil terdiri dari
prefiks mim dan infiks alif, serta konfiks mim dan ta, konfiks mim dan waw dan
konfiks mim dan alif.
Penambahan afiks dari bentuk dasar adjektiva terdiri dari prefiks hamzah dan
infiks alif sedangkan penambahan afiks/ ahruf l-ziydah dari bentuk dasar
nomina/ism terdiri dari sufiks ya syaddah, konfiks alif dan nun, waw dan nun, ya dan
nun serta alif dan ta. Untuk membentuk nomina dalam bahasa Arab dapat dibentuk
dari bentuk dasar verba dan adjektiva dengan penambahan afiks. Afiks /ahruf ziydah
tersebut dapat ditambahkan dari bentuk dasar verba, adjektiva maupun bentuk dasar
nomina itu sendiri. Makna gramatikal dari proses afiksasi dari bentuk dasar verba/fil
memiliki 5 (lima) makna yaitu : (1). Nomina pelaku (ism fil), (2). Nomina penderita
(ism mafl), (3). Menyatakan tempat (ism makn), (4). Menyatakan masa (ism
zamn), dan (5). Menyatakan alat.
Makna gramatikal dari infiks alif memiliki 2 makna yaitu: (1). Resiprokal, (2)
nomina pelaku. Makna gramatikal dari konfiks mim dan alif menyatakan alat dan
makna gramatikal dari konfiks mim dan ta marbtah menyatakan alat. Makna
gramatikal penambahan afiks dari bentuk dasar adjektiva yaitu prefiks hamzah
memiliki makna : (1). Transitif, (2) bersangatan, (3) lebih. Sedangkan makna
gramatikal dari infiks alif menyatakan makna : pelaku, dan penambahan afiks yang
berbasis ism/nomina itu sendiri yaitu alif dan nun menyatakan makna dual/musann,
konfiks waw dan nun menyatakan makna banyak untuk laki-laki (jamak mu:akkar)
dan konfiks alif dan ta yang menyatakan makna banyak untuk perempuan (jamak
muannas).

Kata kunci : Afiksasi, prefiks/awalan (as-sbiq), infiks/sisipan (az-ziydah),
konfiks/awalan dan akhiran (as-sbiq wa al-lhiq), makna
gramatikal (gardun manawi ).










Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
ABSTRACT

Affixation in Arabic can be formed from the verb stem fil by adding prefix
(as-sbiq), infix (az-ziydah) and confix (as-sbiq wa al-lhiq). Prefix and infix
which are used ti form noun ism from the verb stem fil consist of prefix mim and infix
alif, and confix mim and ta, confix mim and waw and confix mim and alif.
Adding affix from the adjective stem which consist of prefix hamzah and infix
alif while adding affix ahruf-l- ziydah from the noun stem ism consist of sufix ya
syaddah, confix alif and nun, waw and nun, ya and nun, and alif and ta. Noun in
Arabic can be formed from the verb and adjective stem by adding affix. Affix ahruf
ziydah can be added from the verb and adjective stem or noun stem itself. The
grammatical meaning of the process of affixation from the verb stem fil has 5 (five)
points, they are (1). Noun of person (ism fil), (2). Noun of object (ism mafl), (3.
noun of place (ism makn), (4).noun of time (ism zamn), and (5) noun of thing (ism
alat).
The grammatical meaning of infix alif has 2 (two) points, they are (1).
Reciprocal, and (2).noun of person. The grammatical of confix mim and ta marbtah
states the tool. The grammatical meaning of confix mim and alif states the tool. The
grammatical meaning of adding an affix of stem of adjective, that is prefix hamzah
has three points, they are ; (1). Transitive, (2). Intensive, (3). Comparative. While the
grammatical meaning of infix alif states the person, an adding affixes which based on
ism, nouns themselves, those are alif and nun state the dual musann, confix waw and
nun state the meaning many for masculine (jamak mu:akkar)and confix alif and ta
state the meaning many for feminine (jamak muannas).


Keywords: Affixation, prefix (as-sbiq), infix (az-ziydah), confix (as-sbiq wa al-
lhiq), grammatical meaning (gardun manawi).















Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
'J~;--


'- -=-'' .-'' - ,-'' ''' --','' ,- ,'- '.-_. ~'_- '_-
'_- '.'-- '' - -- ', - ,=- ', - - , __- _'. ,-,
'.'-- - - '.-_. -'.'- ,- ,=- -'.'-- ' - -,=-; -,-~ _-;
~'JQ'~_ ;'JJ'__. ,'-_ '.-_. '' - -.'-- '_,'. -- ',.', '-' '-
- ',.- '. , -'' '.'.- - ,=- ,-'.-' _-' '. , '.,', - ',.-
,'_- ,_-' '. ,'.'.- - - '.='.
'-'- --', ' -`' ='-, --+'' ' ,' -,-' ' '-' --', --'' -=--',
'.'- '.--- - '_- , _-' '.'.- ,'., ', '.'- ,'., ', '.'.- ,'.-'-
-- _'. ~4;Q '.' '.-_. ', '.-- ', '.' ,_-- -_- ' -
-.- '_-, '_- '.'--. ,-. '._, '.',- '.-_. '._- _- _'
,- ' =, -'_.' ,-_,.' ,'- '' '.=' ,'.' ', '- -_, '
'.'.-.
,'- ,'-- '.'.- _., _ --' ' =, -.'.- _., '.-'= ,
-_. -- '.-_. ;~'~ ,'-- 'J;; ;'J'J~ ';'J;; ;'J~'- ~;_Q !Q; J'J-
'J;,~;=- ~ -,- ;_,-. ;'~ ,'-- 'J'J~ _J 'J~_J ;~_-' 'J;-
~,;,- 'JJ',; ;~;_Q 'J;~'J_- ';'J' 4~,- ~Q 'JQQ ;4-J4 '-' -'-
- ,=- '.'.- -'- _, -_. -- '.-_.. ,-. _, _-''.'.-
,'., '' -, ,'- -_, __ '.-= '.'. '-' ._ -- _-' '.,',
,'., - '_- ,-. _., __ '.,- '.'. '-' ._ -- '.'.- ,'.-'-
- '_-.




=.'- '., : '.'-- , '.'- , '.'- ,'..'_, 'J_, '._,










Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat
dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini dengan baik.
Tesis ini berjudul Afiks/Ahruf Ziydah dalam bahasa Arab dan pengaruhnya
terhadap perubahan makna : Analisis Morfologi. Tesis ini membicarakan proses
afiksasi dalam bahasa Arab dapat dibentuk dari bentuk dasar verba/fil dan
nomina/ism. Untuk membentuk nomina dalam bahasa Arab dapat dibentuk dari
bentuk dasar verba dan adjektiva dengan penambahan afiks.
Penyelesaian tesis ini telah diusahakan keimiahannya oleh penulis dengan
bantuan materi dari berbagai pihak. Kelemahan atau kesalahannya tetap menjadi
tanggung jawab penulis. Untuk itu penulis menerima kritik dan saran untuk lebih
menyempurnakan tesis ini.


Medan, Juli 2009
Penulis,



Kamalia
077009011







Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
UCAPAN TERIMA KASIH


Puji dan Syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih
dan Penyayang atas izin dan ridho yang telah diberikanNya sehingga tesis ini dapat
diselesaikan.
Pada kesempatan ini perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih
kepada:
1. Rektor USU, Bapak Prof. Chairuddin P. Lubis, DTM & H.Sp.A(K), yang telah
memberi kesempatan dan bantuan biaya pendidikan selama saya mengikuti
Pendidikan Program Magister pada Sekolah Pascasarjana USU.
2. Direktur Sekolah Pascasarjana USU, Ibu Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B., M.Sc.
yang telah memberi perhatian dan dukungan selama saya mengikuti Pendidikan
S-2 pada Sekolah Pascasarjana USU.
3. Ibu Prof. T. Silvana Sinar, M.A., Ph.D selaku Ketua Program Studi Linguistik
dan Sekretaris Program Studi Linguistik Bapak Drs. Umar Mono, M.Hum. yang
telah memberi perhatian dan bimbingan selama saya mengikuti pendidikan
hingga selesai pada Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas
Sumatera Utara.
4. Pembimbing saya, Ibu Dra. Khairawati, M.A, Ph.D dan Bapak Khairul Jamil M.
Yaman, Lc, M.A yang telah banyak memberi peluang, waktu, perhatian,
bimbingan dan bantuan selama penulisan dan penyelesaian Tesis ini.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
5. Para Dosen saya yang mengajar di Program Studi Linguistik Sekolah
Pascasarjana Universitas Sumatera Utara yang membekali ilmu pengetahuan
dan membuka cakrawala berpikir ilmiah. Semoga jasa baik beliau semua dalam
mendidik dibalas Allah dengan pahala yang banyak.
6. Khusus kepada Suamiku tercinta Briptu Juliyadi. serta anak-anakku: Nayla
Septira Juliyadi dan Sabrina Julfahmi Juliyadi. Ibu ucapkan terima kasih atas
pengorbanan, dorongan, kesabaran dan kesetiaan yang diberikan sehingga studi
Ibu dapat terselesaikan.
7. Kedua orang tua saya yang banyak mengajarkan cara hidup yang baik
dihadapan Allah. Untuk semua abang, kakak-kakak dan adik-adik saya terima
kasih atas doanya
8. Kepada semua teman-teman angkatan 2007, saya ucapkan terima kasih atas
kerja sama yang baik, saling membantu selama menjalani proses belajar di
Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana USU.
Akhir kata saya berharap semoga dukungan, bantuan, pengorbanan dan budi
baik yang diberikan kepada saya dari berbagai pihak hendaknya mendapat balasan
dan ridho yang berlipat ganda dari Allah SWT. Amin.

Medan, Juli 2009

Penulis

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
RIWAYAT HIDUP

N a m a : Kamalia
Tempat/Tgl Lahir : Medan, 16 Agustus 1975
A g a m a : Islam
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Dsn I, Gg. Madrasah No.130 Medan

Pendidikan : SDN 101752 , Medan , tahun 1988
MTs Swasta Amaliyah, , Medan, tahun 1991
MA Swasta , Medan, tahun 1994
S-1 Tarbiyah Bahasa Arab, IAIN tahun 1999

Pekerjaan : Pada tahun 2003 diterima menjadi PNS di Fak. Dakwah
IAIN SU sampai sekarang.










Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
DAFTAR ISI

Halaman
ABSTRAK.......................................................................................................... i
ABSTRACT.......................................................................................................... ii
'J~;-- ............................................................................................................... iii
KATA PENGANTAR ........................................................................................ iv
UCAPAN TERIMA KASIH............................................................................... v
RIWAYAT HIDUP............................................................................................. vii
DAFTAR ISI....................................................................................................... viii
DAFTAR SKEMA.............................................................................................. xii
DAFTAR LAMPIRAN....................................................................................... xiii
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG ..................................................... xiv

BAB I PENDAHULUAN............................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................. 1
1.2 Identifikasi Masalah.......................................................................... 4
1.3 Rumusan Masalah............................................................................ 5
1.4 Tujuan Penelitian ............................................................................. 5
1.5 Manfaat Penelitian ........................................................................... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA..................................................................... 7
2.1 Morfologi ......................................................................................... 7
2.2 Pembentukan Afiks (Ahruf-l- ziydah dalam Bahasa Arab)............ 9
2.4 Landasan Teori................................................................................. 12


Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB III METODE PENELITIAN................................................................ 18
3.1 Sumber Data...................................................................................... 18
3.2 Teknik Pengumpulan Data................................................................ 19
3.3 Analisa Data...................................................................................... 20

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ....................................................... 21
4.1 Afiks (Ahruf-l-Ziydah) dalam Bahasa Arab.................................... 21
4.1.1 Afiks (Ahruf l-Ziyadah) dalam Verba Tiga Huruf/ fil sulsi
mazid ....................................................................................... 27
4.1.1.1 Mazid Fihi Harfun whidun / - -- _- ,'_- / Verba
Tiga Huruf dengan Tambahan Satu Huruf .................... 27
4.1.1.2 Mazid fihi Harfni /- -- _-' / Verba Tiga
Huruf dengan Tambahan Dua Huruf ............................. 28
4.1.1.3 Mazid fihi Salsati ahruf /- -- -.'-- '_- / Verba
Tiga Huruf dengan Tambahan Tiga Huruf .................... 29
4.2 Afiks (Ahruf-l- ziydah) pada Verba Empat Huruf /-'_ -/
rubiyy mazid ................................................................................ 29
4.2.1 Rubiyy mazid fihi Harfun whidun/-'_ - -- _- ,'_-/
Verba Empat Huruf Dasar dengan Tambahan Satu Huruf. ... 30
4.2.2 Rubiyy mazid fihi harfni /-'_ - -- _-' /
Verba Empat Huruf Dasar dengan Tambahan Dua Huruf ..... 30
4.3 Analisis Makna Afiks ( Ahruf-l-ziydah) pada Verba (-_./ fil/) ... 30
'.'-/ as-sbiq) dan Pengaruhnya pada 4.3.1 Analisis Prefiks (
Makna ..................................................................................... 31
'..'_ /al-lhiq) dan Pengaruhnya pada 4.3.2 Analisis Sufiks (
Makna....................................................................................... 37
4.3.3 Analisis Infiks( '-- './ az-ziydah) dan Pengaruhnya pada
Makna....................................................................................... 41
'.'- ,'..'_ /as-sbiq wa al- lhiq) 4.3.4 Analisis Konfiks (
dan Pengaruhnya pada Makna ................................................ 42
4.4 Afiks (ahruf-l-ziydah) pada Nomina /' ...................................... 48
4.4.1 Proses Afiksasi ism (nomina) dari Bentuk Dasar fil
(Verba) ..................................................................................... 48
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.4.1.1 Prefiks (as-sbiq) mim () .............................................. 48
4.4.1.2 Infiks (az-ziydah) alif (')............................................... 57
4.4.1.3 Konfiks ( as-sbiq wa al-lhiq) mim dan ta marbtah
(- -). ................................................................................ 60
4.4.1.4 Konfiks (as-sbiq wa al- lhiq) mim dan waw (-,) ....... 62
4.4.1.5 Konfiks (as- sbiq wa al- lhiq) mim dan alif (-') ......... 63
4.4.2 Proses Afiksasi ism (nomina) dari Bentuk Dasar Adjektiva... 65
4.4.2.1 Prefiks(as-sbiq) hamzah (') .......................................... 65
4.4.2.2 Infiksasi (az-ziydah) alif (') ........................................... 66
4.4.3 Proses Afiksasi ism (nomina) dari Bentuk Dasar ism............. 67
4.4.3.1 Sufiks ( al-lhiq) ya musyaddadah................................ 67
4.4.3.2 Konfiksasi (as-sbiq wa al-lhiq) alif dan nun ('- )...... 68
4.4.3.3 Konfiksasi (as-sbiq wa al-lhiq)waw dan nun (,- )... 69
4.4.3.4 Konfiksasi (as-sbiq wa al-lhiq) yadan nun (- ) .... 71
4.4.3.5 Konfiksasi (as-sbiq wa al-lhiq) alif dan ta ('- -). .. 72
_ _,/gardun manawi /) Afiksasi 4.5 Makna Gramatikal (
pada Ism............................................................................................ 74
4.5.1 Makna Gramatikal ( _ _,/ gardun manawi /) Afiksasi ism
(Nomina) dari Bentuk Dasar fil (Verba) ................................ 74
4.5.1.1Prefiks (as-sbiq) mim..................................................... 74
4.5.1.2 Infiks (az-ziydah) alif .................................................... 78
4.5.1.3 Konfiks (as- sbiq wa al- lhiq) mim dan ta marbtah
(- -) ................................................................................. 80
4.5.1.4 Konfiks (as- sbiq wa al- lhiq) mim dan waw (-,) ...... 80
4.5.1.5 Konfiks (as-sbiq wa al- lhiq) mim dan alif (- ') ......... 81
_ _,/gardun manawi /) Afiksasi 4.5.2 Makna Gramatikal (
ism (Nomina) Berbasis Adjektiva .......................................... 82
_ _,/gardun manawi /) 4.5.3 Makna Gramatikal (
Afiksasi ism (Nomina) Berbasis Nomina (ism) ..................... 84


Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB V SIMPULAN DAN SARAN................................................................... 87
5.1 Simpulan .............................................................................................. 87
5.2 Saran..................................................................................................... 88

DAFTAR PUSTAKA. .......................................................................................... 89












Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
DAFTAR SKEMA

Nomor Judul Halaman
1. Ism/nomina berdasarkan jumlah hurufnya ......................... 25
2. Fil / verba berdasarkan jumlah hurufnya ...................................... 26
































Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
DAFTAR LAMPIRAN






Nomor Judul Halaman

1. Pedoman Transliterasi ..................... 92

































Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG







N : Nomina
A : Adjectiva
V : Verba
.. : Mengapit makna
. : Kutipan
/ / : Mengapit makna
: Menjadi





















Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan gagasan,
fikiran, dan perasaan. Selain itu, bahasa juga merupakan alat integrasi dan adaptasi
sosial sehingga individu dapat saling mengadakan pendekatan baik antar warga yang
satu dengan warga yang lainnya maupun terhadap lingkungan sosialnya. Sebagai alat
komunikasi, bahasa berperan untuk mengadakan kontrol sosial sehingga setiap
individu dapat mempengaruhi individu lainnya melalui keahlian berbicara, menulis
dan lain sebagainya. Oleh karena itu, peranan bahasa tersebut begitu besar dalam
kehidupan manusia.(Alwi, 1988 : 3).
Bahasa manusia jauh berbeda dengan bahasa makhluk lainnya, karena
manusia memiliki bentuk bahasa yang unik. Keunikan bahasa manusia dapat dilihat
dari keragamannya. Antara satu kelompok dengan dengan kelompok lainnya
memiliki bahasa yang berbeda. Perbedaaan tersebut kemudian menjadi problem
dalam berinteraksi satu sama lainnya. Seiring dengan itu, muncul pemikiran untuk
mencari persamaan-persamaan universal yang terdapat pada semua bahasa.
Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan secara luas di planet ini. Bahasa
Arab merupakan bahasa utama dari 22 negara seperti Kuwait, Saudi Arabia, Irak,
Yordania, Mesir, Sudan dan lain lain.. Bahasa ini juga merupakan bahasa kedua
pada negara-negara Islam karena dianggap sebagai bahasa spiritual Islam. Bahasa
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Arab tergolong ke dalam rumpun bahasa Semit( Semitic Language) dan memiliki
jumlah penutur yang terbanyak di antara bahasa bahasa Semit lainnya,. Pada
mulanya Bahasa Arab hanyalah alat komunikasi di antara Bangsa Arab dan kemudian
menjadi bahasa agama di dunia Islam. Bahasa ini terus mengalami perkembangan dan
sejak tahun 1973 di pergunakan sebagai bahasa resmi ke enam di Perserikatan
Bangsa-Bangsa di samping bahasa Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol, dan Cina
(Sumardi, dkk 1974 : 86).
Akhir akhir ini bahasa Arab merupakan bahasa yang peminatnya cukup
besar di Negara Barat. Di Amerika misalnya, hampir tidak ada satu perguruan tinggi
pun yang tidak menjadikan bahasa Arab sebagai salah satu mata kuliah bahkan
terdapat universitas yang membuka khusus lembaga pendidikan bahasa Arab seperti
School of Oriental and African Studies di London (Arsyad, 20 : 1).
Bahasa Arab terkenal dengan kekayaan kosakatanya. Kekayaan kosakatanya
ini antara lain disebabkan adanya bentuk tunggal, dual, jamak serta didapati jenis
maskulin dan feminim. Diantara kajian yang dilakukan para ahli dalam menyatukan
persepsi tentang bahasa ini adalah menyatukan kesamaan pembentukan kata dalam
kalimat yang ditinjau dari aspek morfologis. Salah satu aspeknya adalah afiksasi atau
pengimbuhan yang dilekatkan pada kata dasar. Pengimbuhan pada kata dasar ini
mampu memberikan makna yang beragam sehingga dapat memperkaya kosa-kata
dalam suatu bahasa.
Afiks adalah morfem terikat yang dilekatkan pada morfem dasar atau akar
(Chaer, 1994 : 29). Afiksasi adalah Imbuhan atau bentuk terikat yang apabila
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
ditambahkan pada kata dasar atau bentuk dasar dapat merubah makna gramatikal
(KBBI, 1995 : 10). Penambahan morfem asi, afiksasi adalah proses atau hasil
penambahan afiks pada akar atau kata dasar,seperti morfem ber pada kata bertiga,
morfem er pada kata gerigi , dan morfen an pada kata ancaman. Pembahasan
mengenai afiks dapat di temukan dalam setiap buku linguistik umum dan morfologi.
Namun demikian, pembahasan pada buku-buku tersebut masih bersifat kurang
menyeluruh dan berbeda-beda.
Al-Halamawi (1953 : 21) penambahan ini terjadi pada kata dasar yang
terdapat pada verba (-_. -.'- fil ul/) yang setelah mendapat tambahan
(imbuhan) dengan menggunakan huruf ziyadh menjadi / -.'- -uli mazid/
yang menyebabkan jumlah huruf dalam kata tersebut menjadi empat (- -- _-
,'_- /mazid fihi harfun whidun/), atau lima huruf ( / - -- _-'mazid fihi
harfni/ ), atau enam huruf ( / - -- -.'-- '_- Mazid fihi alsata ahrufin/).
Penambahan yang di letakkan pada huruf tersebut dapat dikategorikan prefiks
'.'- / as-sbiq/, infiks '.'-- / az-ziydah/, sufiks / '..'_ al-lhiq/, maupun
konfiks '.'- , '..'_ /as-sbiq wa al-lhiq/. Proses afiksasi dalam bahasa Arab ini
dikenal dengan istilah ziydah. Proses afiksasi yang terdapat di dalam bahasa Arab
yang akan di bahasa dalam penelitian ini adalah empat proses afiksasi yaitu: sufiks,
infiks, prefiks dan konfiks.
Dalam bahasa Arab afiks dapat diistilahkan dengan '_- '.'-- / ahruf-l-
ziydah/, yaitu huruf-huruf tambahan yang masuk dalam sebuah kalimat bahasa Arab
sehingga dari penambahan tersebut akan muncul berbagai makna yang berbeda.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penelitian ini memfokuskan pembahasannya mengenai peranan afiks ('_-
'.'-- / ahruf-l- ziydah/) dalam bahasa Arab untuk membentuk makna yang
beragam mulai dari makna leksikal maupun makna gramatikal. Bentuk-bentuk afiks
yang ada dalam bahasa Arab dan manfaat praktis yang dihasilkan dari adanya proses
afiksasi ini dalam membantu kegiatan penerjemahan (alih bahasa).

1.2 Identifikasi Masalah
Dari latar belakang masalah di atas dapat diidentifikasi beberapa hal antara
lain:
1. Perubahan makna yang terjadi setelah proses afiksasi dalam bahasa Arab
2. Struktur afiksasi pada kalimat verba (-_./ fil/) dan nomina ( '/ism/ ).

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
1.3 Rumusan Masalah
Bagaimana pengaruh afiks '_- '.'-- / ahruf l-ziydah/ dalam kalimat
bahasa Arab? Untuk mengetahui rumusan masalah ini maka dituntun dengan
pertanyaan di bawah ini:
1. Afiks '_- '.'-- / ahruf l-ziydah/ apa saja yang terdapat dalam bahasa
Arab?
2. Bagaimana struktur afiks '_- '.'-- / ahruf-l- ziydah/ terhadap makna
gramatikal (_ _,/gardun manawi/) dan leksikal ( '.-.'.-/ad-dillah/)
dalam bahasa Arab?

1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan Penelitian ini adalah:
1. Mengidentifikasi jenis afiks '_- '.'-- / ahruf-l- ziydah yang terdapat di
dalam bahasa Arab.
2. Mendeskripsikan makna gramatikal dan leksikal yang dihasilkan dari proses
afiksasi.

1.5 Manfaat Penelitian
1. Menambah pengetahuan kita tentang teori bahasa yang berhubungan dengan
morfologi dan juga memberikan informasi dalam pengembangan ilmu
linguistik.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
2. Dapat memperkecil problematika yang dihadapi oleh para peminat bahasa
Arab dalam mempelajari bahasa tersebut khususnya yang berhubungan
dengan afiks.
3. Mempermudah bagi jasa penerjemah untuk memahami makna yang terjadi
dalam kalimat kalimat bahasa Arab sehingga kebenaran yang ketepatan
makna yang diinginkan dapat tercapai.
4. Menambah wawasan ilmiah bagi masyarakat yang bergelut dalam bidang
linguistik.














Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Morfologi
Morfologi merupakan ilmu yang mempelajari dan menganalisis stuktur ,
bentuk, dan klasifikasi kata. Secara etimologi, kata morfologi (bahasa Indonesia)
diserap dari bahasa Inggris morphology. (Shadily, 1996 : 386). Istilah yang paling
populer tentang morfologi dalam bahasa Arab adalah '.=' '.- /an-nizmu l-
arfiyy/ atau _. '.'-' /ilmu -l- isytiqq/ yaitu perubahan suatu bentuk kata
menjadi bermacam-macam bentukan untuk mendapatkan makna yang berbeda-beda.
Tanpa perubahan dimaksud, makna yang berbeda tidak akan muncul. Sebagai contoh,
perubahan bentuk dasar _. /alima/ mengetahui merupakan bidang kajian
morfologi. Perubahan bentuk menjadi beberapa bentuk tersebut dengan
menambahkan afiks ( '_- '.'--/ huruf l- ziydah/). Penambahan afiks pada
contoh di atas ada yang berupa prefiks/awalan ('.'- / as-sbiq/) yaitu
penambahan hamzah pada awal kata '_. /alama/ memberitahukan dan ada pula
yang berupa infiks/sisipan ('.'-- /ziydah/ ) yaitu pada kata '= /allama/ benar-
benar mengetahui dan _'. /limun/ orang yang pintar dan adapula berupa
gabungan afiks yang ditambahkan di awal dan di tengah yaitu pada kata '-
/taallama/ belajar. Pada kalimat-kalimat tersebut yang berubah hanyalah identitas
leksikalnya (tarifnya) saja sedang status kategorialnya tetap, sedangkan perubahan
bentuk _. /alima/ menjadi _'. /limun/ yang berubah tidak hanya identitas
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan, morfologi berarti cabang
linguistik tentang morfem dan kombinasi-kombinasinya atau bagian dari stuktur
bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagiannya. (KBBI, 1995 : 666). Pengertian
yang sama dikemukakan Kridalaksana (2001 : 142) bidang linguistik yang
mempelajari morfem dan kombinasi-kombinasinya atau dengan kata lain bagian dari
struktur bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagiannya.
Verhaar (1989 : 52) menyebutkan morfologi adalah suatu bidang linguistik
yang mempelajari susunan bagian-bagian kata secara gramatikal. Ramlan (1983 : 17)
menyebutkan, morfologi ialah: bagian dari ilmu bahasa yang mempelajari seluk-
beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi
gramatik maupun semantik. El Dahdah (1992 : 2) mengatakan bahwa dalam bahasa
Arab, kata dan seluk-beluknya merupakan kajian ilmu sharaf:
-= - , , - _ ' ' ' + ', ,= - , - ' '' _ , - - =- , -, -- -'' _ - -'' -- = - , - '
/Yubhasu fi siyagi- l- kalimati watahwilih il suwarin mukhtalifatin bihasbi -l-
man l- maqsd/
Pembahasan tentang proses pembentukan kata dan perubahan-perubahannya ke
dalam bentuk-bentuk yang bervariasi sesuai dengan makna yang diinginkan.
Beberapa defenisi tentang morfologi di atas terlihat tidak ada perbedaaan bahkan
antara satu sama lain saling melengkapi. Dengan demikian dapat diketahui bahwa
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
morfologi merupakan salah satu kajian linguistik yang mempelajari perubahan-
perubahan kata dan bagian-bagiannya secara gramatikal pada setiap bahasa. Satuan
terkecil dalam morfologi adalah suku kata. Proses perubahan dan makna yang muncul
dari perubahan itu merupakan pembahasan dalam morfologi.

2.2 Pembentukan Afiks ( Ahruf-l- Ziydah) dalam Bahasa Arab
Sebelum mengemukakan tentang pembentukan afiks '_- '.'-- /ahruf-l-
ziydah/ dalam Bahasa Arab, perlu diberikan gambaran tentang sistem penulisan
dalam bahasa Arab bahwa bahasa Arab mempergunakan sistem penulisan dari kanan
ke kiri. Huruf yang dipergunakan dalam tulisan tersebut keseluruhannya adalah
konsonan. Untuk melafalkan bunyi yang berwujud konsonan tersebut diberi baris
(harakah) berupa vokal di atas atau di bawah konsonan tersebut. Baris tersebut ada
tiga macam, yaitu baris atas (fathah), baris bawah (kasrah) dan baris depan
(dammah). Baris fathah melambangkan vokal /a/ yang diletakkan di atas konsonan
dengan menggunakan tanda ______ , contoh : - - /kataba/. Kasrah melambangkan
vokal /i/ yang diletakkan di bawah konsonan dengan menggunakan tanda ______ ,
contoh: '- /salima/. Sedangkan dammah melambangkan vokal /u/ yang diletakan di
atas konsonan dengan menggunakan tanda ____, contoh : -= '/ahsanu /. Selain
ketiga tanda tersebut masih ada lagi tanda yang dinamakan sukn (baris mati) yang
digunakan apabila suatu konsonan tidak diberi tanda baris /a/, /i/, /u/. Tanda ini
diletakkan di atas konsonan dan dilambangkan dengan tanda __. Sebagai contoh
apabila kata araftu saya mengetahui maka cara penulisannya: _- - -- - / ain-
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Beberapa pakar linguistik terkemuka memberikan definisi tentang afiks.
Menurut (Matthews, 1997 : 11), afiks adalah any element in the morphological
structure of word other than a root. Nida (1962 : 25), seorang ahli bahasa dari
Universitas London, lebih cenderung menganggap afiks sebagai istilah umum yang
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
mengacu kepada morfem formatif dan bukan berupa akar yang muncul berulang
dalam kata. Dengan definisi yang dikemukakan Mattthews dan Robins ini, mungkin
agak sulit bagi peminat bahasa menggambarkan afiksasi sebagai sebuah bagian
proses morfologis. Oleh karena itu, untuk memudahkan peminat bahasa dalam
memahami konsep afiksasi, secara sederhana afiks bisa saja didefinisikan sebagai
morfem terikat yang selalu menempel pada kata dasar.
Pembentukan afiks dalam bahasa Arab dapat dilakukan di depan ( '.'-/as-
sbiq/), di belakang ('..'_ /al-lhiq/), disisipkan ('.'-- / az-ziydah/), di depan
dan belakang ('.'- ,'..'_ /as-sbiq wa al-lhiq/) dari morfem dasar, atau
sebagai unsur perangkai di dalam kata majemuk yang berada di antara dua leksem,
dan berada di tengah namun berupa vokal. Penambahan yang diimbuhkan di depan
morfem dasar disebut prefiks ('.'- /as-sbiq/). Proses prefiks dalam bahasa Arab
sangat sering dan banyak dijumpai dan bisa terjadi pada ism (nomina) dan fil (verba)
maupun pada rangkaian huruf. Imbuhan di belakang morfem dasar disebut sufiks
('..'_ / al-lhiq/). Imbuhan sebagai sisipan morfem dasar disebut infiks ('.'-- /az-
ziydah/). Imbuhan di depan dan belakang morfem dasar disebut konfiks, yang
menjadi unsur perangkai disebut interfiks, sedang yang berupa vokal di tengah
disebut sebagai transfiks. Penambahan afiks itu sendiri juga mengalami dua
pengubahan: pengubahan gramatikal dan pengubahan leksikal. Pengubahan
gramatikal inilah yang nantinya disebut sebagai gejala infleksi, sedang pengubahan
leksikal disebut sebagai gejala derivasi. Infleksi, menurut (Matthews, 1997 : 178),
adalah any form or change or form which distinguishes different gramatical form of
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Kajian tentang afiks/ ahruf-l- ziydah dalam analisis morfologis tampaknya
belum banyak dilakukan, namun ada beberapa penelitian yang membahas tentang
afiks namun ditinjau dalam pembahasan yang umum antara lain : Afiks Derivatif
dalam bahasa Arab (Khudri, 2004) tesis ini membahas tentang penambahan morfem
pada satu kata yang membentuk kata baru , kemudian Nominalisasi dalam Bahasa
Arab (Ramadhani, 2006), pembahasan tesis ini berfokus pada studi tentang
pembentukan nomina/ism dalam bahasa Arab, selanjutnya Studi Tentang Makna Fil
suli mazd dalam Bahasa Arab (Jufrizal, 1999) tesis ini membahas tentang makna
verba yang berasal dari tiga huruf. Untuk kajian afiks secara khusus berdasarkan data
yang penulis telusuri belum ada yang membahas tentang afiks khususnya dalam
bahasa Arab.

2.3 Landasan Teori
Al-Halamw mengatakan (1953 : 129) bahwa ziydah itu pada ain, fa dan
lam yang terdapat dalam kalimat bahasa Arab. Menurutnya ziydah itu berfungsi
untuk merubah makna, atau adakalanya sebagai ._ / mulhaq (pengkiasan langsung)
dengan kalimat yang lain.



Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
-_ + ( ) _
/farraha/ ra (tasydid) /fariha/
sangat gembira gembira

Penambahan (ziydah) ra yang bertasydid di tengah kalimat berfungsi untuk
merubah makna yaitu -_ /fariha/ yang berarti gembira setelah diberi tambahan ra
( ) yang bertasydid _ / farraha/ maknanya berubah menjadi sangat bergembira.
Menurutnya lagi bahwa fungsi ziydah yang lainnya adalah untuk pengkiasan
langsung dengan kalimat lain dari segi jumlah hurufnya.
Contoh:
_.- = -__ = _.--
/jaliba/ /dahraja/ /jalbaba/
Kalimat _.- /jaliba/ merupakan kalimat dasar yang dijadikan mulhaq
(pengkiasan langsung dengan huruf yang sama) dengan kalimat -__ /dahraja/ dari
jumlah hurufnya sehingga menjadi _.-- /jalbaba/ dengan menambahkan huruf ba
(-) di akhir dari kalimat /jalbaba/ dengan mengkiaskan jumlah hurufnya dengan
/dahraja/.
Bungin (2005 : 45) : Suatu paradigma penganalisaan baru dapat dirancang
bila sudah dipastikan prinsip yang akan dipergunakan untuk menetapkan hasil
penganalisaan yang dikehendaki. Selanjutnya Bungin menyatakan untuk menentukan
prinsip yang tepat membutuhkan penyeleksian yang cermat sesuai dengan tujuan
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
suatu kajian. Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori. Pertama kerangka teori
struktural mengacu pada penganalisaan konstruksi afiks/ ahruf-l-ziydah alam bahasa
Arab. Teori ini dipelopori oleh seorang linguis yang bernama Katamba (1994 : 161)
memberikan defenisi morfologi sebagai berikut: A linguistics from which bears no
partial phonetic-semantic resembelance to any other form,is a simple form or a
morpheme.
Beberapa kata baru terbentuk melalui proses penggabungan dua kata atau
lebih. Perpaduan ini sedikitnya dapat berwujud ke dalam beberapa jenis perpaduan
kata berikut: affixation (afiksasi), compound (pemajemukan), acronyms (akronim),
back-formations (pembentukan susut), abbreviations (abreviasi), dan blends
(paduan). Menurut Samsuri (1987 : 23) proses morfologi adalah: Cara pembentukan
kata-kata dengan menggabungkan morfem yang satu dengan morfem yang lain. Atau
dengan kata lain proses morfologis yaitu penggabungan morfem-morfem menjadi
kata yang disebut dengan afiksasi.
Kerangka teori struktural mengacu pada penganalisaan afiks dalam bahasa
Arab yaitu bentuk dan fungsinya. Chomsky (1976 : 15) mengemukakan bahwa kajian
afiksasi itu bermanfaat untuk memahami teori linguistik secara umum karena afiksasi
itu adalah salah satu perwujudan aspek kreativitas bahasa dalam sistem kebahasaan.
Menurut (Lees, 1998 : 21) analisis morfologi pada proses afiksasi merupakan usaha
untuk menentukan ciri-ciri berbagai ungkapan kalimat dan kaidah-kaidah
pembentukannya.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Teori morfologi dari Hockett (1959) dan Hartman (1972), seperti yang dikutip
Kridalaksana (1996 : 25)
1. Word and Paradigm (W.P)
2. Item and Arrangement (I.A)
3.Item and Process (I.P)
Penelitian ini menggunakan model (I.A) dan (I.P). Untuk bentuk dasar
adjektiva atau verba dalam penelitian ini digunakan istilah Operandd (Op) adalah
istilah yang dikenalkan oleh Matthews (1979 : 124) dan Bauer (1987 : 21). Istilah
Opperandd ini dapat disamakan dengan base , yaitu bentuk dasar yang dapat
diperluas dengan melekatkan afiks tertentu pada operandd tersebut, seperti bentuk
dasar verba (V) dan bentuk dasar adjektiva (A) serta (N). Dalam model penataan atau
model tata nama (Item and Arrangement), disajikan unsur-unsur gramatikal dalam hal
ini morfem dan diperlihatkan bagaimana hubungan antara unsur-unsur itu menurut
Kridalaksana (1996 : 25).
Contoh:
(N) (V)
. .
/muslimun/ /salima/
orang yang selamat selamat

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Pada contoh di atas kalimat . /muslimun/ orang yang selamat terjadi
proses afiksasi yakni penambahan prefiks ('.'- / as-sbiq/) mim pada bentuk
dasar . /salima/ selamat.
b. hamzah
(V) (V)
'= ' =
/akrama / /karuma/
memuliakan mulia
Pada contoh di atas kalimat '=/akrama/memuliakan terjadi proses afiksasi
yakni penambahan prefiks ('.'- /as-sbiq/) hamzah pada bentuk dasar
=/karuma/mulia.
Selanjutnya Kridalaksana (1996) menyatakan Dalam model (Ing. Item dan
Process) diakui dua komponen, yaitu dasar dan proses. Dalam hal ini dasar kata
. /muslimun/ orang yang selamat ialah . /salima/ selamat dan prosesnya
ialah prefiks ('.'- / as-sbiq/) mim. Begitu juga dengan kata dasar
/akrama/memuliakan ialah =/karuma/ mulia dan prosesnya prefiks ('.'-
/as-sbiq) hamzah.
Sedangkan teori yang kedua yaitu teori semantik yang mengacu pada makna
gramatikal yang dihasilkan oleh proses afiksasi dalam pembentukan kalimat dalam
bahasa Arab. Teori semantik yang digunakan dalam penganalisaan makna gramatikal
afiks dalam bahasa Arab ialah teori makna dalam pembentukan kata, Kridalaksana
(1996:23) dan Klasifikasi semantik kata dan pembentukan kata (Parera, 1994 : 107
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
serta Vendler, 1968 : 31). Latar belakang gramatikal mengacu pada perbedaan
konsep makna berdasarkan objek seperti pelaku, penderita, menyatakan alat dan lain-
lain.
Kridalaksana (1996) selanjutnya menyatakan ... dalam pembentukan kata
atau leksem memperoleh makna gramatikal, misalnya prefiksasi . Dengan contoh
(a) dan (b) di atas prefiksasi mim atas leksem QJ;/salima/selamat menghasilkan
kata ;QJ; /muslimun/ orang yang selamat, sedangkan leksem
4,;/karuma/mulia menghasilkan kata '4,;/akrama/ memuliakan.















Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB III
METODE PENELITIAN

Hadeli (2006 : 26 - 27) menyatakan bahwa metode penelitian adalah cara-cara
yang digunakan dalam melakukan pengumpulan data sampai dengan penyiaran
tertulis hasil analisis data ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library
research) dengan menggunakan metode analisis deskriptif yaitu dengan cara
mengumpulkan data, menyusun dan mengklasifikasi, menganalisis dan
menginterpretasinya.

3.1 Sumber Data
Sumber data yang diambil dalam penelitian ini adalah merupakan ragam
bahasa tulis. Ragam bahasa menurut sarananya dapat dibagi atas ragam lisan atau
ujaran dan ragam tulisan (Moeliono dkk : 1986 : 7). Bahasa Arab ragam tulis yang
dijadikan data dalam penelitian ini adalah bahasa Arab baku (fuh) seperti yang
dinyatakan oleh Alwasilah (1996 : 12).
Bahasa Arab yang digunakan adalah bahasa Arab standar yang digunakan di
berbagai media komunikasi dalam bahasa buku-buku bahasa Arab yang baku seperti
buku-buku daras dan buku-buku ilmiah, majalah yang berbahasa Arab, surat kabar
yang juga berbahasa Arab seperti majalah al-Ahram, dan sebagainya. Bahasa ini
merupakan bahasa standar dan berlaku untuk semua negara yang berpenduduk
mayoritas Arab dan muslim (Arsyad, 2003 : 3 - 4). Sebagai data primer yang penulis
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
gunakan adalah : Kitb Sya:l Urf fi Fann a-arf (buku yang membicarakan
tentang keganjilan dalam seni ilmu sharf), Ittihf at-tarf fi ilm a arf (keunikan
dalam kajian ilmu sharf), Kitb at-Tarif, Mulakhas fi Qawid -l-Lugat -l- Lugatul
Arabiyyah (ringkasan tata bahasa Arab), Morfologi: Bentuk, makna dan Fungsi,.
Sedangkan sumber sekunder penulis menggunakan , pengantar linguistik, Jmi ad-
Durs -l-Arabiyyah (kompilasi materi-materi tatabahasa Arab), al-Kawkib ad-
Duriyyah (gugusan bintang yang bersinar). Selain sumber data tulis, penelitian ini
juga dilengkapi dengan data lisan dari narasumber yang dapat memberikan informasi
tentang objek yang diteliti.

3.2 Tehnik Pengumpulan Data
Pengumpulan data melalui data kepustakaan dilakukan dengan menyeleksi
sumber data dari buku-buku bahasa Arab yang berhubungan dengan masalah-masalah
yang dikaji dalam penelitian yaitu proses pembentukan afiks/ahruf l- ziydah dalam
bahasa Arab.
Data yang diamati dari buku-buku bahasa Arab menggunakan metode
sinkronik deskriptif (descriptive synchronic). Artinya data dikumpulkan seperti
kondisi apa adanya dan dideskripsikan sesuai dengan ciri alamiah naskah itu.
(Djajasudarma, 1993 : 6). Prosedur pendeskripsian data yang dilakukan ialah:
1. Mengumpulkan referensi yang relevan dengan objek penelitian.
2. Mengumpulkan data-data dari referensi yang sudah ada.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
3. Data tersebut kemudian dipilah, diklasifikasikan menurut jenisnya dan
kemudian dianalisis.
4. Hasil analisis data yang telah memenuhi ukuran kevaliditasan akan disusun
kembali sebagai hasil penelitian.
Khusus data dari bahasa Arab pendeskripsiannya akan dilakukan dengan
menggunakan Transliterasi Arab Latin berdasarkan Surat Keputusan Bersama dua
Menteri yaitu Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, tanggal 22
Januari 1988 tentang transliterasi Arab Latin.

3.3 Analisa Data
Penganalisisan afiks/ahruf-l- ziydah dalam bahasa Arab penulis mengikuti
langkah-langkah pengamatan dari Suryabrata (1983 : 23 ), yaitu
1. Sejumlah data terbatas yang diamati
2. Upaya menghubungkan gejala-gejala (fenomena) dari data yang diamati.
Sehubungan dengan ini, sesuai dengan metode analisis yang digunakan dalam
penurunan setiap kaidah yang menghubungkan makna dan struktur afiks/ahruf-l-
ziydah akan menempuh tahapan berikut:
1. Penggolongan jenis afiks/ahruf-l- ziydah dalam bahasa Arab
2. Mengidentifikasi proses afiksasi/ ziydah sebagai pembentukan makna
3. Menentukan dan menjelaskan makna gramatikal dan leksikal yang dihasilkan
oleh afiksasi / ziydah dalam bahasa
4. Menganalisis hasil penelitian.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Afiks (Ahruf-L- Ziydah) dalam Bahasa Arab
Nomina (ism) dalam bahasa Arab terbagi dua bagian yaitu nomina dasar
(mujarrad) dan nomina tambahan(mazid). Nomina dasar (ism mujarrad) adalah
nomina seluruh hurufnya adalah huruf asli atau kata dasar, seperti: ('_) /akhun/
saudara laki-laki/, (.) /qalamun/ pena. Sedangkan yang dimaksud dengan
nomina tambahan (ism mazid) adalah nomina yang sebahagian huruf-hurufnya
mendapat tambahan dan jika terjadi penambahan maka maksimal jumlah hurufnya
adalah tujuh seperti '-_-' /istigfr/ pengampunan. (Ysn, 1996 : 73). Nomina
dasar ( ' _- / ism mujarrad / )berdasarkan jumlah hurufnya terbagi kepada tiga
yaitu ' _- -.'-/ism mujarrad suls / kata benda dasar tiga huruf memiliki
pola /wazan/ sepuluh, ' - -'_ / ism mujarrad rubiyy/ kata dasar empat
huruf memiliki pola (wazan) empat puluh delapan dan ' _- _' /ism mujarrad
khumsi/ kata benda dasar lima huruf yang memiliki pola (wazan) empat.
Keseluruhan pola (wazan) ini disusun berdasarkan/ '_- simiyyah/
(bahasa yang tidak memiliki susunan yang baku) yang berlaku pada orang Arab.
(Ysn, 1996 : 76 - 77). Untuk nomina tambahan / ' - ism mazid/ juga terbagi
kepada tiga bagian yaitu nomina tambahan tiga huruf ' - -.'-/ism mazid
sulsi/, nomina tambahan empat huruf - -'_/ ism mazid rubiyy /, nomina
tambahan lima huruf - _' / ism mazid khumsi /.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Begitu juga dengan verba /fil/ , dalam bahasa Arab ditinjau dari jumlah
hurufnya dibagi ke dalam dua bagian yaitu kata kerja dasar yang dalam bahasa
Arab diistilahkan dengan mujarrad (_-) dan kata kerja yang mendapat tambahan
yang diistilahkan dengan mazid (-). Verba dasar (fil mujarrad) adalah kata kerja
yang tersusun dari huruf asli atau kata dasar yang terbagi kepada -_. -.'- _-
/fil sulsi mujarrad /kata kerja tiga huruf dan -_. -'_ _- /fil rubiyy
mujarrad/ kata dasar empat huruf.
Verba dasar ( -_. -.'- _-/ fil sulsi mujarrad/ ) ini dibagi ke dalam
enam bab dengan melihat baris pada ain fil mdi dan fil mudri yaitu :
--_-) / fathu-dommin/ 1- Fathah-dhommah (
Contoh:
- - - -- , /naara/-/yanuru/menolong-sedang menolong,
--_- =) /fathu-kasrin/ 2- Fathah-kasrah (
Contoh:
' =- '= , /jalasa/-yajlisu/telah duduk-sedang duduk
--_-') ain fil mdi dan fil mudri/ fathatani/ 3- Fathah pada dua (
Contoh:
' ' - , /qaraa/-/yaqrau/ telah membaca-sedang membaca
4- Kasrah- fathah (--_- =) / kasru-fathin/
Contoh:
- - - - , /syariba/-/yasyrabu/ telah minum-sedang minum,
5- Dhammah pada dua ain fil mdi dan fil mudri (- )/dommu-dommin/
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh:
- , /karuma/-/yakrumu/ telah mulia-akan menjadi mulia,
6- Kasrah pada dua ain fil mdi dan fil mudri (=-') /kasratni/
Contoh:
- - =- - -= , /hasiba/-/yahsibu/ telah menghitung-akan berhitung.
Untuk kata kerja dasar empat huruf ( fil rubiyy mujarrad) terdiri dari satu bab saja
yaitu pola : .'/falala/ contoh: .. //zalzala/ bergoncang (Ysn, 1996 : 35 - 36).
Verba tambahan ( -_. - /fil mazid/ ) dapat dibagi kepada dua yaitu :
-_. '.-.'- - / fil-l- sulsi mazid/ kata kerja tambahan dari kata dasar tiga
huruf. Kata kerja ini dibagi dalam tiga bagian yaitu :
1.
-_. '.-.'- - _- ,'_-/ fil l- sulsi mazid harfun whidun/
kata kerja tambahan satu huruf.
a.
-_. '.-.'- - -- _-' / fil sulsi mazid fihi harfni/kata
kerja tambahan dua huruf
b.
-_. '.-.'- - -.'-- '_- / fil-l- sulsi mazid salsatu
ahrufin/kata kerja tambahan dua huruf
c.
-_. '.-'_ - /fil rubiyy mazid / kata kerja tambahan dari kata dasar
empat huruf. Kata kerja ini dibagi kepada dua yaitu:
2.
a. -_. -'_ - _- ,'_-/fil rubiyy mazid harfun whidun / kata
kerja tambahan satu huruf .
b. -_. -'_ - -- _-' /fil rubiyy mazid fihi harfni/ kata kerja
tambahan dua huruf.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Afiksasi pada verba /fil dalam bahasa Arab dapat dilakukan dengan dua cara
yaitu menggandakan huruf dengan menambahkan syaddah yang disebut dengan
tadif, atau penambahan dilakukan dengan menggunakan salah satu atau lebih huruf
ziydah yang tergabung dalam '.-,-' /saaltuminih/. (Tamm, tt : 2).
Untuk menandai adanya huruf tambahan dari kata kerja adalah melihat
perubahan dari kata dasar tersebut diderivasikan ke dalam berbagai bentuk derivasi.
Untuk mengetahui keadaan kalimat yang mendapat huruf tambahan tersebut, maka
cara yang ditempuh adalah mencari kata dasar dan seterusnya membandingkannya
dengan mizn -l- arfiyy atau pola kata dasar dari kata kerja atau kata benda. Mizn-
l- arfiyy ini tersusun dari tiga huruf asli seperti (--_- . / fa-ain-lam/). Adapun
untuk kata kerja yang asalnya empat huruf (rubiyy), mizn l- arfiyy nya terdiri
dari huruf asal yaitu : (-- _- .-. / fa-ain-lam-lam/) dengan menambahkan huruf
(./lam/ ) terhadap pola uli.
Dalam pembahasan ini akan dibatasi bahwa proses afiksasi (ziydah) yang
akan dianalisis adalah afiksasi yang terdapat pada verba/fil/ dan nomina /ism/ saja
dengan tujuan agar pembahasan dalam penelitian ini lebih terfokus. Untuk lebih
sistematis, dapat dilihat dalam skema di bawah ini:







Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009




















Ism/nomina berdasarkan jumlah
hurufnya
/ism mazid sulsi/ nomina
tambahan tiga huruf
Ism mazd/ nomina tambahan
ism mujarrad khumsi/ kata
benda dasar lima huruf
/ism mujarrad rubiyy/ kata
dasar empat huruf
/ism mujarrad suls / kata
benda dasar tiga huruf
Ism mujarrad/nomina dasar
/ism mazid khumsi/ nomina
tambahan lima huruf
/ ism mazid rubiyy / nomina
tambahan empat huruf



Skema 1 : Ism/nomina berdasarkan jumlah hurufnya



Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009

Fil / Verba Berdasarkan Jumlah
Hurufnya



















Skema 2: Fil / verba berdasarkan jumlah hurufnya
Fil mujarrad/ verba dasar Fil mazd/verba tambahan
fathah-
dhommah/
fathu-dommin/
fathah-
kasrah/fathu-
kasrin/
fathah pada
dua ain fil
mdi dan fil
mudri/
fathatani/
kasrah-
fathah/ kasru-
fathin/
dhammah pada dua ain fil
mdi dan fil
mudri/dommu-dommin/
kasrah pada dua ain fil
mdi dan fil mudri
/kasratni/
~_JJ / falala/
/fil sulsi mazid
fihi harfni/kata
kerja tambahan
dua huruf
/fil sulsi mazid
harfun whidun/
kata kerja
tambahan satu
huruf
Sulsi/ tiga
huruf
Rubiyy/empat
huruf
Rubiyy/empat
huruf
Sulsi/ tiga
huruf
/fil rubiyy
mazid harfun
whidun / kata
kerja tambahan
satu huruf
/fil rubiyy
mazid fihi
harfni/ kata
kerja tambahan
dua huruf
fil sulsi mazid
salsata
ahrufin/kata
kerja tambahan
tiga huruf
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.1.1. Afiks (Ahruf l-Ziyadah) dalam Verba Tiga Huruf/ fil ul mazd
Huruf ziydah pada verba dasar dalam bahasa Arab dapat dibagi kepada tiga
bagian :
1. Fil sulsi mazid fihi Harfun whidun /- -- _- ,'_- /verba tiga huruf
dengan tambahan satu huruf
2. Fil Mazid fihi Harfni /- -- _-' / verba tiga huruf dengan tambahan
dua huruf
3. Fil Mazid fihi salsata ahrufin/- -- -.'-- '_- / verba tiga huruf dengan
tambahan dua huruf

4.1.1.1 Mazid Fihi Harfun whidun / - -- _- ,'_- /Verba Tiga Huruf
dengan Tambahan Satu Huruf
Kata kerja atau verba tambahan dalam bahasa Arab yang dikategorikan dalam
tambahan satu huruf /- -- _- ,'_- / mazid fhi Harfun whidun ini dibagi ke
dalam tiga bagian yaitu :
. ' /afala/ penambahan afiks pada huruf pertama yaitu huruf hamzah ( ') di awal
kalimat yang disebut dengan prefiks /awalan( '.'-/as-sbiq/).
1.
2. . =' /fla/penambahan afiks di tengah dari kalimat yaitu huruf diberi tambahan
('/ alif) disebut dengan infiks/sisipan( '.'--/az-ziydah/).
3. . / faala/ penambahan afiks berupa syaddah di tengah kata kerja dasar,
penambahan ini disebut dengan '.-_- / at-tadif.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.1.1.2 Mazid fihi Harfni /- -- _-' / Verba Tiga Huruf dengan Tambahan
Dua Huruf

Verba tambahan yang tambahannya terdiri dari dua huruf terdiri dari lima
bagian yaitu :
1. . -- ' /infaala/ penambahan afiks (!- Q / hamzah dan nun) pada verba terletak di
depan kata dasar dan penambahan ini disebut prefiks ('.'- /as-sbiq/).
. - ' / iftaala/ penambahan afiks (!- ~ / hamzah dan ta ) pada verba terletak di
depan dan di tengah ( '.'- ,'.'-- /as-sbiq wa az-ziydah/).
2.
! . / ifalla/ penambahan afiks (!-J / hamzah dan lam) di awal dan di akhir verba
dalam bentuk syaddah. Penambahan ini disebut '.'- ,'-- '.-_-/as-
sbiq wa ziydah-l- tadif/..
3.
. - - / tafaala/ penambahan afiks (~ / ta) pada verba dasar terletak di awal dan
di tengah dalam bentuk syaddah. Penambahan ini disebut '.'- ,'--
'.-_- /as-sbiq wa ziydah-l- tadif/.
4.
5. . =' - - / tafala/ penambahan afiks (~- ' / ta dan alif) pada verba dasar terletak di
awal dan di tengah ('.'- ,'.'-- /as-sbiq wa az-ziydah/).




Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.1.1.3 Mazid fihi Salsati ahruf /- -- -.'-- '_- /Verba Tiga Huruf dengan
Tambahan Tiga Huruf
Verba tambahan yang tambahannya tiga huruf terdapat dalam empat bagian
yaitu:
. - -- ' / istafala/ penambahan afiks (!- Q- ~ / hamzah, sin, ta) di awal verba
dasar disebut prefiks ('.'- /as-sbiq/).
1.
2. . =, ' / ifauala/ penambahan afiks ('- ;- _ / hamzah, waw, ain) di awal dan di
tengah verba dasar ( '.'- ,'.'-- /as-sbiq wa az-ziydah/).
. ' ' / iflla/ penambahan afiks (!- '- J /hamzah, alif, lam) di awal dan di akhir
pada verba dasar ( '.'- , '..'_ /as-sbiq wa al-lhiq/).
3.
. , ' / ifawwala/ penambahan afiks (!- ; / hamzah dan waw syaddah) di awal dan
di tengah pada verba dasar ( '.'- ,'.'-- / as-sbiq wa az- ziydah/).
4.

4.2 Afiks (Ahruf-l- ziydah) pada Verba Empat Huruf /,~'_ ;,-/ rubyy
mazd
Verba tambahan pada kata kerja dasar yang terdiri dari empat huruf,
penambahan afiksnya terdiri dari dua bagian yaitu:
1. Verba yang diberi tambahan satu huruf / -'_ - -- _- ,'_- / rubiyy
mazid fihi harfun whidun yang setelah dberi tambahan jumlah hurufnya menjadi
lima.
2. Verba yang diberi tambahan dua huruf /-'_ - -- _-' / rubiyy mazid
fihi harfni/ setelah diberi tambahan maka jumlah hurufnya menjadi enam.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009

4.2.1 Rubyy mazd fhi Harfun whidun /,~'_ ;,- ~- _,~ ;'_-/ Verba
Empat Huruf Dasar dengan Tambahan Satu Huruf
Verba tambahan pada kata kerja empat huruf ini hanya satu bagian saja yaitu
. ' - - / tafalala/ dengan penambahan afiks (~/ ta) yang berada di awal verba dasar
disebut prefiks ( '.'- /as-sbiq/).

4.2.2 Rubyy mazd fhi harfni /,~'_ ;,- ~- _,~'Q / Verba Empat Huruf
Dasar dengan Tambahan Dua Huruf
Verba tambahan pada kata kerja empat huruf ini terdiri dari dua bagian yaitu :
. '- ' / ifanlala/ dan penambahan afiks (!- Q /hamzah dan nun ) terdapat di awal
dan di tengah verba dasar.
1.
2. !. ' / ifallala/ dan penambahan afiks !- J / hamzah dan lam ) terdapat di awal
dan di akhir verba dasar.

4.3 Analisis Makna Afiks ( Ahruf-l- ziydah) pada Verba ( ~_J/ fil/)
Verba yang mendapat tambahan huruf ziydah memiliki pengaruh atas makna
yang dimasukinya. Makna yang terbentuk berdasarkan fungsi dari huruf ziydah yang
diberikan. Dalam menganalisa makna yang dibentuk, berikut ini diberikan klasifikasi
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
bahwa penambahan adakalanya terjadi awal kalimat prefiks ( '.'-/ as-sbiq), di
tengah/infiks ( '.'--/ az-ziydah/) maupun pada keduanya/konfiks ( '.'- ,
'..'_/ as-sbiq wa al-lhiq/). Selain itu penambahan huruf ini akan diuraikan
diantara jenis huruf yang masuk ke dalam kata dasar tersebut berdasarkan ahruf-l-
ziydah yang terangkum dalam kalimat ( Q'J~;;Q-' / saaltumnih/).

'JQ'~_/ as-sbiq/) dan Pengaruhnya pada Makna 4.3.1 Analisis Prefiks (
') : Prefiks hamzah memiliki fungsi yaitu: a. Prefiks hamzah (
1. Verba lampau ( -_. '/ fil mdi) dalam sulsi mazid tambahan satu huruf:
J - = ('-) + J -= J - '
/faala/= (prefiks/as-sbiq hamzah) = /afala/
Afiks hamzah pada verba ini memiliki fungsi dan makna yaitu:
Membentuk kalimat intransitif ( / .'lzim) menjadi kalimat transitif (-_-
/mutaaddi/).
Contoh :
- -= ' ; , - /karuma Ahmadu/
Ahmad telah menjadi mulia.
Kalimat ini tidak memerlukan objek. Kemudian ditambah morfem hamzah di awal
menjadi seperti :
; ,- ' - -= ' ~- ~-' /akrama Ahmadu l--dhaifa/
Ahmad memuliakan tamu.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Tamu kedudukannya sebagai objek ( / -_,. --mafl bih/). Penambahan
morfem hamzah pada kalimat akrama merubah makna verba /fil karama/mulia
menjadi memuliakan.
Memasuki suatu tempat pada waktu tertentu.
Contoh :
_ -~ ' ' = =-' - , - / abaha -l-hujjju arafata/
Para jamaah haji itu memasuki Arafah pada waktu pagi.
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat ~_ /abaha/pagi menjadi
'~_/abaha/ memiliki makna memasuki pada waktu pagi.
Bertujuan ke suatu tempat.
Contoh :
_ ,- ' - -= - -' ~ - /araqa Muhammadun Masan/
Ahmad menuju Iraq sore hari.
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat _,_ /Araqa/ Iraq menjadi '_,_
/araqa/ memiliki makna menuju Iraq.
Menjadi sesuatu.
Contoh:
, -- ' - - --' / aqfaza -l-baladu/
negeri itu menjadi kering.
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat _~,/ qafaza/ kering menjadi '_~,
/aqfaz/ memiliki makna menjadi kering.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Telah sampai waktunya.
Contoh:
- ~= ' _,,-' / ahada -l-zaru/
tanaman itu telah tiba masa panen.
Penambahan morfem hamzah pada kalimat _-/haada/panen menjadi
'_-/ahada/ memiliki makna telah tiba masa panen.
2. Membentuk kata ganti orang pertama pada verba masa kini ( / -_. '_fil
mudri).
Contoh :
J - -+ ' - '('-) = J - '
/yafalu/dia sedang melakukan perbuatan+ /an/ (prefiks hamzah) = /afalu/ saya
sedang melakukan pekerjaan.
3. Membentuk kalimat perintah (fil amar) untuk orang kedua laki-laki tunggal,
Contoh :
J - - + (!_) = J - !
/yafalu/ dia sedang melakukan pekerjaan + (prefiks hamzah) = /ifal/ lakukanlah

b. Prefiks hamzah, sin, ta, ('- Q- ~) terdapat pada:
Verba sulsi mazid tambahan tiga huruf yang memiliki makna:
1. Verba yang menunjukkan atas permintaan ( '.=.-/at-]alab)
Contoh :
_~,+ ( ' -~) = , - -~ '
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/gafara/ dia mengampuni+ (prefiks hamzah, sin, ta) = /istagfara/ dia meminta
ampun.
Penambahan morfem hamzah , sin dan ta di awal kalimat _~, /gafara/ dia
mengampuni menjadi , - -~ ' /istagfara/ memiliki makna meminta ampun.
Contoh :
QQ_ + ( ' -~) = 'Q~QQ_
QQ_ /nasakha/ menulis + (prefiks hamzah, sin, ta) = 'Q~QQ_/istansakha/ dia
meminta tulis.
Penambahan morfem hamzah, sin, ta di awal kalimat QQ_ /nasakha/ menulis
menjadi 'Q~QQ_ /istansakha/ memiliki makna meminta tulis.
Contoh :
_~' + ('Q~) = 'Q~_~
_~'/af/ memaafkan + (prefiks hamzah, sin, ta) = 'Q~_~ /istaf/ meminta
maaf.
Penambahan morfem hamzah, sin dan ta di awal kalimat _~' /af/ memaafkan
menjadi 'Q~_~ /istaf/ memiliki makna meminta maaf.
2. Merubah nomina menjadi verba yang berarti perubahan, ( / '.,-a-airurah)
Contoh:
, = = +( -~ ')= , == -~ !
/hajarun/ batu + (prefiks hamzah, sin, ta) = /istrahjara/menjadi batu
Penambahan morfem hamzah, sin, ta di awal kalimat , = = /hajarun/ batu menjadi
, == -~ ! /istrahjara/ memiliki makna menjadi batu.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
3. Meyakini sifat tertentu (/ '_-'- -- '., itiqd ifatusysyai),
Contoh :
Q ~ = +( -~ ') = Q ~= -~ '
/hasuna/ baik+ (prefiks hamzah, sin, ta) = /istahsana/ menjadi baik
Penambahan morfem hamzah, sin, ta di awal kalimat Q ~ = /hasuna/ baik menjadi
Q ~= -~ ' /istahsana/ memiliki makna menjadi baik.
4. Menunjukkan kekuatan atau kebesaran (al-quwwah),
Contoh :
, - - +( ' -~) = , -- -~ '
/kabura/besar+ (prefiks hamzah, sin, ta) = /istakbara/menjadikan besar
Penambahan morfem hamzah, sin, ta di awal kalimat , -- /kabura/besar menjadi
, -- -~ ' /istakbara/ memiliki makna menjadikan besar.

c. Prefiks hamzah, nun ( !- Q-) memiliki fungsi pada :
Verba yang memberikan kesan terhadap hasil perbuatan (=',_- /mutwaah).
Contoh :
, ~ - + (-'..) = , ~ -- '
/ kasara/pecah + (prefiks hamzah dan nun) = /inkasara/terpecahkan
Penambahan morfem hamzah dan nun di awal kalimat , ~ - / kasara/pecah menjadi
, ~ -- ' /inkasara/ memiliki makna terpecahkan.


Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
d. Prefiks nun (Q) mempunyai fungsi sebagai :
Kata ganti orang pertama jamak pada verba masa kini ( / -_. '_fil mudri),
Contoh :
+( -) = J - - J - -
/yafalu/dia sedang melakukan pekerjaan+ (prefiks nun)= /nafalu/ kami
sedang melakukan pekerjaan.

e. Prefiks ta (~) digunakan pada :
Kata ganti orang kedua tunggal pada verba masa kini (/ -_. '_ fil mudri)
Contoh:
J - -+ (~) = J - -
/yafalu/ dia melakukan pekerjaan+ (prefiks ta) = /tafalu/engkau
Kata ganti orang ketiga tunggal perempuan pada verba masa kini (/ -_. '_ fil
mudri)
Contoh :
- J -+ ( -)= J - -
/yafalu/ dia melakukan pekerjaan+ prefiks ta = /tafalu/ dia perempuan
melakukan pekerjaan.
Verba sulsi tambahan dua huruf,
Contoh:
J - + (~) = J - -
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/faala/ dia melakukan pekerjaan+ prefiks ta = /tafaala/ dia banyak melakukan
pekerjaan.
Verba rubiyy tambahan satu huruf.
Contoh:
J - - + ( -) = J - - -
/falala/ dia melakukan perbuatan + prefiks ta= /tafalala/ dia benar-benar
melakukan pekerjaan.

f. Prefiks ya () mempunyai fungsi sebagai :
Kata ganti orang ketiga tunggal laki-laki pada masa kini ( -_. '_ / fil mudri),
Contoh :
J -+ ( -) = J - -
/faala/ dia melakukan pekerjaan+prefiks ya = /yafalu/ dia melakukan pekerjaan.

'JJ'__ /al-lhiq/) dan Pengaruhnya pada Makna 4.3.2 Analisis Sufiks (
a. Sufiks ta (~) terdapat pada :
Verba masa lampau (/ -_. '_ fil mudri) yang menunjukkan pelakunya orang
ketiga perempuan tunggal ( -/ hiya),
Contoh:
J - + (~) = ~ - -
/ faala/ dia melakukan pekerjaan + sufiks ta = /faalat/ dia perempuan telah
melakukan perbuatan.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Verba masa lampau (/ -_. ' fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
kedua tunggal laki-laki ( ~- '/ anta),
Contoh :
J - + ( ~) = ~- -
/faala/ dia telah melakukan pekerjaan+ sufiks ta = /faalta/engkau perempuan
telah melakukan pekerjaan.
Verba masa lampau ( / -_. ' fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
kedua perempuan tunggal ( ~- '/ anti)
Contoh:
J - +( ~) = ~- -
/faala/dia melakukan perbuatan+ sufiks ta/ = /faalti/engkau perempuan
melakukan perbuatan.
Verba masa lampau (-_. ' /fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
pertama tunggal (' - ' /an)
Contoh :
J - + ( ~) = ~- -
/faala/ dia melakukan perbuatan+ sufiks ta = /faaltu/ saya melakukan
perbuatan.
b. Sufiks alif (') terdapat pada :
Verba masa lampau (-_. ' / fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
ketiga laki-laki dual/ musann (' - - , - - -- -/hum lilmu:akkar),
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
J - +( ')= > -
/ faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks alif =/faal/ dua orang laki-laki
melakukan perbuatan.
c. Sufiks alif, waw ('-;) terdapat pada :
Verba masa lampau (-_. ' / fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
ketiga laki-laki jamak ( ; -/ hum),
Contoh:
J - +(';)='; - -
/faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks waw dan alif = /faal/ mereka laki-laki
melakukan pekerjaan.
d. Sufiks ta, alif ('- ~) terdapat pada:
Verba masa lampau (-_. ' / fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
kedua perempuan dual (~ - ; --' ' - - / hum lilmuannas) ,
Contoh:
J - +(~')=' -- -
/ faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks ta dan alif/ = /faalat/ dua orang
perempuan telah melakukan pekerjaan.
e. Sufiks nun (Q) terdapat pada :
Verba masa lampau (-_. ' / fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
ketiga perempuan jamak (Q - /hunna),

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
J - +( Q)= Q- -
/faala/ dia melakukan pekerjaan + sufiks nun/= /faalna/ mereka perempuan
melakukan pekerjaan.
f. Sufiks ta, mim, alif (~- ;- ') terdapat pada:
Verba masa lampau (fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang kedua dual laki-
laki dan perempuan (' - -- ' , - - -- - ~ - ; --' ; /antum lil mu:akkar wal muannas),
Contoh :
J - +( ' - -) = ' - -- -
/faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks ta, mim dan alif = /faaltum/
kamu berdua melakukan pekerjaan.
g. Sufiks ta, mim (~- ;) terdapat pada:
Verba masa lampau (fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang kedua laki-laki
jamak (; -- '/ antum),
Contoh :
J - +(; -) = ; -- -
/faala/dia melakukan pekerjaan+ sufiks ta dan mim= /faaltum/ kamu laki-laki
melakukan pekerjaan.
h. Sufiks ta, nun syaddah (~- Q) terdapat pada :
Verba masa lampau (-_. ' / fiil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang
kedua perempuan jamak (Q -- ' /antunna)

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh:
- J +(Q -) = Q -- -
/faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks ta dan nun syaddah= /faaltunna/ kamu
perempuan melakukan pekerjaan.
i. Sufiks nun, alif (Q- ') terdapat pada :
Verba masa lampau (fil mdi) yang menunjukkan pelakunya orang pertama jamak
(Q= -/nahnu),
Contoh :
J - +(' -) = ' -- -
/faala/ dia melakukan pekerjaan+ sufiks nun dan alif= /faaln/ kami melakukan
pekerjaan.

'J,'-- /az-ziydah/) dan Pengaruhnya pada Makna 4.3.3 Analisis infiks (
a. Infiks alif (') terdapat pada:
Verba sulsi tambahan satu huruf,
Contoh :
J - + (') = J -' -
/fala/ +infiks alif = /fala/
Memiliki makna:
a. Resiprokal ('=- / musyarkah/timbal -balik).

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
, ~ - + ' = , ~' -
/ naara / menolong+ infiks alif = / nara / saling tolong-menolong.
Penambahan morfem alif pada kata kalimat , ~ - / / naara / menolong menjadi
, ~' - / memiliki makna saling tolong-menolong.
Contoh:
_~J + ' = _' ~J
/qatala/ membunuh + infiks alif = /qtala/saling membunuh
Penambahan morfem alif pada kata kalimat _~J /qatala/ membunuh menjadi _'
~J/ memiliki makna saling berperang.
'.,'.'- / al-muwlh), b. Berturut-turut (
Contoh :
- - + ' = -' -
/ tabia/ mengikut+ infiks alif = /tbaa/ berturut-turut.
Penambahan morfem alif pada kalimat - - /tabia/ mengikut menjadi -' - / tbaa/
berturut-turut.

4.3.4 Analisis Konfiks ('JQ'~_ ;'JJ'__ /as-sbiq wa al-lhiq/) dan Pengaruhnya
pada Makna
a. Konfiks alif, ta ('- ~) terdapat pada : verba sulsi mazid tambahan dua huruf,
Contoh :
J - + ('~) = J -- '
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/faala/ +konfiks alif dan ta= /iftaala/
Verba ini setelah mendapat imbuhan memiliki makna:
a. Mengambil untuk menjadikan sesuatu ( / '.'-_'-al-ittikh:),
Contoh:
; - = + ('~) = '_~-;
khadima/ membantu + konfiks alif dan ta = /ikhtadama/ mengambil pembantu.
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ; - = /khadima/ membantu menjadi
'_~-;/ /ikhtadama/ memiliki makna mengambil sebagai pembantu.
b. Interaktif ( / '.-'=at-tasyruk)
Contoh :
~ - = + ('~) = ~ - - = '
/ khalifa/mengikuti + konfiks alif dan ta = /ikhtalafa/ silih berganti.
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ~ - = / khalifa/mengikuti menjadi
~ - - ='/ikhtalafa/ memiliki makna silih berganti.
c. Kesungguhan dan tuntutan ( / '.'-_'- ,'.=.-al-ijtihad wa at-talab),
Contoh:
~ ~ - + ('~) = ~ ~ -- '
/kasaba/berusaha+ konfiks alif dan ta = /iktasaba/ kesungguhan usaha.
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ~ ~ -/kasaba/berusaha menjadi
~ ~ -- '//iktasaba/ memiliki makna kesungguhan usaha.
d. Sesuatu yang kelihatan/nampak ( / '.'=-'al-izhr).

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
; = -+ (' ~) = ; = --'
/azama/besar + konfiks alif dan ta = /itazama/ nampak kebesarannya.
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ; = -/azama/besar menjadi ; = --'
/itazama/ memiliki makna nampak kebesarannya.

b. Konfiks ta, alif (~- ') terdapat pada verba sulsi mazid tambahan dua huruf,
Contoh :
J - + (~ ') J -' - -
/faala/+konfiks ta dan alif = /tafala/
Verba ini setelah mendapat imbuhan memiliki makna :
a. Kepura-puraan ( '.-='- -'.-_. -, _--/ at-tazhur bilfil dna haqiqatuhu).
Contoh :
, - +(~ ') = ,' - -
/ marida/sakit + konfiks ta dan alif = / tamrada/ pura-pura sakit.
Penambahan morfem ta dan alif pada kalimat , - / marida/sakitmenjadi ,' - -
/tamrada/ memiliki makna pura-pura sakit.
b. Hasil pekerjaan yang dilakukan secara bertahap ( ',. '.- --_'/ hulu asy-
syai tadrijan/).
Contoh :
-' , +(~ ') = - -' , -
/zda/menambah+ konfiks ta dan alif = /tazyada/ semakin bertambah.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem ta dan alif pada kalimat -' , /zda/menambah menjadi - -' , -
/tazyada/ memiliki makna semakin bertambah.
c. Pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan (interaktif) ('.-= - '--
-'=- / at-tasyrik bainasnain fa aksara),
Contoh :
; ~ = + (~ ') = ; ~' = -
/khaama/bertengkar+ konfiks ta dan alif = /takhama/saling bertengkar.
Penambahan morfem ta dan alif pada kalimat ; ~ = /khaama/bertengkar menjadi
; ~' = - /takhama/ memiliki makna saling bertengkar.

c. Konfiks hamzah, alif, lam fiil yang menjadi syaddah ('-J) terdapat pada verba
sulsi mazid tambahan dua huruf.
Contoh :
J - + ('J) J - '
/faala/+ konfiks alif dan lam = /ifalla/ .
Verba ini setelah mendapat imbuhan memiliki makna yang berarti kekuatan atau
kepekatan dan hanya berlaku pada verba yang berhubungan dengan warna.
Contoh:
' - + (') = -- '
/ bda/ berwarna putih + konfiks alif dan lam fil syaddah + /ibyadda/
sangat putih.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem alif dan syaddah pada lam fil ' - // bda/ berwarna putih
menjadi -- ' /ibyadda/ memiliki makna sangat putih.
d. Konfiks ya, alif, nun (-'-Q) terdapat pada verba masa kini ( / -_. '_fil
mudri) yang menunjukkan orang ketiga dual laki-laki/mudzakar ( ' - - , - - -- - /hum
lilmu:akkar).
Contoh :
J -+ ( Q -) = Q> - -
/ faala/dia melakukan pekerjaan + konfiks ya dan nun = /yafalni/ dua orang laki-
laki melakukan pekerjaan.

e. Konfiks ya, waw, nun (- ;- Q) terdapat pada verba masa kini (/ -_. '_ fil
mudri) yang menunjukkan orang ketiga jamak laki-laki (; -/ hum).
Contoh:
J - + ( - Q;) = Q; - - -
/ faala/dia melakukan pekerjaan + konfiks ya, waw dan nun = /yafalna/ mereka
laki-laki melakukan pekerjaan.

f. Konfiks ta, alif, nun (~ '- Q) terdapat pada verba masa kini (/ -_. '_ fil
mudri) yang menunjukkan orang ketiga perempuan as dual ( ' - - ~ - ; - -- / hum
lilmuannas)
Contoh:
J - + ( - Q') = Q>--
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/ faala/dia melakukan pekerjaan + konfiks ta, alif dan nun = /tafalni/ dua orang
perempuan melakukan pekerjaan.
g. Konfiks ta, waw,nun (~- ;- Q) terdapat pada verba masa kini (/ -_. '_ fil
mudri) yang menunjukkan orang kedua laki-laki jamak ; -- ') /antum).
Contoh:
J- + ( - Q;) = Q; - - -
/faala/dia melakukan pekerjaan + konfiks ta waw dan nun = /tafalna/ kamu
laki-laki melakukan pekerjaan.
h. Konfiks ya nun (- Q) terdapat pada verba masa kini (/ -_. '_ fil mudri)
yang menunjukkan orang ketiga perempuan jamak (Q -/ hunna).
Contoh :
J - + ( Q) = Q- --
/faala/dia melakukan pekerjaan+ konfiks ya dan nun = /yafalna/ mereka
perempuan melakukan pekerjaan.
i. Konfiks ta nun (~- Q) terdapat pada verba masa kini ((/ -_. '_ fil mudri)
yang menunjukkan orang kedua perempuan jamak (Q -- ' /antunna).
Contoh :
J - + (~ Q) = Q- --
/ faala/dia melakukan pekerjaan + konfiks ta dan nun = /tafalna/ kamu
perempuan melakukan pekerjaan.
j. Konfiks ta ya, nun (~- - Q) terdapat pada verba masa kini (/ -_. '_ fil
mudri) yang menunjukkan orang kedua perempuan tunggal ( ~- ' /anti).
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh :
J - + ( - Q-) = Q- - --
/faala/dia melakukan pekerjaan+ konfiks ta, ya dan nun =/tafalina/ engkau
perempuan melakukan pekerjaan.

4.4 Afiks (Ahruf l-ziydah) pada Nomina / 'Q; / ism
Afiks (ahruf-l-ziydah) yang berlaku pada ism (nomina) merupakan proses
yang terjadi dari fil (verba) proses ini adakalanya berlaku pada prefiks/awalan
('JQ'~_ /as-sbiq/). Infiks/ sisipan ('J,'-- /az-ziydah/) maupun konfiks ('JQ'~_ ;
'JJ'__ /as-sbiq wa al-lhiq/). Sama halnya dengan verba, afiksasi ini memberikan
pengaruh pada makna yang dibentuknya.

4.4.1 Proses Afiksasi ism (Nomina) dari Bentuk Dasar fil (Verba)
4.4.1.1 Prefiks (as-sbiq) mim ()
Prefiks ini dibubuhkan pada' -'_. / ism fil (nomina pelaku), dan/ '
-_,. ism mafl (nomina penderita)maupun ism makn (nomina yang menyatakan
tempat atau penunjuk tempat) yang dibentuk dari verba empat huruf, lima huruf, dan
enam huruf (suls mazid wa rubiyy).
a. Prefiks mim pada /'Q; ~'_J ism fil / (Nomina Pelaku).
Pembentukan nomina dari verba empat, lima maupun enam huruf pada ism
fil (nomina pelaku) dibentuk dengan cara :
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Apabila verba bentuk dasarnya diawali dengan huruf hamzah ('), maka hamzah
tersebut diganti dengan prefiks mim (;) yang berharakah dammah, sedangkan huruf
sebelum akhir diberi harakah kasrah. contoh : '~_J /afala/ maka untuk
membentuk nomina pelaku, huruf hamzah diganti dengan huruf mim yang
berharakah dammah dan huruf sebelum akhir diberi harakah kasrah sehingga
menjadi ;~_J /mufilun/ artinya orang yang melakukan pekerjaan. Prosesnya dapat
dilihat sebagai berikut :
'~_J + ; = ;~_J /afala/+ prefiks mim (;) = /mufilun/
Untuk kata kerja lima huruf yang diawali dengan hamzah pola !Q~_J /infaala/,
!~~_J /iftaala/, '~_J/ ifalla / pembentukan ism fil (nomina pelakunya) adalah
dengan mengganti hamzah tersebut dengan mim yang berharakah dammah dan
huruf terakhir diberi baris kasrah. Prosesnya sebagai berikut:
!Q~_J + ; = ;Q~_J / infaala/ + prefiks mim = /munfailun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !Q~_J / infaala/
menjadi ;Q~_J/munfailun/ dengan baris kasrah sebelum akhir.
!~~_J + ; = ;~~_J / iftaala/ + prefiks mim = /muftailun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !~~_J / iftaala/
menjadi ;~~_J /muftailun/dengan baris kasrah sebelum akhir.
J-! + ; = J-- / ifalla/ + prefiks mim = /mufaillun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J-!/ifalla/menjadi
J-- / mufaillun /dengan baris kasrah sebelum akhir.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Pembentukan ism dari kata kerja enam huruf yang diawali dengan hamzah
yaitu pola !Q~~_J /istafala/,!~_;_J /ifawala/, J ;-! /ifawwala/, J'-!
/iflla/,!~_QJJ /ifanlala/, J --!/ifallala/ juga dibentuk dengan mengganti huruf
hamzah tersebut dengan prefiks /sbiq mim (;) yang berharakah dammah dan huruf
sebelum akhir berharakah kasrah. proses pembentukannya adalah:
!Q~~_J + ; = ;Q~~_J /istafala/ + prefiks mim = /mustafilun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !Q~~_J /istafala/
menjadi ;Q~~_J /mustafilun/ dengan baris kasrah sebelum akhir.
!~_;_J + ; + ;~_;_J /ifawala/ + prefiks mim = /mufaawwilun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !~_;_J /ifawala/
menjadi ;~_;_J / mufawwilun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
J ;-! + ; = J ;-- /ifawwala/ +prefiks mim = /mufaawwilun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J ;-! /ifawwala/
menjadi J ;-- / mufaawwilun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
J'-! + ; = ;~_J /iflla/ prefiks mim = /mufailun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J'-! / iflla / menjadi
;~_J / mufailun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
- Apabila kata kerja (fil) bentuk dasarnya selain hamzah maka pembentukan ism
yang berafiks dapat dibentuk dengan menambahkan prefiks/sbiq mim untuk ism
fil (nomina pelaku) yang berharakah dammah dan huruf sebelum akhirnya berbaris
kasrah. Pembentukan prefiks mim pada ism dari kata kerja (fil) yang terdiri dari
empat huruf prosesnya sebagai berikut:
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
~'_J + ; = ;~'_J /fala/ prefiks mim = /mufilun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat ~'_J /fala / menjadi
/ ;~'_J / dengan baris kasrah sebelum akhir.
J - + ; = J -- / faala/ prefiks mim = /mufailun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J - /iflla/ menjadi
J -- / mufailun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
J -- + ; = ;~~_J /tafaala/ prefiks mim = /mutafailun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J -- /tafaala/ menjadi
;~~_J / mutafailun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
~~_JJ + ; = ;~~_JJ / tafalala/ prefiks mim = / mutafalilun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat ~~_JJ /tafalala/
menjadi ;~~_JJ / mutafalilun / dengan baris kasrah sebelum akhir.
Di antara contoh-contoh sesuai dengan wazan di atas adalah sebagai berikut:
-,Q + ; = ;-,Q
/darasa/belajar + prefiks mim = /mudarrisun/ guru laki-laki
Penambahan morfem mim pada kalimat -,Q /darasa/belajar menjadi ;-,Q
/mudarrisun/ yang mengandung makna seorang guru laki-laki
; -- + ; = ; --
/allama/ mengajar + prefiks mim = /muaallimun/ pengajar laki-laki
Penambahan morfem mim pada kalimat ; --/allama/ mengajar menjadi ; --
/muaallimun/ yang mengandung makna seorang pengajar laki-laki.
'4,; + ; + ;4,;
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/akrama/ memuliakan + prefiks mim = /mukrimun/orang yang mendapat
kemuliaan
Penambahan morfem mim pada kalimat '4,; /akrama/ memuliakan menjadi
;4,;/mukrimun/orang yang menandung makna orang yang mendapat kemuliaan.
'Q~_~, + ; = ;Q~_~,
/istagafara/ meminta ampun + prefiks mim = /mustagfirun/ orang yang meminta
ampun
Penambahan morfem mim pada kalimat 'Q~_~, /istagafara/ meminta
ampunmenjadi ;Q~_~, /mustagfirun/ orang yang meminta ampun.

b. Prefiks mim pada / 'Q; ;~_;J ism mafl / (Nomina Penderita).
Proses pembentukan ism mafl (nomina penderita)dengan menambahkan
mim yang berharakah dammah di awal kalimat dan huruf terakhirnya berbaris fathah.
Untuk verba (fil) yang terdiri dari empat huruf dan di awali hamzah maka
pembentukannya adalah :
'~_J + ; = ;~_J /afala/ prefiks mim = /mufalun/
Untuk kata kerja lima huruf yang diawali dengan hamzah pola !Q~_J /infaala/,
!~~_J /iftaala/, '~_J/ ifalla / pembentukan ism mafl (nomina penderita) adalah
dengan mengganti hamzah tersebut dengan mim yang berharakah dammah dan
huruf terakhir diberi baris fathah. Prosesnya sebagai berikut:
!Q~_J + ; = ;Q~_J / infaala/ + prefiks mim = /munfaalun/
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !Q~_J /infaala/
menjadi ;Q~_J /munfaalun/ dengan baris fathah sebelum akhir.
!~~_J + ; = ;~~_J / iftaala/ + prefiks mim = /muftaalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !~~_J / iftaala /
menjadi ;~~_J / muftaalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
J-! + ; = J-- / ifalla/ + prefiks mim = /mufaallun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J-! / ifalla / menjadi
J-- / mufaallun / dengan baris fathah sebelum akhir.
Pembentukan ism dari kata kerja enam huruf yang diawali dengan hamzah
yaitu pola !Q~~_J /istafala/,!~_;_J /ifawala/, J ;-! /ifawwala/, J'-!
/iflla/,!~_QJJ /ifanlala/, J --!/ifallala/ juga dibentuk dengan mengganti huruf
hamzah tersebut dengan prefiks /sbiq mim (;) yang berharakah dammah dan huruf
sebelum akhir berharakah fathah proses pembentukannya adalah:
!Q~~_J + ; = ;Q~~_J /istafala/ + prefiks mim = /mustafalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !Q~~_J / istafala//
menjadi ;Q~~_J / mustafalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
!~_;_J + ; + ;~_;_J /ifawala/ + prefiks mim = /mufaaw alun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat !~_;_J / ifawala /
menjadi ;~_;_J / mufaaw alun / dengan baris fathah sebelum akhir.
J ;-! + ; = J ;-- /ifawwala/ +prefiks mim = /mufaawwalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J ;-! / ifawwala /
menjadi J ;-- /mufaawwalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
J'-! + ; = ;~_J /iflla/ prefiks mim = /mufaalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J'-! / iflla / menjadi
;~_J / mufaalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
Apabila kata kerja (fil) bentuk dasarnya selain hamzah maka pembentukan ism yang
berafiks dapat dibentuk dengan menambahkan prefiks/sbiq mim untuk ism mafl
(nomina penderita) yang berharakah dammah dan huruf sebelum akhirnya berbaris
fathah. Pembentukan prefiks mim pada ism dari kata kerja (fil) yang terdiri dari
empat huruf prosesnya sebagai berikut:
~'_J + ; = ;~'_J /fala/ prefiks mim = /mufalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat ~'_J / fala /
menjadi ;~'_J / mufalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
J - + ; = J -- / faala/ prefiks mim = /mufaalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J - / faala// menjadi
J -- / mufaalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
J -- + ; = ;~~_J /tafaala/ prefiks mim = /mutafaalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat J -- / tafaala/
menjadi ;~~_J / mutafaalun / dengan baris fathah sebelum akhir.
~~_JJ + ; = ;~~_JJ / tafalala/ prefiks mim = / mutafalalun/
Penambahan morfem mim berharakah dommah di awal kalimat ~~_JJ / tafalala /
menjadi ;~~_JJ / mutafalalun/ dengan baris fathah sebelum akhir.


Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
c. Prefiks mim pada / 'Q; ;4'Qism makn/ (Nomina Penunjuk Tempat)
Pembentukan nomina penunjuk tempat dari fil (verba) tiga huruf, empat
huruf dan enam huruf dapat dibentuk dengan cara sebagai berikut :
Apabila fil bentuk dasarnya terdiri dari tiga huruf dan ain filnya (huruf kedua)
pada fil mudri (verba kala kini) berharakah dammah (pola J -- / yafulu/ ), maka
huruf ya di awal fil mudri diganti dengan prefiks mim yang berharakah fathah
dan huruf sebelum akhirnya berbaris fathah sehingga menjadi J - - / mafalun/.
Contoh :
4~~- 4~~ + ; = ;4~~
/kataba/ menulis /yaktubu/dammah ain mudri + prefiks mim =
/maktabun/tempat menulis
Penambahan morfem mim di awal kalimat 4~~ / menulis dalam bentuk fil
mudri menjadi ;4~~ /maktabun/yang mengandung makna tempat menulis.
Apabila fil bentuk dasarnya terdiri dari tiga huruf dan ain filnya (huruf kedua) pada
fil mudri (verba kala kini) berharakah fathah (pola J -- / yafalu/ ), maka
pembentukannya adalah dengan mengganti huruf ya di awal fil mudri (verba kala
kini) dengan prefiks mim yang berharakah fathah sehingga menjadi J - - / /mafalun/.
Contoh :
J_~ --~ + ; = ;J_~
/laiba/bermain - /yalabu/ fathah ain mudri/+ prefiks mim = /malabun/tempat
bermain
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem mim di awal kalimat --~/yalabu/bermain dalam
bentuk fil mudri menjadi ;J_~ /malabun/ yang mengandung makna tempat
bermain.
Apabila fil bentuk dasarnya terdiri dari tiga huruf dan ain filnya (huruf kedua)
pada fil mudri (verba kala kini) berharakah kasrah (pola J -- / yafilu/ ), maka
pembentukannya juga hanya dengan mengganti huruf /ya/ pada ain fil mudri
(verba kala kini) dengan prefiks /mim/ yang berharakah fathah sehingga menjadi J - -
/mafilun/.
Contoh :
Q,J Q,J + ; = ;Q,J
/nazala/ singgah/-yanzulu/ kasru ain mudri/baris bawahain mudri/ +
prefiks mim = /manzilun/rumah
Penambahan morfem mim di awal kalimat Q,J / singgah/ dalam bentuk fil
mudri menjadi ;Q,J/manzilun/ yang mengandung makna rumah.
- Apabila verba bentuk dasar lebih dari tiga huruf (empat, lima atau enam huruf) baik
diawali hamzah ataupun selain hamzah, maka pembentukan ism penunjuk tempatnya
sama dengan pembentukan ism mafl (nomina penderita). Oleh karena itu, untuk
membedakan antara keduanya haruslah dilihat berdasarkan konteks kalimatnya (siyq
al-kalm).
Contoh:
_ -~ -~ !- -~ -~ - + ; = ;Q~Q~
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/istasyf/mengobati- /yastasyfi/ + prefiks mim pada fil mudri = mustasyf/rumah
sakit
Penambahan morfem mim di awal kalimat ~ - -~ - /yastasyfi/mengobati dengan
memberi baris fathah sebelum akhirnya menjadi ;Q~Q~ /mustasyf/yang
mengandung makna rumah sakit.

4.4.1.2 Infiks (az-ziydah) alif (')
Infiks (az-ziydah) yang ditambahkan pada bentuk dasar kata kerja dalam
proses afiksasi ism dalam bahasa Arab dibubuhkan pada nomina pelaku (/ '
-'_.ism fil) yang dibentuk dari kata kerja /fil tiga huruf. Penambahan infiks ini
terletak antara huruf pertama dan kedua dari bentuk dasar fil /kata kerja tersebut.
Adapun huruf sebelum akhirnya berharakah kasrah, sehingga menjadi ~'_J /
filun/.
Contoh 1 :
_,' + ' = _',-
/qaraa/ membaca+infiks alif = /qriun/pembaca
Penambahan morfem alif pada kalimat _,' /qaraa/ membaca menjadi _',-
/qriun/ yang mengandung makna pembaca.
Contoh 2 :
Q, + ' = Q',
/nasara/ menolong + infiks alif = /nsirun/penolong
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem alif pada kalimat Q, /nasara/ menolong menjadi Q',
/nsirun/yang mengandung makna penolong.
Contoh 3 :
4~~+ ' = 4'~~
/kataba/menulis + infiks alif = /ktibun/penulis
Penambahan morfem alif pada kalimat 4~~ /kataba/menulis menjadi 4'~~
/ktibun/yang mengandung makna penulis.
Contoh 4 :
Q~, + ' = Q'~,
/safara/ berpergian + infiks alif = /sfirun/ orang yang berpergian
Penambahan morfem alif pada kalimat Q~,/safara/ berpergian menjadi Q'~,
/sfirun/yang mengandung makna orang yang berpergian.
Apabila huruf kedua bentuk dasar terjadi pergantian huruf alif, waw, dan ya
(harf -l-illat) dengan huruf yang sama, maka huruf kedua pada ism fil (nomina
pelaku) diganti dengan hamzah.
Contoh 1 :
~'_ ~'_
/ba/ /bIun/
berjualan penjual
Kalimat ~'_ /baa/menjual terdapat fonem alif di tengah kalimat kemudian diganti
fonem hamzah pada bentuk ism fil karena fonem alif merupakan salah satu harf
l- illat sehingga menjadi ~'_ /biun/ yang mengandung makna pembeli.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh 2 :
'; ';
/ ma/ /imun/
berpuasa orang yang berpuasa
Kalimat '; /ma/berpuasa terdapat fonem alif di tengah kalimat kemudian
diganti fonem hamzah pada bentuk ism fil karena fonem alif merupakan salah satu
harf-l- illat sehingga menjadi '; /imun/yang mengandung makna orang yang
berpuasa.
Apabila tidak ada pergantian huruf (harf -l-illat dengan (harf -l-illat ), maka
pada ism fil (nomina pelaku) tidak ada pergantian konsonan.
Contoh 1 :
'Q 'Q
/ayisa/ /yisun/
putus asa orang yang putus asa
Pada kalimat di atas morfem ya pada verba 'Q /ayisa/ putus asa merupakan harf-
l-illat tetapi tidak mengalami pergantian dan menjadi 'Q /yisun/yang mengandung
makna orang yang berputus asa.
Contoh 2 :
_;, _';,
/a wira/ /wirun /
buta orang yang buta
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Pada kalimat di atas morfem waw pada verba _;,/a wira/buta merupakan harf-l-
illat tetapi tidak mengalami pergantian dan menjadi _';,/wirun /orang yang buta.
Oleh sebab itu, pergantian huruf pada ism fil mengikuti pergantian huruf
pada bentuk dasar kata kerja. Dengan kata lain, jika pada fil/kata kerja dasar terdapat
pergantian huruf maka pada nomina pelaku (ism fil ) juga terjadi pergantian huruf.
Penambahan infiks/ ziydah alif ini pada kata kerja dasar tiga huruf dengan menganti
harakah huruf sebelum akhir mengubah identitas leksikal disertai perubahan status
kategorial dan berfungsi untuk membentuk nomina deverbal (ism fil).

4.4.1.3 Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) mim dan ta marbtah (- -)
Konfiks yang ditambahkan pada bentuk dasar dalam nomina /ism bahasa Arab
adalah konfiks (mim dan ta marbtah / ;- -). Konfiks mim dan ta marbtah ini
dibubuhkan pada ism yang menunjukkan alat. Pembentukan ism yang menunjukkan
alat dengan konfiks ini dibentuk dengan cara mengganti prefiks ya pada fil mudri
dengan prefiks mim yang berharakah kasrah serta huruf kedua dan huruf ketiga.
Bentuk dasarnya diberi harakah fathah dan sesudah huruf ketiga bentuk dasarnya
tersebut ditambahkan ta marbtah sehingga menjadi ~_J- /mifalatun/.
Sebagaimana halnya ism yang menunjukkan alat dengan pola ;~_J /mifalun/ , maka
pola ;~_J- /mifalatun/ ini juga tidak ditentukan adanya ketentuan tentang fil yang
dibentuk dengan pola ini. Penambahan konfiks mim dan ta marbtah / ;- -
mengubah identitas leksikal disertai perubahan status kategorial nomina deverbal.
Contoh-contoh yang berhubungan dengan wazan di atas :
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh 1:
4QQ + ;-- = ;4QQ-
/kanasa/ menyapu +konfiks mim dan ta marbutah = /miknasatun/sapu
Penambahan morfem mim dan ta marbutah pada kalimat 4QQ /kanasa/ menyapu
menjadi ;4QQ-/miknasatun/ yang mengandung makna sapu.
Contoh 2 :
J__ + ;-- = ;J__-
/laiqa/ menyedok + prefiks mim dan ta marbutah = /milaqatun/ sendok
Penambahan morfem mim dan ta marbutah pada kalimat J__/ menyedok menjadi
/milaqatun/ yang mengandung makna sendok.
Contoh 3 :
=,_ + ; = ;=,_-
/taraqa/ memalu/ + prefiks mim dan ta marbutah = /mitraqun/ palu
Penambahan morfem mim dan ta marbutah pada kalimat =,_ /taraqa/ memalu/
menjadi ;=,_- /mitraqatun/yang mengandung makna palu.
Contoh 4 :
,'_ + ;- ' = ;,;_-
/rha/berangin + prefiks mim dan ta marbutah =/mirwahatun/kipas angin
Penambahan morfem mim dan ta marbutah pada kalimat ,'_ / rha/berangin
menjadi ;,;_- / mirwahatun /yang mengandung makna kipas angin.


Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.4.1.4 Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq ) mim dan waw (-,)
Adapun yang dimaksud dengan gabungan afiks mim dan waw adalah
penambahan huruf mim di awal dan huruf waw di tengah kalimat. Gabungan afiks ini
dibubuhkan pada ism mafl (nomina penderita) yang dibentuk dari fil tiga huruf.
Pembentukan ism mafl (nomina penderita) dari fil tiga huruf dibentuk cara
menambahkan prefiks mim yang berharakah fathah serta huruf kedua bentuk dasar
(ain fil) diberi harakah dammah serta di antara huruf kedua dan huruf akhir diberi
sisipan huruf waw berharakah sukn sehingga menjadi : ;~_;J /maflun/.
Contoh 1 :
Q, + ;- ; = ;Q;,
/naara/menolong + konfiks mim dan waw = /manrun/ditolong
Penambahan morfem mim dan waw pada kalimat Q, /naara/menolong menjadi
;Q;, /manrun/ yang mengandung makna orang yang ditolong.
Contoh 2 :
'_- + ;- ; = ;'_;-
/akha:a/ mengambil + konfiks mim dan waw = /makh:un/ yang diambil
Penambahan morfem mim dan waw pada kalimat '_- /akha:a/ mengambil menjadi
;'_;- /makh:un/ yang mengandung makna sesuatu yang diambil.
Contoh 3 :
~-; + ;-; = ;~-;;
/fahima/mengerti + konfiks mim dan waw = /mafhmun/yang dimengerti
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem mim dan waw pada kalimat ~-; /fahima/mengertimenjadi
;~-;; /mafhmun/yang mengandung makna sesuatu yang dimengerti.
Contoh 4 :
_~ + ;-; = ;_~;~
/habba/mencintai + konfiks mim dan waw = /mahbbun/ yang dicintai
Penambahan morfem mim dan waw pada kalimat _~ habba/mencintai menjadi
;_~;~ /mahbbun/yang berarti sesuatu yang dicintai.
Apabila pada bentuk dasar huruf kedua (ain fil) berupa huruf alif sebagai
penganti huruf /ya/ misalnya : ~'_ /ba/ yang asalnya ~_ /bayaa/, maka pada
ism mafl dibuang harakah ya tersebut dan dikasrahkan huruf sebelumnya sehingga
menjadi ;~;_/mabyun/ menjadi ;~_/mabiun/. Penambahan konfiks mim dan
waw pada fil tiga huruf mengubah identitas leksikal disertai perubahan status
kategorial dan berfungsi untuk membentuk nomina deverbal.

4.4.1.5 Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) mim dan alif (- ')
Konfiks mim dan alif merupakan penambahan mim di awal dan alif di tengah
kata. Konfiks mim dan alif ini dibubuhkan pada ism yang menunjukkan alat.
Pembentukan ism yang menunjukkan alat dengan konfiks mim dan alif dengan cara
menambahkan prefiks mim yang berharakah kasrah dan diantara huruf kedua dan
huruf ketiga diberi tambahan alif serta huruf kedua bentuk dasarnya diberi harakah
fathah sehingga menjadi ;~_'J/miflun/. Sebagaimana dinyatakan sebelumnya,
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh 1 :
~~_ + ;-' = ;~~'_
/fataha/ membuka+ konfiks mim dan alif = /mifthun/kunci
Penambahan morfem mim dan alif pada kalimat ~~_ /fataha/ membuka menjadi
;~~'_ /mifthun/yang mengandung makna kunci.
Contoh 2 :
;,Q + ;- ' = ;,'Q
/wazana/menimbang + konfiks mim dan alif =/miznun/timbangan
Penambahan morfem mim dan alif pada kalimat ;,Q /wazana/menimbang menjadi
;,'Q /miznun/ yang mengandung makna timbangan
Contoh 3 :
~_~ + ;- ' = ;~_'~
/saqaba/ melubangi/konfiks mim dan alif =/misqbun/alat melubangi (bor)
Penambahan morfem mim dan alif pada kalimat ~_~ /saqaba/ melubang menjadi
;~_'~ misqbun/yang mengandung makna alat melubangi (bor).
Contoh 4:
-'_ + ;-' = ;-'_
/:a/tersiar konfiks mim dan alif =/mi:yun/mikrofon. Penambahan morfem mim
dan alif pada kalimat -'_ / :a/tersiar menjadi ;-'_ / mi:yun /yang
mengandung makna mikrofon.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
4.4.2 Proses Afiksasi ism (Nomina) dari Bentuk Dasar Adjektiva
4.4.2.1 Prefiks (as-sbiq) hamzah (')
Prefiks hamzah ini berlaku pada / ' --.ism tafdhil/ yang
menunjukkan perbandingan dua benda dimana salah satu dari yang dibandingkan itu
memiliki kelebihan. (Namah : tt , 185).
Contoh 1 :
Hamzah + (Adj) = N
' + 4~,= '4~,
Prefiks hamzah + /kabirun/ besar = /akbaru/ yang lebih besar
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat 4~, /kabirun/ besar menjadi '4~,
/akbaru/ yang memiliki makna sangat besar
Contoh 2 :
Hamzah + (Adj) = N
' + 4,; = '4,;
Prefiks hamzah + /karim/ mulia =/akrama/ yang lebih mulia
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat 4,; /karim/ mulia menjadi '4,;
/akrama/yang memiliki makna sangat mulia.
Contoh 3 :
Hamzah + (Adj) = N
' + _, = '_,
Prefiks hamzah +/agir/ kecil = /agar /sangat kecil
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat _ /agir/ kecil menjadi '_
/agar / yang memiliki makna sangat kecil.
Contoh 4 :
Hamzah + (Adj) = N
' + ;J = ';J
Prefiks hamzah + /jamil/cantik = /ajmal/ sangat cantik
Penambahan morfem hamzah di awal kalimat _. /jamil/cantik menjadi '_.
/ajmal/ yang memiliki makna sangat cantik.

4.4.2.2 Infiksasi ( az-ziydah) alif (')
Infiks hamzah berlaku pada ism yang termasuk dalam kategori --
'.'--- /ifah musyabbahah/ yang terdiri dari beberapa wazan. Salah satu dari wazan
dari ifah musyabbahah ini ada yang mendapat tambahan huruf ziydah alif.
Contoh 1 :
(Adj)+Alif + = N
~Q + ' = ~'Q
/jabana/ takut + infiks alif = /jabnun/ penakut
Penambahan morfem alif di tengah kalimat ~Q /jabana/ takut menjadi ~'Q
/jabnun/ yang memiliki makna penakut.
Contoh 2 :
(Adj)+Alif + = N
Q_ + ' = Q'_
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/syaja/ berani + infiks alif = /syujun/ pemberani
Penambahan morfem alif di tengah kalimat Q_ /syajaa/ berani menjadi Q'_
/syujun/ memiliki makna pemberani.

4.4.3 Proses Afiksasi ism (Nomina) dari Bentuk Dasar ism
4.4.3.1 Sufiks( al-lhiq) ya musyaddadah
Sufiks ini berlaku pada kata benda yang diikuti dengan huruf ya yang
bertasydid yang dikenal dengan istilah yanisbah, yaitu huruf ya yang berfungsi
untuk menunjukkan hubungan kebendaan dan suku bangsa.
Contoh 1 :
!QQ'Q + = -'~-!
/insn/manusia + sufiks ya musyaddadah + /insniyyah/kemanusian
Penambahan morfem ya musyaddadah di akhir kalimat !QQ'Q /insn/manusia
menjadi -'~-! /insniyyah/ yang memiliki makna kemanusian.
Contoh 2 :
!Q-;QQ' + = ~-;--!
/indnisiy/ negara Indonesia+ sufiks ya musyaddadah + /indnisiyyun/bangsa
Indonesia. Penambahan morfem ya musyaddadah di akhir kalimat !Q-;QQ'
/indnisiy/ negara Indonesia menjadi ~-;--! /indnisiyyun/ yang memiliki makna
bangsa Indonesia.
Contoh 3 :
_J; + = ---
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/ilmun/pengetahuan + sufiks ya musyaddadah + /ilmiyyun/ bersifat keilmuan
Penambahan morfem ya musyaddadah di akhir kalimat _J; ilmun/pengetahuan
menjadi ---/ilmiyyun/ bersifat keilmuan
Contoh 4:
_,~ + = _,~
/garaba/ barat + sufiks ya musyaddadah = /garbiyyun/ bersifat kebaratan.
Penambahan morfem ya musyaddadah di akhir kalimat _,~/garaba/ barat menjadi
_,~ /garbiyyun/ memiliki makna bersifat kebaratan.

4.4.3.2 Konfiksasi ( as-sbiq wa al-lhiq) alif dan nun ('- )
Konfiks ini ditambahkan pada bentuk dasar nomina (ism) tunggal, maka
tambahan alif dan nun tersebut akan menjadi dual (-, / musann), yaitu ism
(nomina)yang menunjukkan dua. Proses afiksasinya dilakukan di akhir ism tunggal
tersebut.
Contoh 1 :
4~'~ + '- Q = 4~'~'Q
/kitbun / sebuah buku + konfiks alif dan nun = /kitbni/ dua buah buku
Penambahan morfem alif dan nun pada akhir kalimat =-'- /kitbun/buku menjadi
=-'-' /kitbni/ yang mengandung makna dua buah buku.
Contoh 2 :
Q',- + '-Q = Q',~'Q
/sayyratun/ sebuah mobil + konfiks alif dan ta = /sayyratni/ dua buah mobil
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem alif dan nun pada akhir kalimat '- sayyratun/ sebuah
mobil menjadi Q',~'Q /sayyratni / yang mengandung makna dua buah mobil.
Contoh 3 :
,J + '- Q = ,J'Q
/rajulun/ seorang laki-laki/+ konfiks alif dan ta = /rajulni/dua orang laki-laki
Penambahan morfem alif dan nun pada akhir kalimat ,J /rajulun/ seorang laki-
laki menjadi ,J'Q /rajulni/yang mengandung makna dua orang laki-laki.
Contoh 4 :
~~ + '- Q = ~~'Q
/baitun/sebuah rumah + konfiks alif dan ta = /baitni/dua buah rumah
Penambahan morfem alif dan nun pada akhir kalimat -- /baitun/sebuah rumah
menjadi --' /yang mengandung makna dua buah rumah.

4.4.3.3 Konfiksasi (as-sbiq wa al- lhiq) waw dan nun (,- )
Dalam bahasa Arab pembentukan jamak ada tiga, pertama __ -='.'.
/jamamu:akkar-l- slim/ jamak laki-laki, kedua, / __ ,- '.'. jama muannas
l-slim/ jamak perempuan, ketiga, / __ -=jama taksir. Adapun jamak
mu:akkar-l-slim adalah jamak yang menunjukkan jamak untuk laki-laki dengan
menambahkan waw dan nun pada akhir ism (nomina) tunggalnya.
Contoh 1 :
'; + ;- Q = ';;Q
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/imun/seorang laki-laki yang berpuasa + konfiks waw dan nun = /imna/
beberapa laki-laki yang berpuasa
Penambahan morfem waw dan nun pada kalimat ', /imun/seorang laki-laki
yang berpuasa menjadi ',, /imna/ beberapa orang laki-laki yang berpuasa.
Contoh 2 :
;-,Q + ; Q = ;-,Q;Q
/mudarrisun/ seorang guru laki-laki + konfiks waw dan nun = /mudarrisna/
beberapa orang guru laki-laki
Penambahan morfem waw dan nun pada kalimat - /mudarrisun/ seorang guru
laki-laki menjadi -, /mudarrisna/ yang mengandung makna beberapa orang
guru laki-laki.
Contoh 3 :
Q'_ + ;- Q = Q'_;Q
/njihun/ seorang laki-laki yang sukses + konfiks waw dan nun = /njihna/
beberapa laki-laki yang sukses
Penambahan morfem waw dan nun pada kalimat '__ /njihun/ seorang laki-laki
yang sukses menjadi '__, /njihna/ yang mengandung makna beberapa laki-laki
yang sukses.
Contoh 4 :
J' + ;- Q = J';Q
/ljiun/ seorang pengungsi laki-laki + konfiks waw dan nun = /ljina/ beberapa
pengungsi laki
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem waw dan nun pada kalimat .'_, /ljiun/ seorang pengungsi
laki-laki menjadi .'_,, /ljina/yang mengandung makna beberapa pengungsi
laki.

4.4.3.4 Konfiksasi (as-sbiq wa al-lhiq) yadan nun (- )
Proses afiksasi ya dan nun ini belaku juga pada ism (nomina) yang
menunjukkan muann dalam status nasab dan kasrah (posisi tempat irab yang
mewajibkan baris kasrah atau fathah. Selain pada muann , konfiks ya dan nun juga
berlaku pada __ -= './ jamak mu:akkar slim yang berada dalam status nasab
dan kasrah seperti pada muann. Namun bedanya kalau pada muann sebelum
huruf ya berbaris fathah sedangkan pada __ -= './ jamak mu:akkar slim
sebelum huruf ya berbaris kasrah .
Contoh 1 :
4'~~ + Q = Q- --'-
/ktibun/ seorang penulis laki-laki + konfiks yadan nun = / katibaini/dua orang
penulis laki-laki
Penambahan morfem yadan nun pada kalimat ='-- /ktibun/ seorang penulis laki-
laki menjadi ,--' / katibaini/ yang mengandung makna dua orang penulis laki-laki.
Contoh 2 :
;=~_-+ Q = ;=~_~Q
/mutbikhatun /seorang koki perempuan + konfiks ya dan nun =
/mutbikhataini/dua orang koki perempuan
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem yadan nun pada kalimat =-_- /mutbikhatun /seorang koki
perempuan menjadi =-_- /mutbikhataini/yang mengandung makna dua orang
koki perempuan.
Contoh 3 :
;-,Q + Q = Q- ~,--
/mudarrisun/ seorang guru laki-laki + konfiks ya dan nun = /mudarrisina/
beberapa orang guru laki-laki
Penambahan morfem yadan nun pada kalimat - /mudarrisun/ seorang guru laki-
laki menjadi , --- /mudarrisina/ yang mengandung makna beberapa orang guru
laki-laki.
Contoh 4 :
;-Q-Q + - Q = ;-Q-QQ
/muhandisun/seorang engineer laki-laki konfiks ya dan nun =
/muhandisina/beberapa orang engineer laki-laki
Penambahan morfem yadan nun pada kalimat -- /muhandisun/seorang engineer
laki-laki menjadi -- /muhandisina/ yang mengandung makna beberapa orang
engineer laki-laki.

4.4.3.5 Konfiksasi (as-sbiq wa al- lhiq) alif dan ta ('- -)
Konfiks alif dan ta berlaku pada jamak muanna-l- slim yaitu dengan
menambahkan afiks di akhir dari ism (nomina) tunggal. Dalam proses
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
pengimbuhannya, apabila huruf terakhir pada ism tersebut terdapat huruf ta maka
huruf ta nya dibuang terlebih dahulu, kemudian langsung dibubuhi afiks alif dan ta.
Contoh 1 :
='J~- + '- ~ = ='J~'~
/]libatun/ seorang mahasiswi + konfiks alif dan ta = /]libtun/beberapa orang
mahasiswi
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ='J~- /]libatun/ seorang
mahasiswi menjadi ='J~'~ /]libtun/yang mengandung makna beberapa orang
mahasiswi.
Contoh 2 :
;QJ;- + '- ~ = ;QJ;'~
/muslimatun/ seorang muslimah + konfiks alif dan ta = /muslimtun/beberapa
orang muslimah
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ;QJ;- /muslimatun/ seorang
muslimah menjadi ;QJ;'~ /muslimtun/yang mengandung makna beberapa orang
muslimah.
Contoh 3 :
~J~;Q + '- ~ = ~J~;Q'~
/Tilpn/sebuah telepon + konfiks alif dan ta = /tilpnt/ beberapa buah telepon
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat ~J~;Q /Tilpn/sebuah telepon
menjadi ~J~;Q'~ /tilpnt/ yang mengandung makna beberapa buah telepon.
Contoh 4 :
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Q- + '- ~ = Q-'~
/Sidiyyun/ sebuah cd + konfiks alif dan ta = /sidiyyt/ beberapa buah cd
Penambahan morfem alif dan ta pada kalimat Q- /Sidiyyun/ sebuah cd menjadi
Q-'~ /sidiyyt/ yang mengandung makna beberapa buah cd.

_, ;_Q;/ardun manaw /) Afiksasi Pada Ism 4.5 Makna Gramatikal (
Makna gramatikal (gramatical meaning) hubungan antara unsur-unsur bahasa
dalam satuan-satuan yang lebih besar, misalnya hubungan antara kata dengan kata
lain dalam frase atau klausa (Kridalaksana, 2001 : 132). Dalam bahasa Arab makna
gramatikal disebut dengan istilah /_, ;_Q;/gardun manawi / makna gramatikal.
(Ysn, 1996 : 79).

4.5.1 Makna Gramatikal (_, ;_Q;/ardun manaw/)Afiksasi ism (Nomina)
dari Bentuk Dasar fil (Verba)
4.5.1.1 Prefiks (as-sbiq) mim
Prefiks (as-sbiq) mim apabila bergabung dengan bentuk dasar dan
membentuk nomina deverbal (kata benda yang terbentuk dari kata kerja), maka
gabungan tersebut menyatakan lima makna:
1. Sebagai pelaku ( ' -'_./ism fil/), yaitu sebuah bentuk nomina yang
pengertiannya menunjukkan pelaku dari suatu aksi / fil.
Contoh 1 :
- ,Q + ; = ;-,Q
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/darasa/ belajar + prefiks mim = /mudarrisun/ guru (orang yang mengajar),
penambahan morfem mim di awal kalimat /darrasa/mengajar menjadi
/mudarrisun/ yang mengandung makna seorang guru. Maka dalam susunan kalimat :
-; ;-,Q Q'Q= ~J- ,'~~ 4~,
/huwa mudarrisun nsyitun falahu rtibun kairun/ dia adalah seorang guru yang
rajin dan berhak mendapat gaji yang tinggi .
Contoh 2 :
'Q~_ + ; = ;Q~_
/anfaqa/ mengeluarkan sedekah + prefiks mim = /munfiq/ orang yang bersedekah.
Penambahan morfem mim di awal kalimat /anfaqa/ mengeluarkan sedekah menjadi
/munfiq/yang memiliki makna orang yang bersedekah Apabila disusun dalam
sebuah kalimat menjadi:
'J;Q~_ Q'_- 'J~_,'- ;_~- J-;
/almunfiqu yusidu -l-fuqara mahabbatan lahum/ orang yang suka bersedekah
membantu orang-orang faqir karena rasa sayang kepada mereka.
Ism (nomina) dari kata - /mudarrisun/ dan - /munfiqun/ merupakan
nomina yang berasal dari bentuk dasar verba/ fil empat huruf dan setelah melalui
proses afiksasi terbentuklah kata - /mudarrisun/ dan - /munfiqun/ yang
menunjukkan pelaku dari suatu perbuatan.
2. Penderita (' -_,. / ism maful/), yaitu sebuah ism /nomina yang menunjukkan
sesuatu yang dikenai pekerjaan.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh 1 :
'_=_ + ; = ;_=_
/aqataa/ memotong + prefiks mim = /muqtaun/ yang dipotong
Apabila disusun dalam kalimat menjadi :
--' 'J_~J ;_=_ _J ',~_- '_Q';
/ha: -l-hablu muqtaun ala arbaati aqsmin/ tali ini dipotong atas empat bagian.
Contoh 2 :
; ,- + ; = ; ,--
/karrama/ kemulian yang besar + prefiks mim = /mukarramun/yang dimuliakan.
Jika disusun dalam kalimat menjadi :
'J'Q~'- ; ,-- ;_ =J'~-
/al-usta: mukarramun maa tullbihi/ profesor itu dimuliakan oleh mahasiswanya.
Nomina =_ /muqtaun/ dan - mukarramun/ merupakan nomina / ism
yang berasal dari bentuk dasar verba/ fil empat huruf dan kemudian verba tersebut
mendapat tambahan prefiks/sbiq mim sehingga menjadi nomina yang menyatakan
sesuatu yang dikenai pekerjaan.
' =' /ism makn/ 3. Menyatakan tempat
Contoh 1 :
J_~ + ; = ;J_~
/laiba/ bermain + prefiks mim = /malabun/ tempat bermain
Dalam kalimat dapat disusun menjadi :
'J';J'- J_~ ~ ;J_~
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
/al-auldu yalabu fi malabin/ anak-anak sedang bermain di tempat bermain.
Contoh 2 :
4~~ + ; = ;4~~
/kataba/ menulis + prefiks mim = /maktabun/ tempat menulis
Jika disusun dalam kalimat menjadi :
'J='J~ 4~~ _J ;4~~
/at-tlibu yaktubu ala maktabin/ siswa itu menulis di atas meja tulis
Ism/ nomina._- /malabun/ dan =--/maktabun/ merupakan nomina yang
berasal dari bentuk dasar tiga huruf. Kemudian verba/fil bentuk dasar tersebut
mendapat prefiks /sbiq mim sehingga maknanya menyatakan sesuatu yang
menunjukkan tempat.
4. Menyatakan waktu ' ') / ism zamn/(
Contoh 1 :
_,~ + ; = ;_,~
/garaba/ terbenam + prefiks mim = /magrib/ waktu terbenam
Dalam kalimat dapat disusun seperti :
_, 'J~ ~ ;_,~
/hadara l- daifu fi magribin/ tamu itu datang pada waktu maghrib.
Nomina _- /magrib/ pada kalimat di atas merupakan nomina yang berasal
dari verba / fil tiga huruf. Dengan adanya penambahan prefiks /sbiq mim pada
bentuk dasar tersebut, maka maknanya menyatakan masa/ waktu.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
5. Menyatakan alat ' '.-)/ ism alat/(
Contoh:
~~_ + ; = ;~~'_
/fataha/ membuka + prefiks mim = /mifthun/ kunci
Dalam kalimat dapat disusun sebagai berikut:
'J;J- ~~_ -;J'~' ~'J;~~'_
/al-waladu yaftahu dulban bi -l-mifthi/ anak laki-laki itu membuka lemari dengan
kunci.
Nomina mifthun berasal dari bentuk dasar verba tiga huruf/ fil sli. Bentuk dasar
ini kemudian digabungkan dengan prefiks (as-sbiq) mim sehingga maknanya
menyatakan alat yang digunakan.

4.5.1.2 Infiks (az-ziydah) alif
Infiks ( az-ziydah) alif memiliki 2 makna yaitu :
1. Resiprokal ('=- / musyrakah)
Contoh :
,~ + ' = ',~
/daraba/ memukul + infiks alif = /draba/saling memukul
Dalam kalimat dapat disusun sebagai berikut:
',~ _J '_;-
/draba aliyyun Ahmada/ Ali dan Ahmad saling memukul

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh lain:
' ~_ 'J,J'Q
/faha l- rajulni/ dua orang laki-laki itu saling bersalaman.
Verba/ fil '- /draba/ dan ' -_ /faha/ merupakan bentuk fil/ verba
yang berasal dari bentuk dasar tiga huruf/ fil sli . Bentuk dasar tersebut kemudian
mendapat tambahan infiks/ziydah alif. Gabungan infiks tersebut dengan bentuk
dasarnya menyatakan makna resiprokal.
' -'_.ism fi/l) 2. Nomina Pelaku ( /
Contoh :
,_ + ' = ,'_
/rajaa/ pulang + infiks alif = /rjiun/ orang yang pulang

Jika disusun dalam kalimat maka dapat disusun sebagai berikut :
-; ,'_ 'J ~~-
/huwa rjiun il baytihi/ dia orang yang pulang ke rumahnya.
Q_ + ' = Q'_
/najaha/ menang + infiks alif = /njihun/ orang yang menang.
Jika disusun dalam kalimat maka dapat disusun sebagai berikut :
~,_ 'JQ'_ ;Q 'J!;~_'Q
/fariha l- njihu min-l- imtihni/orang yang lulus dari ujian itu pulang dengan
gembira
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Nomina/ism '__ /rjiun/ dan '__ /njihun/ berasal dari verba dasar tiga
huruf/ fil sli . bentuk dasar ini kemudian bergabung dengan infiks alif dan
membentuk nomina untuk menyatakan makna pelaku.

4.5.1.3 Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) mim dan ta marbtah (- -)
Konfiks mim dan ta marbtah mempunyai makna alat, contoh:
Q=, + ;- - = ;Q=,-
/atara/ menggaris + konfiks mim dan ta marbtah = /mistaratun/ penggaris
Jika disusun dalam kalimat maka menjadi :
!Q~, 'J~J;- ;Q=,-
/isytara -l-tilmi:i mistaratan/ murid itu membeli penggaris.
Ism/nomina =- /mistaratun/ merupakan nomina yang berasal dari bentuk
dasar verba tiga huruf. Bentuk dasar ini kemudian mendapat tambahan konfiks (;--/
mim dan ta marbtah) dan menyatakan alat yang digunakan.

4.5.1.4 Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) mim dan waw (-,)
Konfiks mim dan waw mempunyai makna sesuatu yang dikenai perbuatan
(-_,. -- / mafl bihi/).
Contoh :
Q;_ + ;- ;= ;Q;;_
/samia/ mendengar

+ konfiks mim dan waw = /masmun/ yang didengar
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Penambahan morfem mim dan waw di awal kalimat _/samia/ mendengar
menjadi

,_ /masmun/ yang mengandung makna sesuatu yang didengar.
Jika disusun dalam kalimat menjadi :
;~- _, ;Q;;_
/autahu gairi masmin/ suaranya tidak dapat didengar
~= + ;- ; = ;_~;~
/habba/ mencintai + konfiks mim dan waw = /mahbbun/ dicintai
Penambahan morfem mim dan waw di awal kalimat _-/habba/ mencintai menjadi

_-,- /mahbbun/ yang mengandung makna sesuatu yang dicintai.
'J';, 'J';Q ;_~;~
/al-amir -l-amin mahbbun/ pemimpin yang jujur dicintai
Nomina ,_ /masmun/ dan _-,-/mahbbun/ merupakan nomina yang
berasal dari tiga verba tiga konsonan. Kemudian verba tiga konsonan itu mendapat
tambahan berupa gabungan afiks mim dan waw sehingga maknanya menyatakan
sesuatu yang dikenai pekerjaan.

4.5.1.5 Konfiks ( as-sbiq wa-al- lhiq) mim dan alif (- ')
Konfiks mim dan alif apabila bergabung dengan bentuk dasar, maka
gabungan tersebut menyatakan makna alat yang digunakan, contoh:
~~_ + ; ' = ;~~'_
/fataha/membuka + konfiks mim dan alif = /mifthun/ kunci
Jika disusun dalam kalimat menjadi:
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
- ~_;J 'J;~~'_
/hiya tahmilu -l-miftha/ dia (perempuan) membawa kunci
_,~ + ;- ' = ;_,'~
/harasa/ membajak+ konfiks mim dan alif = /mihrsun/alat bajak
Jika disusun dalam kalimat menjadi :
'J,',_ _,~ 'J;_,'~
/az-zri yahrisu -l-mihrsa/ petani itu membajak dengan alat bajak
Nomina --'_ /mifthun/ dan _'- /mihrsun/ merupakan nomina yang berasal
dari bentuk dasar verba tiga huruf. Kemudian bentuk dasar ini mendapat tambahan
afiks berupa gabungan afiks mim dan alif. Gabungan tersebut menyatakan alat yang
digunakan.

4.5.2 Makna Gramatikal (_, ;_Q;/ardun manaw /)Afiksasi ism (Nomina)
Berbasis Adjektiva
a. Prefiks (as-sbiq) hamzah : ('--)
Apabila prefiks/sbiq hamzah bergabung dengan bentuk dasar adjektiva
maka gabungan tersebut menghasilkan makna :
-_-/ mutaaddi/ ). a. Transitif (
Contoh:
'4,; _J '~'-
/akrama aliyyun abhu/ Ali memuliakan ayahnya
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Adjektiv akrama apabila bergabung dengan prefiks hamzah maka gabungan tersebut
menyatakan makna transitif.
b. Menyatakan bersangatan ( '.-'._-/ al-mubalagah/)
Contoh :
'~,- 'J-;'-
/abradu -l-hawu/ udara sangat dingin
Contoh lain :
!Q;- Q_, _J
/ iswadda syaru aliyyin/ rambut si Ali sangat hitam
Lazimnya prefiks /sbiq ini apabila bergabung dengan adjektiva digunakan untuk
menunjukkan warna. Adjektiva abrada dan iswadda bergabung dengan prefiks
hamzah menyatakan makna yang bersangatan.
'-. /afdalu min). c. Menyatakan lebih dari (
Contoh:
-; '4~, ;Q '_-
/ huwa akbaru min akhihi/ dia lebi besar dari saudara laki-lakinya
Contoh lain;
'J,,- '; '_, ;Q 'J,,- Q;;=,
/al-jaziratu Jaw asgaru min-l- jazirati sumatr/ pulau Jawa lebih kecil dari pulau
Sumatera
Adjektiva akbara bergabung dengan prefiks/ sbiq hamzah , maka gabungan tersebut
menyatakan makna lebih.
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
b. Infiks (az-ziydah) alif (-- '--) :
Apabila infiks alif bergabung dengan bentuk dasar adjektiva maka gabungan
tersebut menghasilkan makna :
a. Pelaku ( ' -'_./ ism fil)
Contoh:
-; ~', ';Q
/huwa tjirun aminun/ dia seorang pengusaha yang jujur

Contoh lain:
- ='J~- ;~---
/hiya tlibatun mujtahidatun/ dia seorang mahasiswi yang rajin

4.5.3 Makna Gramatikal (_, ;_Q;/ardun manaw /) Afiksasi ism (Nomina)
Berbasis Nomina (ism)
a. Konfiks (as-sbiq wa al- lhiq) alif dan nun (-- 'Q) :
Apabila konfiks alif dan nun bergabung dengan bentuk dasar ism/ nomina itu
sendiri maka gabungan tersebut menyatakan makna:
- dual -, /musann/
Contoh :
'J='J~'Q -'4,'Q -,;Q-;'
/at-talibni yu:kirni durusahum/ dua orang mahasiswa itu mengulangi
pelajarannya
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Contoh lain:
'J~Q~'Q ~J_~'Q ~ 'J_-_-
/al-bintni talabni fi-l- hadiqati/ dua orang anak perempuan itu bermain di
kebun
'JQ',_'Q ;_~;'Q
/as-sriqni maqbdni/dua orang pencuri laki-laki itu ditangkap

b. Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) waw dan nun (-- ;Q) :
'J;;;Q;Q =_;Q 'JJ- ;,Q;J-
/al-mukminna yutina l-laha wa raslahu/ orang-orang yang beriman taat
kepada Allah dan RasulNya,
_, 'J;_',;Q _;- 'J;;~;,'J~,~;-
/hadara-l- muhdirna qimmata-l- mutamar-l- tarbiyyati/ para dosen itu
menghadiri konferensi puncak pendidikan

c. Konfiks (as-sbiq wa al-lhiq) alif dan ta (--'~) :
'J='J~'~ ~_J;Q 'JJ_- 'J_,~-
/at-tlibtu yataallamna -l-lugat-l-arabiyyata/ para mahasiswi itu belajar bahasa
Arab
'J_';J'~ _;JQ _;J' Q'Q='
/almiltu yamalna amalan nsyitn/ para pekerja itu bekerja secara sungguh-
sungguh
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Di dalam bahasa Arab dikenal tiga macam jenis kata yaitu: verba (fil),
nomina (ism) yang termasuk di dalamnya adjektiva (/ --/ ifah/ifat/), adverbia
(-_,. /mafl/) dan pronomina ('.',/ ad-damir/) serta partikel (_-/harf/)
(Sulaiman, 1981 : 29). Verba/ fil dalam bahasa Arab ditinjau dari segi bentuknya
dapat dibedakan menjadi dua yaitu mujarrad (yang belum mendapat penambahan
afiks) dan mazid (yang telah mendapat penambahan afiks). Ditinjau dari segi jumlah
hurufnya juga dibagi kepada dua yaitu sulsi (tiga huruf) dan rubiyy (empat huruf)
(Ysn, 1996 : 29). Selanjutnya dari verba tiga dan empat huruf tersebut dapat
dibentuk berbagai macam kata. Oleh karena jenis kata dalam bahasa Arab hanya
dibagi ke dalam tiga bagian maka pembentukan kata hanya dikenal bentukan verba
deverbal (verba yang dibentuk dari verba), nomina deverbal (nomina yang dibentuk
dari verba), dan ada juga bentukan verba denominal (verba yang dibentuk dari
nomina) , namun untuk bentukan yang terakhir ini jumlahnya terbatas. Harf tidak
termasuk dalam kelompok yang mengalami proses pembentukan dalam proses
ziydah.







Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan
Sesuai dengan analisis data dan hasil penelitian yang telah dilakukan
mengenai afiks/ ahruf l-ziydah dalam bahasa Arab maka dapatlah ditarik beberapa
simpulan:
Untuk membentuk nomina dalam bahasa Arab dapat dibentuk dari bentuk
dasar verba dan adjektiva dengan penambahan afiks. Afiks /ahruf-l- ziydah tersebut
dapat ditambahkan dari bentuk dasar verba, adjektiva maupun bentuk dasar nomina
itu sendiri.
Proses afiksasi dalam bahasa Arab dapat dibentuk dari bentuk dasar verba/fil
dengan penambahan prefiks/awalan(as-sbiq), infiks/sisipan (az-ziydah), dan
konfiks/awalan dan akhiran (as-sbiq wa al-lhiq). Prefiks dan infiks yang
digunakan untuk membentuk nomina/ism dari bentuk dasar verba/ fil terdiri dari
prefiks mim dan infiks alif, serta konfiks mim dan ta, konfiks mim dan waw dan
konfiks mim dan alif. Penambahan afiks dari bentuk dasar adjektiva terdiri dari
prefiks hamzah dan infiks alif sedangkan penambahan afiks/ ahruf-l- ziydah dari
bentuk dasar nomina/ism terdiri dari sufiks ya syaddah, konfiks alif dan nun, waw
dan nun, ya dan nun serta alif dan ta.
Makna gramatikal (_ _,/gardun manawi /) dari proses afiksasi dari
bentuk dasar verba/fil memiliki 5 (lima) makna yaitu : (1). Nomina pelaku (ism
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009

5.2 Saran
Penelitian afiks/ahruf-l-ziydah dalam bahasa Arab dan pengaruhnya terhadap
makna yang peneliti lakukan hanyalah merupakan salah satu aspek morfologi.
Dengan demikian penelitian dari aspek lain masih perlu dilakukan, agar dapat dilihat
lebih lanjut dan rinci tenang perilaku morfologis bahasa Arab secara keseluruhan
yang belum terungkap dalam penelitian ini.
Penelitian afiks dalam bahasa Arab ini merupakan langkah awal yang
dilakukan peneliti. Mudah-mudahan peneliti lain bisa meneruskannya untuk lebih
mendalam lagi.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
DAFTAR PUSTAKA

Al-Hamalw, Ahmad.1953. Kitbu Sya: -l-Urfi fi Fanni l-arf. Beirt: Dr el-
Kutub ilmyyah.

Al- Khauli, Muhammad Ali.1982. A Dictionary of Theorical Linguistic (English-
Arabic). Libanon : Librarie du Liban.

Al-Wasilah, A.Chaedar.1993. Linguistik Suatu Pengantar. Bandung : Angkasa.

Alwi, Hasan.dkk.1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Edisi ke-3.

Arsyad , Azhari, 2003. Bahasa Arab dan Metode Penggunaannya. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.

Arifin, Zaenal, HM. Junaiyah.2007. Morfologi: Bentuk, Makna dan Fungsi.
Jakarta: Grasindo.

Bauer, L.1987. English-Word- Formation. Cambridge : Cambridge University.

Bungin, Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media
Group.

Chaer, Abdul.1994. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta.

Chomsky, N.1976. On The Goals Of Linguistic Theori dalam Psycholinguistic:A
book of Reading. New York: Holt Rinehart and Wiston.

___________1976. Studies on Semantic in Generative Grammar. The Hague:
Mouton.

Departemen Pdan K. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

Djajasudarma , Fatimah.1993. Metode Linguistik Ancangan Metode Penelitian dan
Kajian. Bandung : Eresco.

El Dahdah, Antoine. 1992. A Dictionary Universal Arabic Grammar Arabic-English.
Beirut : Librairie Libanon.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Gulyain, Mutaf.1987. Jmiu -l-Dursi al-Arabiyyati. Beirut: Al-Maktabah al-
Aryyah.

Hadeli. 2006. Metode Penelitian Kependidikan. Jakarta: Quantum Teacing.

Hasan, Tamm.1979. al- Lugatu l-lArabiyyati Manha wa Mabnha. Beirt: Al-
Haiah al-Miryyah al-Ammah li al-Kitb.

Hockett, C.A.1959. A Course in Modren Linguistic. New York: McMillan.

Hartman, R.R.K.et.al.1972. Dictionary of Language and Linguistic. London: Applied
Science Publisher.

Jufrizal.1999. Makna Fil uli mazid dalam bahasa Arab (Skripsi). Medan :
Universitas Sumatera Utara.

Katamba, Francis.1994. Morphology: Modren Linguistics. London: The Macmillan
Press. Ltd

Khudri, Muhammad. 2004. Afik Derivatif dalam Bahasa Arab (skripsi). Medan:
Universitas Sumatera Utara

Kridalaksana, H. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

____________. 1996. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta:
Gramedia.

Less. R.B.1998. The Grammar Of English Nominalization. University of Michigan
Press

Malf , Louis.1992. al-Munjidu fi -l-Lugah wa -l-Almi. Beirt: Dr al-Masyriq.

Matthews, PH. 1997. Morphology : An Introduction to the Theory of Word-Structure.
Cambridge: Cambridge University.

Moeliono, A.M.1985. Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Rancangan Alternatif
di Dalam Perencanaan Bahasa. Jakarta: Djambatan.

Nida, E.A.1962. Morphology. Ann: The University of Michigan Press.

Nimah, Fuad. 1997. Mulakhkhasu Qawidi -l-Lugati-l-Arabiyyati. Beirt : Dr as-
Saqfah al-Islmyyah.

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Parera, J.D.1994. Morfologi Bahasa. Jakarta : Gramedia.

Ramlan, M.1983. Bahasa Indonesia, Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif.
Yogyakarta : CV Cukaryono.

Ramadani, Sri. 2006. Nominalisasi dalam Bahasa Arab (Skripsi). Medan :
Universitas Sumatera Utara.

Samsuri. 1987. Analisis Bahasa. Jakarta : Erlangga. Cet.ke-7.

Shadily, Hasan dan Echols, J.M 1996. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta : Gramedia.

Sumardi, Mulyanto. Dkk. 1974. Pengajaran Bahasa Asing . Jakarta : Bulan Bintang

Suryabarata, Sumardi.1983. Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali.

Syhin, Taufq Muhammad. 1980. Awmiul -l-Tanmiyati li- l-Lugati al-Arabiyyati.
Kairo: Maktabah Wahbah.

Verhaar, J.W.M.1989. Pengantar Linguistik. Gajah Mada University Press:
Yogyakarta.

Vendler, Z. 1968. Adjectives and Nominalization. The Hague: Mouton

Wf, Al Abd -l-Whid.1962. Fiqhu Lugati. Kairo: Lajnah -al-Bayn -al-
Arabyyah

Warson, Munawwir. 1994. Qms Munawwir. Mahad al-Munawwir Krapyak:
Yogyakarta

Ysn, Hfiz .1996. Ittihfu-l-]arf fi ilm -l-arfi. Suria: Dar al-Aomai












Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Lampiran 1
Pedoman Transliterasi
Transliterasi kata-kata Arab yang dipakai dalam penyusunan tesis ini
berpedoman pada ketentuan yang ada pada tabel di bawah ini:
I. Konsonan Tunggal
Huruf
Arab

Nama

Huruf latin

Nama
1 2 3 4
' alif tidak dilambangkan tidak dilambangkan
~ ba b be
~ ta t te
~ sa s es (dengan titik di atas)
jim j je
_ h h ha (dengan titik di bawah)
_ kha kh ka dan ha
- dal d de
- zal z zet (dengan titik di atas)
, ra r er
, zai z zet
Q sin s es
Q syin sy es dan ye
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
sad es (dengan titik di bawah)
dad de (dengan titik di bawah)
= ta t te (dengan titik di bawah)
= za zet (dengan titik di bawah)
_ ain koma terbalik di atas
_ gain g ge (dengan titik di atas)
~ fa f ef
_ qaf q qi
4 kaf k ka
J lam l el
; mim m em
Q nun n en
; waw w we
- ha h ha
- hamzah apostrof
ya y ye

II. Konsonan Rangkap karena Syaddah ditulis rangkap
;~_--- ditulis mutaaddidah
_-- ditulis iddah

Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
III. Ta marbah di akhir kata
i. Bila dimatikan tulis h
_4;- ditulis hikmah
,- ditulis jizyah
Ketentuan ini tidak diperlukan kata-kata Arab yang sudah terserap ke dalam
bahasa Indonesia, seperti zakat, salat dan sebagainya, kecuali bila dikehendaki
lafal aslinya.
ii. Bila diikuti dengan kata sandang al serta bacaan kedua itu terpisah, maka
ditulis dengan h
4,';- 'J';J'- dtulis karmah al-auliya
iii. Bila ta marbtah hidup atau dengan harakat fathah, kasrah dan dammah
ditulis t
,4'- 'J~=, ditulis zakt al-fitr

IV. Vokal Pendek
_____ ___ fathah ditulis a
_____ ___ kasrah ditulis i
________ dammah ditulis u

V. Vokal Panjang
1. fathah +alif ditulis
4~'~) ditulis kitb (
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
2. fathah + ya sukun ditulis
(~QQ) ditulis tans
3.kasrah + ya sukun ditulis
(4,;) ditulis
karim
4. dammah+ waw sukun ditulis
(Q;_) ditulis
squn
VI. Vokal Rangkap
1. Fathah + ya sukun ditulis ai
(~Q4;) ditulis bainakum
2. fathah + waw sukun ditulis au
(_;J) ditulis qaul

VII. Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof
''Q~; ditulis aantum
'_-~ ditulis u iddat
JQ Q4,~; ditulis lain syakartum

VIII. Kata Sandang Alif + Lam
i. Bila diikuti huruf Qamariyyah
'J4~'~ ditulis al-kitb
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
Kamalia : Afiks/Ahruf Ziydah Dalam Bahasa Arab Dan Pengaruhnya Terhadap Perubahan Makna : Analisis
Morfologi, 2009
'J;_,~ ditulis al-magrib
ii. Bila diikuti huruf Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf
syamsiyyah yang mengikutinya, serta menghilangkan huruf elnya.
'JQ;'- ditulis as-sam
'JQ;Q ditulis asy-syams