Anda di halaman 1dari 4

Materi Kuliah : HOST, AGENT, DAN ENVIRONMENT

Oleh : Dian Kusuma Astuti Inang Miki Hapsari Mustamiratun Nur Hasni Fauzan Ranisti Setia Putri Wikan Sinung Arief R

POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA GIZI 2010

Pengertian Host, Agent dan Environment


A. PENGERTIAN HOST Host atau biasa disebut induk semang atau pejamu Host adalah manusia atau mahluk hidup lainnya , yang menjadi tempat terjadi proses alamiah perkembangan penyakit B. PENGERTIAN AGENT Agent adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia/individu/masyarakat. Agen adalah unsur , organisme hidup atau kuman infektif yang dapat menyebabkan tejadinya suatu penyakit. C.PENGERTIAN ENVIRONMENT Environment adalah segala sesuatu ataupun kondisi di sekitar ruang lingkup kehidupan manusia/individu/binatang. Diantaranya lingkungan fisik, biologi dan sosial. Lingkungan adalah semua faktor luar dari suatu individu yang dapat berupa lingkungan fisik, biologik dan sosial. Karakteristik Host, Agent dan Environment A. KARAKTERISTIK PEJAMU ( HOST ) Manusia mempunyai karakteristik tersendiri dalam menghadapi ancaman penyakit, berupa : a. Resistensi : kemampuan untuk bertahan terhadap suatu infeksi. b. Imunitas :kemampuan host untuk mengembangkan respon imunologis, baik secara alamiah maupun perolehan sehingga tubuh kebal terhadap suatu penyakit. c. Infektifnes ( Infectiousness ): potensi pejamu yang terinfeksi untuk menularkan penyakit kepada orang lain.

B. KARAKTERISTIK PENYEBAB (AGENT ) 1. Infektivitas : kesanggupan agen untuk beradaptasi terhadap lingkungan pejamu untuk mampu dan berkembang biak dalam jaringan pejamu. 2. Patogenisitas : kesanggupan agen untuk menimbulkan reaksi klinik khusus yang patologis setelah terjadi infeksi pada host. Dengan kata lain : Jumlah kasus penyakit/ penderita dibagi dengan jumlah orang yang terinfeksi. 3. Virulensi : kesanggupan agen untuk menghasilkan reaksi patologis yang berat yang selanjutnya mungkin menyebabkan kematian. Dengan kata lain : jumlah kasus yang berat dan fatal dibagi jumlah semua kasus penyakit tertentu. 4. Toksisitas : kesanggupan agen untuk memproduksi reaksi kimia yang toksis dari substansi kimia yang dibuatnya . 5. Invasitas : kemampuan agen untuk melakukan penetrasi dan menyebar setelah memasuki jaringan. 6. Antigenisitas : kesanggupan agen untuk merangsang reaksi imunologis dalam pejamu. B. KARAKTERISTIK LINGKUNGAN 1. Topografi : situasi lokasi tertentu , baik natural atau buatan manusia yang mungkin mempengaruhi terjadinya dan penyebaran suatu penyakit tertentu. 2. Geografis : keadaan yang berhubungan dengan struktur geologi dan bumi yang berhubungan dengan kejadian penyakit.

Hubungan Antara Host, Agent, dan Environment

1 A E H

2 H A E A E

4 H A E A

H E

1. Sehat, keadaan seimbang H, A & E 2. Sakit, krn adanya peningkatan A infeksius (contoh : mutasi influenza virus) 3. Sakit, krn peningkatan susceptibility pd populasi (contoh : peningkatan jml anak rentan campak) 4. Sakit, krn perubahan E yg menguntungkan A (contoh : bencana tsunami) 5. Sakit, krn perubahan E yg menyebabkan turunnya dy tahan tubuh (contoh : polusi udara) Hubungan host, agent, dan environment dalam menimbulkan penyakit amat kompleks dan majemuk. Disebutkan bahwa ketiga faktor ini saling mempengaruhi, dimana pejamu dan bibit penyakit saling berlomba untuk menarik keuntungan dari lingkugan yang diibaratkan sebagai timbangan. Disini pejamu dan agent penyakit berada di ujung masing-masing tuas, sedangkan lingkungan sebagai penumpunya.