Anda di halaman 1dari 14

PENATALAKSANAAN UNTUK HIPERTIROID

Tujuan terapi hipertiroidisme adalah mengurangi sekresi kelenjar tiroid. Sasaran terapi dengan menekan produksi hormon tiroid atau merusak jaringan kelenjar dengan (dengan yodium radioaktif atau pengangkatan kelenjar) (Cooper, 2005).

Terapi Farmakologi
Ada 4 golongan penghambat sintesis hormon tiroid 1. Antitiroid, menghambat sintesis tiroid secara langsung 2. Penghambat ion, memblok mekanisme transpor iodida 3. Iodium dengan konsentrasi tinggi, yang dapat mengurangi sintesis dan pengeluaran hormon dari kelenjarnya 4. Iodium radioaktif, yang merusak kelenjar dengan radiasi ionisasi

Antitiroid
bekerja dengan cara menghambat pengikatan (inkorporasi) yodium pada TBG (thyroxine binding globulin) sehingga akan menghambat sekresi TSH (Thyreoid Stimulating Hormone) sehingga mengakibatkan berkurang produksi atau sekresi hormon tiroid Antitiroid digunakan untuk :
mempertahankan remisi pada straumadengan tirotoksikkosis mengendalikan kadar hormon pada pasien yang mendapat yodium radioaktif menjelang pengangkatan tiroid (Anonim, 2000).

Adapun obat-obat yang temasuk obat antitiroid adalah Propiltiourasil, Methimazole, Karbimazol.

1. Propiltiourasil (PTU)
Mekanisme kerja 1. mengambat proses inkorporasi iodium pada residu tirosil dari tiroglobulin 2. menghambat penggabungan residu iodotirosil untuk membentuk iodotironin melalui penghambatan enzim peroksidase 3. menghambat deiodinasi T4 menjadi T3 di jaringan perifer

Efek samping
Agranulositosis Purpura Papular rash Nyeri dan kaku sendi Hepatitis Nefritis

2. Methimazole - Mekanisme kerja mekanisme kerja hampir sama dengan PTU, tetapi tidak menghambat deiodinasi T4 menjadi T3 di jaringan perifer.

- Efek samping 1. Agranulositosis 2. Purpura 3. Papular rash 4. Nyeri dan kaku sendi

5. Sakit kepala, vertigo 6. Mual muntah 7. Konstipasi nyeri lambung 8. Edema

Penghambat Transpor Ion Iodida


Menghambat transpor aktif ion iodida ke dalam kelenjar tiroid Berupa anion monovalen yang bentuk hidratnya mempunyai ukuran hampir sebesar hidrat ion iodida, mis. Tiosianat (SCN-) , Perklorat (ClO4-) , dan fluorborat (BF4-) Dapat menimbulkan goiter

Mekanisme kerja obat ini sengan menghambat secara kompetitif Natrium-Iodide symporter yang dapatmenghambat masuknya iodiu Efek samping :
Dapat menimbulkan anemia aplastik Demam Kelainan kulit Iritasi usus Agranulositosis

Iodida
Diperlukan dalam jumlah kecil Peran iodida dalam tiroid
Diperlukan dalam biosintesis hormon tiroid Menghambat proses transpor aktifnya sendiri ke dalam tiroid Bila iodium di dalam tiroid terdapat dalam jumlah banyak terjadi hambatan sintesis iodotironin dan iodotirosin melalui peningkatan iodolipid yg menyebabkan uotake iodium dan sintesis hormon berkurang
Wolf-Chaikoff Effect

Iodida terutama digunakan bersama obat antitiroid untuk persiapan operasi tiroid Iodida sebaiknya tidak digunakan sebagai terapi tunggal karena tidak dapat sepenuhnya mengendalikan gejala hipertiroidisme Iodida sebaiknya tidak diberikan pada wanita hamil karena dapat menembus sawar darah plasenta dan menyebabkan goiter pada fetus Efek samping
Hipersensitivitas Gangguan saluran cerna

Iodium Radioaktif
Paling sering digunakan : I131 I131 memancarkan sinar dan . Daya tembus sinar max. hanya 2 mm tetapi kira-kira 90% menyebabkan destruksi sel. Sinar digunakan untuk pengukuran jumlah isotop yang telah diserap tiroid
Radioisotop I ikut terpakai dalam biosintesis hormon tiroid dan terkumpul dalam koloid. Sinar yang dipancarkan mempengaruhi jaringan parenkim sekeliling folikel. Pada gambaran histologi tampak piknosis dan nekrosis sel folikel diikuti oleh hilangnya koloid dan terjadinya fibrosis kelenjar.

Terapi Non-Farmakologi
1. Diet yang diberikan harus tinggi kalori, yaitu memberikan kalori 2600-3000 kalori per hari baik dari makanan maupun dari suplemen. 2. Konsumsi protein harus tinggi yaitu 100-125 gr (2,5 gr/kg berat badan ) per hari untuk mengatasi proses pemecahan protein jaringan seperti susu dan telur. 3. Olah raga secara teratur. 4. Mengurangi rokok, alkohol dan kafein yang dapat meningkatkan kadar metabolisme.

Tindakan Operatif
Isthmulobectomy : mengangkat isthmus Lobectomy : mengangkat 1 lobus, bila subtotal sisa 3 gram Tiroidectomy total : mengangkat semua kelenjar tiroid Tiroidectomy subtotal bilateral : mengangkat sebagian lobus kanan dan lobus kiri RND (Radical Neck Dissection) : mengangkat seluruh jaringan limfoid pada leher sisi yang bersangkutan dengan menyertakan N. accesorius, V. jugularis externa & interna, M. sternocleidomastoideus, dan M. omohyoideus serta kelenjar ludah submandibularis.