P. 1
Kelebihan dan Kekurangan Red Hat 9 Linux

Kelebihan dan Kekurangan Red Hat 9 Linux

|Views: 4,793|Likes:
Dipublikasikan oleh Ranugal
Sharing Informasi Red Hat 9
Sharing Informasi Red Hat 9

More info:

Published by: Ranugal on May 09, 2012
Hak Cipta:Attribution

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

1

2

1. FlashBack Red Hat Linux (RHL), buatan perusahaan Red Hat, Inc., adalah sistem operasi Linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004. Red Hat Linux 1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut "Red Hat Commercial Linux" merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager, yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE Linux. Sejak 2003, Red Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007. Fedora Project Fedora Project adalah kelompok/komunitas yang bertanggung jawab memproduksi sistem operasi Fedora. Proyek ini adalah hasil penggabungan antara Red Hat Linux (RHL) dan proyek Fedora Linux (yang lama) pada bulan September 2003, dan secara resmi disponsori oleh Red Hat. Proyek Fedora Linux yang lama (yang didirikan sejak Desember 2002 oleh Warren Togami, mahasiswa University of Hawaii Computer Science) telah mengembangkan paketpaket tambahan untuk distro Red Hat Linux (RHL 8, RHL 9, FC 1, FC 2) sebelum menjadi bagian dari Fedora Project. Fedora Project merupakan proyek pengembangan Linux yang dirancang oleh Red Hat Inc. dan dikembangkan secara terbuka oleh komunitas pengembang Linux. Peranan Red Hat dalam proyek ini lebih sebagai arsitek terhadap paket-paket apa saja yang akan dikembangkan dan penyedia sumber daya yang akan digunakan para pengembangnya. Red Hat sendiri bermaksud menjadikan Fedora Project sarana untuk mengembangkan dan mematangkan teknologi yang nantinya akan digunakan pada Red Hat Enterprise Linux versi berikutnya, seperti hubungan pengembangan yang terjadi sebelumnya antara Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat Linux. Perbedaan utama antara Fedora Project dan Red Hat Enterprise Linux sebelumnya adalah Red Hat tidak lagi menyediakan dukungan update terhadap security updates, bugs updates, dan new

3 feature updates untuk pengguna Fedora. Red Hat juga tidak akan menyediakan dukungan teknik apapun kepada pengguna Fedora, baik melalui web, e-mail, maupun telepon seperti yang disediakan terhadap produk Red Hat Enterprise Linux. Secara keseluruhan, Fedora Project adalah produk yang tidak didukung langsung oleh Red Hat, sehingga Red Hat tidak perlu menghabiskan sumber daya yang cukup banyak dalam proyek tersebut. Fedora Project sendiri telah mengeluarkan beberapa versi beta yang bisa dikatakan merupakan kelanjutan dari Red Hat Linux 9.0, yaitu Fedora Core 1.0 pada 5 November 2003. Project ini memiliki periode waktu pengembangan yang lebih cepat, yaitu 4-6 bulan, dibandingkan Red Hat Linux yang membutuhkan 6-8 bulan atau Red Hat Enterprise Linux yang membutuhkan 1218 bulan. Sementara itu, usia hidup produknya boleh dibilang sangat singkat, yaitu 2-3 bulan dari release produk terbarunya dibandingkan dengan lifetime produk Red Hat Enterprise Linux yang mencapai 5 tahun. Red Hat pada masa sebelumnya telah berkembang dari GNU, hingga Ke GPL, namun sekarang telah diKomersialkan dan telah berbayar oleh beberapa Hak Paten Perusahaan tertentu, seperti ‘Mikrotik’ bahkan ‘Fedora’. Ini dikarenakan Red Hat yang terfokus pada Operasi jaringan dan keakuratannya dalam penanganan berkas. Tapi bagi para User, masih dapat menggunakan versi GNU dan GPL.

2. Rilis A. Red Hat Linux 1.0 (Mother's Day), 3 November 1994, kernel linux 1.2.8) 1.1 (Mother's Day+0.1), 1 Agustus 1995, kernel 1.2.11 2.0, 20 September 1995, kernel 1.2.13-2 2.1, 23 November 1995, kernel 1.2.13 3.0.3 (Picasso), 1 Mei 1996 - rilis pertama yang mendukung DEC Alpha 4.0 (Colgate), 3 Oktober 1996, kernel 2.0.18 - rilis pertama yang mendukung SPARC 4.1 (Vanderbilt), 3 Februari 1997, kernel 2.0.27 4.2 (Biltmore), 19 Mei 1997, kernel 2.0.30-2 5.0 (Hurricane), 1 Desember 1997, kernel 2.0.32-2 5.1 (Manhattan), 22 Mei 1998, kernel 2.0.34-0.6 5.2 (Apollo), 2 November 1998, kernel 2.0.36-0.7 6.0 (Hedwig), 26 April 1999, kernel 2.2.5-15 6.1 (Cartman), 4 Oktober 1999, kernel 2.2.12-20 6.2 (Zoot), 3 April 2000, kernel 2.2.14-5.0) 7 (Guinness), 25 September 2000 (rilis ini dinamai "7" bukan "7.0"), kernel 2.2.16-22 7.1 (Seawolf), 16 April 2001, kernel 2.4.2-2 7.2 (Enigma), 22 Oktober 2001, kernel 2.4.7-10, dan 2.4.9-21smp 7.3 (Valhalla), 6 Mei 2002, kernel 2.4.18-3 8.0 (Psyche), 30 September 2002, kernel 2.4.18-14 9 (Shrike), 31 Maret 2003, kernel 2.4.20-8 (rilis ini dinamai "9" bukan "9.0") B. Red Hat Enterprise Linux Red hat Linux Enterprise 6.2 Beta 06 Oktober 2011 Red Hat Linux 6.2E (Zoot), 27 Maret 2000 Red Hat Enterprise Linux 2.1 AS (Pensacola), 26 Maret 2002 Red Hat Enterprise Linux 2.1 ES (Panama), Mei 2003 Red Hat Enterprise Linux 3 (Taroon), 22 Oktober 2003, kernel 2.4.21-4 Pemutakhiran ke 1, 16 Januari 2004 kernel 2.4.21-9 Pemutakhiran ke 2, 18 Mei 2004 Pemutakhiran ke 3, 3 September 2004 Pemutakhiran ke 4, 21 Desember 2004 Pemutakhiran ke 5, 20 Mei 2005, kernel 2.4.21-32 Pemutakhiran ke 6, 28 September 2005, kernel 2.4.21-35 Pemutakhiran ke 7, 15 Maret 2006 Pemutakhiran ke 8, 20 Juli 2006, kernel 2.4.21-47 Pemutakhiran ke 9, 15 Juni 2007, kernel 2.4.21-50

4 Red Hat Enterprise Linux 4 (Nahant), 15 Februari 2005, kernel 2.6.9-5 4.1, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 1, 9 Juni 2005, kernel 2.6.9-11 4.2, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 2, 5 Oktober 2005, kernel 2.6.9-22 4.3, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 3, 7 Maret 2006, kernel 2.6.9-34 4.4, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 4, 11 Agustus 2006 kernel 2.6.9-42 4.5, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 5, 1 Mei 2007 kernel 2.6.9-55 4.6, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 6, 15 November 2007 (Release Notes) kernel 2.6.9-67 4.7, juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 7, 24 Juli 2008 (Release Notes) kernel 2.6.9-78 Red Hat Enterprise Linux 5 (Tikanga), 14 Maret 2007, kernel 2.6.18-8 5.1 (juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 1), 7 November 2007, kernel 2.6.18-53 5.2 (juga dikenal sebagai Pemutakhiran ke 2), 21 Mei 2008, kernel 2.6.18-92 3. Kelebihan/Keuntungan Red Hat (Focus ke- ver 9) A. Desktop - Telah Disertakan ke dalam Multi-Langguage - Penggabungan System Desktop KDE & Gnome

- System GUI Xfce yang dapat dikastemisasi. - Terintegrasi dengan KDE. B. Software - Mozilla 1,21 browser default. - Konqueror (3,1-12) web browser 2 (KDE). - Galeon berbasis Gnome. - Telah mendukung Instant Messaging (GAIM), kompatibel dengan MSN messenger. - Aplikasi perkantoran dengan Open Office. - Masih kurang layaknya Aplikasi Multimedia. - Secara default telah memiliki Aplikasi CD-Burning Software. - Secara default telah memiliki Aplikasi Editing Gambar “GIMP”. Aplikasi yang jauh lebih lengkap peralatan editingnya daripada Paint Milik Windows XP dan Windows Vista.

C. Hardware / System

5 - Terintegrasi dengan software Digital Kamera “Gtkam”, Aplikasi yang mengenal ribuan Perangkat Kamera Digital, yang akan terinstal secara automatis. - Software CUPS, default software untuk pencetakan. - Virtualisasi Penuh (Fully-virtualized) adalah teknik virtualisasi yang digunakan untuk menyimulasikan seluruh fitur perangkat keras, sehingga memungkinkan perangkat lunak dapat berjalan pada virtual machine tanpa adanya modifikasi. Hasilnya adalah sebuah sistem yang mampu mengeksekusi semua perangkat lunak pada perangkat keras yang bisa dijalankan pada Virtual Machine (VM), termasuk semua sistem operasi. - Red Hat telah menghadirkan fungsi Labeled Security Protection Profile (LSPP). Ini merupakan fiture akses pengaturan keamanan. - Sistem operasi yang mudah untuk diupgrade. - Mendukung lebih banyak prosesor & MotherBoard sebagai standar. - Real & Live Multi-Tasking - Telah disempurnakan kemampuan Red Hat untuk dapat bertahan dalam usia jangka panjang tanpa perlu diReboot. - Telah disempurnakan kemampuan Red Hat dalam penanganan debug (kesalahan teknis/system/aplikasi) bilamana terjadi crash, komputer tidak down, namun dipending, log diTrace, dan system kembali Normal. Dst... D. NetWork - Red Hat telah terkonsentrasikan untuk jaringan - Setingan Internet ataupun InternetWireless, konfigurasinya jauh lebih mudah, termasuk dengan Metode Tingkat Tinggi Encrpyt WEP dan SSID. - Pengecekan koneksi NetWork dapat dilakukan via “Shell” / Command Line Tool Contoh : //ifup eth1
//ping host //ifconfig

- Telah Mendukung “rdesktop”, seperti pada Windows Remote Desktop. Dengan versi 1.2.0, ‘port standar’ selain port default 3389. rdesktop yang berfungsi layak seperti MSTSC (Microsoft Terminal Services client). - Telah Terasosiasi penuh dengan Aplikasi Server / Peralatan Administratif - Telah Terasosiasi penuh dengan web-server/ftp-server. * Secara default adalah Apache. - Red Hat Network dapat membuat infrastruktur Linux menjadi deployable, scalable, dan manageable sehingga memungkinkan Total Cost of Ownership (TCO) yg lebih rendah - Kelengkapan Module Red Hat Network : -1 Update -2 Management *Pengelompokan sistem (grouping) *Hak akses sistem *Aksi penjadwalan *Pencarian sistem *Tools untuk perbandingan paket-paket profil *Manajemen multi-platform -3 Provisioning *Bare metal provisioning *Existing state provisioning *Multi-state rollback (includes snapshot-based recovery) *Configuration Management -4 Monitoring *system probes *application probes *custom probe *notification *central status *reporting - Tipe Arsitektuk Red Hat Netwok yang menangani : *Hosted *Proxy Server

6 *Sattelite Server - Ketangguhan Red Hat dalam menangani Fire Wall - Dapat dijadikan Router hingga ke proxy sekaligus - Red Hat Directory Server LDAP (Lightweight Directory Acces Protocol) yg dapat memudahkan manajemen pengguna, menyediakan penyimpanan data yang terpusat untuk semua pengguna, aplikasi, dan informasi jaringan. Dst... E. General - Secara Penuh Open Source Red Hat, kontribusi dari user dapat bekerjasama dengan pengembang Red Hat untuk dapat diperbaharui. - Mengurangi biaya Maintenance dan biaya upgrade - Pemeliharaan memberikan keuntungan - Telah terserifikasi oleh vendor aplikasi Oracle, SAP, VERITAS, CA, BEA dst (yg bersifal GPL & GNU) - Upgrades disediakan tanpa adanya penambahan biaya selama subscription yg dibeli masih berlaku. - Perusahaan dapat meningkatkan return on investment (ROI) dan mengurangi total cost of ownership (TCO) tiap tahunnya, dengan adanya kemudahan Easy to Budget yaitu semua biaya dapat diprediksi secara jelas dan tepat secara tahunan melalui subscription model yang ditawarkan. Infrastruktur yang dinamis. - Paket aplikasi yang murah dari Red Hat. - Pada kennyataanya banyak para ICT-Response (termasuk saya/penulis) menjadikan Red Hat sebagi OS Stand Alone A live, yang dapat dijalankan secara berdiri sendiri melalui media CD/DVD/BlueRay hingga bahkan Flash. Yang dipergunakan sebagai media Boot untuk NetWork dan System Hacking. Dst...

4. Kelemahan/Kekurangan Red Hat (Focus ke- ver 9)

7 - Instalasi & Pemasangan Driver terbaru masih belum didukung secara penuh (hanya bisa digunakan secara manual) - Masih memiliki problema masalah terhadap Mesin Clas Intel seperti Intel i845, i852, i855 dan i865. - Kekurangan browser pada tahap instalasi default : *Tidak memiliki Java Virtual Machine * Tidak memiliki Shockwave * Tidak memiliki RealPlayer (ini disebut PlugIn, User harus mengkonfigurasinya secara manual) - Kemampuan Coding & Encoding didalam multimedia Video & Audio masih kurang terterapkan. Contoh : Encode/Decode DivX, Flash, Matroska dsb. (Arsitektur OS Red Hat masih terbilang rumit, untuk kastemisasi pemutaran suara dan visual). (Problema ini menyebabkan pemutaran video secara streaming mis youtube menjadi kurang lancar, bahkan terhadap pemutaran player DVD dsb). - Gtkam, Namun dapat dikatakan walau demikian, Aplikasi ini masih jauh lebih rumit penggunaanya. - CD-Burning Software, akan tetapi dengan kapabilitas terbatas. Ini akan terinstal bilamana User tidak menginstal xcdroast. - Akses pergerakan dari titik yang satu ke titik akses nirkabel yang lain (pada wireless) terkadang menimbulkan masalah yang secara Non-Teknis (Alami). - Tidak Seperti OS Windows pada taskbar, Red Hat 9 tidak memiliki Icon kekuatan jaringan pada panel bar Xcfe. - rdesktop dengan versi 1.2.0, hanya dapat terkoneksi dengan Windows 2000/XP/.NET. - Mesin Pencetak (Printer) masih terlalu rumit untuk dikenal. - Tidak seperti Windows yang memiliki fitur Auto-Update, Red Hat hanya bisa diUpdate secara manual, dengan mengirimkan E-mail user terhadap pengembang Red Hat, maupun dapat mengunjungi situs resmi Red Hat. - Labeled Security Protection Profile (LSPP) hanya dimiliki/dikhususkan untuk komputer mainframe seperti IBM, system x, system p5, dan eServer system - Hingga sampai saat ini fiture Game Play masih kurang memadi, untuk itu hanya bisa digunakan dengan mode Virtual, tetapi terkadang mengalami masalah. - Masih terfokus padi perintah Shell / Command walau secara kasar menambah diri dengan tampilan Xcfe

NB: Masih Banyak Kelebihan bahkan kekurangan dari pada Red Hat Saya hanya menyampaikan sedikit dari padanya, dan silahkan anda tambahkan...

By Rahmad N H rahmadnhtgl@engineer.com ICT-Response Team 2012/May/10

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->