Anda di halaman 1dari 19

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

NARKOBA DAN IMPRIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR KELOMPOK 2


1. SYUKRON KHAMZAWI 2. DWI PRATIWI 3. MEYLIANA (06101011015) (06101011007) (06101011011)

4. EKA WAHYU WIJAYANTO (08101004035) 5. IRA ERTIANA 6. RUSMAINI 7. SULASDIANTI (08101004029) (08101004021) (08091001049)

UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2011

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia menunjukkan adanya kecenderungan yang terus meningkat, hal tersebut terlihat dari peningkatan angka kejahatan narkotika yang ditangani disita serta jenis narkoba. Masalah ini merupakan ancaman yang serius, juga sangat membahayakan bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. oleh Polri maupun data dari Lembaga Pemasyarakatan. Peningkatan yang

Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di

terjadi tidak saja dari jumlah pelaku tetapi juga dari jumlah narkoba yang bukan saja terhadap kelangsungan hidup dan masa depan pelakunya tetapi narkoba di Indonesia, dan sekarang juga sebagai tempat berproduksi, upaya para penegak hukum pemberantasan harus terus dilakukan dan keseriusan penegakan hukum Dengan semakin meluasnya perdagangan dan peredaran gelap

terhadap pelakunya harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Walaupun menanggulangi permasalahan tersebut dengan banyaknya pelaku yang menjanjikan uang ini merebak dengan pesat. ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara baik itu pemakai, bandar, maupun pengedar narkoba, namun tetap saja bisnis yang menggiurkan dan tetapi telah menjadi pilihan banyak orang yang terdesak dalam keadaan ekonomi akibat krisis yang masih berlangsung hingga saat ini. Golongan keluarganya atau keluarganya akan kelaparan jika mereka menjual dan menjajakan barang terlarang ini dengan imbalan yang menggiurkan, sementara mereka harus dapat memenuhi kebutuhan hidup Berbisnis narkoba sekarang tidak lagi milik kalangan tertentu saja dan pelbagai pihak terkait telah berusaha

ekonomi lemah ini berada pada pilihan yang sulit untuk menolak tawaran melakukannya. Bagi kalangan tak punya yang terjerumus dalam bisnis tidak

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

narkoba ini dapat diduga akan meningkatkan tindak kriminal karena mereka menyebabkan kerugian baik materi maupun non materi.

bersedia melakukan apapun untuk memenuhi kebutuhan akan narkoba ini. penyalahguna yang tertangkap maupun pelaku tindak pidana yang masuk ke gelap narkobadengan menggunakan telepon selular (ponsel).

Dengan demikian masalah narkoba semakin menjadi ancaman nasional baik itu dilihat dari perspektif penghancuran sebuah generasi yang banyak dalam Lembaga Pemasyarakatan pun saat ini dapat melakukan pengedaran tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia inilah dapat membuat keberlangsungan hidup bangsa ini semakin hari akan semakin rapuh. 1.2 Rumusan Masalah Bagaimana narkoba? narkoba? Maraknya penyimpangan yang dilakukan para generasi muda yang Korban

Bagaimana cara memberitahukan kepada para remaja akan bahaya narkoba? kebudayaan yang ada di Indonesia? hubungan narkoba dengan imperialismenya

Siapa saja yang berperan penting dalam penanggulangan penyalahgunaan

terhadap

Apa peranan pemerintah dan masyarakat terhadap pemulihan pemakai

Memberikan pengetahuan kepada para remaja akan bahaya penggunaan 1.3 Tujuan narkoba. penanggulangan narkoba. Memahami hubungan narkoba dengan imperialismenya

Memahami pentingnya peranan pemerintah dan masyarakat terhadap kebudayaan yang ada di Indonesia. terhadap

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

Memberikan informasi atau penyuluhan terhadap remaja akan bahaya 1.4 Manfaat narkoba. pemakainya. Mengetahui hubungan narkoba dan imperialismenya terhadap kebudayaan yang ada di Indonesia.

Mengetahui jenis-jenis narkoba serta dampaknya terhadap fisik dan mental

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

BAB II PEMBAHASAN Apa itu Narkoba?

Indonesia. Terminologi yang memiliki makna Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan atau zat yang jika dimasukan Narkoba dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu: 1. Narkotika dalam tubuh manusia, baik secara oral (diminum), dihirup, maupun

Istilah narkoba sudah menjadi kata umum di telinga masyarakat

disuntikan dapat mengubah pikiran, perasaan dan perilaku seseorang. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau

bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat narkotika, yaitu:

menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya Undang No. 22 tahun 1997). Adapun yang termasuk dalam a. Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, ganja, dan damar ganja. serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan

rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-

b. Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, 2. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan mengandung bahan tersebut di atas.

jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman

yang

bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh

pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997).

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

Zat yang termasuk psikotropika yaitu Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Shabu-shabu dan LSD (Lycergic Alis Diethylamide). Valium, Mandarax, Amfetamine,

3. Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton dan ether. Efek Penyalahgunaan Narkoba 1. Halusinogen. pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti alkohol yang mengandung ethyl etanol, menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya

Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi,

Fensiklidin,

Berdasarkan efeknya, narkoba dibagi menjadi : Secara signifikan dapat mengubah dan menyebabkan gangguan tentang persepsi, kondisi pikiran, dan lingkungan. Bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang meskalin, biji peyote dan Lysergic Acid Diethylamine (LSD). menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang 2. Stimulan. sebenarnya tidak ada / tidak nyata. Contohnya kokain, jamur ajaib, Bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak

bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu dan cenderung

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu. Meningkatkan aktivitas pada susunan saraf pusat (pemompaan darah semakin cepat, detak jantung dan nafas 3. Depresan. meningkat, dan sebagainya). Contohnya kafein, nikotin, amfetamin dan sejenisnya, kokain, ritalin, dan deksamfetamin.

Bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas panadin, heroin, opium dan morfin.

fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw, alkohol, valium, rohypnol, serapax, temazapan, kodein,

4. Adiktif.

Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif karena secara Contohnya ganja , heroin dan putaw.

ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak.

5. Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat kematian.

laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya

Penyalahgunaan Narkoba

pengobatan dan penelitian. Tetapi karena berbagai alasan, mulai dari

Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan Adapun tingkat penyalahgunaan narkoba, yaitu: Coba-coba. Senang-senang. persoalan dan sebagainya, maka narkoba

disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berkelanjutan akan

menyebabkan ketergantungan atau dependensi yang disebut juga kecanduan.

kemudian

Menggunakan pada saat atau keadaan tertentu. Penyalahgunaan. Ketergantungan.

Dampak Penyalahgunaan Narkoba

yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.

inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung

terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.

Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran

kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

1. Dampak Fisik

a. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, b. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) c. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim. pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru. tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur. seksual. terhadap kesehatan reproduksi adalah seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah. halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi.

d. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi f. Dampak

e. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid). ini belum ada obatnya. tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian. gangguan

g. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over

h. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya i.

2. Dampak Psikis

Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk

a. Dampak Pribadi

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

seperti orang edan. Kepribadian lain-lain.

pemurung, pemarah, dan sikap melawan kepada siapapun.

Semangat bekerja/belajar menurun, suatu ketika bisa bersikap berubah drastis, seperti berubah menjadi

Menimbulkan cuek terhadap diri sendiri, seperti malas Tidak lagi taat terhadap norma agama, hukum, dan norma masyarakat. sekalipun. terjadi.

sekolah, malas mengurus rumah, tempat tidur, kebersihan dan

b. Dampak terhadap Keluarga -

Tidak lagi menjaga sopan santun, bahkan melawan orang tua Kegiatan mencuri uang maupun menjual barang di rumah yang

bisa diuangkan untuk membeli napza atau narkoba akan Kurang menghargai barang di rumah, mengendarai kendaraan kecelakaan. Penyembuhan atau rehabilitasi terhadap pecandu memerlukan biaya yang sangat besar, akan mengganggu ekonomi keluarga. menerima tongkat estafet kepemimpinan semakin rusak. untuk menghancurkan negara.

tanpa perhitungan yang menyebabkan kerusakan atau

c. Dampak terhadap Bangsa dan Negara -

Generasi muda sebagai pewaris bangsa yang seharusnya bangsa dan negara. Hal ini akan memudahkan para provokator

Hilang rasa nasionalisme, patriotisme, dan rasa cinta terhadap

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

3. Dampak Sosial

a. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh b. Merepotkan dan menjadi beban keluarga c. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram lingkungan

Upaya Penyalahgunaan Narkoba

menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Dalam hal ini ada 2 komponen yang berperan penting, yaitu: 1. Pemerintah a. Tindakan preventif, yaitu berupa penyuluhan, seminar, workshop,

Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja

pelatihan dan sejenisnya tentang narkoba dan bahayanya ke

sejumlah sekolah, perguruan tinggi serta masyarakat secara luas. Dengan demikian, masyarakat menjadi mafhum akan bahaya serta ditayangkan oleh sejumlah stasiun televisi di negeri ini. dilakukan dalam upaya preventif ini, adalah dengan menciptakan

dampak negatif narkoba. Cara alternatif lain yang juga bisa b. Tindakan represif, yaitu berupa upaya rehabilitasi bagi mereka rehabilitasi bagi para pengguna narkoba, seiring meningkatnya jumlah penyalahguna barang haram tersebut. Dalam proses pelaksanaan reabilitasi tersebut, pemerintah hendaknya menjalin

Iklan Layanan Masyarakat tentang bahaya narkoba yang yang sudah terlanjur menjadi pemakai atau bahkan pecandu narkoba. Dalam hal ini, pemerintah perlu menambah jumlah pusat

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

kerjasama yang baik dengan tim medis, psikolog, psikiater dan narkoba dapat dieliminasi sedini mungkin. 2. Masyarakat.

agamawan. Sehingga proses rehabilitasi akan berjalan lancar. Dengan demikian, bahaya serta dampak buruk penyalahgunaan

a. Pendekatan agama (religius).

Melalui pendekatan ini, mereka yang masih bersih dari dunia narkoba, senantiasa ditanamkan ajaran agama yang mereka anut.

Agama apa pun, tidak ada yang menghendaki pemeluknya untuk lingkungan sekitarnya. Sedangkan bagi mereka yang sudah

merusak dirinya, masa depannya, serta kehidupannya. Setiap terlanjur masuk dalam kubangan narkoba, hendaknya diingatkan jiwa mereka untuk kembali ke jalan yang benar.

agama mengajarkan pemeluknya untuk menegakkan kebaikan, menghindari kerusakan, baik pada dirinya, keluarganya, maupun kembali nilai-nilai yang terkandung di dalam ajaran agama yang yang pernah tertanam dalam benak mereka mampu menggugah Dengan pendekatan ini, mereka yang belum terjamah kenikmatan orang yang dekat dengannya, sesuai dengan karakter kepribadian

mereka yakini. Dengan jalan demikian, diharapkan ajaran agama b. Pendekatan Psikologis.

semu narkoba, diberikan nasihat dari hati ke hati oleh orangmereka. Langkah persuasif melalui pendekatan psikologis ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran dari dalam hati mereka untuk menjauhi dunia narkoba. Adapun bagi mereka yang

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

telah larut dalam kehidupan gelap narkoba, melalui pendekatan ini dapat diketahui, apakah mereka masuk dalam kategori pribadi yang ekstrovert (terbuka), introvert (tertutup), atau sensitif. Dengan mengetahui latar belakang kepribadian mereka, maka kehidupan nyata, menyusun kembali kepingan perjalanan hidup yang sebelumnya berserakan, sehingga menjadi utuh kembali. pendekatan ini diharapkan mampu mengembalikan mereka pada c. Pendekatan Sosial. mereka

Baik bagi mereka yang belum, maupun yang sudah masuk dalam sisi kelam narkoba, melalui pendekatan ini disadarkan bahwa lingkungannya. Dengan penanaman sikap seperti ini, maka mereka merupakan bagian penting dalam keluarga

merasa bahwa kehadiran mereka di tengah keluarga dan generasi muda yang masih suci dari kelamnya dunia narkoba narkoba, melalui beberapa pendekatan tersebut, diharapkan dapat jika digadaikan dengan kesenangan yang nisbi. kembali sadar akan arti penting kehidupan ini, yang amat sayang

masyarakat memiliki arti penting. Dengan beberapa pendekatan di atas, diharapkan mampu menggerakkan hati para remaja dan

dan

untuk tidak larut dalam trend pergaulan yang menyesatkan. Dan

bagi mereka yang sudah tercebur ke dalam kubangan dunia

fungsi dan perannya dengan baik, niscaya upaya memerangi narkoba serta menemui titik terang.

menyelamatkan bangsa Indonesia dari bahaya mematikan narkoba akan

Dengan demikian, jika pemerintah dan masyarakat menjalankan

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

Imperialisme Narkoba terhadap Budaya Indonesia

peradaban manusia. Sering terbongkar kasus-kasus penyelundupan narkoba, artis yang ketahuan menggunakan narkoba atau lebih jauh lagi terungkapnya tempat-tempat produksi narkoba secara massal. Namun satu hal yang kadang budaya suatu bangsa melalui narkoba. Proses penjajahan ini bukan hanya memasuki nusantara. tidak kita sadari, yaitu proses terstruktur dari imperialisme atau penjajahan terjadi saat ini, tapi sudah berjalan lama sejak bangsa bermata biru Eropa

Di Indonesia, narkoba sudah dianggap sebagai musuh besar

sebelum masa modern Indonesia. Menurut buku Opiun to Java yang ditulis Sabit Emas di sekitar Afganistan dan Pakistan. Meski yang menggunakan secara aktif adalah para keturunan tionghoa, penyebaran yang lebih luas terjadi pada warga pribumi Jawa. Di era modern, madat atau yang biasa dikenal dengan narkoba tidak

oleh James Rush, penggunaan opium atau candu telah dikenal sejak abad ke17. Penyebaran ini dibawa oleh pedagang-pedagang Arab dari daerah Bulan

Sejarah masuknya narkoba di nusantara telah berlangsung lama

lagi hanya menjamah para dewasa yang ada di kalangan atas. Tujuan dari diproduksinya barang haram ini pula tidak hanya menyebabkan bangsa menjadi lemah secara fisik, namun lebih ke penghancuran mental dan psikis menghancurkan semangat hidup dan kekuatan mental dan psikis seseorang. bahkan menipu untuk mendapatkan uang. yang tidak nyata. Mereka terbuai dengan imaginasi yang lama kelamaan akan generasi muda. Salah satu efek dari penggunaan narkoba yaitu halusinogen yang membuat generasi muda pemakainya senang berkhayal tentang hal-hal Lebih jauh lagi, dampak kecanduan atau addicted dari narkoba menjadikan seorang pencandu akan melakukan apa saja ketika membutuhkannya.

Seorang rela mencuri uang orang tua, menjual barang-barang pribadi,

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

negara Indonesia. Di kala generasi muda sudah dapat dihancurkan, maka terdegradasi oleh pengaruh narkoba.

bangsa itu bisa kehilangan generasi penerus dan dengan mudah dikuasai

oleh bangsa lain. Namun jika diperinci lagi, terlihat bahwa aspek-aspek dasar Aspek pertama yaitu akan hancurnya perekonomian suatu bangsa.

Hal ini sudah tentu sangat merugikan bagi kelangsungan eksistensi

suatu negara seperti ekonomi, sosial, iptek, dan kenegaraan akan Penggunaan narkoba yang besar di suatu negara akan mengalirkan peredaran uang kepada hal-hal yang tidak produktif. Peruntukan uang yang seharusnya bisa digunakan untuk membangun negeri akan tersalur kepada jual-beli narkoba yang tidak kecil jumlahnya. Tidak heran jika banyak orang jumlahnya, perekonomian negara tidak diuntungkan sama sekali. yang tertarik untuk terjun ke bisnis narkoba karena peredaran uang di

dalamnya bisa mencapai bertriliun rupiah. Meski uang yang beredar besar masyarakat. Seorang pecandu narkoba, akan mendapat label sebagai sampah terkesan aneh, menjadikan para pecandu narkoba dijauhi oleh komunitasnya. masyarakat. Masa depannya akan hancur karena tidak ada sesuatu yang bisa disumbangkan di dalam masyarakat. Selain itu, sikap nekad untuk mencuri ketika tidak memiliki uang untuk seorang pemmuda yang harus membuktikan eksistensinya di dalam Hal berikutnya yang sangat kentara dari pengaruh narkoba adalah mereka pun akan hilang untuk mengembangkan

masyarakat. Tingkah laku yang berubah menjadi kasar, emosional, dan

Selanjutnya adalah hancurnya kehidupan sosial seseorang di dalam

mendapatkan narkoba semakin memperparah citra seseorang. Apalagi bagi

kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi alias IPTEK. Generasi muda yang telah rusak system syaraf otaknya akibat kecanduan kreativitas narkoba, tak memiliki kemampuan maksimal untuk menyerap iptek. Daya ilmu

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

pengetahuan. Sudah jelas bahwa seseorang harus memiliki pemikiran yang kritis dan cemerlang untuk mengembangkan suatu ilmu pengetahuan. bangsa, tidak dewasa dan berkewajiban untuk meneruskan estafet kelangsungan nasib berfikir yang telah terkorupsi oleh narkoba menyebabkan generasi muda kita ketergantungan pada kemampuan asing. Tidak dapat tidak bisa bersaing dengan bangsa lain. Maka jalan keluar instannya adalah membeli teknologi dari luar. Baru sampai di sini saja kita akan mengalami penemuan sendiri dan dengan mudah dapat dikendalikan oleh pengaruh mencapai kehancurannya. akan ada yang bisa mereka lakukan. Kemampuan untuk Jika generasi muda telah terjangkit oleh narkoba, maka di saat mereka

luar. Lebih jauh lagi, kemampuan intelektual yang benar-benar telah bobrok

tidak mampu lagi untuk menguasai iptek meski hanya tinggal membelinya dari luar. Pada tahap ini tinggal menunggu waktu bagi suatu bangsa Terakhir adalah kehidupan berpolitik yang hancur akibat narkoba.

menciptakan

Dalam menjalankan sebuah negara diperlukan orang-orang yang berdedikasi tinggi, bermoral, dan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Kembali masa depan kenegaraan berada di pundak generasi muda. Seorang pencandu narkoba, sudah dapat dipastikan tidak emiliki semua prasyarat tersebut. memiliki moralitas tinggi dan bersih dari KKN jika segala hal termasuk cemerlang, apalagi untuk menjadi tauladan bagi rakyatnya. Bagaimana mereka bisa memiliki dedikasi tinggi jika pemenuhan kebutuhan

terhadap narkoba adalah prioritas utama. Bagaimana pula mereka bisa

mencuri akan mereka lakukan ketika tak memiliki uang untuk membeli narkoba. Pemimpin di masa depan yang telah rusak oleh narkoba akan membentuk negara yang lemah. Tidak mampu mengambil keputusan yang Dari semua aspek tersebut jelaslah akan terbentuk suatu penjajahan

yang disebut imperialisme budaya. Budaya yang dimaknai secara luas

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

adalah seluruh aspek yang ada di dalam peradaban manusia. Jika seluruh Indonesia.

aspek tersebut sudah hancur, maka mutlaklah imperialisme terhadap budaya

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

BAB III PENUTUP

Kesimpulan

1. Narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan bisa merusak menjadi semakin buruk. norma dan ketentraman umum.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bawha:

2. Narkoba adalah sumber dari tindakan kriminalitas yang bisa merusak 3. Narkoba dapat menimbulkan dampak negative yang mempengaruhi pada tubuh, baik secara fisik maupun psikologis.

susunan syaraf yang bisa merubah sebuah kepribadian seseorang

March 29, 2011

[NARKOBA DAN IMPERIALISMENYA TERHADAP BUDAYA INDONESIA]

Alien K.M.1996. Nursing Care of the addicted Client. Philadelphia: Lippincott. Penyalahgunaan Ketergantungan NAPZA. Jakarta

DAFTAR PUSTAKA

The Indonesian Florence Nightingale Foundation. 1999. Kiat Penanggulangan dan

Tom. Kus dan Tedi. 1999. Bahaya NAPZA bagi Pelajar. Bandung: Yayasan AlGhifari. Morgan. 1991. Segi Praktis Psikiatri. Jakarta: Bina Rupa Aksara