RANGKUMAN PLKJ

1. Manfaat dan fungsi taman: a. Sebagai tempat rekreasi pribadi dan keluarga b. Sebagai tempat untuk mendapatkan inspirasi dalam ketenangan c. Sebagai tempat melepas lelah dan kepenatan masyarakat d. Sebagai tempat bermain e. Memperindah tatanan kota/bangunan 2. Manfaat penghijauan a. Keindahan (estetika) -> b. Mencegah erosi (orology) c. Menyimpan air tanah (hidrologi) d. Iklim yang sehat (klimatologis) e. Penyeimbangan alam (edaphis) f. Perlindungan dan mengurangi polusi udara g. Pengetahuan (edukatif) h. Relaksasi i. Paru-paru kota (higienis) Aktualisasi diri 3. Keselamatan dan keamanan diri: Kepercayaan (Skema kebutuhan masyarakat menurut Abraham diri Maslow) -> Kebutuhan sosial Keselamatan fisik:  Sikap saling menghormati, menghargai, dan Kebutuhan rasa aman mencintai. Kebutuhan fisiologis  Sikap pengendalian diri  Berbagai aturan/hukum 4. Tindak pidana yang sering dilakukan oleh siswa: 1) Perkelahian antarsiswa 2) Mabuk-mabukan 3) Pemerasan 4) Pencurian di kalangan siswa 5) Penyalaggunaan narkotika 6) Penyebaran pornografi 7) Pelanggaran tata tertib hukum DKI Jakarta 8) Membawa senjata api/tajam 9) Perusakan fasilitas umum 10)Kejahatan terhadap kesopanan 11)Pemerkosaan 5. Heterogenitas penduduk. Komposisi penduduk yang ada di DKI Jakarta: o Ciri-ciri social  Menurut tingkat pendidikan: buta huruf dan melek huruf. Melek huruf: SD, SLTP, SLTA, perguruan tinggi.  Menurut status perkawinan: belum kawin, sudah kawin, cerai, janda/duda.

Usia: balita (0-5). WP Tengah Barat (WP-TB) -> pengembangan untuk pemukiman yang ditunjang dengan pengembangan Sentra Primer Baru Barat. Kong Hu Cu. o Tempat tinggal : di pinggiran. Buddha. . Sunda. o Jenis kelamin dan usia : laki-laki dan perempuan. menengah ke atas. kualitas kehidupan masyarakat nelayan melalui peningkatan budidaya laut dan pemanfaatan sumberdaya perikanan dengan konservasi ekosistem dengan terumbu karang dan hutan mangrove. 2) WP Tengah a. Bali. Wilayah pengembangan di DKI Jakarta: 1) WP Utara a. Melayu. pelabuhan. 6. WP Kepulauan Seribu (WP-KS)-> meningkatkan kegiatan pariwisata. WP Pantai Utara (WP-PU)-> dengan kebijakan:  Pantai lama: o Meningkatkan dan melestarikan kualitas lingkungan Jak-Ut o Mempertahankan pemukiman nelayan o Mengembangkan fungsi pelabuhan dan perniagaan  Pantai baru: melalui pengembangan reklamasi yang terpisah secara fisik dari pantai lama dengan kegiatan utama jasa dan perdagangan berskala internasional. dll. buruh. pedagang. produktif (15-65). pariwisata. Kristen. Jawa. menengah ke bawah. PNS. Batak. Hindu. o Agama : Islam. dan kelas bawah. dll. 3) WP Selatan a. c. b. WP Tengah Pusat (WP-TP)-> pengembangan untuk pusat pemerintahan. b. o Produktivitas : kelompok usia 15-64 tahun. pensiun (>65) o Pekerjaan/mata pencaharian : pegawai.RANGKUMAN PLKJ o Ciri-ciri ekonomi : kelas ekonomi tinggi. Katolik. TNI. pusat kegiatan perdagangan dan jasa serta pemukiman intensitas tinggi. bidang jasa. WP Tengah Timur (WP-TI) -> pengembangan untuk pusat industry/perdagangan serta pemukiman yang ditunjang dengan pengembangan Sentra Primer Baru Timur. o Asal suku bangsa : Aceh. di pusat kota. perumahan. WP Selatan Utara (WP-SU)-> pengembangan kawasan pemukiman dengan intensitas ruang sedang sampai tinggi. o Tempat tinggal desa-kota.

yakni pada peta dengan skala 1:1000 yang merupakan hasil penetapan rencana kota di Peta Situasi Terukur. Izin Penggunaan Bangunan (IPB). sedangkan rumah tinggal 10 tahun. Suku Dinas dapat menerbitkan Izin pendahuluan penggunaan bangunan dengan masa berlaku paling lama 6 bulan. Misalnya pengangguran. Permohonan perpanjangan IPB diajukan 30 hari sebelum masa berlaku IPB habis. Pelayanan keterangan rencana kota berupa Keterangan Rencana Kota yang dilengkapi dengan Peta Rencana Kota. 7. Pelayanan Keterangan Rencana Kota -> pelayanan yang diberikan oleh Suku Dinas Tata Kota Kecamatan DKI Jakarta wilayah setempat kepada pemohon yang membutuhkan.000m2 . 8. Untuk memperoleh IPB. Pelayanan Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah -> pelayanan yang diberikan oleh Badan Pertimbangan Urusan Tanah dan diterbitkan oleh Gubernur DKI Jakarta kepada pemohon yang ingin memanfaatkan sebidang tanah yang terletak pada Jalur Jalan Utama (JLU) / memiliki luas lebih atau sama dengan 5. 10. Gangguan kriminalitas yang terjadi di Jakarta dapat dikelompokkan sebagai berikut: a) Faktor Korelatif Kriminogen (FKK) = segala hal yang dalam situasi tertentu akan menjelma menjadi gangguan kamtibmas. 9. Berfungsi untuk Melengkapi permohonan untuk memperoleh Keterangan Rencana Kota. WP Selatan Selatan (WP-SS)-> pengembangan permukiman secara terbatas dengan penerapan Koefisien Dasar Bangunan rendah untuk mempertahankan fungsinya sebagai kawasan resapan air. Sebelum IPB diterbitkan. Melengkapi persyaratan permohonan IMB pada kantor Dinas Pengawasan Pembangunan DKI Jakarta. b) Police Hazard (PH) = segala wujud yang seharusnya sudah memerlukan suatu tindakan/upaya pencegahan.RANGKUMAN PLKJ b. Misalnya jalan menikung. Masa lama IPB untuk bangunan umum 5 tahun. IPB akan dikeluarkan setelah bangunan dilaksanakan sesuai dengan IMB (Izin mendirikan bangunan). c) Ancaman Faktual (AF) = segala bentuk yang memerlukan tindakan kepolisian karena sudah dalam wujud kriminalitas. mengajukan permohonan kepada Suku Dinas Pengawasan Pembangunan Kota wilayah tempat pembangunan. Pelayanan Rencana Tata Letak Bangunan -> penjelasan tentang penataan ruang kota yang mengukur tata letak bangunan bukan hunian tunggal di atas Peta Rencana Kota skala 1:1000 dan penjelasan tentang batasan/rencana bangunan atas sebidang tanah. parker mobil di luar garasi. 11.

Sopan santun= cara hidup yang baik. Manusia selalu membutuhkan orang lain karena tidak dapat terpisah dari yang lain kecuali terpaksa. dan cara berpakaian. Sejarah Jakarta/asal muasal Jakarta: . Manusia sebagai makhluk social: manusia tidak dapat hidup menyendiri. dan masyarakat. Sopan santun berbicara:  Dengan siapa kita berbicara  Sikap berbicara  Tempat pembicaraan  Kalimat yang digunakan  Eye contact  Suara jelas. Hal ini membantu perkembangan mereka juga. 16. 13. Keselamatan dan Keamanan Mental Spritual: dapat dipenuhi dengan melakukan kegiatan keagamaan. Hubungan pergaulan di lingkungan. Sering juga disebut etiket/tata krama. perkumpulan. dan juga tempat. Hubungan pergaulan bebas: hubungan antara sepasang orang yang belum menikah tetapi sudah melakukan hal yang seharusnya hanya dilakukan oleh yang sudah. yang tampak melalui tingkah laku. b) Disesuaikan dengan waktu. Gangguan terhadap mental spiritual jauh lebih fatal dibandingkan fisik. tutur kata/budi bahasa. Sopan santun bertamu:  Perhatikan waktu yang tepat saat bertamu ke rumah seseorang  Beritahu kedatangan terlebih dahulu kepada tuan rumah  Jangan melakukan sebelum dipersilahkan  Membunyikan bel/ ketuk pintu  Sampaikan dengan jelas maksud datang Sopan santun berpakaian: a) Kesederhanaan. tetangga. Dalam pertumbuhan dan perkembangan menuju dewasa. situasi. kerabat. Tidak dapat tercapai apabila mendapat ancaman. Salah satu contoh konkretnya adalah dalam bentuk pendidikan. 17. 21. rapi.RANGKUMAN PLKJ 12. Manfaat SIPPT:  Melengkapi permohonan untuk memperoleh Keterangan Rencana kota. 22. pantas. 18. 14.  Melengkapi persyaratan mengajukan permohonan hak atas tanah. 15. dll. dan bersahaja. komunitas. Manfaat kebersihan lingkungan: membuat masyarakat sekitar menjadi lebih nyaman dan enak karena tidak banyak sampah yang berserakan dan bau. terror dari pihak lain. manusia membutuhkan yang terutama adalah kasih saying. halus. sahabat. 20. 19. : keluarga. tertib.

Sopan santun . Tokoh betawi pada masa colonial: a. Diberikan oleh orang Demak dan Cirebon di bawah Fatahillah setelah berhasil merebut pelabuhan Sunda Kelapa dari Kerajaan Sunda pada tanggal 22 Juni 1527.RANGKUMAN PLKJ Jakarta adalah kependekan dari Jayakarta. Pergaulan b. M. Hubungan Pergaulan 2. Sabeni d. Si Pitung c. Bang Puase b. Entong Gendut e. Hub. 23.H Thamrin ESSAY 1. Mindmapping: a.