Anda di halaman 1dari 2

Excitatory postsynaptic potential Dalam ilmu saraf, potensi postsynaptic rangsang (EPSP) adalah depolarisasi sementara potensi membran

postsynaptic disebabkan oleh aliran ion bermuatan positif ke dalam sel postsynaptic. Mereka adalah kebalikan dari inhibitory post synaptic potential (IPSPs), yang biasanya diakibatkan oleh aliran ion negatif ke dalam sel. Sebuah potensi postsynaptic didefinisikan sebagai rangsang jika memudahkan neuron untuk menembakkan potensial aksi. EPSPs juga dapat disebabkan oleh penurunan muatan positif keluar, sementara IPSPs kadang-kadang disebabkan oleh peningkatan aliran muatan positif. Aliran ion yang menyebabkan EPSP adalah postsynaptic arus rangsang (EPSC). EPSPs, seperti IPSPs, yang memiliki tingkatan (yaitu mereka memiliki efek aditif). Ketika beberapa EPSPs muncul pada satu petak membran postsynaptic, efek gabungan mereka adalah jumlah dari EPSPs individu. EPSPs lebih besar menghasilkan depolarisasi membran yang lebih besar dan dengan demikian meningkatkan kemungkinan bahwa sel postsynaptic mencapai batas untuk menembakkan potensial aksi.

Inhibitory postsynaptic potential Inhibitory Postsynaptic Potential (biasa disingkat IPSP) adalah perubahan tegangan membran neuron postsynaptic yang merupakan hasil dari aktivasi sinaptik penghambatan reseptor neurotransmitter. Neurotransmiter penghambat yang paling umum dalam sistem saraf GABA dan glisin. Sebuah potensi postsynaptic dianggap hambat ketika terjadi perubahan tegangan membran sehingga membuatnya lebih sulit bagi sel untuk menembakkan potensial aksi, yang lalu menurunkan firing rate neuron neuron. IPSP adalah kebalikan dari (EPSPs), yang merupakan hasil dari aliran ion seperti natrium ke dalam sel. Chemical synapse Sinapsis kimia adalah sambungan khusus melalui sinyal neuron satu sama lain dan sel non-saraf seperti yang ada di otot atau kelenjar. Sinapsis kimia, memungkinkan neuron untuk membentuk rangkaian yang saling berhubungan dalam sistem saraf pusat. Mereka sangat penting untuk perhitungan biologis yang mendasari persepsi dan berpikir. Mereka menyediakan sarana melalui sistem saraf yang menghubungkan ke dan mengontrol sistem tubuh lainnya, misalnya sinapsis khusus antara neuron motorik dan sel otot disebut sambungan neuromuskuler. Anak-anak kecil memiliki sekitar 1016 sinapsis. Angka ini menurun seiring dengan bertambahnya usia,. Perkiraan untuk orang dewasa bervariasi antara 1015 - 5 1015 (1-5 milion lipat empat) sinapsis. Kata "sinapsis" berasal dari "synaptein", yang Sir Charles Scott Sherrington dan rekannya ciptakan dari bahasa Yunani "syn-" ("bersama") dan "haptein" ("untuk menggenggam"). Sinapsis kimia bukan satu-satunya jenis sinapsis biologis: sinapsis listrik dan imunologi ada juga. Tanpa kualifikasi, "sinaps" biasanya merujuk pada sinaps kimia. Ketika suatu potensial aksi tiba di akhir akson pra-sinaptik (kuning), menyebabkan pelepasan molekul neurotransmiter yang membuka saluran ion di neuron post-sinaptik (hijau). Potensi

gabungan postsynaptic hambat rangsang tersebut dapat memulai potensial aksi baru di neuron post-sinapsis.

Saltatory conduction (from the Latin saltare, to hop or leap) is a means by which action potentials are transmitted along myelinated nerve fibers. Temporal Summation Temporal summation adalah efek yang dihasilkan oleh sebuah neuron sebagai cara untuk mencapai potensial aksi.summation terjadi bila waktu cukup panjang dan frekuensi yang meningkat dalam potensial sudah cukup tinggi bahwa kenaikan potensial dimulai sebelum, berakhir sebelumnya. Amplitudo potensial sebelumnya pada titik di mana keduanya dimulai akan bertambah secara aljabar, menghasilkan sebuah potensial yang secara keseluruhan lebih besar daripada potensi individu. Hal ini memungkinkan potensial untuk mencapai batas untuk menghasilkan potensial aksi.

Spatial Summation Spatial summation adalah cara untuk mencapai potensial aksi di neuron yang melibatkan input dari beberapa sel. Spatial summation adalah penjumlahan aljabar potensial dari berbagai daerah input, biasanya di dendrit. Penjumlahan EPSP memungkinkan potensi untuk mencapai batas untuk menghasilkan suatu potensial aksi, sedangkan IPSP dapat mencegah sel mencapai potensial aksi.