Anda di halaman 1dari 13

Kinanti Putri C Nita Hasiana R Raden Gilang Panji B Triazty Resti R Astrid Shabrina D

Develop compensation policies for a teller position at the local bank. Assume that there are four teller : two were hired in may, and the other two were hired in december. The compensation policies should address the following : appraisals, raises, holidays, vacation pay, overtime pay, method of pay, garnishment, and time card.

Adalah pemberian imbalan atas hasil kerja yang dilakukan dengan melihat prestasi kerja itu sendiri, dengan demikian pencapaian kompensasi akan menuju kepada perbaikan keseimbangan fisiologis dan psikologis karyawan dan akan mengurangi atau menghilangkan gerakan kontraposisi.

Pembayaran

secara langsung (direct financial payment) dalam bentuk upah, gaji, insentif dan bonus. Pembayaran tidak langsung (indirect payment) dalam bentuk tunjangan seperti: asuransi dan liburan atas dana organisasi. Hadiah non financial (non financial reward) seperti: Pekerjaan yang lebih menantang, jam kerja yang lebih luas, dan kantor yang lebih bergengsi.

Kompensasi

langsung diantaranya : Kenaikan Gaji, Uang Lembur, Metode Pembayaran, Garnishment, Pemotongan tidak langsung diantaranya : Liburan, Liburan dibayarkan perusahaan non financial : Penilaian, Metode Pembayaran, Kartu Waktu

Kompensasi

Kompensasi

Penilaian

= Umumnya perusahaan akan memberikan kompensasi penilaian yang lebih menguntungkan kepada karyawan lama (bulan Mei) daripada karyawan baru (bulan Desember) karena kompensasi ini dinilai berdasarkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Contoh dari kompensasi penilaian adalah karyawan akan mendapatkan rekomendasi dari atasan mengenai kinerja selama berkerja, dalam proses kenaikan jabatan.

Kenaikan Gaji = Kompensasi berdasarkan kenaikan gaji lebih diutamakan kepada karyawan bulan Mei daripada karyawan bulan Desember. Contohnya adalah karyawan bulan Mei akan mendapatkan kenaikan gaji setelah bekerja selama kurang lebih setahun dari awal pertama masuk direkrut di perusahaan(Mei tahun berikutnya), sedangkan karyawan lama bisa menikmati kompensasi kenaikan gaji setelah bekerja mencapai batas syarat ketentuan yang diasumsikan selama setahun bekerja(Desember tahun depan).

Liburan = Kompensasi liburan bisa diberikan tergantung dengan tujuan perusahaan. Sebagai contoh, jika perusahaan ingin membuat karyawan baru merasa nyaman bekerja dalam perusahaannya, maka perusahaan akan lebih mengutamakan kompensasi liburan ini untuk karyawan baru daripada karyawan lama. Tetapi jika perusahaan lebih mengutamakan peningkatan kinerja karyawan lama, maka perusahaan akan lebih berorientasi untuk memberikan kompensasi pada karyawan lama lebih daripada karyawan baru. Contohnya adalah diberikannya day-off yang bisa diatur sendiri oleh karyawan.

Liburan

dibayarkan oleh perusahaan = Kompensasi ini lebih diberikan kepada karyawan lama sebagai bentuk apresiasi atas hasil kerja karyawan yang telah loyal kepada perusahaan, dan kepada kinerjanya yang memuaskan perusahaan. Contoh dari kompensasi ini adalah diberikannya voucher/paket wisata liburan kepada karyawan.

Uang

Lembur = Karyawan baru akan lebih sering mendapatkan kompensasi uang lembur ini daripada karyawan lama. Hal ini disebabkan karena karyawan baru yang memiliki lebih banyak tugas, tetapi memiliki keahlian dan pengetahuan yang lebih sedikit dibanding karyawan lama, sehingga mengharuskannya untuk bekerja lebih dari jam kerja yang seharusnya. Contoh : uang lembur akan diberikan kepada karyawan berdasarkan jam kerja lemburnya.

Metode

Pembayaran = Dalam metode ini tidak ada perbedaan metode pembayaran antara karyawan baru dan karyawan lama. Namun, perbedaan pada besaran gaji yang di terima sesuai dengan jabatan dan lama karyawan tersebut bekerja. Contoh : pembayaran gaji di akhir bulan pada tanggal 25 dan langsung di transfer ke rekening karyawan masing-masing.

Garnishment

= Kompensasi dalam bentuk garnishment ini adalah kompensasi lainlain yang bisa diberikan perusahaan kepada karyawannya. Contoh dari kompensasi ini adalah pemberian waktu libur kepada karyawan yang ingin melaksanakan pernikahan, atau juga bisa berupa libur kepada karyawan yang sedang mengandung(hamil).

Kartu

Waktu = Kompensasi kartu waktu didasarkan pada waktu saat karyawan masuk ke kantor, dan bukan berdasarkan karyawan lama atau karyawan baru. Contohnya adalah karyawan (baru/lama) yang jam datangnya masih dalam kurun waktu kompensasi batas kewajaran seorang karyawan terlambat yang telah disepakati.