Anda di halaman 1dari 32

Teori-Teori Kependudukan (Population Theories)

Malthus, Debat atas Teori Malthus, Boserup, The Club of Rome and Simon
JURUSAN SOSEK/AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2010

Thomas Malthus
1766-1834. Lahir di Guildford Inggris! Menulis An essay in the First Principle of population terbit tahun 1798 Prinsip-prinsip Malthus menjadi perdebatan selama 200 tahun ini (baik itu revolusi maupun kontroversi) karena relevansinya dengan dunia modern. Populasi dunia pada tahun 1798 mencapai 9 Juta. Tahun ini melebihi 6000 Juta.

Prinsip-prinsip dasar Malthus:


Pangan/makanan merupakan hal yang penting bagi keberadaan manusia. Populasi manusia cenderung untuk tumbuh lebih cepat daripada kemampuan dunia untuk memenuhi kebutuhan pangan Keadaan yang bertentangan tersebut harus terjaga tetap seimbang Manusia cenderung tidak membatasi besaran populasi (population size) secara sadar/sukarela preventive checks

Malthus beranggapan bahwa jika populasi tidak dikendalikan, maka tumbuh mengikuti deret geometri:
1

2 4 8

16

32

Sedangkan, bahan makanan hanya tumbuh mengikuti deret aritmetik, karena lahan semakin terbatas.
1 2 3 4 5 6

Malthus Basic Theory

WAR, FAMINE, DISEASE.

Pengendalian (CHECKS)
Alasan mengapa kondisi buruk ini tidak terjadi Malthus menyatakan bahwa ketika sampai pada titik tertinggi (ledakan penduduk) tercapai, laju pertumbuhan populasi dapat diatasi baik melalui pengendalian positif maupun negatif. Dia melihat bahwa pengendalian merupakan metode alami untuk mengontrol populasi

Negative checks (mengurangi tingkat kelahiran)


Negative Checks digunakan untuk membatasi pertumbuhan penduduk. Termasuk didalamnya menunda perkawinan, yang dapat mengurangi tingkat fertilitas. Malthus setuju dengan pengendalian moral (moral restraint) (termasuk late marriage dan sexual abstinence) sebagai bentuk pengurangan pertumbuhan populasi. Hanya berlaku bagi para pekerja rendah dan orangorang miskin.

Positive checks (meningkatkan tingkat kematian) Positive Checks merupakan cara untuk mengurangi besaran populasi baik melalui kelaparan, penyakit, perang meningkatkan tingkat kematian (mortality rate) dan mengurangi harapan hidup.

'J' Curve - Population Crash Model

Apakah Malthus benar?


Adanya ledakan penduduk (population explosion) Afrika kelaparan terus-menerus, perang, krisis pangan, degradasi lingkungan, erosi tanah, gagal panen dan bencana banjir

Bagaimana jika dia benar?

Tapi..
Perkembangan teknologi yang belum pernah dia bayangkan atau alami sama sekali Meningkatnya jumlah lahan pertanian pangan seiring dengan teknologi pertanian termasuk irigasi Mengurangi pertumbuhan penduduk sebagai suatu program pemerintah

Debat atas Teori Malthus (Teori Fisiologis/Alami)


1. Thomas Sadler: hubungan timbal balik antara jumlah penduduk dengan daya reproduksi 2. Doubleday: kemakmuran tinggi, daya reproduksi rendah; dan sebaliknya 3. Jose De Castro (hubungan kelahiran dan konsumsi protein): konsumsi protein tinggi, kelahiran rendah 4. Kindleberger: negara-negara kaya, makin kaya; negara-negara miskin, banyak anak (the rich get richer, the poor get children)

Debat atas Teori Malthus (Teori Fisiologis/Alami)


5. Herbert Spencer: makin maju manusia mengembangkan dirinya, makin banyak energi untuk kemajuan, makin berkurang energi untuk reproduksinya 6. Gini: ruang dan pangan bukan pembatas, sebab sebelum dicapai tingkat maksimal pangan, siklus manusia sudah ada pada downswing sebagai akibat dari demographic metabolism (kehabisan energi untuk daya reproduksi)

Debat atas Teori Malthus (Teori Sosek/Psikososial Ekonomi)


1. William Sr.: pengekang utama reproduksi bukan karena kekurangan pangan, tetapi ketakutan akan kekurangan pangan 2. Archibald Allison: tak perlu khawatir over population sebab di dunia masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan, kebudayaan (cipta, karsa dan karya) manusia makin maju, makin rasional; mengatur jumlah anak 3. Arsene Dumont (teori kapilaritas sosial): hasrat manusia untuk memperbaiki status sosek bersifat turun temurun, dan selalu berusaha lebih baik dari generasi sebelumnya, dan ini hanya bisa dicapai dengan memperhatikan kualitas daripada jumlah anak

Debat atas Teori Malthus (Teori Sosek/Psikososial Ekonomi)


4. Wichsell: tiap wilayah pada saat tertentu memiliki jumlah penduduk tertentu dengan ilmu dan teknologi tertentu; mencapai keseimbangan antara jumlah kelahiran dan jumlah kematian 5. Saunders: tiap negara pada keadaan tertentu dan waktu tertentu memiliki densitas optimum bagi penduduknya 6. Karl Marx (Das Kapital): kemiskinan karena sistem kapitalistis; kaum kapitalis menguasai alat-alat produksi dengan menekan pendapatan buruh

The Club of Rome


Kelompok yang terdiri atas kelompok industrialis, ilmuwan, ahli ekonomi dan kesepakatan dari 10 negara-negara maju Menerbitkan buku The Limits to Growth in 1972

The Club of Rome basic conclusion.


Jika terjadi trend dalam populasi dunia yang terus tumbuh dan berhubungan erat dengan industrialisasi, polusi, produksi makanan dan berkurangnya sumberdaya. Maka batas pertumbuhan planet ini hanya kurang lebih 100 tahun lagi (the limits to growth on this planet will be reached sometime in the next 100 years) Hasil kajian yang mungkin terjadi adalah penurunan populasi dan kapasitas industri yang tidak dapat dikontrol dan datang secara tiba-tiba.

Apakah Club of Rome benar?


Jangan panik! Doesnt take human dimension sufficiently into account Sifat ras manusia adalah adaptif dan inovatif. Respon manusia berubah contoh sumber bahan bakar alternatif, teknologi benih untuk mengatasi bencana kelaparan di beberapa negara Asia.

Esther Boserup 1965


Boserup percaya bahwa manusia mempunyai sumberdaya berupa pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan supply makanannya. Menentang teori Malthus pertumbuhan penduduk sejalan dengan pembangunan pertanian. Memberikan asumsi bahwa manusia menguasai teknik-teknik yang diperlukan dengan sistem yang lebih intensif dan menggunakannya ketika terjadi pertumbuhan penduduk.

contoh..
Tekanan demografi (population density) menghasilkan inovasi dan produktivitas yang tinggi serta penggunaan lahan yang lebih baik (irigasi, cara tanam, intensifikasi, benih dan bibit unggul) dan tenaga kerja (peralatan, teknik yang lebih baik).

Apakah Boserup benar ?


......that the changes in technology allow for improved crop strains and increased yields

Green revolution Sustainable farming

Tetapi.
Boserup mengakui bahwa kelebihan populasi dapat membawa kita dalam praktek budidaya pertanian yang dapat menurunkan kesuburan tanah atau bahkan merusak lingkungan Teori Boserups didasarkan pada asumsi closed society bukan dalam keadaan realitas (adanya migrasi)

Julian Simon
Seorang ekonom Amerika yang menulis Ultimate Resource pada tahun 1981 Beranggapan bahwa supply sumberdaya alam kita tidak terbatas (infinite). Ketika sumberdaya alam berkurang dan harga dasar naik maka manusia akan melakukan investasi dengan memproduksi teknologi.

Mencari lebih banyak bahan dasar (raw materials) Lebih dalam menggali potensi dari yang sudah ada. Mencari sumberdaya alternatif yang dapat menggantikan sumberdaya tersebut. Menghasilkan cara atau metode lain sehingga tidak tergantung pada sumberdaya tertentu.

Human brain power The Ultimate Resource!

Beberapa isu Apakah benar?


Simons adalah seorang fidur yang sangat kntroversial Simon bertaruh dengan Prof. Paul Ehrlich (penulis "The Population Bomb") pada tahun 1982 bahwa raw materials seharga $1000 pada tahun 1990 hanya akan sedikit lebih mahal. Yang kalah akan membayar perbedaan harga tersebut. Tahun 1990 Ehrlich mengirim check kepada Simon sebesar $576.01.

Julian Simons (1981)


Pesan yang disampaikannya bahwa pasar akan melakukan yang terbaik untuk menjaga lingkungannya. Selanjutnya, pertumbuhan tidak mengurangi standar hidup dunia, yang sangat harmonis dari sudut pandang politik konservatif.

The New Population Bomb


(Jack A Goldstone, 2010)

Kasus Negara Afghanistan sebuah negara dengan tingkat pertambahan penduduk yang cepat. 2010 2025 2050 28 juta 45 juta 75 juta As nearly 20 million additional Afghans are born over the next 15 years

The New Population Bomb


(Jack A Goldstone, 2010)
today's population bomb is the product less of absolute growth in the world's population than of changes in its age and distribution.

Menjelang Abad 21 ini lebih memperhatikan pada bagaimana manusia bertahan atau hidup di dunia ini daripada memperhatikan bagaimana komposisi dan distribusi penduduk global. Berkaitan dengan :
- Dimana populasi mengalami penurunan dan kenaikan - Negara mana yang banyak mempunyai penduduk usia tua dan yang muda - Bagaimana kependudukan akan mempengaruhi pergerakan penduduk antar negara.

Megatrends 2025
(Lester Brown. 1990. World Watch Institute)
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Sumber energi untuk industri, transportasi dan pemukiman bukan lagi dari sumberdaya fosil Budaya kendaraan bermotor untuk transportasi ditinggalkan Perkembangan telekomunikasi (manusia bekerja di rumah melalui satelit, termasuk berbelanja) Budaya re-use dan recycling bahan baku Tanah pertanian digunakan lebih intensif dengan tetap mempertahankan stabilitas biologis sampai pertanian tanpa tanah Konsentrasi penduduk di sekitar kota terpecah dalam unit-unit yang makin kecil, dengan variasi jalur mixed enterprised (pangan dan produk energi) yang dipupuk dengan hasil recycling, diselingi usaha agroforestry Ukuran pertumbuhan sosek bukan lagi GNP tetapi sustainability Kemajuan/kecanggihan teknologi mengurangi penggunaan SDA Pola hidup sederhana menggantikan pola hidup konsumerisme (kesenjangan kaya-miskin berkurang) Perbedaan ideologi menghilang (umat manusia hanya punya satu keprihatinan: sustainability panetnya). Pengejaran lebih diarahkan kepada: a. Menata hubungan lebih baik dengan sesamanya b. Nilai-nilai kemanusiaan (demokrasi, kebebasan dan HAM) c. Perbaikan kualitas hidup manusia d. Menciptakan dan melestarikan perdamaian