Anda di halaman 1dari 3

Jatinango, 07 Mei 2012

Tugas Individual
Tugas Individual Ke 2:
Copy-paste*) form berikut dan isi dengan bertanggung jawab (bukan hasil kompromi):

Tugas Individu ke 2
EVALUASI / RANGKING AKTIVITAS ANGGOTA KELOMPOK Nama Anggota Kelompok ..Agron 11..**) 1 2 3 4 Sunandar Riska Mega Novi Sadfitri Annisa Ramalis Rangking Aktivitas ***) 4 1 2 3

Saya yang membuat rangking: Nama Fadillah Syahrizal..................... Tanda Tangan: ....(fakultatif).............
*

Sekali lagi copy-paste! Bantu saya jangan buat form sendiri!

**) Tulis semua anggota kelompok, kacuali nama anda. ***)Yang anda nilai paling menguasai masalah dan paling aktif berperan dalam mengerjakan tugas kelompok (Tugas Kelompok ke 1 plus Tugas Kelompok ke 2), beri rank 1. Yang paling tidak aktif dan paling tidak menguasai masalah beri angka rangking terbesar. Ingat ini ranking bukan score!. Bila angota kelompok ada 5 (selain anda), maka akan ada 5(lIma) nomor yang berbeda (1, 2,3 4, 5). Tidak boleh ada no. Rank yang sama. Bila ragu memberi rangking, random saja (ngitung kancing!)

Jatinango, 07 Mei 2012

Tugas Individual Ke 3:
Walaupun anda ikut aktif merumuskan jawaban kelompok, pada akhirnya toh jawaban itu adalah jawaban kompromi yang disetujui bersama. Kalaupun ternyata anda setuju 100% dengan jawaban kelompok, coba anda pilih untuk dielaborasi lebih lanjut sehingga menjadi lebih jelas. Pilih satu nomor saja yang paling anda kuasai dan perlu diperjelas (dikoreksi dan/ atau dielaborasi lebih lanjut). Koreksi/Elaborasi yang dimaksud maksimum 300 kata (satu halaman kuarto) Buat dalam format berikut (copy-paste):

Tugas Individu ke 3
Nama: ...Fadillah Syahrizal.... Kelompok No.: ....Agron 11..... Jawaban Kelompok yang akan saya perjelas adalah Jawaban Kelompok No . ..E6.. Jawabaan Kelompok untuk no ini adalah sbb.: Kelompok kami tidak percaya, mengapa kami tidak percaya ? Karena apabila ilmu itu dimanfaatkan secara bijak, otomatis sebelum memanfaatkan ilmu tersebut seseorang akan mengetahui apa dampaknya, apakah dampaknya baik atau buruk, jika seseorang tahu dampak daripada pemanfaatan ilmu tersebut adalah negatif maka dia tidak akan memanfaatkan ilmu tersebut. Ditambah dengan panduan agama maka sangat kecil dampak negative dari pemanfaatan ilmu yang bijak. Dengan adanya panduan agama maka membuat sesorang akan semakin bijak lagi dalam memanfaatkan ilmu dan semakin memperkecil kemungkinan memanfaatkan ilmu yang bisa berdampak negatif. Koreksi/Elaborasi saya untuk No, ...E6... tersebut adalah: Saya percaya, walaupun ilmu dimanfaatkan secara bijak ditambah dengan panduan agama, suatu ilmu masih dapat memberikan potensi merugikan bagi berbagai pihak, atau pun lingkungan, karena arti kebijaksanaan dari setiap individu akan berbeda maksudnya. Hal tersebut dikarenakan culture, agama, pengetahuan dan lingkungan hidup setiap individu manusia berbeda. Bisa saja seseorang menghakimi bahwa suatu ilmu dapat merugikan orang lain atau pun lingkungan tetapi sebagian orang lain berdasarkan pengetahuan,kebijaksanaan, agama, dan lingkungan hidupnya ilmu tersebut dapat saja bermanfaat. Misalnya nuklir, menurut sebagian orang berdasarkan pengetahuan, panduan agama, dan lingkungan hidup sebagian orang tersebut tinggal ilmu tentang energi nuklir sangat diperlukan dan bermanfaat dikarenakan energi nuklir dengan sedikit sumber nuklir saja mampu menghasilkan energi yang sangat besar sehingga tidak perlu tergantung pada bahan bakar minyak untuk menghasilkan energi. Pada negara yang memiliki cadangan minyak yang sedikit tentu menurut mereka lebih bijak untuk menggunakan nuklir. Tapi sesuatu yang mereka anggap itu bijak dan bermanfaat bagi orang lain hal itu merupakan suatu hal yang sangat tidak bijak karena radiasi dari energi nuklir tersebut yang dapat merusak lingkungan hidup sehingga tidak dapat mendukung kehidupan makhluk hidup sekitar.

Jatinango, 07 Mei 2012 Contoh lain yaitu Amerika Serikat dengan pengetahuannya tentang ilmu persenjataan, berdasarkan definisi bijak dan panduan agama mereka. Sangat bijak dalam menggunakan persenjataan modern milik mereka dalam memerangi negara-negara Islam yang notabene persenjataan milik mereka tidak secanggih dan sebanyak persenjataan milik Amerika. Itulah sebabnya saya berpendapat suatu ilmu dapat tetap merugikan walaupun dimanfaatkan secara bijak dan dengan panduan agama sekalipun. Karena kebijakan, hati nurani, dan pengetahuan dari setiap orang itu berbeda.