Anda di halaman 1dari 11

UKURAN PEMUSATAN DATA (MEASURES OF CENTRAL TENDENCY)

suatu ukuran untuk meringkas/menyimpulkan sekelompok data dalam satu nilai tunggal yang spesifik
yang letaknya di tengah dari nilai-nilai pengamatan yang terhimpun dalam sekelompok data
UKURAN PEMUSATAN
UKURAN GEJALA PUSAT
- Rata-rata hitung
- Rata-rata ukur
- Rata-rata harmonik
- Modus
UKURAN LETAK
- Median
- Kuartil
- Desil
- Persentil
MEAN (RATA-RATA HITUNG)
Dihitung dengan membagi jumlah nilai oleh banyak data

atau
Atau secara sederhana

Dimana x
i
= jumlah semua harga x dan n = banyak data


n
x x x
x
n + + +
=
... 2 1
n
x
x
n
i
i

=
=
1
n
x
x
i

=
Jika ada 5 mahasiswa mempunyai berat badan 70 kg, 6 mahasiswa dengan
berat badan 69 kg, 3 mahasiswa denga berat badan 45 kg dan masing-
masing 1 mahasiswa dengan berat badan 80 kg dan 56 kg. Cari rata-rata
hitung!
Jawab:
x
i
f
i
f
i
x
i
70 5 350
69 6 414
45 3 135
80 1 80
56 1 56
jumlah 16 1035

=
i
i i
f
x f
x
xi = berat badan
fi = frequensi untuk nilai xi yang
bersesuaian
Rumus:
kg x 6 . 64
16
1035
= =

Sifat Mean
Peka terhadap perubahan nilai
maupun jumlah pengamatan
Paling reliabel (dapat dipercaya)

MODUS
Untuk menyatakan fenomena yang paling banyak
terjadi atau paling banyak terdapat
Modus adalah nilai yang mempunyai frekuensi
terbesar dari sekelompok data.
Pada data kuantitatif modus ditentukan oleh
adanya nilai-nilai pengamatan kembar.
x
i
f
i
12 1
14 2
28 2
34 4
Mo = 34


Dalam sekelompok data mungkin terdapat
1. Tanpa modus (nonmodal)
2. Satu modus (unimodal)
3. Dua modus (bimodal)
4. Lebih dari dua modus (multimodal)



Sifat Modus
Kurang peka terhadap perubahan nilai maupun jumlah pengamatan
Tidak reliabel (tidak dapat dipercaya)

MEDIAN
Harga yang ditengah apabila angka-angka itu disusun menurut besarnya. Jika sekumpulan
angka itu genap banyaknya, maka median ini adalah rata-rata dua bilangan yang ditengah.
Untuk data berjumlah genap maka median terletak pada data ke (n + 1)/2

Contoh:
Data: 4, 12, 5, 7, 8, 10, 10
Disusun berurut: 4, 5, 7, 8. 10, 10, 12
Me = 8
Data berukuran genap : 12, 7, 8, 14, 16, 19, 10, 8
Disusun berurut: 7, 8, 8, 10, 12, 14, 16, 19
Me = (10 + 12) = 11

Median
Kurang peka terhadap perubahan nilai pengamatan tetapi peka jumlah pengamatan
Kurang reliabel (kurang dapat dipercaya)
HUBUNGAN EMPIRIS ANTARA NILAI RATA-RATA HITUNG, MEDIAN, DAN MODUS
Ada 3 kemungkinan kesimetrian kurva distribusi data :
1) Jika nilai ketiganya hampir sama maka kurva mendekati simetri.
2) Jika Mod<Med<rata-rata hitung, maka kurva miring ke kanan.
3) Jika rata-rata hitung<Med<Mod, maka kurva miring ke kiri.
Jika distribusi data tidak simetri, maka terdapat hubungan :
Rata-rata hitung-Modus = 3 (Rata-rata hitung-Median)

KUARTIL
Jika sekumpulan data dibagi menjadi 4 bagian yang sama banyak, sesudah disusun menurut
urutan nilainya, maka bilangan pembaginya disebut kuartil. Ada tiga buah kuartil: K
1
, K
2
, K
3
.
Untuk menentukan nilai kuatil:
Susun data menurut urutan nilainya
Tentukan letak kuartilnya
Tentukan nilai kuartilnya
Kuartil adalah nilai yang membagi sekelompok data menjadi empat bagian yang sama sesudah
disusun menurut urutan nilainya.



( ) Med X 3 Mod - X =
I II III IV
K1 K2 K3 K4
MEDIAN
Letak kuartil ditentukan oleh rumus:
4
) 1 ( + n i
Letak K
i
= data ke
Dengan i = 1, 2, 3
4
) 1 12 ( 1 +
Contoh:
Data: 75, 82, 66, 57, 64, 56, 92, 94, 86, 52, 60, 70
Urutan: 52, 56, 57, 60, 64, 66, 70, 75, 82, 86, 92, 94
Letak K
1
= data ke
= Data ke 3
Yaitu antara data ke-3 dan ke-4
seperempat jauh dari data ke-3

Nilai K
1
= data ke 3 + (data ke-4 data ke-3)
= 57 + (60 57) = 57
4
) 1 12 ( 2 +
4
) 1 12 ( 3 +
Letak K
2
= data ke
= Data ke 6
Nilai K
2
= data ke 6 + (data ke-7 data ke-6)
= 66 + (70 66) = 68
Letak K
3
= data ke
= Data ke 9
Nilai K
3
= data ke 9 + (data ke-10 data ke-9)
= 82 + (86 82) = 85

DESIL
Jika kumpulan data itu dibagi menjadi 10 bagian yang sama, maka didapat sembilan pembagi
dan tiap pembagi dinamakan desil (D
1
, D
2
, .,D
9
). Desil ditentukan dengan jalan:
a. Susun data menurut urutan nilainya
b. Tentukan letak desil
c. Tentukan nilai desil
Letak desil = Di = data ke
dengan i = 1, 2, .., 9


Nilai desil dari distribusi frequensi
dengan i = 1, 2, .., 9
|
|
.
|

\
|
+ =
f
F ixn
p b Di
10 /
b : batas bawah kelas D
i
, ialah kelas dimana D
i
akan terletak
p : panjang kelas D
i
n : ukuran sampel atau banyak data
F : jumlah semua frequensi sebelum kelas D
i
f : frequensi kelas D
i

PERSENTIL
Jika kumpulan data itu dibagi menjadi 100 bagian yang sama, maka didapat 99 pembagi dan tiap
pembagi dinamakan persentil (P
1
, P
2
, .,p
99
). Persentil ditentukan dengan jalan:
a. Susun data menurut urutan nilainya
b. Tentukan letak persentil
c. Tentukan nilai persentil
Letak persentil = Pi = data ke
dengan i = 1, 2, .., 99


10
) 1 ( + n i
100
) 1 ( + n i
Nilai persentil dari distribusi frequensi
dengan i = 1, 2, .., 9
|
|
.
|

\
|
+ =
f
F ixn
p b Pi
100 /
b : batas bawah kelas P
i
, ialah kelas dimana P
i
akan terletak
p : panjang kelas P
i
n : ukuran sampel atau banyak data
F : jumlah semua frequensi sebelum kelas P
i
f : frequensi kelas P
i
HUBUNGAN UKURAN PEMUSATAN DATA
DENGAN SKALA PENGUKURAN DATA
Skala pengukuran
data
Ukuran pemusatan data
Mean Median Modus
Nominal - - +
Ordinal - + +
Interval + + +
Rasio + + +

Contoh
Terdapat 10 karyawan suatu perusahaan X akan dilihat rata-rata hari tidak masuk selama satu bulan.
Hasil pengamatan sebagai berikut :
0 0 0 0 0 1 1 2 2 26
0+0+0+0+0+1+1+2+2+26
=
10
32
= = 3,2 hari tiap bulan
10
Median = 0,5
Bila pada sekelompok data rasio atau interval
mengandung nilai ekstrim, maka mean tidak
reliabel. Gunakan median
x
x

UKURAN PENYIMPANGAN
DEFINISI
Ukuran penyebaran data adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa besar nilai-nilai data
berbeda atau bervariasi dengan nilai ukuran pusatnya atau seberapa besar penyimpangan nilai-nilai
data dengan nilai pusatnya.
JENIS UKURAN PENYIMPANGAN
Terdiri dari:
a. Rentang
b. Rentang antar kuartil
c. Simpangan (deviasi) kuartil
d. Rata-rata simpangan
e. Simpangan baku (deviasi standart)
f. Varians
g. Koefisien variasi
h. Kemencengan
Rentang, rentang antar kuartil dan simpangan kuartil
Rentang = data terbesar data terkecil
Rentang antar kuartil = K
3
K
1
, dimana
K
3
= kuaril ketiga dan K
1
= kuartil pertama
Simpangan kuartil/deviasi kuartil/rentang semi antar kuartil harganya setengah dari rentang
antar kuartil
SK = (K
3
K
1
)
Simpangan baku/Deviasi Standar dan variansi
Variansi (s
2
) adalah harga penyimpangan/deviasi yang juga memperhitungkan deviasi tiap data
terhadap meannya (rata-ratanya)
Deviasi standar (s) adalah akar positif variansi
Rumus:


Contoh:
Terdapat data 8. 7, 10, 11, 4
x
i
x x
i
-x (x
i
-x)
2
8 8 0 0
7 8 -1 1
10 8 2 4
11 8 3 9
4 8 -4 16
30 74 . 2
4
30
5 . 7
1 5
30 2
= =
=

=
s
s

Koefisien variansi
Harga deviasi dalam bentuk persentase. Berguna
untuk membandingkan deviasi dua kelompok data
Rumus:
% 100 x
rata rata
aku simpanganb
KV

=
% 25 . 34 % 100
. 8
. 2.74
= =
x KV

1
) (
2
2

=

n
f
x x
s
i
i
1
) (
2

=

n
s
x xi

Kemencengan
Harga yang menunjukkan seberapa jauhkah distribusi itu menyimpang dari simetrik. Apabila suatu
distribusi itu simetrik, dan bermodus satu, maka harga rata-rata (mean), median dan modus berimpit
(sama besar). Untuk distribusi yang tidak simetrik, harga-harga tengah itu tidak sama. Semakin
menceng distribusinya, maka semakin besar jarak antara mean dan modus.
Rumus:
Km = rata-rata modus/deviasi standar
Untuk distribusi yang tidak terlalu menceng, rumus diatas dapat diganti dengan:
Km = (3Xrata-rata modus/deviasi standar)
Dari rumus diatas terlihat jelas bahwa untuk distribusi yang simetrik harga kemencenganya = 0. Untuk
distribusi yang mempunyai mean lebih besar dari modus, harga kemencengannya positif, dan
distribusinya dinamakan menceng positif (kekanan). Sebaliknya jika mean lebih kecil dari modus, harga
kemencengannya negatif dan distribusinya dinamakan menceng negatif (kekiri)
Km = 0 distribusi simetrik
Km < 0 distribusi menceng kekiri
Km > 0 distribusi menceng ke kanan

Ukuran Penyebaran Relatif
Mengubah ukuran penyebaran menjadi persentase atau ukuran relatif
Penggunaan ukuran relatif memberikan manfaat :
Data mempunyai satuan pengukuran yang berbeda
Data mempunyai satuan ukuran yang sama
Ukuran Penyebaran Relatif
Koefisien range
Koefisien deviasi rata-rata
Koefisien deviasi standar
Koefisien Range
Pengukuran penyebaran dengan menggunakan range secara relatif
Rumusan :
KR = ( (La Lb) / (La + Lb) ) x 100 %
La : Batas atas data atau kelas tertinggi
Lb : Batas bawah data atau kelas terendah
Koefisien Deviasi Rata Rata
Ukuran penyebaran dengan menggunakan deviasi rata-rata relatif terhadap nilai rata-ratanya atau
persentase dari deviasi rata-rata terhadap nilai rata-ratanya
Rumus :
KMD = [ MD / x ] x 100%
MD = Deviasi rata - rata
X = Nilai rata rata data
Koefisien Standar Deviasi
Ukuran penyebaran yang menggunakan standar deviasi relatif terhadap nilai rata-rata yang dinyatakan
sebagai persentase
Rumus
KSD = [ s / x ] x 100 %
S = Standar deviasi
X = Nilai rata rata data