Anda di halaman 1dari 4

C.

MENYUSUN RENCANA KERJA Setelah mendefinisikan masalah dan membuat kerangka, selanjutnya perlu menetapkan suatu rencana kerja yang didasarkan pada kerangka pembuka (pendahuluan). Suatu rencana kerja formal pada umumnya mencakup beberapa hal sebagai berikut. a. Permasalahan yang dihadapi b. Maksud dan scope (ruang lingkup) atas investigasi c. Pembahasan atas urutan tugas (sumber informasi, observasi atau eksperimen, dan batasan waktu, uang, atau data yang tersedia) d. Telaah atas pekerjaan proyek, jadwal, dan sumber-sumber yang diperlukan(siapa yang bertanggung jawab, kapan akan dilakukan, dan berapa biaya investigasi) D. MELAKUKAN PENELITIAN Nilai laporan tergantung pada kualitas suatu informasi. Saat pengumpulan informasi, yang pertama diperhatikan adalah bagaimana mengorganisasikan informasi yang diperoleh. Rencana kerja yang telah disiapakan akan sangat membantu selama penelitian berlangsung. Dalam kaitan ini, bagaimana anda memperoleh informasi yang anda perlukan baik melalui sumber-sumber primer (primery source) maupun sekunder (secondary source) Sumber primer akan memberikan informasi atau data yang dikumpulkan dari sumber-sumber asli (tangan pertama) untuk tujuan tertentu. Sedangkan sumber sekunder akan memberikan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain untuk tujuan tertentu. Data sekunder tersebut berasal dari laporan tangan kedua. 1.sumber-sumber primer Apabila informasi yang diperlukan tidak tersedia dari sumber-sumber sekunder, anda harus mengumpulkan dan menafsirkan data dengan melakukan penelitian primer. Anda harus melukan peneliatian secara langsung ke dalam dunia nyata. Ada 4 cara untuk mengumpulkan data primer, yaitu memeriksa dokumen-dokumen, observasi, survei, dan melakukan eksperimen. a. Dokumen

Dokumen-dokumen bisnis yang termasuk ke dalam data primer antara laon, laporan penjualan, neraca, laporan laba rugi, kebijakan-kebijakan, korespondensi dengan pelanggan dan pemsok, dan kontrak. Disamping itu dokumen-dokumen resmi pemerintah juga termasuk sumber-sumber primer. b. Observasi Observasi (observasion) atau pengamatan merupakan salah satu cara untuk memperoleh sumber data primer dalam dunia bisnis. Anda mungkin dapat mengunjungi atau mengamati suatu kegiatan yang tengah berlangsung dalam suatu bisnis. c. Survei Suatu cara untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang anda ajukan adalah bertanya kepada orang yang mempuyai pengalaman atau keahlian yang relevan dengan bidang keahliannya. Suatu survei formal memerlukan beberapa keputusan penting yang mencakup antara lain 1. Apakah anda ingin wawancara tatap muka, lewat telpon, atau lewat daftar pertanyaan? 2. Berapa jumlah sampel yang akan anda teliti? 3. Pertanyaan khusus apa yang anda ajukan agar memperoleh suatu gambaran yang valid? Pengembangan suatu daftar pertanyaan memerlukan ketrampilan tertentu. Ada beberapa bentuk pertanyaan yang dapat anda gunakan untuk memperoleh informasi dari para responden, antara lain dengan menggunakan pertanyaan terbuka, ya atau tidak, pilihan, skala, checlist, peringkat, dan isian. d. Eksperimen Kegiatan eksperimen (experiement) lebih banyak dilakukan untuk bidang-bidang teknis. Hal ini disebabkan karena suatu eksperimen memerlukan manipulasi faktor-faktor yang tercakup didalamnya secara lebih ekstensif. Di samping itu, biaya yang diperlukan untuk melakaukan eksperimen pada umumnya relatif mahal dan untuk mengetahui hasil eksperimen perlu waktu yang cukup lama. 2. sumber-sumber sekunder

Meskipun penelitian anda kebanyakan menggunakan sumber-sumber primer, pertama kali anda akan menelaah informasi yang bersal dari sumber sekunder. Dalam kaitannya dengan sumber-sumber sekunder, davis menyatakan bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi dewasa ini, banyak informasi yang dapat diperoleh melalui internet (online) maupun tersimpan dalam bentuk CD-ROM (compact disk-read only memory) Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi mengapa orang menggunakan sumbersumber sekunder, yaitu memalui jasa online atau jaringan internet. a. Hemat waktu Mencaari informasi melalui internet dapat menghemat waktu bila dibandingkan dengan cara manual. Prosedur pencariaan relatif cepat. b. Ketelitian Para peneliti memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi terhadap informasi yang diperoleh memalui jaringan internet karena kutipan-kutipan penting tidak akan dilewatkan dalam proses pencariannya. c. Relevansi Peneliti yang mempunyai pengalaman dalam mencari informasi melaui internet dapat memisahkan secara selektif konsep-konsep dan istilah-istilah kunci untuk mengidentifikasi kutipan-kutipan atau artikel-artikel yang mempunyai relevansi tinggi terhadap apa yang ditanyakan oleh para peneliti. d. Efektivitas biaya Berkuranggya waktu pencarian dan menengkatnya relevansi bahan-bahan dalam suatu proses dapat menghasilakan prosedur efektivitas biaya yang tinggi. Disamping itu anda juga dapat menemukan informasi yang bermanfaat secara manual melalui buku-buku referensi, publikasi populer, dan dokumen-dokumen pemerintah. Lagi pula, masing-masing bidang bisnis mempunyai referensi khusus yang memungkinkan anda dapat mencari dengan lebih cepat. E. ANALISI DATA Setelah melakukan penelitian dan memperoleh data yang anda inginkan , selanjutunya anda perlu melakukan analisis terhadap hasil temuan anda tersebut. Proses analisis pada dasarnya merupakan suatu pencarian hubungan diantara fakta-fakta yang telah anda

temukan. Dengan melihat data yang telah dikumpulkan dari berbagai sudut pandang anda dapat menjawab berbagai pertanyaan yang anda siapkan dalam suatu rencana kerja (work plan) 1. Perhitungan statistik Kebanyakan data yang diperoleh berbentuk angka-angka. Dalam perhitungan statistik secara sederhana, anda dapat menghitung rata-rata (averages), perkembangan (trends), dan korelasi (correlations) Salah satu cara untuk melihat data adalah dengan mencari rata-ratanya. Dalam hal ini, rata-rata dapat dibedakan ke dalam tiga bentuk yaitu mean, median, dan mode. Mean dapat diperoleh dengan cara membagi jumlah semua item dengan jumlah variabel. Mean ini sangat bermanfaat untuk membandingkan antara satu item dengan rata-rata kelompoknya. Median dari sebuah kelompok adalah nilai yang berada di tengah kelompok tersebut ketika semua anggota disusun secara menaik atau menurun berdasarkan nilainya. Median ini bermanfaat, jika satu atau beberapa data yang ada bersifat ekstrem (berbeda secara mencolok) Mode adalah data yang paling sering muncul dalam suatu kelompok. 2. Kesimpulan Pengambilan kesimpulan dapat didasarkan pada suatu kombinasi antara fakta-fakta yang tersedia, pertimbangan nilai, dan asumsi-asumsi. Oleh karena itu, sangat jarang pengambilan keputusan hanya didasarkan pada penemuan fakta semata. Meskipun demikian, pengambilan kesimpulan terhadap suatu kasus dapat mengandung unsurunsur yang bersifat subjektif. 3. Rekomendasi Kesimpulan berbeda dengan rekomendasi. Kesimpulan merupakan opini atau penafsiran terhadap suatu pokok bahasan tertentu, sedangkan rekomendasi adalah saran yang diberikan untuk melakukan tindakan tertentu. Suatu rekomendari yangbaik (good recommendations), paling tidak mencakup tiga kriteria yaitu praktis, dapat diterima oleh pembaca, dan penjelasannya cukup reinci sehingga pembaca dapat melakuakan suatu tindakan.