Anda di halaman 1dari 7

IP Multicast Alamat IP Multicast (multicast IP address) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak

penerima. Dalam sebuah intranet yang memiliki alamat multicast IPv4, sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi "listening" terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat multicast tersebut. Dengan cara ini, alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi. Alamat multicast didefinisikan dalam RFC 1112. Pada konsep ini, setiap group yang menjalankan aplikasi bersama mendapatkan satu multicast address. Struktur kelas multicast address dapat dilihat pada Gambar berikut,

Jadi beberapa host dapat di identifikasikan kedalam satu alamat ip, sehingga ip tersebut cukup dijadikan destination address, sehingga semua host didalamya dapat menerimanya. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/IP_address Protocol

Internet Group Management Protocol (IGMP) Protocol Independent Multicast (PIM) Distance Vector Multicast Routing Protocol (DVMRP) Multicast Open Shortest Path First (MOSPF) Multicast BGP (MBGP) Multicast Source Discovery Protocol (MSDP) Multicast Listener Discovery (MLD) GARP Multicast Registration Protocol (GMRP) Multicast DNS (mDNS)

http://en.wikipedia.org/wiki/IP_multicast

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

gatekeeper

Gatekeeper ialah perangkat pengendali jaringan, memiliki fungsi antara lain sebagai berikut: a. Translasi Alamat (routing) b. Kontrol terhadap Izin c. Minimal bandwidth control - request processing d. Zone management sebenarnya yang disebut gatekeeper ialah server, jadi untuk konfigurasinya tidak jauh dengan server pada umumnya sesuai dengan servis yang dijalankan. Gatekeeper bersifat optional dalam sistem H.323, tapi bila gatekeeper tersebut ada maka gatekeeper tersebut menangani fungsi-fungsi call control yang penting seperti: address translation (dari nama alias LAN bagi terminal dan gateway ke alamat IP), admission control dan bandwidth control. Signaling antara masing-masing terminal dan gatekeeper dilakukan melalui koneksi TCP menurut spesifikasi RAS. Fungsi optional pada gatekeeper adalah autorisasi, managemen bandwidth, servis tambahan seperti billing, directory service dan call management service.

http://kambing.ui.ac.id/onnopurbo/library/library-ref-eng/ref-eng-1/physical/voip/tutorials/h323.pdf http://budi.insan.co.id/courses/el695/projects/report-herry.pdf

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

Codec
Codec adalah singkatan dari Code-Decoder (sebagian menyebutnya CompressorDecompressor) dan digunakan untuk menjelaskan segala sesuatu yang mengubah data kedalam bentuk lain untuk disimpan atau transimisi, dan mengubahnya kembali agar dapat digunakan. Codec merupakan sebauh cara untuk menkompresi video ataupun audio agar dapat terbaca informasi didalamnya. Berikut jenis-jenis codec Codec MPEG-1 Codec MPEG-2 Codec MPEG-3 Codec MPEG-4 Codec Ogg Theora Ogg Vorbis

http://www.wikijawab.com/teknologi/software/135-apa-itu-codec.pdf

Jaringan Voice
Topologi

Untuk topologi diatas (metode h 323*), berikut topologi yang digunakan *H.323 merupakan standar yang dibuat oleh ITU-T untuk komunikasi multimedia.

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

Secara umumnya memang demikian namun secara spesifik terdapat bebrapa protocol yang bekerja , yaitu
Protokol RTP (Real Time Transport Protocol) SDP (Session Description Protocol) MEGACO (Media Gateway Control Protocol) Fungsi untuk transfer data secara real-time untuk mendiskripsikan sesi multimedia untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). SIP (session Initiation Protocol) untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna Dari beberapa protokol dapat dibedakan menjadi dua, untuk intranet dan internet maka menurut kami protokol RTP,SIP dan SDP bekerja di area intranet dan MEGACO untuk internetnya.

Untuk audio codecnya sebagai berikut, G.771 standar internasional untuk kompersi audio menggunakan teknik PCM (pulse code modulation) G.723.1 jenis decoder audio yang direkomendasikan untuk terminal multimedia dengan bit-rate rendah G.726 teknik pengkodean audio ADPCM dengan hasil pada 40,32,24,16 Kbps. G.728 teknik pengkodean audio LD-CELP dengan hasil pada 16 Kbps saja.

http://kambing.ui.ac.id/onnopurbo/library/library-ref-eng/ref-eng-1/physical/voip/tutorials/h323.pdf PROPOSAL TUGAS AKHIR - Analisis Perbandingan Kinerja VoIP Dengan Skema Suara CBR dan VBR pada Standard Wireless 802.11a, 802.11b, dan 802.11g, Irwan- 064.05.023 , Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti Jakarta 2010

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

Jaringan video
Video conference , memakai telekomunikasi audio dan video untuk membawa orang ke tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan untuk pertemuan. Ini bisa sama sederhananya dengan percakapan di antara dua orang di jabatan pribadi (titik-ke-titik) atau melibatkan beberapa tempat (multi-titik) dengan lebih dari satu orang di kamar besar di tempat berbeda. Selain audio dan pengiriman visual aktivitas menjumpai, video conferencing bisa dengan dokumen, informasi yang diperlihatkan dengan komputer, dan whiteboards.

Jadi video conference merupakan gabungan dari komunikasi audio dan video yang dilakukan bersamaan, yang memungkinkan 2 titik yang terpisah jarak dapat saling berkomunikasi. Sedikit berbeda teleconference, dimana dapat menghubungkan lebih dari 2 titik sekaligus untuk dapat saling berkomunikasi layaknya video conference. Komponen yang dibutuhkan kurang lebih sebagai berikut, A. Monitor ,Untuk monitor tidak ada pengkhususan terserah dari penggunanya. Biasanya monitor disesuaikan jumlah kapasitas peserta dan ruangan yang akan digunakan conference

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

B. Endpoint 1. Perangkat Keras Endpoint Untuk perangkat keras endpoint memiliki standarisasi bagian komponen didalamnya. Seperti diantaranya: - Camera - Codec (Coding / Decoding) - Remote Control - Mikropon meja

2. Perangkat lunak endpoint Perangkat yang mampu menjembatani endpoint device supaya bisa bekerja sebagaimana fungsinya.

C. MCU (Multipoint Control Unit) MCU ini di gunakan ketika akan melakukan video conference dengan lebih dari 2 peserta(teleconference) yang mana membutuhkan komunikasi multipoint. MCU ini dapat memudahkan kita sebagai admin dalam mengatur komunikasi yang melibatkan banyak user/peserta.

Sedangkan untuk user/peserta yang ingin melihat konferensi dapat juga mengaksesnya ke dalam MCU dan tampilannya berbentuk streaming. Saat ini di Pustekkom mempunyai 2 perangkat MCU yaitu Codian 4210 dengan kapasitas 20 user dan Codian 4215 dengan kapasitas 30 user.
http://dslrouter.sourceforge.net/stuff/jadiknas/jardiknas%20pustekom/Modul_10_Vicon.pdf

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1

Kelompok 1 : Aburizal K Luthfi Setioutomo Dina Wahy O Rasta Eki S

terminologi multicast,codec,jaringan voice-video------ Kelompok 1