Anda di halaman 1dari 14

Degradasi Hemiselulosa

Kelompok 2: Aris Kurniawan Pratomo Hersuprayogi (8221) Steward Septian Sofianingtias FH (8259) Lenny S. M. Dylan L Mellia Budiarti

Pendahuluan
Selulosa (35-50%)
Lignoselulosa Hemiselulosa (20-35%)

Lignin
(10-25%)

Hemiselulosa
Penyusun dinding sel tumbuhan. Sifatnya hidrofilik. Polimer heterogen pentosa, heksosa, dan sugar acid

Monomernya xilan, mannan, glucan, arabinogalactan, arabinan, dan galactan

Rumus molekulnya D-xilosa, Dmannosa, D-galaktosa, D-glukosa, Larabinosa, 4-0-metil glukoronat, Dgalakturonat dan asam D-glukoronat.

Gula penyusun Hemiselulosa

Heteroxilan, penyusun Hemiselulosa

Kaitan Hemiselulosa dengan Mikrobia

Mikrobia mampu mendegradasi hemiselulosa Sebagian besar menghasilkan asam oksalat.

Asam oksalat mampu melisiskan dinding sel tumbuhan yang mengandung hemiselulosa

Degradasi hemiselulosa menyebabkan penggunaan monomer oleh mikrobia lebih mudah dilakukan

Peranan Mikrobia
Hewan ruminantia
mempermudah penyerapan monomer, penggunaan sebagai sumber energi dan menambah protein

Kompos

lebih mudah terbentuk karena hemiselulosa telah terurai menjadi monomer-monomer

Mikrobia yang berperan


White-rot fungi Coriolus versicolor Grifora frondosa Flammulina velutipes Stereum hirsutum Pleurotus eringii Pleurotus ostreatus Lentinula edodes

Mikrobia yang berperan


Brown-rot fungi Coniophora puteana Daedalea dickinsii Fomitopsis palustris Poria cocos Postia placenta Serpula lacrymans

Mekanisme degradasi oleh jamur


Jamur mengeluarkan asam oksalat Asam oksalat mengikat kalsium dari lamela tengah tumbuhan Pori dinding sel tumbuhan terbuka, enzim hemiselulase masuk Perombakan hemiselulosa secara enzimatis maupun non-enzimatis

Mikrobia yang berperan


Mikrobia xilanolitik Bacillus sp. Lactobacillus sp. Pseudomonas sp. Cellulomonas sp. Acinetobacter sp.

Bakteri pendegradasi Hemiselulosa


Butyrivibrio fibrisolvens

pencerna serat, bentuk batang, gram positif

Hasil fermentasi karbohidrat asetat, format, laktat, butirat, H2 dan CO2

memiliki flagela, sehingga bersifat motil

mesophyl

Menghasilkan enzim selulase, berperan dalam hidrolisis hemiselulosa

Enzim hemiselulase dan substrat yang dihidrolisis

Daftar Pustaka
Brock, T.D. and Michael T. Madigan. 1991. Biology of Microorganism. Sixt Edition. Prentice Hall. Englewood Cliffs. New Jersey.

Broda P., P.R.J. Birch, P.R. Brooks and P.F.G.Sims. 1996. Lignocellulose degradation by Phanerochaete chrysosporium: gene families and gene expression for a complex process. Molecul. Microbiol.19(5):923-932.
Saha, B.C. 2003. Hemicelluocesa Bioconversion. J. Ind Microbiol Biotecnol 30: 279-291 Varrel, V.H. and Burk A. Dehority. 1989. Ruminal Cellulolytic Bacteria and Protozoa From Bison, Cattle Bisson Hybrids, and Cattle Feed Three Alfalfa Coin Diets. Applied and Environmental Microbiology. Vol. 55 No. 1