Anda di halaman 1dari 16

GEOPOLITIK

Disusun Oleh : Kelompok 8 (Pendidikan Elektronika 2011) Anastiya Maulani Rezza Adzmi Salma Resti A Syaiful Huda

Pengertian Geopolitik
Secara etimologi berasal dari kata geo yang berarti bumi dan tidak lepas dari pengaruh letak dan kondisi geografis bumi, Polis yang berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri atau negara, Teia yang berarti urusan (politik) bermakna kepentingan umum warga negara suatu bangsa

Pemikiran Dasar Geopolitik

Pemikiran Kontinental (Batas Daratan)

Pemikiran Maritim (Batas Kelautan)

4 Unsur Utama Geopolitik Sebagai Doktrin


1. Konsepsi Ruang 2. Konsepsi Frontier 3. Konsepsi Politik Kekuatan 4. Konsepsi Keamanan Negara dan Bangsa

Teori Geopolitik Negara Besar di Dunia


1. Teori Geopolitik Pra Perang Dunia II
Teori geopolitik Jerman => Ruang dan Kekuatan Teori geopolitik Inggris dan Amerika => Kekuatan maritim Teori geopolitik Italia => Dirgantara

2.Teori Geopolitik era Perang Dunia II


Teori geopolitik Inggris => Kekuatan maritim Teori geopolitik Prancis => Wawasan Benua Teori geopolitik Jerman => Ruang dan kekuatan Teori geopolitik Jepang => Kemakmuran Asia Timur

3. Teori Geopolitik Pasca Perang Dunia II


Teori pasca PD II hanya merefleksikan teori-teori geopolitik Pra PD II dan Era PD II dengan unsur unsur sebagai berikut : Kekuatan nyata Ekonomi, industri dengann sumber daya alam Kesediaan sumber daya alam Partisan Perkembangan IPTEK Kekuatan militerdidukung faktor alamiah, geografi, SDA & penduduk Terjadi Bi-polar

Konsep Geopolitik Indonesia


Wawasan nusantara adalah geopolitik

Indonesia Indonesia hakekatnya terdiri atas 3 unsur geopolitik, yaitu: Rasa kebangsaan Paham kebangsaan Semangat kebangsaan

Legalisasi Deklarasi Djuanda lewat UU NO. 4/Prp

tahun 1960 tentang perairan Indonesia merupakan Implementasi geopolitik Indonesia. Akibat deklarasi Djuanda tersebut luas Indonesia menjadi 5,9 juta dengan wilayah airnya 2 kali lipat dari wilayah daratan. Konsepsi negara Kepulauan telah disahkan oleh PBB tahun 1994 (melalui UNCLOS 1982), menimbulkan tantangan, ancaman, dan berkepentingan atas wilayah kita.

Prinsip Geopolitik Wawasan Nusantara


Wawasan Nasional setiap negara berbeda Enam Konsepsi yang menjadi elemen wawasan nasional Indonesia, ialah Persatuan dan Kesatuan, Bhineka Tunggal Ika, Kebangsaan, Negara Kebangsaan, Negara Kepulauan dan Geopolitik Pengertian wawasan Nusantara Dimensi Pemikiran Wawasan Nusantara Sebagai Landasan

Visional Bangsa

KONSEPSI BANGSA, NEGARA DAN WILAYAH


Konsepsi Bangsa Konsep dasarnya berbasis pada identitas dan budaya bangsa dengan tetap mengacu kepada prinsip Bhineka Tunggal Ika. Konsepsi Negara Negara adalah lingkungan/ ruang bagi segenap komponen bangsa untuk tumbuh dan berkembang sesuai aspirasi dan kulturnya masing-masing. Konsepsi Wilayah Konsep wilayah Indonesia mengacu kepada konsep negara kepulauan, yaitu suatu kesatuan wilayah laut yang ditaburi pulau-pulau.

Asas Wawasan Nusantara Kepentingan bersama mempunyai persamaan kehendak dalam menghadapi suatu ancaman yang panas. Keadilan antara menerima dan membela hak & kewajiban. Kesetiaan terhadap kesepakatan/ikrar bersama, pemegang teguh nilai nilai Budi Utomo, Sumpah Pemuda.

Arah Pandang Arah pandang ke dalam Bertujuan menjamin terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa Arah pandang keluar Bertujuan demi terjaminnya kepentingan nasional Kedudukan dan Tujuan Kedudukan Sebagai landasan visional akan menjadi salah satu paradigma nasional rujukan disamping landasan idiil, konsepsional, konstitusional, dan operasional Tujuan Menumbuhkembangkan rasa nasional yang tinggi

Aktualisasi Wawasan Nusantara

Aktualisasi Kehidupan Politik Aktualisasi Kehidupan Ekonomi Aktualisasi Kehidupan Sosial Budaya Aktualisasi Kehidupan Pertahanan Keamanan Implikasi Wawasan Nusantara Implikasi terhadap daerah perbatasan (Frontier) Implikasi terhadap politik & Hankam

Geopolitik Indonesia di Era Globalisasi


Konsep globalisasi timbul dan tumbuh karena kesadaran akan kebutuhan ruang hidup dari manusia, masyarakat dan bangsa. Setelah bangsa menegara,kesadaran ruang menjadi kesadaran akan kedaulatan,sehingga membuat batasbatas negara dengan melalui seperangkat hukum & aparat penjamin tegaknya tertib hukum & kedaulatan. Makna globalisasi bagi wawasan nasional yaitu globalisasi dapat melahirkan neoliberalisme dan kapitalisme yang menciptakan keterkaitan & juga saling berkepentingan yang menembus batas-batas geografis negara. Tantangan wawasan nasional berupa bagaimana mempertahankan dan mengembangkan terhadap pengaruh globalisasi