Anda di halaman 1dari 4

2011

Tugas B.Indonesia
Analisis Puisi

Kagami Gari Lindo X CI/BI

ANALISIS PUISI DERAI-DERAI CEMARA

DERAI-DERAI CEMARA CHAIRIL ANWAR Cemara menderai sampai jauh Terasa hari akan jadi malam Ada beberapa dahan di tingkap merapuh Dipukul angin yang terpendam Aku sekarang orangnya bisa tahan Sudah berapa waktu bukan kanak lagi Tapi dulu memang ada suatu bahan Yang bukan dasar perhitungan kini Hidup hanya menunda kekalahan Tambah terasing dari cinta sekolah rendah Dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan Sebelum pada akhirnya menyerah

1. PENCITRAAN Citraan lihatan Citraan gerak Citraan perasaan : Cemara menderai sampai jauh Karena cemara menderai itu sesuatu yang bisa dilihat : Dipukul angin yang terpendam Dipukul merupakan suatu gerakan : Aku sekarang orangnya bisa tahan Orangnya bisa tahan menggambarkan perasaan

2. Majas Personifikasi : Terdapat pada bait 1 pada larik dipukul angin yang terpendam, karena yang sifatnya bisa memukul adalah manusia. Alegori : Terdapat pada bait kedua yang membandingkan antara kehidupan yang lalu dan kehidupan sekarang. Seperti dalam larik aku sekarang orangnya bisa tahan sudah berapa bukan kanak lagi ( kehidupan sekarang) tapi dahulu memang ada suatu bahan yang bukan dasar perhitungan kini (dahulu). Metafora : Terdapat pada bait ketiga yang memiliki makna tersirat seperti pada larik hidup hanya menunda kekalahan yang memiliki makna hidup itu bisa berarti sia-sia. 3. Rima a. Memiliki rima akhir abab Karena setiap huruf terakhir dari larik pertama akan terulang lagi pada larik ketiga dan berlaku sama pada larik kedua dan keempat b. Memiliki rima dalam (asonansi) vokal a Karena selalu terjadi pengulangan bunyi a pada bait 1 4. Ragam bunyi a. Euphoni : Cemara menderai sampai jauh, cinta b. Cacophoni : Malam, merapuh, terpendam, tahan, bukann, kekalahan, terasing, menyerah 5. Isi dan amanat Amanat yang terkandung yaitu kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai apa yang kita cita-citakan. Dan untuk meninggal dengan tenang kita harus menggapai cita-cita yang kita impikan tersebut 6. Nilai-nilai yang terkandung a. Nilai moral Untuk berusaha mencapai cita-cita

b. Nilai agama Bahwa setiap yang bernyawa akan mati jadi kita diberi batas waktu untuk menggapai cita-cita jadi manfaatkan lah waktu itu semampu kita 7. Menghubungkan puisi dengan realitas alam Pada bait pertama sangat banyak berhubungan dengan alam. Seperti pada larik cemarra menderai sampai jauh memiliki makna bahwa cita-cita yang tak tergapai. Lalu pada bait selanjutnya terasa hari akan jadi malam bermakna bahwa karna tak tergapai cita-cita terasa seperti kesunyian karena kata malam identik dengan sunyi. 8. Menghubungkan dengan sosial budaya Hubungannya terlihat pada bait kedua yaitu tentang kewajiban atau batasan yang bisa dilakukan anak-anak atau orang dewasa. Dalam masyarakat bahwa ada pembagian tanggung jawab atau antara anak-anak dan orang dewasa memiliki tanggung jawab yang berbeda.