Anda di halaman 1dari 1

berita pesawat super jet 100 Di internet khususnya Twitter dan Facebook telah beredar foto jenazah korban

kec elakaan pesawat Sukhoi Superjet 100. Banyak pihak yang menyakini jika foto tersebut asli. Namun ternyata setelah dite lusuri foto tersebut hanya hoax atau sampah belaka. Foto ini pertama kali beredar di Twitter. Melalui sebuah tweet foto yang kemudia n di-retweet dan di-retweet lagi akhirnya menyebar. Tak kalah gencar di Twitter, foto tersebut juga menarik perhatian Fascebokers. D i wall tak sedikit pengguna Facebook yang me-repost foto serupa. Foto tersebut memerlihatkan dua orang warga negara asing yang salah tubuhnya han gus terbakar dan menghitam. Kondisi jenazah sangat memrihatinkan. Salah satu may at korban isi perutnya hingga terburai keluar. Roy Suryo yang konon katanya pakar telematika menegaskan, jika foto yang beredar di internet adalah foto palsu. Foto tersebut memang foto kecelakaan pesawat. Na mun dari kasus kecelakaan pesawat yang berbeda. Saya pastikan foto yang beredar itu selama ini adalah palsu. Lebih baik foto itu ti dak diteruskan. Gambar itu diambil dari kecelakaan pesawat Air India pada tahun 2010, terang anggota DPR RI dari Partai Demokrat pada Metro TV News, Sabtu (12/05/1 2). Sang pakar melanjutkan, bilamana memang ada yang memiliki foto-foto korban pesaw at Sukhoi Superjet 100, seyogyanya tidak disebarkan. Sebab akan membuat resah da n khawatir bagi keluarga korban. Setelah ditelusuri memang benar, pada 22 Mei 2010 terjadi kecelakaan Air India E xpress yang menelan 169 penumpang tewas. Tribun News menuliskan, jika dua jenazah yang ada di foto (hoax) tersebut adalah pilot (Serbia) dan co-pilot (India) yang menjadi korban.