P. 1
tugas sistem irigasi

tugas sistem irigasi

|Views: 95|Likes:
Dipublikasikan oleh E AndReas Yonathan

More info:

Published by: E AndReas Yonathan on May 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2012

pdf

text

original

1.

Pemerintah telah mengeluarkan standar kualitas Air Irigasi berdasarkan, untuk itu dari standar tersebut, melalui studi literatur deskripsikan teknik mengukur masing-masing standar kualitas air irrigasi tersebut. Mengapa kualitas tersebut penting bagi pertanian.

Jawaban: Air merupakan sumber daya alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak sehingga perlu dilindungi agar dapat tetap bermanfaat bagi hidup dan kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya. Untuk menjaga atau mencapai kualitas air sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sesuai dengan tingkat mutu air yang diinginkan, maka perlu upaya pelestarian dan atau pengendalian. Pelestarian kualitas air merupakan upaya untuk memelihara fungsi air agar kualitasnya tetap pada kondisi alamiahnya. Pelestarian kualitas air dilakukan pada sumber air yang terdapat di hutan lindung. Sedangkan pengelolaan kualitas air pada sumber air di luar hutan lindung dilakukan dengan upaya pengendalian pencemaran air, yaitu upaya memelihara fungsi air sehingga kualitas air memenuhi baku mutu air. Air sebagai komponen lingkungan hidup akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Air yang kualitasnya buruk akan mengakibatkan kondisi

lingkungan hidup menjadi buruk sehingga akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan keselamatan manusia serta kehidupan makhluk hidup lainnya. Penurunan kualitas air akan menurunkan dayaguna, hasil guna, produktivitas, daya dukung dan daya tampung dari sumber daya air yang pada akhirnya akan menurunkan Deskripsi kualitas air a. Kelas satu, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum, dan atau peruntukan lain yang memper-syaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut; b. Kelas dua, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut; c. Kelas tiga, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;

dimana sebagian besar bergantung pada sumberdaya air.000 km2. Dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman dibutuhkan kwalitas air yang baik agar hasil produksi dan kwalitas produksi juga baik. tetapkan wilayah pengairan yang memenuhi / tidak memenuhi standar air irrigasi berdasarkan Peraturan Pemerintah No 82 tahun 2001. dan lain-lain. industri. maka akan berpengaruh pada produksi dan kesehatan bagi manusia. dengan panjang ±320 km dengan daerah aliran seluas ± 12. Sungai Brantas bersumber pada lereng Gunung Arjuna dan Anjasmara bermuara di selat Madura. air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang di Jawa Timur. maka akan berpengaruh pada produksi dan kesehatan bagi manusianya itu sendiri. Kualitas Air di sepanjang Sungai Brantas telah di lakukan monitoring secara periodik oleh Perum Jasa Tirta. Permasalahan yang ada saat ini adalah semakin menurunnya kualitas air Sungai Brantas sejalan dengan makin meningkatnya berbagai kegiatan penduduk disepanjang DAS Brantas. pembangkit tenaga listrik. jika air yang kita gunkan dalam irigasi/ pengairan tanaman adalah air yag tercemar. Kualitas air sangat penting bagi dunia pertanian. irigasi. yang merupakan sumber utama bagi kebutuhan air baku untuk konsumsi domestik. 2. Kualitas air sangat penting bagi dunia pertanian.d. Jumlah penduduk di wilayah ini ± 14 juta jiwa (40 % ari penduduk Jawa Timur). rekreasi. atau lebih kurang seperempat luas wilayah propinsi Jawa Timur. Penurunan kualitas air Sungai Brantas ini selain diakibatkan oleh pencemaran alami seperti terjadinya erosi dan limbah pertanian . Kelas empat. dari waktu kewaktu. jika air yang kita gunkan dalam irigasi/ pengairan tanaman adalah air yag tercemar. Dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman dibutuhkan kwalitas air yang baik agar hasil produksi dan kwalitas produksi juga baik.

Selain itu diketahui juga bahwa banyak senyawa organik yang bersifat toksik seperti fenol. karena BOD nya mendekati kisaran 12 3. maka makrobentos ini dapat digunakan untuk menduga status suatu perairan. a. Yang tidak memenuhi: Kabupaten/kota Malang dan Gresik. pestisida. Penambahan bahan organik maupun anorganik berupa limbah ke dalam perairan selain akan mengubah susunan kimia air. Makrozoobentos terdapat diseluruh badan sungai mulai dari hulu sampai ke hilir. surfaktan. Persyaratan Fisika Air b. Persyratan mikrobiologis . Wilayah pengairan yang memenuhi dan tidak memenuhi standar irigasi adalah: a.juga dikarenakan oleh adanya bahan-bahan organik berupa limbah dari penduduk sepanjang DAS serta aliran masuk lainnya yang turut mempengaruhi kualitas air Sungai Brantas. Nganjuk. bentos dan ikan. Melalui kajian literatur. beri rekomendasi bagaimana cara agar wilayah pengairan yang tidak memenuhi standar kualitas air irigasi menjadi air irigasi yang memenuhi standar kualitas air irigasi bagi usaha pertanian. Tulungagung dan Kediri. Yang memenuhi: Kabupaten/kota Jombang. Dengan keberadaan makrobentos yang hidupnya menetap dengan waktu yang relatif lama. dan lain-lain dapat menimbulkan kematian organisme seperti plankton. sehingga organisme aerob akan mati. kimia. Penggunaan makrobentos sebagai penduga kualitas air dapat digunakan untuk kepentingan pendugaan pencemaran baik yang berasal dari point source pollution maupun diffuse source pollution. Banyaknya bahan organik di dalam perairan akan menyebabkan menurunnya kadar oksigen terlarut di dalam perairan dan jika keadaan ini berlangsung lama akan menyebabkan perairan menjadi anaerob. Parameter Kualitas Air yang digunakan untuk kebutuhan manusia haruslah air yang tidak tercemar atau memenuhi persyaratan fisika. Kediri. juga akan mempengaruhi sifat-sifat biologi dari perairan tersebut. Persyaratan Kimia c. sedangkan b. dan biologis.

Phytoplankton colifprm. Nilai BOD tidak menunjukkan jumlah bahan organik yang sebenarnya tetepi hanya mengukur secara relatif jumlah oksigen yang dibutuhkan.BOD (Biochemical Oxygen Demand). COD yaitu suatu uji yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan oksidan misalnya kalium dikromat untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat dalam air (Nurdijanto.COD (Chemical Oxygen Demand). Adanya penyebab penyakit didalam air dapat menyebabkan efek langsung dalam kesehatan. Tabel keadaan anak sungai brantas .Persyaratan mikrobiologis yangn harus dipenuhi oleh air adalah sebagai berikut: . 2000 : 15). apabila nilai COD melebihi batas dianjurkan. (Sujudi. Penggunaan oksigen yang rendah menunjukkan kemungkinan air jernih.Tidak mengandung bakteri patogen.Tidak mengandung bakteri non patogen seperti: Actinomycetes. missalnya: bakteri golongan coli. . Kandungan COD dalam air bersih berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 82 / 2001 mengenai baku mutu air minum golongan B maksimum yang dianjurkan adalah 12 mg/l. Penyakit-penyakit ini hanya dapat menyebar apabila mikro penyebabnya dapat masuk ke dalam air yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 2000 : 15). . Vibrio cholera dan lain-lain. Kandungan BOD dalam air bersih menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No 82 / 2001 mengenai baku mutu air dan air minum golongan B maksimum yang dianjurkan adalah 6 mg/l. mikroorganisme tidak tertarik menggunakan bahan organik makin rendah BOD maka kualitas air minum tersebut semakin baik. Kuman-kuman ini mudah tersebar melalui air.1995) . Salmonella typhi. maka kualitas air tersebut buruk. Adalah jumlah zat terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk memecah bahan – bahan buangan didalam air (Nurdijanto. Cladocera dan lain-lain.

35 6.00 8. Jembatan Kalipare Kali Brantas 2.07 40. Malang 1.10 4.59 27.55 8.80 4.40 6.98 19.50 9.14 27. Jembatan Metro Kali Metro 5.76 6.55 4.80 1.00 1.46 17.05 17.81 60.85 12.70 7. 4.60 1. Kedung Pedaringan Kali Brantas 3.70 3. Jembatan Wonokerto Kali Lesti 7.88 Kab.87 64.80 6.14 4.25 3.94 10.50 8.10 22. Blitar 1.15 4.20 4.40 9.80 6.05 14.60 8.80 21. 7.10 2.55 6.10 8.62 12.75 11.10 6.20 3.11 3.20 8.35 7.57 3. Jembatan Kesamben Kali 3.05 2. Jembatan Bumiayu Kali Brantas 2.70 3.51 Waduk Lahor tengah Kali Biru Waduk Sutami hulu Kali Brantas 9.Periode : Oktober s/d Desember 2010 DO Kab/ kota No.00 1.35 9. Lokasi Sungai (mg/l) BOD (mg/l) COD (mg/l) Min Max Min Max Kab.40 3.80 1. 8.00 1. Waduk tengah Sutami Kali Brantas Kali Brantas 2.90 7.55 Waduk Sengguruh Kali Brantas 5.00 7. Waduk Sutami hilir 2.21 27.56 . Jembatan Sengguruh Kali Brantas 6.42 13.64 23.84 3.88 11.80 6.20 8.40 6.52 4.02 17.55 Min Max 3.00 2.

10 4. Tulungagung 2.40 2.63 41. Nganjuk 1. Waduk Wlingi D/S Kali Brantas 3. Jembatan Ngujang 1.65 5.60 15.60 8.15 40.10 3.06 11.95 6.98 74.60 4. Ngrombot Tambangan 2.71 3.60 5.04 8.30 3.30 Min Max 8.61 1.60 6. Nganjuk 1.70 2.60 8.52 2.15 12.20 4. Bendung 1.78 9.20 7.27 17.20 6.16 7.39 1. Waduk Lodoyo D/S Kali Brantas Kab.29 4. Jembatan Padangan Kali Brantas Lengkong Kali 5.60 13.48 .60 6. Lokasi Sungai (mg/l) BOD (mg/l) COD (mg/l) Min Max Min Max Brantas 2. Jembatan Ploso Kali Brantas Kali Brantas Kota Mojokerto 2.21 10.20 4.90 7.60 5.85 7.Periode : Oktober s/d Desember 2010 DO Kab/ kota No.84 5. Bendung Mrican Kali Brantas Kab.40 2.76 180.73 6.96 6.98 21.90 4.07 29.21 8.86 6.28 6. Jembatan Mengkikis Kali Brantas Kab. Pakel Tambangan Kali Brantas Kali Brantas Kota Kediri 1.70 8.05 5.20 8.37 19.02 6.14 5.35 4.57 6.16 16.54 13.

Jembatan Sengguruh Kali Brantas 8.50 3.25 11.50 6. 4.60 1.80 2.05 2.50 6.15 15. Lokasi Sungai (mg/l) BOD (mg/l) COD (mg/l) Min Max Min Max Baru Kab.40 6.07 15.20 7.00 7. Jembatan Bumiayu Brantas Kali Brantas 2. Malang 1.55 15.65 2.45 2.89 16.20 6.84 9.60 7.40 2. Waduk Sutami hulu Kali Brantas 9. Jembatan Wonokerto Kali Lesti 6.65 Waduk Sengguruh Kali Brantas 5.49 20. Jembatan Kesamben Kali Brantas 6.84 6.48 25.80 4.62 38.35 9.76 9.73 46.30 Min Max 14.Periode : Oktober s/d Desember 2010 DO Kab/ kota No.00 6.45 5.90 7. Kedung Pedaringan Kali Brantas 3.00 7.06 14.51 6.10 1.90 14. Waduk tengah 10.55 .50 2.98 52.28 12.20 1.52 6.50 13.50 2.35 4.75 5.80 4.70 8.33 4.80 7.00 4.38 12.00 8. Jembatan Kalipare Kali Brantas Kab.90 3.10 4. Blitar 1. Waduk Sutami hilir Sutami Kali Brantas Kali Brantas 11.23 4.71 6.30 4.

60 4.26 11. Jembatan Ngujang 1.82 6.10 7. Jembatan Ploso Kali Brantas Kali Brantas Kota Mojokerto 2. Ngrombot Tambangan 2.16 11.77 5.45 4.33 6.02 22.10 7.86 5. Waduk Wlingi D/S Kali Brantas 3.70 5.70 3.30 8.95 4. Bendung Mrican Kali Brantas Kab.25 4.96 11.22 8.27 2.10 15.60 4.10 1.99 12.60 2.50 3.10 2.75 6.25 4.Periode : Oktober s/d Desember 2010 DO Kab/ kota No.30 2. Waduk Lodoyo D/S Kali Brantas Kab.96 6. Nganjuk 1.80 2. Pakel Tambangan Kali Brantas Kali Brantas Kota Kediri 1.91 6.10 2.40 8.50 Min Max 2. Tulungagung 2.50 6.10 8. Nganjuk 1.90 1.35 3.24 .65 4. Bendung Baru 1.62 15.30 6.25 6.30 5.80 3.47 8.63 9.40 12. Jembatan Padangan Kali Brantas Lengkong Kali Brantas 6.30 7.15 4.40 7.13 12. Jembatan Mengkikis Kali Brantas Kab.90 7.17 14.30 2.20 7. Lokasi Sungai (mg/l) BOD (mg/l) COD (mg/l) Min Max Min Max 2.10 3.53 8.67 6.

Sep. Kali Brantas Kali Brantas 2.Kualitas Air Sungai di Wilayah Brantas Hasil Pemantauan Laboratorium PJT-I Jan.24 0.90 1. | Apr.99 6.20 2. Kedung Pedaringan 3.41 24.10 23.25 20.Des. . .60 1.96 9.10 18. .60 9.60 18.50 BOD (mg/l) Min Max COD (mg/l) Min Max 4. 2010 | Periode : April s/d Juni 2010 DO Kab/ kota No.46 61.70 27. Waduk tengah 3. Waduk hulu Sutami Kali Brantas Sutami Kali Brantas 5.50 20.33 78.60 8. 2010 | Okt.40 Waduk tengah Lahor Kali Biru 1. 2010 | Jul.90 19.10 23.75 7. Waduk Sengguruh 5.50 1. Malang 1.91 80.65 15. . Lokasi Sungai (mg/l) Min Max Kab.00 12.20 0.60 3.00 9.20 9.35 44.80 8.35 5.34 31.10 6.19 Kali Brantas Kali Brantas Kali Lesti 6. Jembatan Wonokerto 4.28 Jembatan Metro Kali Metro 6.85 3.40 9.60 6. Jembatan Bumiayu 2.46 8.50 8.80 21.Mar. 7.18 5.45 58.40 1. Jembatan Sengguruh 6. 2010.45 5.10 9.70 6.Jun.05 11.35 9.13 4.00 9.15 .

30 1.02 BOD (mg/l) Min Max COD (mg/l) Min Max 1.15 8.70 7.17 13.20 7.46 33.33 3. Waduk D/S Kab. Tulungagung 2.44 Bendung Mrican Kali Brantas Kab.80 1. Sutami Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Wlingi Kali Brantas Lodoyo Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas 4.97 4.40 1.60 4.85 15.Periode : April s/d Juni 2010 DO Kab/ kota No.20 6.97 5.05 13.60 7.43 5.80 1.95 11.57 5.75 10.25 2.64 34.45 17.80 7. Waduk D/S 3. Ngrombot Tambangan 6.93 3.60 3.70 1.60 2.40 10. Pakel Tambangan Jembatan Ngujang Kota Kediri 1. Jembatan Mengkikis Kali Brantas Kali Brantas 6.49 38. Lokasi Sungai (mg/l) Min Max 10. Blitar 1. Jembatan Kesamben 2.20 4.29 Kab.64 20. Jembatan Kalipare Kab.88 58.00 7.20 1.75 52.40 4.20 2.27 48.45 2. 1.80 3.40 8.75 9.40 3. Nganjuk 1.90 0.80 6.05 11.83 3.93 5. Nganjuk 1.15 10.53 6. Waduk hilir 11.59 .25 18.68 31.50 1.96 37.

17 36.06 6.20 6.81 .18 56.70 2.91 11.00 39.92 7.24 6.70 1.50 BOD (mg/l) Min Max COD (mg/l) Min Max 4.35 21. Jembatan Ploso Kali Brantas Kota Mojokerto 1. Lokasi Sungai (mg/l) Min Max 2.10 6.08 10.00 6.62 10.Periode : April s/d Juni 2010 DO Kab/ kota No. Bendung Lengkong Baru Kali Brantas Kali Brantas 6. Jembatan Padangan 2.19 7.

20 2.80 6.00 1. Jembatan Bumiayu 2. Waduk Kali 4.70 7.10 21.17 BOD (mg/l) COD (mg/l) Pedaringan Brantas 4. Kedung Kali Brantas Kali 7.14 61. Lokasi Sungai Min Max Kab.60 10.45 1440. Blitar 1.00 < 1.15 820.00 7.6 690.00 3.00 3.00 1.38 31.05 11.47 47990.60 13760. Jembatan Kali Brantas Kali 4.20 12. Waduk Kali 4.19 Sengguruh Brantas 5.00 Min Max 9.14 45.45 6. Jembatan Kalipare Kab.20 4.50 8.25 2.50 10.21 80.65 430.80 < 1.6 11.00 Kali Brantas 2.13 16.45 21. Waduk Sutami hulu 9.50 0.00 Kesamben Brantas 2. Waduk Sutami hilir 11.6 660.12 78.55 Kali Brantas 1.60 9.97 .20 5.30 < 1.16 33.40 8. Waduk Sutami tengah 10.00 5.18 Sengguruh Brantas 8.05 2.78 28.50 9.15 Kali Brantas 4.00 1.31 42.Periode : Januari s/d Maret 2010 DO (mg/l) Kab/ kota No. Malang 1.00 4.00 2. Jembatan Kali 6.30 8.66 13760.65 Min Max 29.

60 3.30 3.90 < 1.20 7.60 3.59 Lengkong Brantas Baru .Periode : Januari s/d Maret 2010 DO (mg/l) Kab/ kota No.96 Kali Brantas 7.96 11. Jembatan Padangan 2. Tulungagung 2.90 4.30 1.70 39.65 13.10 6. 1.70 3.76 37.87 6.30 Kota Kediri 1.77 31. Ngrombot Kali Tambangan Brantas 2.20 60.40 2.93 55.15 9.25 15.90 7. Bendung Mrican Kab.29 5.40 7. Jembatan Mengkikis Brantas Kab. Bendung Kali Brantas Kali Brantas Kali 6.96 6.35 6.72 20.6 -1.10 8. Nganjuk 1.10 6.70 6.59 10.45 13. Pakel Kali 5.38 9.65 6. Lokasi Sungai Min Max Wlingi D/S Brantas 3.00 5.11 7.70 1.45 3. Waduk Lodoyo D/S Kab.20 3.05 11.10 6. Nganjuk 1.26 38.97 Min Max Min Max BOD (mg/l) COD (mg/l) Tambangan Brantas Jembatan Ngujang Kali Brantas Kali Brantas Kali 6.00 3.15 4.60 2.90 350.17 24.45 13. Jembatan Ploso Kota Mojokerto 1.20 5.81 6.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->