P. 1
Askep Anak Dengan Kasus Dhf

Askep Anak Dengan Kasus Dhf

|Views: 218|Likes:
Dipublikasikan oleh Anjung Zulkarnain

More info:

Published by: Anjung Zulkarnain on May 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2015

pdf

text

original

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN ANAK Nama Mahasiswa NIM Tempat Peraktek Tanggal Peraktek I. IDENTITAS DATA. a. b. c. d. e. f. g. h. i.

Inisial nama Alamat Tempat tanggal lahir Agama Usia Suku bangsa Nama ayah / ibu Pendidikan ayah / ibu Pekerjaan ayah / ibu : An. “L” : PT. MBI : Plg, 19 April 1998 : Islam : 9 Th : Indonesia : Tn. “J” / Ny. “S” : STM / SMA : Pengawas / Ibu rumah tangga : Demam Berdarah Dengue (DHF) : 07.13.49 : 09 Mei 2007 : 10 Mei 2007 : : : Rumah Sakit Umum Sekayu Ruangan Cempaka / 2. : 09 Mei 2007.

Diagnosa Medis No. CM Tanggal Masuk Rumah Sakit Tanggal Pengkajian II. RIWAYAT KEPERAWATAN. a. b. Keluhan Utama

: Panas tinggi. Ketika hamil ibu pasien sering memeriksakan kehamilannya ke bidan, TT saat hamil lengkap..

Riwayat Kehamilan Dan Kelahiran :

1. Pre natal

2. 3.

Intra natal Post natal

: Kelahiran normal di Bantu oleh Bidan. : Pasien langsung mengais.

Tindakan (Operasi) 5. 3. Lengkap. Tidak pernah. : Hubungan dengan tetangga baik. Kecelakaan : Riwayat Keluarga (Disertai Genogram) Keterangan : : Laki-laki : Perempuan : Klien / Pasien : Tinggal Serumah e. Penyakit waktu kecil 2.c. Lingkungan rumah : Akrab. Obat-obatan yang digunakan 4. pasien dapat bermain dengan teman sebayanya. : Obat warung (bodrexin dan inzana) : Tidak ada. Yang mengasuh 2. Imunisasi d. Riwayat Sosial : Orang tua kandung. : 1. : : 6. : Baik. akrab saat bermain dengan teman atau saudara. : Belum pernah. Pembawaan secara umum 5. Pernah dirawat di rumah sakit 3. Alergi 7. Riwayat Masa Lalu : Kejang demam. 1. : Pasien kooperatif. Hubunan dengan anggota keluarga . Tidak ada. Hubungan dengan teman sebaya 4.

Hanya dilap seluruh badan. trijek injeksi 1x500 mg. : Pasien makan 2 sendok dari porsi yang diberikan. b. sendok dan cangkir. KEADAAN SEHAT SAAT INI. KEBUTRUHAN DASAR. : 09 Mei 2007. c. a. Status Cairan g. Tindakan Keperawatan : Demam Berdarah Dengue (DHF). ADL dibantu : Memberi Kompres. Aktivitas Bermain e.III. : Tidak pernah operasi. Monitor Intake dan Output. Obat-obatan h. siang. • • Alat makan yang dipakai Pola makan / jam : : Piring. : pasien mandi 2 x sehari (pagi dan sore). Diangnosa Medis b. • Makanan Yang Disukai/tidak sisukai : Semua makanan pasien suka Selera : Ibu pasien mengatakan setelah masuk rumah sakit pasien tidak nafsu untuk makan. dexa. Status Nutrisi f. a. No RM c. Tindakan Operasi e. malam) dari porsi yang diberikan rumah sakit hanya dihabiskan 2 sendok.49. Memberi psosi. • • Pola tidur Kebiasaan Sebelum Tidur Tidur Siang : : Tidak ada. Pasien tidak pernah tidur siang. Aktivitas i. Mandi IV. Tanggal Masuk Rumah Sakit d. d. BAK : 3 – 4 kali sehari. : Pasien terlihat lemah. : Pasien tidak mau minum. Eliminasi : Saat pasien dirumah sakit pasien lemah sehingga tidak bisa bermain : BAB : 1 kali sehari. . : 07.13. : IVFD RL gtt 25*/mnt. 3 x sehari (Pagi.

: 70 / 50 mmhg. : Isokor. Dapat melihat dengan baik (kedua mata). HB 12 gr/dl. : Compos Metis. : Lemah.j. Hasil Rontgen l. : 133 Cm. Hasil Laboratorium : Leukosit 6500/mm3. : Buruk. • Warna • Suhu • Turgor c. PENGKAJIAN FISIK.000-40. Hematokrit 37%. Tampak Sakit b. : Merah Jambu. Data Tambahan V. lemah. tidak teratur). : 120 x/menit (kuat. • Bentuk • Rambut (warna) d. Mata Pupil Conjungtiva : Kepala Kulit Kesan Umum TB BB : Tidak dilakukan. : Hangat. . Data Klinis • • Kesadaran Suhu Nadi Tekanan Darah a. : Lurus (Hitam). k.000/ mm3). LED 10 mm/jam. : 39. : Tidak ada. teratur. : Pucat.5 °c. : 26 Kg. trombosit 70. : Bulat.000/ mm3 (150.

PEMERIKSAAN TINGKAT PERKEMBANGAN (DDST). Kognitif Dan Bahasa : d. Hidung g. : Simetris kiri dan kanan. bunyi nafas : Vesikuler. Dapat membedakan bau-bauan dengan baik. Mulut h. Kemandirian Dan Bergaul : b. Dapat membedakan rasa dengan baik (manis. Genetelia k. Motorik Kasar : . asam.e. : simetris. i. tidak ada serumen yang menumpuk. Dada • Bentuk • Paru-paru • Jantung : : : Cukup bersih. asin. a. VI. Bersih. Telinga f. BJ tambahan tidak ada. Ekstremitas : : : Simetris. : BJ I dan BJ II Reguler (normal). Motorik Halus : c. Abdomen j. dan pahit). Ekstremitas ats dan bawah sama lemah kanan dan kiri.

 Orang tua pasien mangatakan pasien Peningkatan muntah-muntah.  Membran mukosa kering Hipovolemi Kekurangan Volume Cairan .13.30 Wib : An.  Membrane mukosa kering.49 : DHF : PT. MBI Problem Infeksi Virus Dengue Hipertermia  Data Subjektif  Orang tua pasien mengatakan pasien Aliran Sistemik panas sejak 3 hari lalu. TD : 70/50 mmHg Pols : 120 */m RR : 40 */m Temp : 39.VII.30 Wib Infeksi Virus Dengue Kekurangan  Data Subjektif Volume Cairan.  Tanda-tanda Vital. “L” : 9 Tahun : Cempaka / 2 Data Fokus No.  Data objektif  Pasien tampak menggigil  Pasien diaforesis. ANALISA DATA. Register Diagnosa Medis Alamat Etiologi : 07.  Data objektif  Turgor kulit tidak elastis. Permeabilitas  Orang tua Kapiler pasien mengatakan pasien tidak mau makan dan Kebocoran Plasma minum. Nama Klien Umur Ruang Dirawat Tgl/Jam 10 Mei 2007 Jam 07.5°c Menyerang SSP Hipotalamus Peradangan Hipertermi 10 Mei 2007 Jam 07.

MBI Tgl/Jam 10 Mei 2007 Jam 07.30 Wib Data Fokus Etiologi Problem Resiko Tinggi Perubahan Nutrisi Kurang dari Kebutuhan Tubuh. Register Diagnosa Medis Alamat : 07. Peningkatan nadi. ANALISA DATA Nama Klien Umur Ruang Dirawat : An. Muntah Resiko Tinggi Perubahan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh .  Pasien Tubuh Mengeluarkan Respon Imun muntah 2 kali. suhu tubuh.13.  Hipotensi. “L” : 9 Tahun : Cempaka / 2 No.  Nafsu makan Infeksi Virus Dengue pasien menurun.49 : DHF : PT. Respon Imun : Mual.

2. Resiko Tinggi Kekurangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh B/D Peningkatan Suhu Tubuh (Hipertermi) B/D Proses Infeksi. Kekurangan Volume Cairan B/D Peningkatan Permeabilitas Kapiler. Kekurangan Volume Cairan B/D Peningkatan Permeabilitas Kapiler. 1. Anoreksia Mual Dan Muntah. . Resiko Tinggi Kekurangan Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh B/D Anoreksia Mual Dan Muntah. 2. 3. 4. 3. PRIORITAS MASALAH. Keterbatasan Aktivitas B/D Kelemahan. DIAGNOSA KEPERAWATAN. IX. Peningkatan Suhu Tubuh (Hipertermi) B/D Proses Infeksi.VIII. 1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->