P. 1
UML Compatibility Mode

UML Compatibility Mode

|Views: 381|Likes:
Dipublikasikan oleh asri159

More info:

Published by: asri159 on May 14, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2015

pdf

text

original

UML

Rio Wirawan
Modeling with UML versi 2.0
• Pemodelan dengan UML ada 13 diagram yang terbagi
menjadi 3 kategori yaitu
• Structure diagram
Menggambarkan elemen dari spesifikasi yang
mengabaikan time
– Class diagram
– Object diagram – Object diagram
– Component Diagram
– Deployment Diagram
– Composite structure diagram
– Package diagram
• Behavior diagram
Menggambarkan cirri-ciri behavior/methode/function dari
sebuah system atau business process
– Use case Diagram
– Activity Diagram
– State Machine Diagram
• Interaction diagram • Interaction diagram
Bagian dari behavior diagram yang menggambarkan
object interactions
– Communication
– Interaction Overview
– Sequence
– Timing
ARTIFACT UML
Actor A
Use Case 1
Use Case 2
Actor B
9: sortByName ( )
GrpFile
read( )
open( )
create( )
fillFile( )
rep
Repository
name : char * = 0
readDoc( )
readFile( )
(from Persistence)
FileMgr
fetchDoc( )
sortByName( )
DocumentList
add( )
delete( )
Document
name : int
docid : int
numField : int
get( )
open( )
close( )
read( )
sortFileList( )
create( )
fillDocument( )
fList
1
FileList
add( )
delete( )
1
File
read( )
read() fill the
code..
UI
MFC
RogueWave
DocumentApp
Persistence
Window95

Windows95
Windows95
ºÐ»ê È‾°æÀÇ Çϵå¿þ¾î¹× ³×Æ®¿÷À¸·ÎÀÇ Á¤º¸ ½Ã½ºÅÛ ¿¬°á ¸ðµ¨
- À©µµ¿ì 95 : Ŭ¶óÀ̾ðÆ®
- À©µµ¿ì NT: ÀÀ¿ë¼-¹ö
- À‾´Ð½º ¸Ó½Å: ÀÀ¿ë ¼-¹ö ¹× µ¥ÀÌŸ ¼-¹ö, Åë½Å ¼-¹ö
- IBM ¸ÞÀÎÇÁ·¹ÀÓ: µ¥ÀÌŸ ¼-¹ö, Åë½Å ¼-¹ö
Repository
DocumentList
Customer
name
addr
withdraw()
fetch()
send()
receive()
<<entity>>
Domain
Expert
Openning
Writing
Reading Closing
add file [ numberOffile==MAX ] /
flag OFF
add file
close file
close file
Use Case 3
Use-Case
Diagram
Class Diagram
State Diagram
Deployment
Diagram
Class
user : »ç¿ëÀÚ
mainWnd : MainWnd
fileMgr : FileMgr
repository : Repository
document : Document
gFile : GrpFile
L 1: Doc view request ( )
2: fetchDoc( )
5: readDoc ( )
7: readFile ( )
3: create ( )
6: fillDocument ( )
4: create ( )
8: fillFile ( )
global
¹®¼-°ü¸®
Ŭ¶óÀ̾ðÆ®.EXE
Windows
NT
¹®¼-°ü¸® ¿£Áø.EXE
Windows
NT
Solaris
ÀÀ¿ë¼-¹ö.EXE
Alpha
UNIX
IBM
Mainframe
µ¥ÀÌŸº£À̽º¼-¹ö
¹®¼-°ü¸® ¾ÖÇø´
Document
FileManager
GraphicFile
File FileList
user
mainWnd fileMgr :
FileMgr
repository document :
Document
gFile
1: Doc view request ( )
2: fetchDoc( )
3: create ( )
4: create ( )
5: readDoc ( )
6: fillDocument ( )
7: readFile ( )
8: fillFile ( )
9: sortByName ( )
Æ‾Á¤¹®¼-¿¡ ´ëÇÑ º¸±â¸¦ »ç¿ëÀÚ°¡ ¿äûÇÑ´Ù.
È-ÀÏ°ü¸®ÀÚ´Â Àоî¿Â ¹®¼-ÀÇ Á¤º¸¸¦ ÇØ´ç ¹®¼- °´Ã¼¿¡ ¼³Á¤À» ¿äûÇÑ´Ù.
È-¸é °´Ã¼´Â ÀоîµéÀÎ °´Ã¼µé¿¡ ´ëÇØ À̸§º°·Î Á¤·ÄÀ» ½ÃÄÑ È-¸é¿¡ º¸¿©ÁØ´Ù.
Forward Engineering(Code Generation)
and
Reverse Engineering
Executable System
User Interface
Definition
Source Code edit, compile, debug, link
Collaboration Diagram
Sequence Diagram
Component
Diagram
Package
Diagram
DIAGRAM-DIAGRAM DI UML
Use Case
Diagrams
Use Case
Diagrams
Use Case
Diagrams
State
Diagrams
State
Diagrams
Object
Diagrams
Use Case
Diagrams
Use Case
Diagrams
Activity
Diagrams
State
Diagrams
State
Diagrams
Class
Diagrams
Deployment
Diagram
Scenario
Diagrams
Scenario
Diagrams
Sequence
Diagrams
State
Diagrams
State
Diagrams
State
Diagrams
Component
Diagrams
Component
Diagrams
Component
Diagrams
Model
Scenario
Diagrams
Scenario
Diagrams
Collaboration
Diagrams
O Class Diagram
O Object Diagram
O Component Diagram
O Deployment Diagram
Structural Diagrams Structural Diagrams
9 DIAGRAM UML
O Use Case Diagram
O Sequence Diagram
O Collaboration Diagram
O Statechart Diagram
O Activity Diagram
Behavioral Diagrams Behavioral Diagrams
Sequence
Diagrams
Dynamic views Static views
Collaboration
Diagrams
Class
Diagrams
Use Case
Diagrams
Some part of
the model might
not be visible on
any diagram
Diagrams
Activity
Diagrams
Statechart
Diagrams
Object
Diagrams
Component
Diagrams
Deployment
Diagrams
Model
USE CASE DIAGRAM
• Menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari
sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang
diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”.
• Menggambarkan kebutuhan system dari sudut pandang
user user
• Mengfokuskan pada proses komputerisasi (automated
processes)
• Menggambarkan hubungan antara use case dan actor
• Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system
dari sudut pandang user)
• Secara umum use case adalah:
– Pola perilaku system
– Urutan transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh
satu actor
• Use case diagram terdiri dari • Use case diagram terdiri dari
– Use case
– Actors
– Relationship
– System boundary boxes (optional)
– Packages (optional)
USE CASE
• Use case dibuat berdasar keperluan actor, merupakan “apa” yang
dikerjakan system, bukan “bagaimana” system mengerjakannya
• Use case diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai dari
hasil interaksinya dengan actor.
• Use case dinotasikan dengan gambar (horizontal ellipse)
• Use case biasanya menggunakan kata kerja
• Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh
ada 2 use case yang memiliki nama yang sama
ACTOR
• Actor menggambarkan orang, system atau external entitas /
stakeholder yang menyediakan atau menerima informasi dari
system
• Actor menggambarkan sebuah tugas/peran dan bukannya posisi
sebuah jabatan
• Actor memberi input atau menerima informasi dari system
• Actor biasanya menggunakan Kata benda
• Tidak boleh ada komunikasi langsung antar actor
• Indikasi <<system>> untuk sebuah actor yang
merupakan sebuah system
• Adanya actor bernama “Time” yang mengindikasikan
scheduled events (suatu kejadian yang terjadi secara
periodik/bulanan) periodik/bulanan)
• Letakkan actor utama anda pada pojok kiri atas dari
diagram
Association
• Associations bukan menggambarkan aliran
data/informasi
• Associations digunakan untuk menggambarkan
bagaimana actor terlibat dalam use case
• Ada 4 jenis relasi yang bisa timbul pada use case • Ada 4 jenis relasi yang bisa timbul pada use case
diagram
1. Association antara actor dan use case
2. Association antara use case
3. Generalization/Inheritance antara use case
4. Generalization/Inheritance antara actors
Association antara actor dan use case
• Ujung panah pada association antara actor dan use case
mengindikasikan siapa/apa yang meminta interaksi dan
bukannya mengindikasikan aliran data
• Sebaiknya gunakan Garis tanpa panah untuk association antara
actor dan use case
association antara actor dan use case yang menggunakan panah • association antara actor dan use case yang menggunakan panah
terbuka untuk mengindikasikan bila actor berinteraksi secara
pasif dengan system anda
Association antara use case
• <<include>> termasuk didalam use case lain (required)
/ (diharuskan)
– Pemanggilan use case oleh use case lain, contohnya adalah
pemanggilan sebuah fungsi program
– Tanda panah terbuka harus terarah ke sub use case
– Gambarkan association include secara horizontal – Gambarkan association include secara horizontal
Register for courses
<<include>>
Logon validation
<<include>>
Maintain curriculum
Association antara use case (Lanjut)
• <<extend>> perluasan dari use case lain jika kondisi atau syarat terpenuhi
– Kurangi penggunaan association Extend ini, terlalu banyak pemakaian
association ini membuat diagram sulit dipahami.
– Tanda panah terbuka harus terarah ke parent/base use case
– Gambarkan association extend secara vertical
Buka
Rekening
<<extend>>
Buka
Deposito
Nasabah
Generalization/inheritance antara use case
• Generalization/inheritance digambarkan dengan sebuah garis berpanah
tertutup pada salah satu ujungnya yang menunjukkan lebih umum
• Gambarkan generalization/inheritance antara use case secara vertical
dengan inheriting use case dibawah base/parent use case
• Generalization/inheritance dipakai ketika ada sebuah keadaan yang lain
sendiri/perlakuan khusus (single condition) sendiri/perlakuan khusus (single condition)
Buka
Rekening
Nasabah
Buka
Deposito
Generalization/inheritance antara actor
• Gambarkan generalization/inheritance antara actors secara
vertical dengan inheriting actor dibawah base/parent use case
Use case System boundary boxes
• Digambarkan dengan kotak disekitar use case, untuk menggambarkan
jangkauan system anda (scope of of your system).
• Biasanya digunakan apabila memberikan beberapa alternative system yang
dapat dijadikan pilihan
• System boundary boxes dalam penggunaannya optional
Usecase berdasarkan sistem usulan
atau berdasar program
Contoh Kasus Penggajian (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)

Use Case Absen
Deskripsi use case Absen
Nama : Use Case Diagram Absen
Actor : TU dan Administrasi
Deskripsi : TU mencetak Rekap Absen kemudian
diserahkan kepada Administrasi
Nama Use Case : <<Include>> input data
absen harian

Use Case Rekap Biodata Pegawai
Deskripsi Use Case Rekap Biodata Pegawai
Nama : Use Case Rekap Biodata Pegawai
Actor : TU dan Administrasi
Deskripsi : TU mencetak Rekap Biodata Pegawai kemudian
diserahkan kepada Administrasi
Nama Use Case : <<Include>> input data
pegawai, Pendidikan dan Keluarga.
Use Case Pengolahan Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG)

Deskripsi Use Case Pengolahan Data Pegawai dan gaji (DDPG)
Nama : Use Case Pengolahan Data Pegawai dan Gaji
Actor : Administrasi dan Pegawai
Deskripsi : Administrasi Mencetak Slip Gaji kemudian
diserahkan kepada Pegawai
Nama Use Case : <<Include>> Input total
absensi pegawai dan input data pegawai, data pendidikan, data
keluarga, PKS, insentif, fungsional, transport dan potongan.
pendaftaran
pengunjung pelanggan
formulir
nomor pelanggan
daya
tarif
<<include>>
<<include>>
<<include>>
pendaftaran
rubah daya
Gambar Use case formulir pendaftaran rubah daya (Acknowledgments Toeko triyanto)
pengunjung pelanggan
data i_01
<<extend>>
nomor agenda
<<include>>
Gambar Use case cetak surat jawaban
pendaftaran
formulir
data i_01
rubah daya
pendaftaran
pelanggan
cetak
surat jawaban
user
<<extend>>
cetak
surat jawaban
pendaftaran
formulir
nomor agenda
rubah daya
cetak
surat jawaban
cetak
surat perjanjian
jual beli tenaga
listrik
<<include>>
cetak
surat perjanjian
jual beli
Gambar Use case cetak surat perjanjian jual beli
data i_01
pelanggan user
<<extend>>
pendaftaran
formulir
rubah daya
cetak
surat jawaban
nomor agenda
<<include>>
cetak
kwitansi
Gambar Use case cetak kwitansi.
data i_01
rubah daya
pelanggan
data kwitansi
user
<<extend>>
<<extend>>
nomor kwitansi
<<include>>
Gambar use case cetak perintah kerja.
pendaftaran
formulir
data i_01
rubah daya
cetak
surat jawaban
data kwitansi
cetak
perintah kerja
data perintah kerja
user
<<extend>>
<<extend>>
<<extend>>
pelanggan
cetak
perintah kerja
ACTIVITY DIAGRAM
• Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam
sebuah proses
• Dipakai pada business modeling untuk memperlihatkan urutan
aktifitas proses bisnis
• Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram
pada perancangan terstruktur pada perancangan terstruktur
• Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih
dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu
memahami proses secara keseluruhan
• Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use
case pada use case diagram
Simbol Activity Diagram
Simbol Keterangan


Start Point


End Point




Activities






Fork (Percabangan)









Join (Penggabungan)




Decision


Swimlane




Sebuah cara untuk mengelompokkan
activity berdasarkan Actor
(mengelompokkan activity dalam
sebuah urutan yang sama)




CONTOH
ACTIVITY
DIAGRAM
Penarikan Uang
dari Account dari Account
Bank Melalui
ATM
CONTOH ACTIVITY DIAGRAM
Supplier Bagian Pembelian Bagian Gudang
Memberi informasi data
Barang yang akan dipesan
Menerima
informasi
Buat
SPP
Terima
SPP
Kirim Barang
disertai Faktur
Terima Barang
dan Faktur
Buat
SPBJ
Tandatangani
SPBJ
Terima
SPBJ
Konfirmasi
pembayaran
Melakukan
pembayaran
Terima
pembayaran
Terima
Kwitansi
Buat
kwitansi
Procedure Berjalan (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)
Proses pembuatan Daftar Data Pegawai dan Gaji pada SMP PGRI 1
Depok adalah sebagai berkut :
1. Proses Absensi
Pegawai melakukan absensi harian melalui form daftar hadir
pegawai. Berdasarkan form daftar hadir pegawai tersebut bagian
Tata Usaha (TU) akan membuat Rekap Absen (RA) harian untuk
diserahkan kepada Administrasi. diserahkan kepada Administrasi.
2. Proses Pemberian Rekap Biodata Pegawai (RBP)
Pegawai memberikan data pribadi pegawai, data pendidikan,
data keluarga yang dijadikan satu menjadi data pegawai kepada
bagian Tata Usaha yang kemudian diarsipkan menjadi Rekap Biodata
Pegawai (RBP). Lalu Rekap Biodata Pegawai (RBP) diserahkan kepada
bagian administrasi untuk proses pengolahan Daftar Data Pegawai
Dan Gaji (DDPG).
3. Proses Pengolahan Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG)
Setelah bagian administrasi menerima Rekap Biodata Pegawai (RBP) dan
Rekap Absen (RA) akan mengolah kedua data tersebut untuk dibuatkan
menjadi Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) yang kemudian diserahkan
kepada Kepala Sekolah untuk ditanda tangani atau di Acc.
4. Proses Pembuatan Laporan
Daftar Data Pegawai dan Gaji (DDPG) yang sudah diterima dan ditanda
tangani oleh Kepala Sekolah akan diserahkan kembali kepada bagian tangani oleh Kepala Sekolah akan diserahkan kembali kepada bagian
Administrasi untuk dibuatkan Laporan Data Pegawai (LDP) dan Laporan Gaji
Pegawai (LGP).
Setelah bagian administrasi menerima Daftar Data Pegawai dan Gaji
yang sudah di Acc akan membuatkan Laporan Data Pegawai (LDP) dan Laporan
Gaji Pegawai (LGP) yang nantinya akan diserakan kepada Kepala Sekolah.selain
itu bagian Administrasi akan membuatkan slip gaji untuk diserahkan kepada
pegawai.
Proses Absensi
Acivity Diagram Rekap Biodata Pegawai (RBP)
Activity Diagram Pembuatan Daftar Data pegawai dan Gaji (DDPG)
Activity Diagram Proses Laporan
(Acknowledgments Toeko triyanto)
Proses bisnis pelayanan pelanggan perubahan daya pada PT PLN
adalah sebagai berikut :
•Pendaftaran perubahan daya
Konsumen datang kekantor PT PLN(Persero) dengan
membawa fotocopy KTP dan kwitansi pembayaran rekening
bulan terakhir kemudian diserahkan dibagian pelayanan bulan terakhir kemudian diserahkan dibagian pelayanan
pelanggan. Pegawai pelayanan pelanggan akan menginput
berdasarkan data dari konsumen , setelah diinput maka akan
dicetak formulir pendaftaran perubahan daya untuk kemudian
ditandatangani oleh pelanggan. Satu rangkap untuk pelanggan
sebagai tanda bukti. Lainnya disimpan oleh bagian pelayanan
pelanggan untuk diteruskan ke supervisor untuk proses
persetujuan
memberikan fotocopy ktp
dan rekening listrik
menerima fotocopy ktp
dan rekening listrik
input pendaftaran
pelanggan
cetak formulir
pendaftaran
spv pelayanan pelayanan pelanggan pelanggan
Activity diagram pendaftaran perubahan daya
menerima formulir
pendaftaran
menyetujui formulir
pendaftaran
memberikan formulir
pendaftaran
memberikan formulir
pendaftaran
menerima formulir
pendaftaran
memberikan formulir
pendaftaran
menerima formulir
pendaftaran
•Persetujuan perubahan daya
Rangkap formulir pendaftaran yang disimpan oleh bagian pelayanan
pelanggan kemudian dibuatkan surat jawaban persetujuan yang kemudian
ditandatangani oleh supervisor pelayanan pelanggan dicetak menjadi dua
rangkap, rangkap pertama diberikan kepada pelanggan , sedangkan rangkap
yang kedua disimpan oleh bagian pelayanan pelangan sebagai arsip.
pelanggan spv pelayanan pelayanan pelanggan
memberikan formulir
pendaftaran
menerima formulir
pendaftaran
membuat surat
persetujuan
menyetujui surat
persetujuan
memberikan surat
persetujuan
menerima surat
persetujuan
•Perjanjian jual beli tenaga listrik
Setelah pelanggan menerima surat jawaban persetujuan dari PT. PLN
(Persero) maka sipelanggan akan datang ke kantor PT PLN untuk
menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik sesuai dengan
daya listrik yang baru yang akan dipasang. Surat perjanjian jual beli tenaga
listrik tersebut juga ditandatangani oleh manager.
menerima surat
persetujuan
membuat surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
manager spv pelayanan pelanggan
menerima surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
menyetujui surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
memberikan surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
mencetak surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
memberikan surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
menerima surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
memberikan surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
menerima surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
menerima surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
menyetujui surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
memberikan surat perjanjian
jual beli tenaga listrik
•pembayaran
Setelah menandatangani surat perjanjian jual beli tenaga listrik maka
sipelanggan tinggal membayar sejumlah yang tertera pada surat perjanjian
jual beli tenaga listrik ke loket pembayaran perubahan daya, pelanggan
akan mendapatkan kwitansi pembayaran sebagai bukti bahwa si pelanggan
telah melaksanakan kewajibannya.
loket PTPLN pelanggan
melakukan
pembayaran
menerima bukti
pembayaran
menerima
pembayaran
cetak bukti
pembayaran
menyetujui bukti
pembayaran
memberikan bukti
pembayaran
•Perintah kerja
Saaat si pelanggan membayar kewajibannya maka perintah kerja
terbit dan siap untuk di cetak, untuk diberikan kepada pelaksana
sebagai perintah kerja untuk pelanksanaan penggantian MCB
pelanggan.
cetak perintah
kerja
menyetujui
perintah kerja
pelanggan pelaksana bagian penyambungan
perintah kerja
melakukan
penggantian MCB
menerima
perintah kerja
menerima
perintah kerja
melakukan
penggantian MCB
memberikan
perintah kerja
menerima
perintah kerja
memberikan
perintah kerja
menerima
perintah kerja
menyetujui
perintah kerja
memberikan
perintah kerja
• Koperasi STMIK Nusa Mandiri adalah sebuah koperasi yang
mengelola simpan pinjam bagi para anggotanya, berikut ini
adalah kegiatan yang dilakukan oleh bagian Kredit dalam
menangani pemberian pinjaman bagi para anggotanya.
• Setiap kali bagian kredit akan memberikan pinjaman kepada
Anggota maka Anggota diharuskan mengisi Formulir
Permohonan Pinjaman yang berisi Nomor FPP, Tanggal
Permohonan, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah
Latihan STUDI KASUS ACTIVITY DIAGRAM
Permohonan, Nomor Anggota, Nama Anggota, Jumlah
Permohonan dan Keperluan. Yang kemudian oleh Bagian Kredit
dicatat dan disimpan kedalam Arsip FPP. Berdasarkan Arsip FPP
tersebut Bagian Kredit membuat Bukti Peminjaman yang
diberikan kepada Anggota yang berisi No. BP, tgl BP, Nomor
Anggota, Nama Anggota, Jumlah Realisasi, Lama Angsuran,
Jumlah Angsuran dan Bunga.
• Setiap Bulan Anggota diharuskan membayar Angsuran
sejumlah Angsuran yang disepakati pada saat Peminjaman
yang kemudian oleh bagian Kredit dicatat dan direkam
kedalam Arsip Angsuran. Berdasarkan Arsip Angsuran tersebut
bagian Kredit membuat Bukti Angsuran yang diberikan
kepada Anggota yang berisi No. BA, Tanggal BA, No. BP,
Jumlah Angsur dan Bunga
• Pada akhir bulan Bagian Kredit selalu membuat Laporan • Pada akhir bulan Bagian Kredit selalu membuat Laporan
Peminjaman dan Laporan Angsuran yang diberikan Kepada
Ketua Koperasi.
Latihan Activity Diagram !
PT. Nusantara adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang
penjualan Tunai barang-barang elektronik. Semua transaksi di
perusahaan masih dilakukan secara manual. Berikut ini adalah
kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh bagian Penjualan dalam
melaksanakan transaksi penjualan Barang di dalam perusahaan.
1. Pemesanan barang
Setiap kali Bagian penjualan akan menjual barang ia selalu Setiap kali Bagian penjualan akan menjual barang ia selalu
menerima surat pesanan dari pelanggan. Berdasarkan Surat
pesanan tersebut bagian penjualan kemudian mencatat dan
merekamnya kedalam Arsip Surat Pesanan. Berdasarkan Arsip surat
pesanan tersebut, bagian penjualan membuatkan Faktur dan Surat
Jalan yang dikirimkan kepada Pelanggan sebagai bukti bahwa barang
yang dipesan sudah terealisasi dan rangkapnya disimpan sebagai
Arsip Faktur dan Arsip Surat Jalan.
2. Pembuatan Kwitansi
Apabila Faktur dan Surat Jalan sudah sampai ditempat
pelanggan, maka pelanggan megirimkan Pembayaran yang
kemudian oleh bagian penjualan dibuatkan Kwitansi yang
dibuat berdasarkan Arsip Faktur yang kemudian diserahkan
kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran dan rangkapnya
disimpan kedalam Arsip Kwitansi
3. Pembuatan Laporan 3. Pembuatan Laporan
Setiap akhir bulan Bagian Penjualan selalu membuat Laporan
Penjualan berdasarkan Arsip Faktur dan Laporan Pesanan
berdasarkan Arsip Pesanan dan Laporan Pengiriman
berdasarkan Arsip Surat Jalan yang ditujukan kepada Kepala
Bagian Penjualan
Diminta :
• Buatlah Activity diagram dari data diatas !
Sequence Diagram
• Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek
di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna,
display, dan sebagainya) berupa message yang
digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri
atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-
objek yang terkait).
• Sequence diagram biasa digunakan untuk
menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-
langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah
event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari
apa yang men-trigger aktivitas tersebut, proses dan
perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan
output apa yang dihasilkan.
• Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case • Diagram ini secara khusus berasosiasi dengan use case
diagram
• Memperlihatkan tahap demi tahap apa yang seharusnya
terjadi untuk menghasilkan sesuatu didalam use case
Simbol Sequence Diagram
Contoh Sequence Diagram
SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PEGAWAI SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PEGAWAI
Contoh kasus Penggajian (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)
SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PENDIDIKAN SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA PENDIDIKAN
SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA KELUARGA SEQUENCE DIAGRAM INPUT DATA KELUARGA
SEQUENCE DIAGRAM ABSEN MASUK SEQUENCE DIAGRAM ABSEN MASUK
: administrator : formtambah manajemen user : control formtambah
manajemenuser
: pelanggan
open ( )
get username, password
namalengkap, email
display username, password
nama lengkap, email
Contoh kasus PLN (Acknowledgments Toeko triyanto)
simpan
simpan
: pelanggan : formtambahpendaftaran : controlformtambah
pendaftaran
: pelanggan1
open ( )
get nomor_pelanggan
peruntukan, tarif, daya
display nomor_pelanggan
nama pelanggan
alamat
nomor ktp
nomor telpon
gardu gardu
daya tarif lama
daya tarif baru
peruntukan
simpan
simpan
display no, agenda,
tgl, id_pelanggan
nama, daya_lama
daya_baru, status,
aksi
CLASS DIAGRAM
• Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan
menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari
pengembangan dan desain berorientasi objek.
• Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu
sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi
keadaan tersebut (metoda/fungsi).
• Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, • Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class,
package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti
containment, pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.
• Class memiliki tiga area pokok :
1.Nama, merupakan nama dari sebuah kelas
2. Atribut, merupakan peroperti dari sebuah kelas. Atribut melambangkan batas nilai yang
mungkin ada pada obyek dari class
3. Operasi, adalah sesuatu yang bisa dilakukan oleh sebuah class atau yang dapat dilakukan
oleh
class lain terhadap sebuah class
CLASS DIAGRAM (LANJUTAN)
• Atribut dan metoda dapat memiliki salah satu sifat berikut :
– Private, tidak dapat dipanggil dari luar class yang bersangkutan
– Protected, hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan
anak-anak yang mewarisinya
– Public, dapat dipanggil oleh siapa saja
– Package, hanya dapat dipanggil oleh instance sebuah class pada paket – Package, hanya dapat dipanggil oleh instance sebuah class pada paket
yang sama
Nama Class
Atribut
Metode/operasi
HUBUNGAN ANTAR CLASS
1. Asosiasi, yaitu hubungan statis antar class. Umumnya
menggambarkan class yang memiliki atribut berupa class lain,
atau class yang harus mengetahui eksistensi class lain. Panah
navigability menunjukkan arah query antar class.
2. Agregasi, yaitu hubungan yang menyatakan bagian (“terdiri
atas..”).
3. Pewarisan, yaitu hubungan hirarkis antar class. Class dapat 3. Pewarisan, yaitu hubungan hirarkis antar class. Class dapat
diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan
metoda class asalnya dan menambahkan fungsionalitas baru,
sehingga ia disebut anak dari class yang diwarisinya. Kebalikan
dari pewarisan adalah generalisasi.
4. Hubungan dinamis, yaitu rangkaian pesan (message) yang di-
passing dari satu class kepada class lain. Hubungan dinamis dapat
digambarkan dengan menggunakan sequence diagram yang akan
dijelaskan kemudian.
CONTOH CLASS DIAGRAM
MULTIPLICITY
• Unspecified
• Exactly one
• Zero or more (many, unlimited)
• One or more
1..*
0..*
1
*
• One or more
• Zero or one (optional scalar role)
• Specified range
• Multiple, disjoint ranges
2..4
0..1
1..*
2, 4..6
Class Diagram diperoleh berdasarkan dari database
Contoh Kasus (Acknowledgments Evi Lutfi Muktar)
pelanggan_reg
no int(5)
nomor_pelanggan varchar(12)
nama_lengkap varchar(20)
username varchar(13)
password varchar(13)
email varchar(30)
cari()
simpan()
batal()
i_01
nomor_agenda int(5)
tgl_agenda varchar(15)
nomor_pelanggan varchar(12)
nama pelanggan varchar(20)
alamat_pelanggan varchar (30)
no_ktp varchar(19)
no_telpon varchar(13)
tarif_lama varchar(2)
daya_lama varchar(6)
tarif_baru varchar(2)
daya_baru varchar(6)
peruntukan varchar(20)
gardu varchar(20)
status varchar(1)
simpan()
batal()
1 1 1 1
user
id_user varchar(50)
password varchar(50)
nama_lengkap varchar(100)
email varchar(100)
bagian varchar(100)
referensi varchar(100)
level varchar(50)
1 n 1 n
master_tarif
nomor int(5)
peruntukan varchar(10)
tarif varchar(2)
daya varchar(10)
bp int(10)
ujl int(10)
materai int(10)
kwitansi
nomor_kwitansi int(5)
tgl_kwitansi varchar(15)
nomor_agenda int(5)
nomor_pelanggan varchar(12)
bp int(10)
ujl int(10)
materai int(10)
total int(10)
status int(1)
useridvarchar(10)
simpan()
batal()
tambahkwitansi()
cari()
n 1 n 1
n
n
n
n
perintah_kerja
nomor_pk int(5)
tgl_pk varhcar(15)
no_kwitansi int(5)
1
1
1
1 keluhan_pelanggan
id int(5)
nomor_pelanggan varchar(12)
nama_pelangganvarchar(20)
email varchar(100)
keluhan text
kode_security varchar(6)
Contoh Kasus (Acknowledgments Toeko triyanto)
no_kwitansi int(5)
tgl_kwitansi varchar(15)
status int(1)
cari()
mutasi
nomor_mutasi int(5)
tgl_mutasi varchar(15)
nomor_pk int(5)
tgl_pk varchar(15)
status int(1)
cari()
1
1
1
1
master_status
nomor_status int(1)
keterangan varchar(15)
1
1
1
1
kode_security varchar(6)
simpan()
batal()
tunggakan
nomor_pelanggan varchar(20)
tanggal_rekeningvarchar(15)
rupiah_ptl int(15)
tagihan_lain_lain int(15)
ppn int(12)
ppj int(15)
materai int(7)
total_tagihan int(15)
tanggal_bayar varchar(15)
modul
id_modul int(5)
nama_modul varchar(50)
link varchar(100)
static_content text
gambar varchar(100)
publish enum('Y','N')
status enum('user','admin','umum')
aktif enum('Y','N')
urutan int(5)
simpan()
batal()
master_pelanggan
nomor_pelanggan varchar(12)
nama_pelangganvarchar(20)
penunjukan_alamat varchar (2)
alamat_pelanggan varchar(18)
nomor_bangunan varchar(3)
nomor_rt int(3)
nomor_rwint(2)
golongan_tarif varchar(3)
daya int(6)
nomor_meter varchar(6)
nomor_ktp varchar(20)
telponvarchar(13)
gardu varchar(20)
1
1
1
1
n
1
n
1
n
1
n
1
n
n
n
n
Buatlah Class Diagram
(berdasarkan database yang anda buat
(VB atau Web)
Kasus:
1. Perpustakaan 1. Perpustakaan
2. Penjualan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->