Anda di halaman 1dari 13

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat

dan kasihnya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal yang berjudul proposal terapi kelompok karya tulis ini terlaksana tidak terlepas dari bantuan atau bimbingan dan arahan dari ibu dosen pembimbing Penulis menyadari bahwa penulisan masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penulisan maupun bahasannya, maka dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran serta masukan dari semua pihak demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih dan harapan penulis semoga proposal ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan,

Juni 2011 Penulis

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK LATAR BELAKANG Manusia adalah makhluk social yang terus menerus membutuhkan pergerakan/aktifitas sehingga dengan pergerakan proses psikologis tubuh dapat berjalan dengan baik. Terapi aktifitas kelompok (TAK) khususnya bermain dapat memberikan energi klien dank lien dapat berinteraksi dengan lingkungannya. Terapi aktifitas kelompok adalah metode pengobatan ketika klien di temui dalam rancangan waktu tertentu dengan tenaga yang memenuhi persyaratan tertentu. Focus terapi kelompok adalah membuat sadar sendiri (self-awarenesess). Peningkatan hubungan interpersonal membuat perubahan atau ketiganya. Terapi aktifitas kelompok sosialisasi, klien di Bantu untuk melakukan sosialisasi dengan individu yang ada di sekitar klien, sosialisasi dilakukan secara bertahap dari interpersonal (satu dan satu), kelompok dan masa. Aktifitas dapat berupa latihan sosialisasi dalam kelompok. Terapi aktifitas sosialisasi adalah upaya memfasilitas kemampuan sosialisasi. Sejumlah klien dengan masalah hubungan social. TUJUAN Tujuan Umum TAKS Klien dapat meningkatkan hubungan social dalam kelompok secara bertahap Setelah ini klien dapat meningkatkan kemampuan motorik dan logistic

Tujuan Khusus TAKS Klien mampu memperkenalkan diri Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok

Indikasi TAKS klien menarik diri yang telah mulai melakukan intraksi inter personal

klien kerusakan komunikasi verbal yang telah berespon sesuai setimulus.

Landasan Teoritis Keperawatan Pengertian : Isolasi social adalah mengasingkan diri dari pergaulan masyarakat Contohnya : Menarik Diri Respon Adaptif ------------------------------------------ Respon Maladaptif menyendiri otonomi bekerjasama saling tergantung merasa sendiri menarik diri tergantungan pada orang lain manipulasi impulsive membanggakan

Faktor Predisposisi Klien mengatakan bahwa hidupnya tidak berarti lagi, minder, tidak bergaul pada orang lain. Faktor Prepitasi Klien menarik diri dan malas untuk melakukan aktifitas malu beertemu dengan orang lain sehingga ia tidak termotifasi untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Tanda dan Gejala Sering menyendiri Kontak mata kurang Tidak mau bicara

Menghindar kalau didekati Berikan perhatian dan penghargaan Temani klien walaupun tak menjawab Katakan saya duduk di depan anda Jika ingin mengatakan sesuatu saya siap mendengarkannya Dengar klien dengan empatik Bicarakan dengan klien penyebab tidak ingin bergabung dengan orang lain Lakukan interaksi dengan bertahap Tingkat interaksi dengan orang lain (Gail wiscart stuart 1998,237)

Penatalaksanaan

Pengorganisasian Leader menyusun rencana terapi aktifitas kelompok mengarahkan kelompok sesuai tujuan memimpin jalannya terapi aktifitas kelompok dengan tertib memotivasi anggota dengan aktif selama terapi aktifitas kelompok menetralisir menyusun masalah yang mungkin timbul pada saan pelaksanaan

Co Leader membantu leader mengorganisasikan kelompok menyampaikan informasi dari fasilitator leader atau sebaliknya mengingatkan leader jika kegiatannya menyimpan

Fasilitator memfasilitasi media dalam kegiatan terapi aktifitas kelompok mengatur aktivitas kelompok membantu kelumpok berperan aktif berperan sebagai role model bagi klien sebagai proses aktivitasi kelompokS mengantisipasi masalah yang akan terjadi

Observer mengoservasi respon klien mencatat perilaku klien selama dinamika kelompok mencatat semua proses yang terjadi dan melaporkan.

Rancangan TAKS No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Nama pasien Tn. My Tn. P Tn. A Tn. D Tn. R Tn. O Tn P Tn. R Tn E Masalah keperawatan Waham kebesaran Menarik diri Halusinasi pendengaran Halusinasi pendengaran Halusinasi pendengaran Prilaku kekerasan Halusinasi pendengaran Prilaku kekerasan Harga diri rendah Jenis TAK TAK-s Sesi 1 Sesi 2 Pj Wibowo

Jadwal Pelaksanaan No Hari/Tanggal Selasa 07 Juni 2011 Jam 10.00 Jenis Tak TAK Leader Co Leader Fasilitator Observer Mu tiara Du maria

Rudianto Wanda Sri Berliana Ida Sesi 1 Me Sesi 2 cca Kes tina

a. Dinamika b. Diskusi dan Tanya jawab

c. Bermain peran

Alat TAK Leptop dan speaker Bola tennis Buku catatan dan pena Jadwal kegiatan klien

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN A. hari/tanggal B. tempat C. Jam Hasil Pelaksanaan No Hari/Tanggal Selasa 07 Juni 2011 Jenis TAK Berkenalan Nama Pasien Evaluasi PX dapat memperkenalkan diri dengan cara menyebut nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobby TT : Selasa, 7 Juni 2011 : Aula Rumah Sakit Jiwa Medan : 9.30 --- 11.30 Wib

SETTING PERMAINAN

Keterangan : Fasilitator Pasien Co Leader Leader

Observer Sesi I dan II (perkenalan Tujuan Setting Alat Leptop dan speaker Bola tenis Buku catatan dan pulpen Jadwal kegiatan klien Klien dalam terapis duduk bersama dalam lingkaran Ruangan nyaman dan tenang Klien mampu memperkenalkan diri dengan menyebut nama lengkap dan tempat/ nama ruangannya. Menanyakan diri anggota lainnya : nama lengkap, dan nama ruangan.

Metode Dinamika Diskusi dan tanya jawab Bermain peran

Langkah Kegiatan 1. Persiapan Leader : Bapak-bapak dan ibu-ibu kita berkumpul di sini untuk melakukan sebuah permainan dan nantinya permainannya akan saya jelaskan. Kita akan bermain di tempat ini ya bapak-bapak dan ibu-ibu semuanya. Nah sekarang kita mulai ya.

2. Orientasi a. Salam Terapeutik Leader :selamat siang bapak dan ibu semuanya. Perkenalkan nama saya Wibowo pakpahan, saya biasa di panggil Wibowo, sya AKPER KESDAM 1/BB P. Siantar yang akan memimpin dengan selesai. b. Evaluasi/validasi Leader : bagaimana perasaan ibu siang ini ? Leader : bagaimana, apakah bapak dan ibu semua sudah makan siang ? c. Kontrak Leader : siang ini kita akan melakukan suatu kegiatan, tujuannya agar bapak/ibu semuanya dapat memperkenalkan diri dengan anggota kelompok yang lain Leader : apabila bapak/ibu BAK ataupun ingin minum bapak/ibu harus memberitahu saya dulu dengan cara tunjuk tangan tapi jangan lupa untuk kembali lagi kesini. Leader : lamanya kegiatan kita adalah 1 jam 60 menit dan bapak/ibu harus mengikutinya dari awal sampai akhir. 3. Tahap Kerja Leader : kita akan membuat suatu kegiatan di sini saya mempunyai sebuah bola dan laptop. Nanti bila ini akan saya edarkan berlawanan dengan jarum jam. Bila musiknya berhenti maka sapa yang memegang bola, maka kita harus memperkenalkan dirinya yaitu dengan menyebutkan nama lengkap dan nama ruangannya. Berkenalan dengan kelompok lain yang ada di sebelah kanan dengan poin bersama. Leader : apakah bapak dan ibu sudah mengerti ?

4. Tahap Terminasi a. Ebaluasi Leader : nah, bagaiman perasaan bapak/ibu masih ada yang ingin memperkenalkan diri dan berkenalan dengan kelompok lain. b. Kontrak yang akan datang Leader : baiklah bapak/ibu semuanya besok hari senin jam 13.00 Wib. Kita berkumpul lagi di sini untuk melanjutkan kegiatan kita, tujuannya dari kegiatan kita besok adalah agar bapak/ibu bercerita dengan kehidupan pribadi Leader : jangan lupa ya bapak/ibu agar besaok membawa papan namanya Leader : baiklah bapak/ibu karena waktu kita sudah habis jadi pertemuan kita sampai di sini dulu. Terima kasih bapak/ibu

Hasil Pelaksanaan TAK A. No. 1. 2. 3. 4. 5. Kemampuan Verbal Aspek Yang Dinilai Menyebutkan nama lengkap Menyebutkan nama panggilan Menyebutkan hobby Menyebutkan asal/alamat dan ruangan klien Menanyakan jati diri anggota kelompok lain : nama lengkap, panggilan asal dan hobbynya Nama Klien

B. No. 1. 2. 3.

Kemampuan Non Verbal Aspek Yang Dinilai Kontak mata Duduk tegak Mengikuti kegiatan sampai akhir Nama Klien

awal

DAFTAR PUSTAKA

Jwiscart, Gail, Sandra/Sundeen. 1998. Buku saku keperawatan Jiwa. Edisi 2 EGC : Jakarta Keliat, Budi Annna, Akemat, 2005. Keperawatan jiwa terapi aktivitas kelompok EGC : Jakarta