Anda di halaman 1dari 13

ALIRAN SEMATIK GENERTIF & TATA BAHASA KASUS

Aliran Semantik Generatif


Munculnya aliran semantik generatif i i dilatarbelakangi dari M l li tik tif ini dil t b l k i d i ketidakpuasan murid-murid Chomsky terhadap teori Tatabahasa muridTransformasi Generatif. Generatif. MuridMurid-murid yang melakukan bidah atas teori TTG gurunya ini adalah: Postal, Lakoff, adalah: Postal Lakoff, Mc Cawly, dan Kiparsky, yang mulai eksis Cawly, Kiparsky, pada tahun 70-an. 70-an. Menurut Chomsky dalam aliran TTG-nya, semantik memiliki Chomsky, TTG-nya, pembahasan yang berbeda dengan sintaksis, dan struktur batin sintaksis, adalah hal yang berbeda dengan struktur semantis dalam sebuah kalimat. kalimat. Menurut teori semantik generatif, semantik dapat dikaji secara generatif, bersamaan dengan sintaksis karena hakikatnya keduanya adalah satu. satu. Menurut teori semantik generatif, struktur semantik itu serupa generatif, dengan struktur logika yang berupa ikatan tidak berkala antara predikator dengan seperangkat argumen dalam satu proposisi (Chaer, 2003:368-369). Chaer, 2003:368-369)

UnsurUnsur-Unsur Semantik Generatif


Proposisi adalah makna yang menjelaskan isi komunikasi dari pembicaraan; pembicaraan; atau disebut juga makna klausa. Proposisi terdiri dari klausa. predikator yang berkaitan dengan satu argumen atau lebih (Kridalaksana, 2001:180). Kridalaksana, 2001:180) Predikator adalah bagian dari proposisi yang menunjukkan hubungan perbuatan, sifat, keanggotaan, kejadian, dsb. perbuatan, sifat, keanggotaan, kejadian, dsb. dari argumen. Jadi, argumen. Jadi, preposisi dapat berupa: verba, adjectiva, adverbia, atau urutan berupa: verba, adjectiva, adverbia, (Kridalaksana:177) (Kridalaksana:177) Argumen adalah nomina/frasa nominal yang bersama-sama predikator nomina/ bersamamembentuk proposisi (Kridalaksana:17). (Kridalaksana:17) Secara sederhana, strukturnya dapat dilihat pada contoh berikut. sederhana, berikut.

Jhon killed Harry


Proposisi

kill Jhon Harry pred. pred. Arg1 Arg2

Tata Bahasa Kasus Kas s


Motto:

Tanpa kasus ku tak haus Ada kasus ku terasa haus Datanglah engkau wahai kasus g g Memuaskan daku nan haus ---Hegeta ---Hegeta

Tata Bahasa Kasus


Tata bahasa kasus (case grammar) adalah suatu modifikasi dari teori TTG, yang menjelaskan hubungan antara argumen p p p ( (Kridalaksana:96) dan predikator dalam satu proposisi (Kridalaksana:96). Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Charles J. Fillmore dalam k d l karyanya yang b j d l Th C berjudul The Case for C f Case, yang 1968. termuat dalam buku Universal in Linguistic Theory, 1968. Dalam karyanya itu, Fillmore membagi kalimat atas: itu, atas: modalitas dan proposisi. Namun, proposisi dalam tata proposisi. Namun, bahasa kasus, unsur-unsur pengisinya berbeda dengan kasus, unsurproposisi pada semantik generatif. generatif. Dalam Tata Bahasa Kasus, proposisi terdiri dari verba dan Kasus, p p sejumah kasus (Chaer, 2003:370-371). Chaer, 2003:370-371)

UnsurUnsur-unsur Tata Bahasa Kasus


Kalimat modalitas negasi kala aspek adverbia proposisi

verba kasus1 kas.2 kas.1

Contoh Sederhana Tata Bahasa Kasus


John opened the door with the key

Kalimat modalitas kala lampau


verba Agent g

proposisi
Object instrument j

open

Jhon Jh

door d

key k

MacamMacam-Macam Kasus
1. AGENTIF
adalah kasus yang secara khusus ditujukan bagi makhluk hidup (yang bernyawa) yang melakukan bernyawa) tindakan (pelaku) pelaku) Dalam tata bahasa kasus, agentive case adalah kasus, y g g p nomina/ nomina/frasa nominal yang mengacu kepada orang/ orang/binatang yang melakukan tindakan verba. verba. Misalnya: Misalnya: Tom pruned the roses dalam contoh di atas, Tom berada pada kasus agentif. atas, agentif. y j Namun, Namun, tidak selamanya subjek verba menduduki kasus agnetif. Misalnya pada kalimat: agnetif. kalimat:

Tom loves roses. roses.


Pada kalimat ini Tom tidak melakukan tindakan, tetapi tindakan, disebutkan. sikapnya yang terpengaruh oleh roses disebutkan. Menurut Fillmore (via Tarigan, 1989:61) kasusnya Tarigan, 1989:61) 61), ), disebut datif. datif.

MacamMacam-Macam Kasus
2. Datif
adalah kasus mengenai makhluk hidup (bernyawa) yang bernyawa) dipengaruhi oleh verba. verba. Dalam bahasa Inggris biasanya disertai preposisi to. Misalnya: Misalnya: Roy obeyed his father

Roy showed obedience to his father dalam contoh di atas, his father berada pada kasus datif. atas, datif.
Dalam tata bahasa kasus, N/FN yang mengacu kepada kasus, y g g p orang/ orang/binatang yang dipengaruhi tindakan verba termasuk dalam kasus datif.

the B th Boy was frightened b th strom. f i ht d by the strom. t I persuaded Tom to go. go.
jika dalam tata bahasa tradisional, datif disebut sebagai tradisional, objek tak langsung Agaknya, Agaknya, dalam bahasa Indonesia ini biasa ditulis dengan: dengan:

kepada; terhadap. kepada; terhadap.

MacamMacam-Macam Kasus
3. Benefaktif
adalah kasus mengenai makhluk hidup (bernyawa) bernyawa) yang memperoleh keuntungan akibat tindakan verba. verba. Dalam bahasa Inggris biasanya disertai preposisi for. Misalnya: Misalnya: Tom did it for Huck

Joan baked a cake for Louise. Louise. Agaknya, Agaknya, padanan preposisi for dalam
Indonesia adalah: untuk; bagi; buat; demi. adalah: untuk; bagi; buat; demi.

bahasa

4. Komitatif
adalah kasus yang ditujukan kepada N/FN yang berhubunga dengan N/FN lain dalam satu kalimat. kalimat. Huck. Contoh: Contoh: Tom run away with Huck. preposisi yang berhubungan dengan kasus ini adalah with (B Inggris), dengan, bersama, dan (B. Indonesia) Inggris), dengan, bersama, (B.

MacamMacam-Macam Kasus
5. Faktitif & Objektif
adalah kasus pada N/FN yang mengacu kepada sesuatu yang dibuat atau diadakan. diadakan. Misalnya: Misalnya: Tony built the shed Jika N/FN tersebut sebelumnya telah ada, maka dia ada, memilki kasus objektif. objektif. Misalnya: Misalnya: Tony repaired the shed

6. Ergatif
adalah kasus yang bersifat kausatif, yang mengacu kausatif, pada hubungan sintaksis yag terjalin antara suatu kalimat. kalimat. Contoh: Contoh: The raft moved, John moved the raft. raft. da a dalam hal ini, Jhon dianggap sebagai subjek ergatif a ini, J o d a ggap sebaga subje e gat karena sebagai penyebab perbuatan. perbuatan.

MacamMacam-Macam Kasus
7. Instrumental
adalah kasus mengenai instrument yang tidak bernyawa yang merupakan penyebab suatu tindakan yang diespresikan oleh verba. verba. Misalnya: Misalnya:

Mary opened the door with the key The key opened the drawer
8.

Lokatif
adalah kasus yang memperkenalkan lokasi atau orientasi ruang/tempat yang diperkenalkan oleh verba. ruang/ verba. Contoh: Contoh: Susan put the book on the table

She came from India


.