Anda di halaman 1dari 3

Laporan Penugasan MKU Ibadah dan Akhlak

Penting bagi seorang anak untuk berbakti kepada orang tua, setidaknya dengan berbuat baik kepada meraka, sebagai rasa terimakasih kepada orang yang sudah dengan penuh cinta, kasih sayang dan kesabaran membesarkan kita. Bentuk-bentuk berbuat baik kepada kedua orang tua adalah : Pertama. Bergaul dengan keduanya dengan cara yang baik. Di dalam hadits Nabi Shallallahu alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberikan kegembiraan kepada seorang mumin termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberikan kegembiraan kepada kedua orang tua kita. Kedua. Yaitu berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut. Hendaknya dibedakan berbicara dengan kedua orang tua dan berbicara dengan anak, teman atau dengan yang lain. Berbicara dengan perkataan yang mulia kepada kedua orang tua, tidak boleh mengucapkan ah apalagi mencemooh dan mencaci maki atau melaknat keduanya karena ini merupakan dosa besar dan bentuk kedurhakaan kepada orang tua. Jika hal ini sampai terjadi, wal iya udzubillah. Ketiga. Tawadlu (rendah diri). Tidak boleh kibir (sombong) apabila sudah meraih sukses atau mempunyai jabatan di dunia, karena sewaktu lahir kita berada dalam keadaan hina dan membutuhkan pertolongan. Kedua orang tualah yang menolong dengan memberi makan, minum, pakaian dan semuanya. Keempat. Yaitu memberikan infak (shadaqah) kepada kedua orang tua. Semua harta kita adalah milik orang tua. Kelima. Mendoakan orang tua. Sebagaimana dalam ayat Robbirhamhuma kamaa rabbayaani shagiiro (Wahai Rabb-ku kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku diwaktu kecil). Apabila kedua orang tua telah meninggal maka :

Yang pertama : Kita lakukan adalah meminta ampun kepada Allah Taala dengan taubat yang nasuh (benar) bila kita pernah berbuat durhaka kepada kedua orang tua sewaktu mereka masih hidup. Yang kedua : Adalah mendoakan kedua orang tua kita. Pentingnya berbuat baik kepada orang tua karena beberapa keajaiban yang bisa dilakukan orang tua ketika menengadahkan tangannya untuk berdoa, yaitu : Do'a orang tua pada anak adalah do'a yang amat ampuh dan manjur. Baik do'a orang tua tersebut adalah do'a kebaikan atau do'a kejelekan, keduanya sama-sama manjur. Di antara buktinya adalah kisah ulama besar hadits yang sudah ma'ruf di tengah-tengah kaum muslimin, Imam Bukhari rahimahullah. Imam Abu Abdillah, Muhammad bin Ismail al-Bukhary dinilai sebagai Amirul Mukminin dalam hadits, tidak ada seorang ulama pun yang menentang pendapat ini. Lalu apa nikmat Allah atas sejak ia masih kecil? Imam al-Lalika`iy meriwayatkan di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah dan Ghanjar di dalam kitabnya Taariikh Bukhaara mengisahkan sebagai berikut: Sejak kecil Imam al-Bukhary kehilangan penglihatan pada kedua matanya alias buta. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah, al-Khalil, Ibrahim 'alaihis salam yang berkata kepadanya, Wahai wanita, Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa. Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah mengembalikan penglihatannya. (Asy-Syifa` Bada Al-Maradh karya Ibrahim bin Abdullah al-Hazimy sebagai yang dinukilnya dari kitab Hadyu as-Saary Fi Muqaddimah Shahih al-Buukhary karya al-Hafizh Ibn Hajar al-Asqalany). Salah satu hal dasar yang tidak boleh kita lakukan kepada orang tua, yang terkadang tidak sengaja kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah : Mencela mereka berdua termasuk kedurhakaan dan perbuatan yg mendatangkan kutukan Allah Subhanahu wa Taala Allah Subhanahu wa Taala berfirman: . Dan apabila kedua telah lanjut usia atau salah satu dari kedua mk janganlah kamu mengatakan kepada mereka berdua ah dan jangan

kamu menghardik dan katakanlah ucapan yg baik. Rendahkan sayap kehinaanmu di hadapan kedua dan katakanlah: Wahai Rabbku berikanlah kepada kedua kasih sayang sebagaimana dia berdua telah memeliharaku semenjak kecilku. Oleh karena itu penting bagi kita sebagai seorang anak untuk menghargai, mencintai, menyayangi prang tua dan menghindari hal-hal yang diharamkan oleh Allah untuk kita lakukan kepada orang tua, agar kita menjadi seorang anak yang diridhoi Allah melalui ridho orang tua.