P. 1
Peranan PGRI

Peranan PGRI

|Views: 1,209|Likes:
Dipublikasikan oleh Vino Pangalila

More info:

Published by: Vino Pangalila on May 15, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

BAB I PGRI SEBAGAI ORGANISASI GURU

1. Latar belakang
PGRI adalah organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan yang berfokus pada bidang keguruan. PGRI sebagai tempat berhimpunnya segenap guru dan tenaga kependidikan lainnya merupakan organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan yang berdasarkan Pancasila, bersifat independen, dan non politik praktis, secara aktif menjaga, memelihara, mempertahankan, dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang dijiwai semangat kekeluargaan, kesetiakawanan sosial yang kokoh serta sejahtera lahir batin, dan kesetiakawanan organisasi baik nasional maupun internasional. Semangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia. Organisasi perjuangan huru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah. Tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya, kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia. Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas. Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 – 25 November 1945 di Surakarta. Pada konngres itu disepakati berdirinya PGRI sebagai wahana persatuan dan kesatuan segenap guru di seluruh Indonesia. Pendirinya antara lain : Rh. Koesnan, Amin Singgih, Ali marsaban, Djajeng Soegianto, Soemidi Adisasmito, Abdullah Noerbambang, dan Soetono. Pada kongres itu dirumuskan tujuan PGRI, yaitu :
1. mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia

2. mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan. 3. membela hak dan nasib buruh pada umumnya, guru pada khusus

1

Rachmawaty AR. M. Informasi & Komunikasi PB PGRI Dept. Agustitin Setyobudi. Qudrat Nugraha.MM 11 Drs. MM . Mohammad Abduhzen. sepakat dihapuskan.Pd 4 Drs. Hj. Sugito. Pendidikan dan Pelatihan PB PGRI 2 3 Dr. segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan. SH.MM 14 Dr.. H. Penelitian & Pengembangan PB PGRI Dept. Anah Suhaenah Soeparno jabatan Ketua Umum PB PGRI Ketua PB PGRI Ketua PB PGRI Ketua PB PGRI Ketua PB PGRI Ketua PB PGRI Sekretaris Jendral PB PGRI Wakil Sekretaris Jendral PB PGRI Wakil Sekretaris Jendral PB PGRI Bendahara PB PGRI Wakil Bendahara PB PGRI Departemen Koordinasi dan Kaderisasi PB PGRI Departemen Keteranaga Kerjaan dan Kesra PB PGRI Dept. Mereka adalah – guru-guru yang aktif mengajar. M. Dr. Sahiri Hermawan. M. Sulistiyo.Hum 16 Dra.Pd 13 Drs. H. M. MM 12 Drs. M. H. M. Sugiharto. politik. H. lingkungan pekerjaan. Usman M.Si 15 Dr. lingkungan daerah. agama. dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.MM 7 H. Giat Suwarno 10 Drs. Struktur Organiksasi Pengurus Besar PGRI Struktur Organisasi Pengurus Besar no nama 1 Dr. Muhir Subagia. Unifah Rosyidi. M. Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik 2. dan suku.Sc 5 Hambasi Abdullah 6 Prof. pensiunan yang aktif berjuang. MH 8 Dra. Dr. Didi Suprijadi. Harfini Suhardi 9 H. H.Pd 2 Prof.Melalaui kongres ini.

Dr. mengamankan dan mengamalkan Pancasila. Pemberdayaan Perempuan PB PGRI Dept. Melaksanakan dan mengembangkan Sistem Pendidikan Nasional. dan organisasi kemasyarakatan umumnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan. Pembinaan Karier & Profesi PB PGRI Dept. Meningkatkan integritas bangsa dan menjaga tetap terjamin serta terpeliharanya keutuhan kesatuan dan persatuan bangsa. Mempersatukan semua guru dan tenaga kependidikan di semua jenis. Euis Karwati. organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Tjut Afrida.Pd Dept. 3       . Memelihara. Hj. jenjang dan satuan pendidikan guna meningkatkan pengabdian dan peranserta di dalam pembangunan nasional. sebagai lisensi bagi pengukuhan kompetensi profesi guru. Mengupayakan dan mengevaluasi terlaksananya peningkatan kualifikasi akademik. Advokasi & Perlindungan Hukum PB PGRI 3. M. Pengmb. mempertahankan. Dian Mahsunah. Mengadakan hubungan kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan. Kesenian dan Kebudayaan Olah Raga PB PGRI Dep. sertifikasi. M. Opih Rofiah Zainal 19 Dr. Membina dan bekerja sama dengan Himpunan/Ikatan/Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis di bidang pendidikan yang secara sukarela menyatakan diri bergabung dan atau bermitra dengan PGRI. Mempertahankan dan melestarikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hubungan Kerjasama Luar Negeri PB PGRI Dept. Hj. Pengabdian Masyarakat PB PGRI Dept.Pd 20 Dr. Hj. Menegakkan dan melaksanakan Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia sesuai peraturan organisasi. Maysari Berty 22 Dra. M.17 Prof. Menyelenggarakan dan membina anak lembaga PGRI. H. Membela. akreditasi. Tugas dan Fungsi PGRI Dalam Pasal 7 AD/ART PGRI disebutkan bahwa PGRI mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :       Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Djam'an Satori 18 Dra. membina dan mengembangkan kebudayaan nasional serta memelihara kebudayaan daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional.Pd 21 Dra.

pengabdian. keahlian. prestasi dan kerjasama. 4 . kemampuan. Memelihara dan meningkatkan mutu keorganisasi PGRI.  Memelihara dan mempertinggi kesadaran guru akan profesinya untuk meningkatkan mutu.

Perjuangan PGRI Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus memperjuangkan nasib semua guru baik PNS maupun Non-PNS (honorer. Beberapa hasil perjuangan dalam rapat Kerja dengan Menpan dan Reformasi Birokrasi serta kepala BKN tanggal 19 Mei 2010 adalah:      Tahun 2010/2011 sebanyak 197. Porfesional.678 guru dan tenaga honorer. khususnya Komisi X. 250. Hal ini dibuktikan dari hasil rapat kerja PGRI dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). padahal Ditjen itu lahir sebagai kompromi politik antara DPR RI. Guru harus sejahtera. organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan yang berfokus pada bidang keguruan mempunyai salah satu misi untuk meningkatkan Kesejahteraan Guru. dan terlindungi. PTT/GTT). termasuk CPNS-Teranulir dari Jawa Tengah dan 5. Komet III DPD RI menolak keras Penghapusan Ditjen PMPTK (Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan meminta Ditjen itu dipertahankan dan dimaksimalkan kinerjanya. dan PGRI.BAB II PERAN ORGANISASI GURU DALAM MEMPERJUANGKAN NASIB GURU 1. Hal ini didasari atas pertimbangan :    Agar guru dapat profesional maka guru harus mendapatkan imbal jasa yang baik Harus adanya perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sehingga ada rasa aman Ada pembinaan karir yang jelas. 2.000/bulan (bagi yang belum dibayarkan) Hasil Demo PGRI tanggal 11 dan 12 Mei 2010 tentang Penolakan Penghapusan Ditjen PMPTK dan Manajemen Guru yang kembali pada sistem sebelum UUGD adalah :  DPD RI memberikan dukungan atas perjuangan para guru melalui PGRI agar ada Badan Khusus yang menangani guru yang disampaikan oleh Ketua DPD RI di hadapan para demonstran. Misi PGRI PGRI sebagai organisasi perjuangan. bantu. Oleh karena itu. DPR RI menerima 15 orang delegasi dan menyatakan menyesal karena Restrukturisasi itu tidak melalui pembicaraan dengan DPR RI. 5  .966 orang guru bantu DKI akan diangkat PNS Segera diterbitkan PP mengenai Penyelesaian Permasalahan tenaga Honorer Segera diterbitkan PP mengenai PTT atau Pagawai Tidak Tetap (termasuk guru) yang antara lain memuat penghargaan/gaji minimal Segera diterbitkan Perpres mengenai BUP (Batas Usia Pensiun) Penilik menjadi 60 tahun Segera dibayarkannya tunjangan profesi dan penambahan penghasilan Rp. Depdiknas. wiyata bakti.

Ketua Komisi X.Pimpinan DPR RI akan melakukan pertemuan konsultasi dengan Presiden paling lambat 2 minggu setelah Demo (tanggal 26 Mei 2010). Mengusulkan agar tunjangan beras PNS diganti dengan uang agar tidak merugikan PNS. Bahkan di Depag seluruh data guru yang masuk dalam data Dbase secara bertahap akan diangkat menjadi PNS.250. Perlindungan dan pembelaan terhadap anggota PGRI yang tersandung masalah hukum oleh LKBH tanpa dipungut biaya.  Pimpinan MPR RI pada saat menerima 22 Delegasi menyatakan mendukung perjuangan PGRI agar Ditjen PMPTK dipertahankan. Mengusulkan agar guru TK mendapat perhatian.00 per bulan. Memperjuangkan bantuan untuk sekolah swata. Tunjangan THR dan tambahan kesejahteraan bagi guru. Mengusulkan agar Guru GTT di sekolah negeri diangkat menjadi PNS. hasilnya dilakukan secara nasional. Beberapa perjuangan PGRI yang telah dilakukan selama ini antara lain sebagai berikut :  Mengusulkan kenaikan gaji pada tahun 1999 kepada Presiden. dan para wakilnya. Rekruitmen PNS khususnya guru. hasilnya bantuan pendidikan untuk sekolah swata mengalami peningkatan yang signifikan. Pernyataan itu dinyatakan juga di hadapan para demonstran oleh Wakil Ketua DPR RI. Mengusulkan honor guru wiyata bakti. Pemaksimalan penggunaan ASKES agar dapat digunakan di RS Swata. hasilnya guru wiyata bhakti baik di sekolah negeri maupun swasta mendapat tunjangan dari pemerintah sebesar Rp 75. Hasilnya sekarang ASKES bida digunakan di RS Swata. dan hasilnya gaji PNS naik Rp 155. Mengawal dan mendorong lahirnya UU Sisdiknas. Tahun 2000 PGRI mengusulkan tunjangan pendidikan bagi guru. 6            . pengangkatan guru TK dan peningkatan kesejahteraan guru TK. hasilnya tunjangan fungsional guru naik 150%. hasilnya ada Direktur PAUD. kecuali guru di lingkungan Departemen Agama tetap di pusat. Untuk kenaikan golongan IV/a ke atas ditinjau kembali agar tidak diproses sampai ke pusat sehingga memakan waktu lama. Hasilnya guru kontrak secara otomatis diangkat menjadi PNS meskipun secara bertahap. Hasilnya kenaikan pangkat IV/a ke atas cukup di tingkat Provinsi. Hasilnya sekarang PNS telah menerima tunjangan beras dalam bentuk uang tunai yang dibayarkan bersamaan dengan penerimaan gaji.00.000. Hasilnya pemerintah kabupaten/kota telah mencairkan tunjangan THR dan dana kesejahteraan bagi seluruh PNS di jajarannya. Kemendiknas tidak memperhatikan aspirasi PGRI sehingga PGRI akan menindaklanjuti perjuangan itu.

  Mendesak lahirnya PP tentang Sisdiknas. Menerima sejumlah pengaduan dan melaksanakan kajian terhadap kemungkinan model pelaksanaan sertifikasi guru yang lebih bermutu. Mengawal pelaksanaan sertifikasi guru secara objektif dan transparan.1% untuk pendidikan tidak memiliki kekuatan hukum tetap dan bertentangan dengan pasal 31 UUD 1945. Bandung. 7               . dan berlatar belakang pendidikan. Mengusulkan agar guru ditangani oleh sebuah badan independen langsung di bawah presiden. Mengawal dan mendesak pemerintah agar segera mengeluarkan PP tentang Guru sesuai dengan amanat UU GD. Mengawal agar pelaksanaan sertifikasi guru tidak menciderai kepentingan guru di dalam berkarya dan memperoleh hak-haknya. terutama yang terkait dengan kebijakan tentang guru. Mengusulkan kenaikan tunjangan fungsional guru. efisien dan memenuhi rasa keadilan guru. termasuk pemberian kesejahteraannya. dan kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah tentang pendidikan. Melakukan kajian terhadap peningkatan profesi dan kesejahteraan guru. hiingga terbitlah Permendiknas No. Mensosialisaikan tentang pelaksanaan sertifikasi guru dari tingkat pusat hingga cabang (tingkat kecamatan). Perjuangan yang paling hangat dan merupakan kemenangan PGRI adalah lahirnya keputusan Mahkamah Konstitusi RI nomor 026/PUU/III/2005 yang menetapkan batas tertinggi dalam APBN tahun 2006 sebesar 9. 18/2007 tentang pelaksanaan sertifikasi guru. meniti karir. PGRI selama ini menjadi mitra aktif. Sebelumnya baru berupa wacana yang berkembang sejak tahun 1960. Mengusulkan agar jabatan struktural di bidang pendidikan ditempati oleh pegawai yang menguasai bidang pendidikan. berusaha menyiapkan dan memperjuangkan UU Guru dan Dosen. Secara kelembagaan perjuangan untuk melahirkan UUG dan D telah dimulai pada saat konggres ke XVIII tahun 1998 di Lembang. Mengusulkan sistem pembinaan PNS secara nasional. Mengawal penerimaan tunjangan profesi guru. strategis. Mengusulkan adanya sistem penggajian guru tersendiri pada pemerintah. Telah ikut secara aktif yang berada di barisan paling depan jajaran organisasi guru dan bekerja sama dengan organisasi politik yang memiliki otoritas.

. Sebagai organisai. Organisasi ini secara aktif memperjuangkan aspirasi guru agar tercapainya suatu kualitas pendidikan yang baik. PGRI juga mempunyai susunan ketua dan AD/ART. Menuntut kepada pemerintah untuk memberikan uang lauk pauk kepada semua PNS termasuk guru. 8 . BAB III KESIMPULAN PGRI merupakan suatu oraganisasi guru yang didirikan pada tanggal 24 – 25 November 1945 di Surakarta.

pgri.html. Visi/Misi.id/Sejarah. http://www.966 orang guru bantu DKI akan diangkat PNS.pgri. Hasil Demo PGRI.Daftar Pustaka Dede (2011).html.html.or. AD/ART. 8 Maret 2011 PGRI (2009).or. 8 Maret 2011 Sulistiyo (2010). Sejarah.678 guru dan tenaga honorer. http://dedsmade.pgri.or.html.or.pgri. http://www.id/Visi-misi.id/berita-143-hasil-demo-pgri-tanggal11-dan-12-mei-2010-.id/ad_art.id/berita146-pgri-berjuang-guru-swasta-diangkat-pns-197678-guru-dan-tenaga-honorer-cpnsteranulir5966-orang-guru-bantu-dki-akan-diangkat-pns.html. CPNS-Teranulir.blogspot. Makalah Tentang peran PGRI dalam Memperjuangkan nasib guru dan Meningkatkan Profesionalisme Guru. 8 Maret 2011 PGRI (2009). Guru Swasta diangkat PNS: 197.html 8 Maret 2011 PGRI (2010).pgri. PGRI berjuang.http://www.com/2011/01/makalah-tentangperan-pgri-dalam. 8 Maret 2011 9 . http://www. http://www. 8 Maret 2011 PGRI (2009).or. 5.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->