Demokrasi dan Pendidikan

Disusun Oleh :

Didi Kurniawan 111.04.1023 Teknik Elektro

Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta

Penulisan ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah softskill. 20 April 2012 Penulis ii . Akhirnya kami sebagai penulis berharap semoga Allah memberikan pahala yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan. Dalam penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangankekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi. Amiin Yaa Robbal’Alamiin. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. yang atas rahmat-Nya maka kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Demokrasi dan Pendidikan “. Bantul. dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah. mengingat akan kemampuan yang kami miliki.2012 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT.

Rumusan Masalah BAB II PEMBAHASAN II.1. Perkembangan Pendidikan dan Bela Negara BAB III KESIMPULAN Pendapat dan Alasan DAFTAR PUSTAKA xi ix i ii iii iv v vi vii viii x xiii iii . Latar Belakang I.1.DAFTAR ISI JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN I.2. Pengertian Demokrasi dan Konsepnya II.2.

Latar Belakang Bisa dikatakan bahwa Indonesia sangat berpotensi menjadi kiblat demokrasi di kawasan Asia. I. Masalah apa saja yang menjadi penhambat demokrasi suatu negara? 3. keberhasilan Indonesia dalam bidang demokrasi bisa menjadi contoh bagi negara-negara di kawasan Asia yang hingga saat ini beberapa di antaranya masih diperintah dengan ‘tangan besi’. Indonesia juga bisa menjadi contoh.2. Tahukah anda apa itu demokrasi?? Dan bagaimana bentuk demokrasi itu dalam sistem suatu negara?? Dan apa pengaruhnya untuk dunia pendidikan?. Rumusan Masalah 1. berkat keberhasilan mengembangkan dan melaksanakan sistem demokrasi. Pri Sulisto. Apa pengertian dari demokrasi? 2.BAB I PENDAHULUAN I. bahwa pembangunan sistem demokrasi dapat berjalan seiring dengan upaya pembangunan ekonomi.1. Menurut Ketua Asosiasi Konsultan Politik Asia Pasifik (APAPC). Bagaimana perkembangan demokrasi dan dunia pendidikan di Indonesia? iv . Dalam makalah ini saya akan membahas permasalahan-permasalahan tersebut untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca makalah ini.

Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat. Menjaga proses demokratisasi adalah memahami secara benar hak-hak yang kita miliki. Pengertian Demokrasi dan Konsepnya Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno. yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan".1. menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM. dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang. melawan siapapun yang berusaha melanggar hak-hak itu. Begitulah pemahaman yang paling sederhana tentang demokrasi. yang diketahui oleh hampir semua orang. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat". dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya. pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme. Pelaku utama demokrasi adalah kita semua. Berbicara mengenai demokrasi adalah memburaskan (memperbincangkan) tentang kekuasaan. Di Indonesia. setiap orang yang selama ini selalu diatasnamakan namun tak pernah ikut menentukan. Sedang demokrasi adalah keputusan berdasarkan suara terbanyak. kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur pemerintahan di dunia publik. oleh rakyat. atau lebih tepatnya pengelolaan kekuasaan secara beradab. sesuai dengan apa yang dia ingini. Demokrasi pada dasarnya adalah aturan orang (people rule). landasan demokrasi adalah keadilan. khususnya Athena. menjaga hak-hak itu agar siapapun menghormatinya.BAB II PEMBAHASAN II. Ia adalah sistem manajemen kekuasaan yang dilandasi oleh nilai-nilai dan etika serta peradaban yang menghargai martabat manusia. dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. dan di dalam sistem politik yang demokratis warga mempunyai hak. baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Bagi Gus Dur. Jadi masalah v . dan untuk rakyat.

tetapi harus dihormati haknya dan harus diberi peluang dan kemudahan serta pertolongan untuk mencapai itu. Konsep demokrasi berkembang sejak 2000 tahun yang lalu diperkenalkan oleh plato dan aristoteles dengan isyarat agar penuh hati-hati karena demokrasi disamping sangat baik. Demokrasi atau pemerintahan rakyat di indonesia didasarkan pada : • Nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari. Sementar itu perkembangan demokrasi pasca kemerdekanan telah mengalaimi pasang surut(fluktuasi) dari masa kemerdekaan sampai saat ini. Periode 1945-1959 Masa ini disebut demokrasi parlementer. tentunya belum ada juga pemerintahan . oleh karena itu perlu dicari adalah “mekanismenya” seperti kehendak tuhan tadi bahwa pengaturan di bumi diserahkan pada manusia ataupun rakyatnya. oloh dan untuk rakyat berdasarkan sila-sila pancasila. namun pemahaman demokrasi saat itu adalah semua orang sebagai komponen bangsa semua berkumpul untuk memperbincnagkan bagaimana baiknya dalam menyiapkan pembentukan negara secara rill. penyiapan sistem pemerintahan yang harus dijalankan. a. Pada tahapan pra kemerdekanan pemahaman demokrasi belum dapat diartikan sebagai wujud pemerintahan rakyat karena saat itu belum ada negara. vi . Dengan demikian bahwa pemahaman konsep demokrasi pada pra kemerdekaan adalah bermusyawah sebagi mekanisme kehidupan dari keanekaragaman kehendak atau aspirasi komponen bangsa. dalam arti dia mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya. yaitu penyiapan anggaran dasar atau UUD. kesepakatan dalam musywarah dengan modal semngat kebangsaan ingin mempunyai negara. sipa yang akan menjadi kepala dan wakil kepala pemerintahan. bagaimana bentuknya. hasilnya adalah rumusan yang tertera dalam UUD 1945. karena kedudukan parlemen sangat kuat dan pada gilirannya menguat pula kedudukan partai politik. namun dapat juga menjadi kejam karena mendewakan kebebasan yang akhirnya dapat menimbulkan anarki.keadilan menjadi penting. Transformasi nilai-nilai pancasila pada bentuk dan sistem pemerintahan Merupakan konsekuaensi dan komitmen terhadap nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 • • Tahapan Pra Kemerdekaan dan Tahapan Pasca Kemerdekaan.

antara lain : menguatnya kedudukan DPR berarti mengutanya kedudukan partai politik contoh anggota DPRD dapat menjatuhkan Gubernur. berbangsa.Perdebatan antar partai politik sering terjadi pula dengan kebijakan pemerintah bahkan sering berakhir dengan ketidaksepakatan.2. karena dalam kenyataannya sama seperti yang dilakukan sebelumnya terpimpin kembali dengan metode lain bahkan terjadi kembali penyumbatan kominikasi politik. Memiliki kebesaran jiwa dan sportif Konstitusional Terjamin keamanan Bebas dari campur tangan asing Sadar akan adanya perbedaan • • • • • II. Periode 1965-1998 Masa ini disebut demokrasi retorika karena baru gagasan untuk mengadakan koreksi total terhadap demokrasi terpimpin dan melaksanakan kehidupan berbangsa da bernegra berdasarkan UUD 1945 dan pancasila secara murni dan konsekuen. Namun belum sampai pada tataran praktis. bahasa dan agama dan keanekaragaman kehendak” atau kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanan dalam permusyawratan perwakilan dan ini hanya akan dapat dilaksanakan apabila rakyat ini : • Memiliki kesadaran bermasyarakat. d. Periode 1959-1965 masa ini disebut demokrasi terpimpin kareana demokrasi dikendalikan presiden yang mengakibatkan komunikasi tersumbat. bernegara dan rasa nasionalisme yang tinggi. b. Sebenarnya sisitem demokrasi yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia adalah rumusan “mekanisme hidup berkelompok. Hal ini mendorong Presiden Soekarno untuk mengeluarkan dekrit presiden 5 juli 1959. Periode 1998-sekarang Masa kini yang disebut era reformasi ternyata tidak menemukan konsep mekanisme kehidupan negara yang baru karena metoda yang dilaksanakan mengandung ciri-ciri yang sama dengan periode 1945-1959. Perkembangan Pendidikan dan Bela Negara vii . untuk kembali pada UUD 1945. Walikota dan Bupati. bermasyrakat. berbangsa dan bernegara yang dapat menjawab keanekaragaman suku adat-istiadat. c.

Berbagai usaha yang dilakukan manusia untuk melakukan pendidikan tersebut lambat laun memunculkan berbagai model dan institusi pendidikan yang tercatat dalam sejarah pendidikan. “ tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”. bagi kalangan muslim ada tradisi keyakinan beragama yang berbunyi “ menuntut ilmu itu merupakan kewajiban bagi kaum muslim lelaki maupun perempuan”. Dengan kata lain. visi dan ideologi. Sementara bagi paham lain. sebagian besar bentuk dan institusi tersebut telah punah. Institusi viii . mereka senantiasa manjaga dan melanjutkan tradisi pendidikan melalui berbagai bentuk dan institusi pendidikan. serta media untuk meningkatkan keterampilan kerja. serta banyak anjuran lainnya tentang pentingnya pendidikan.Tidak sedikit pula. alat mengasah otak. baik yang bersumber dari Al-Qur’an maupun Al-Hadist. namun beberapa masih tetap bertahan. alat mengangkat status sosial. Dari waktu ke waktu maupun dari tempat ke tempat yang lain. Dalam perjalanan peradaban manusia selanjutnya. alat pembentukan watak. alat pembentukan kesadaran bangsa. atau dari teori ke teori yang lain. mengandung banyak gagasan. serta wahana untuk pembebasan manusia. praktisi mapun pemikir pendidikan justru sebagai wahana untuk memanusiakan manusia. Semua anjuran tersebut semata didasarkan karena keyakinan umat manusia akan terancam jika pendidikan diabaikan. Misalnya saja. Melihat begitu pentingnya pendidikan bagi umat manusia. Banyak tradisi dan keyakinan manusia menekankan akan pentingnya pendidikan dan mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu. Penyelenggaraan pendidikan selanjutnya menjadi kewajiban kemanusiaan maupun sebagai strategi budaya dalam rangka mempertahankan kehidupannya. pendidikan lebih diyakini sebagai suatu media atau wahana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan ajaran keagamaan. alat menguasai teknologi. alat pelatihan keterampilan. sesungguhnya terus menerus berusaha untuk menjaga dan mempertahankan penyelenggaraan pendidikan secara turun temurun. serta media untuk menguak alam raya. pendidikan merupakan salah satu strategi budaya tertua bagi manusia untuk mempertahankan keberlangsungan eksistensinya. Berbagai kebudayaaan dan keyakinan umat manusia. alat meningkatkan taraf ekonomi. Pendidikan muncul dalam berbagai bentuk dan paham. Masingmasing model dan bentuk pendidikan saling berlomba untuk mendidik manusia. alat mengurangi kemiskinan. banyak peradaban manusia yang “mewajibkan” masyarakatnya untuk tetap menjaga keberlangsungan pendidikan. Pendidikan banyak dipahami sebagai sebagai wahana untuk menyalurkan ilmu pengetahuan.Pendidikan sudah sejak jaman dahulu kala menjadi salah satu bentuk usaha manusia dalam rangka mempertahankan keberlangsungan eksistensi kehidupan maupun budaya manusia itu sendiri.

BAB III KESIMPULAN ix . secara esensi dan misinya menunjukkan pada garis yang sama yakni bahwa pendidikan pada dasarnya merupakan upaya untuk mempersiapkan manusia guna mengahadapi berbagai tantangan perubahan yang terjadi sesuai dengan tuntutan jaman. Salah satu institusi pendidikan yang sekarang menjadi model yang dominan adalah dikenal dengan isitilah “Sekolah” atau pun “Universitas”. Monastery di kalangan gereja. Dengan melalui pendidikanlah hingga saat ini manusia telah mampu mempertahankan eksistensinya dan terus menerus menuju peradaban yang semakin maju dan kompleks. Kendati demikian.pendidikan itu misalnya saja Academia di Yunani. dan masih banyak lagi. Dari uraian di atas kita dapat menangkap bahwa dari jaman ke jaman manusia telah berupaya mengkonsepsikan dan mengimplementasikan pendidikan secara variatif. sekaligus merupakan upaya untuk menjamin kelangsungan eksistensi kehidupan manusia itu sendiri. Padepokan dan Pesantren di Jawa. Madrasah di kangan masyarakat Muslim atau pun Santiniketan di India.

Demokrasi atau pemerintahan rakyat di indonesia didasarkan pada nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari.Demokrasi Indonesia telah melewati berbagai macam tahap dan telah sampai pada tingkat kedewasaan yang cukup baik. Merupakan konsekuaensi dan komitmen terhadap nilai-nilai pancasila dan UUD 1945. Pendapat dan Alasan x . Oleh karena itu perlu diberikan pemahaman yang dapat mengantar untuk memenuhi persyaratan tersebut antara lain melalui pemahaman wawasan nusantara. walaupun dalam faktanya demokrasi di Indonesia masih dibatasi dengan bermacam aturan tertulis maupun tidak. Transformasi nilai-nilai pancasila pada bentuk dan sistem pemerintahan. oloh dan untuk rakyat berdasarkan sila-sila pancasila.

Selain itu paendidikan demokrasi juga berfungsi bagaimana cara membentuk masyarakat untuk berdemokrasi yang benar sesuai dengan tata tertib atau ketentuan agar tidak anarkis misalnya. dan masyarakat yang demokratis. adil. karena demokrasi sendiri bertumpu pada pengetahuan rakyat tentang wawasan nusantara. namun mereka perlu tahu lebih dari definisi minimal yang berkaitan hanya untuk standar untuk melakukan pemilihan dari rakyat perwakilan dalam pemerintahan. terbuka. Mereka harus mengetahui standar atau kriteria yang kita membedakan demokratis pemerintah dan masyarakat dari mereka yang tidak demokratis. Jika siswa akan dipersiapkan untuk partisipasi yang efektif dan bertanggung jawab dalam demokrasi. Mereka harus belajar bahwa lebih sepenuhnya dikembangkan orang demokrasi melebihi standar minimal pemilu dengan menyediakan konstitusional untuk jaminan kebebasan sipil dan hak asasi manusia dari semua hidup dalam masyarakat di bawah wewenang pemerintah. Demokrasi sendiri merupakan sistem pemerintahan dari rakyat. oleh rakyat. pemerintahan yang demokratis. Paling utama sepakat tentang standar minimal yang digunakan untuk menilai apakah pemerintah adalah demokrasi: itu adalah minimal demokrasi jika rakyat perwakilan dalam pemerintahan dipilih dalam bebas. ada orang pemerintah. maka mereka harus tahu apa itu dan apa yang tidak. ada pemerintah dengan persetujuan yang diatur dalam masyarakat perwakilan bertanggung jawab kepada rakyat. Jika siswa dan mahasiswa diharuskan berpendidikan tentang konsep demokrasi. dan pemilih adalah inklusif sehingga sebagian besar rakyat yang hidup di bawah otoritas pemerintah memiliki hak untuk memilih.Setelah membaca makalah yang saya lampirkan di depan dengan judul “Demokrasi dan Pendidikan”. saya sangat setuju sekali dengan pendidikan demokrasi.hal ini perlu karena demokrasi sebaiknya diajarkan sejak usia dini yang bertujuan agar demokrasi bukan menjadi hal yang tabu di mata masyarakat. Dengan demikian. Dalam sepenuhnya demokrasi. dan untuk rakyat maka dengan adanya pendidikan demokrasi di rakyat. Elemen penting pertama dari pendidikan yang baik untuk demokrasi adalah sistematis dan berkelanjutan penekanan pada pengajaran dan pembelajaran pengetahuan demokrasi. sangat besar kemungkinan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. yang dibatasi oleh tertinggi hukum dikembangkan xi . Melalui pendidikan sejak dini inilah demokrasi akan efektif dan sesuai norma-norma yang berlaku di Indonesia. dan kompetitif pemilu.

Secara khusus. melalui aturan hukum. Dengan demikian. ada perlindungan konstitusional terhadap hak individu untuk berpikir. hak-hak setiap orang dalam masyarakat. untuk tujuan melindungi sama. berbicara. ada sebagian aturan dengan perlindungan hak asasi manusia dari semua orang. termasuk individu minoritas. dan bertindak secara bebas untuk mempengaruhi kebijakan dan tindakan pemerintah.konstitusi rakyat. memutuskan. DAFTAR PUSTAKA xii .

Pendidikan Kewarganegaraan.com/2010/03/06/konsep-dan-era-demokrasi-indonesia/ Kaelan.wordpress.http://kebolangsing.2002.Yogyakarta: Paradigma. xiii .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful