Standar Operasional Prosedur (S.O.P) II.

BIDANG PENGAWASAN MELEKAT

1. Ruang Lingkup Pengawasan a. Meliputi Penyelenggaraan, Pelaksanaan, dan Pengelolaan organisasi, administrasi dan Finansial Pengadilan; b. Sasaran Pengawasan : Aparat Pengadilan. 2. Bentuk Pengawasan a. Pengawasan langsung : dengan cara Pemeriksaan Reguler, dan Pemeriksaan khusus. b. Pengawasan tidak langsung : dengan cara melakukan penilaian atas laporan tertulis,laporan lisan, dan pemberitaan Media Massa; 3. Pelaksanaan Pengawasan di lingkungan Pengadilan Negeri a. Pelaksanaan tugas pokok dilingkungan Kepaniteraan yang mencakup Administrasi Persidangan dan Administrasi Perkara; b. Pelaksanaan tugas pokok di lingkungan Kesekretariatan yang meliputi Administrasi Kepegawaian, Keuangan, Inventaris barang dan Administrasi Umum; c. Pengawasan terhadap perilaku Aparat Pengadilan d. Evaluasi atas penyelengaraan Manajemen Pengadilan dan Kualitas Pelayan Publik; Peradilan, Kepemimpinan kinerja

A. PENGAWASAN DI BIDANG TEKNIS DAN ADMINISTRASI I. Pengawasan yang dilakukan Ketua Pengadilan Negeri terhadap: 1. Yang didelegasikan kepada Wakil Ketua Pengadilan Negeri : a. Pelaksanaan tugas selaku Koordinator Pengawasan di Pengadilan Negeri; b. Memantau pelakasanaan Pengadilan Negeri; tugas Kepaniteraan dan Kesekretariatan di

c. Pelaksanaan penyelesaian pengaduan masyatakat terhadap tingkah laku dan pelaksanaan tugas Hakim-hakim, Kepaniteraan dan Pegawai di Pengadilan Negeri; 2. Hakim dan Hakim Pengawas Bidang : a. Tenggang Waktu Penyelesaian Perkara Pidana: Penyelesaian Perkara yang berkaitan dengan masa tahanan; Penyelesaian / Minutasi Perkara; Penyelesaian Perkara yang menarik perhatian masyarakat; Penyelesaian perkara sesuai dengan SEMA No. 6 tahun 1992; Penyelesaian perkara sesuai dengan SOP;

b. Tenggang waktu penyelesaian perkara perdata : -

c. Memantau dan mengadakan evaluasi setiap bulan terhadap laporan keadaan perkara dari Panitera Muda Pidana dan Panitera Muda Perdata;

1

Wakil Sekretaris a. b. e. d. Panitera / Sekretaris a. Memantau pelaporan pelaksanaan putusan perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap dari Kejaksaan.O. Memantau pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Memantau penyelesaian administasi perkara dan laporan berkala. 4. Memantau tingkah laku Aparat Pengadilan Negeri . II. 2. Memantau pengelolaan administrasi biaya perkara dan pelaporan keuangan perkara setiap bulannya.P) d. b.Standar Operasional Prosedur (S. III. Mengawasi pelaksanaan tugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen. Kerja. serta Hakim Pengawas Bidang. Memantau pelaksanaan tugas-tugas dalam penyelesaian perkara. 3. 5. 076/KMA/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009. Pengawasan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri : 1. Melaksanakan penanganan pengaduan di Pengadilan Negeri berdasarkan SK KMA No. Memantau pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Menerima laporan Hakim Pengawas dan Pengamat Narapidana. serta konsignasi. Mengevaluasi proses penyelesaian administrasi perkara dan admnistrasi umum. f. Panitera / Sekretaris dan Jajarannya pada Pengadilan Negeri. Memantau pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Pelaksanaan dan Laporan d. termasuk eksekusi berdasarkan delegasi dari Pengadilan Negeri lain. Memantau pelaksanaan Program Pertanggung Jawaban DIPA. b. 2 . Memantau pelaksanaan eksekusi putusna perkara perdata dan grosse acte. Panitera Pengganti. e. Pengawasan oleh Panitera / Sekretaris terhadap : 1. 2. Wakil Panitera a. Memantau pelaksanaan tugas dalam penyelesaian administrasi perkara pidana dan perkara perdata. c. c. dan Jurusita / Jurusita Pengganti. 3. Memantau pengelolaan administrasi pengawasan oleh Panitera Muda Hukum. Memantau pengawasan dan pembinaan terhadap para Panitera Muda. Memantau pelaksanaan tugas-tugas Hakim. Memantau pengelolaan dan administrasi keuangan perkara perdata dan pidana. Memantau pelaksanaan DIPA. c.

banding. Memantau pelaksanaan pengawasan dan pembinaan oleh Panitera Muda Pidana. Pelaksanaan registrasi dana bantuan hukum. Pengawasan oleh Para Panitera Muda terhadap Staf : 1. Grasi. penangguhan penahanan. Pelaksanaan registrasi barang bukti. Panitera Muda Pidana a. f.Sub Bag.P) d. Pelaksanaan tugas-tugas di Kesekretariatan sesuai dengan Pola BINDALMIN dan SOP. pelepasan dari tahanan. Memantau pelaksanaan tugas di bidang kebersihan. Keuangan dan Kepegawaian 1. Memantau pelaksanaan pengawasan dan pembinaan oleh Ka. b. 4. 4. Panitera Muda Perdata dan Panitera Muda Hukum terhadap kinerja staf. VI. e. Keuangan dan Kasub Bag Kepegawaian terhadap kinerja Staf. c. Pelaksanaan tugas Panitera Pengganti dan Jurusita / Jurusita Pengganti. Penyusunan daftar kebutuhan untuk penyusunan RKAKL oleh para Panitera Muda. 6. 3. 5. 2. Pembuatan konsep-konsep surat penetapan dan pengiriman penetapan. IV. Perdata. ketertiban dan keamanan kantor.Standar Operasional Prosedur (S. keamanan dan ketertiban kantor. Pelaksanaan registrasi uang jaminan penangguhan penahanan. Hukum. perpanjangan penahanan. d. Penelaahan dan penelitian berkas perkara oleh Panitera Muda. Pelaksanaan tugas-tugas para Panitera Muda di kepaniteraan sesuai dengan pola BINDALMIN dan SOP. V. Kasub Bag. pengalihan penahanan. dan pembantaran penahanan. Pelaksanaan registrasi perkara. Penggunaan barang inventaris dan pengelolaan admnistrasinya. dan pra peradilan. e. kasasi. 2. Pelaksanaan kebersihan.O. 3. Memantau pengawasan dan pembinaan terhadap para Kepala Sub Bagian. Panitera Pengganti dan Jurusita/ Jurusita Pengganti : 1. peninjauan kembali. Penyusunan daftar kebutuhan untuk penyusunan RKAKL oleh para Kepala Sub Bagian. 5. Pembuatan pelaporan keuangan dan barang milik Negara (BUMN) ke Mahkamah Agung RI dan instansi terkait. 3 . Pengawasan oleh Wakil Panitera terhadap Kepaniteraan Pidana. Umum. Pengawasan oleh Wakil Sekretaris terhadap Kepala Sub Bagian Umum. Pelaksanaan registrasi penahanan.

keuangan perkara pidana. l. legalisasi. Pengiriman laporan-laporan setiap awal bulan ke Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung RI.Standar Operasional Prosedur (S. d. Penyerahan berkas perkara yang telah berkekuatan hukum tetap untuk diarsipkan. c. Penyerahan berkas perkara yang telah berkekuatan hukum tetap untuk diarsipkan. d. Penyampaian salinan dan atau petikan putusan. Pelaksanaan jurnal biaya perkara. surat kuasa. Pembuatan konsep-konsep laporan perkara perdata dan biaya perkara perdata. Pelaksanaan administrasi keuangan perkara. 3. Pelaksanaan pemberkasan perkara. serta eksekusi. Pelaksanaan registrasi perkara. kasasi. m. Mempersiapkan pengiriman berkas perkara ke Pengadilan Tinggi atau Mahkamah Agung RI. Pembuatan konsep-konsep laporan perkara pidana. f. b. banding. e. Pelaksanaan register Badan Hukum. Panitera Muda Perdata : a. Pelaksanaan pemberkasan perkara.P) g. k. j. sita dan pengangkatan sita jaminan. f. g. Mempersiapkan pengiriman berkas perkara ke Pengadilan Tinggi/Mahkamah Agung RI. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Pembuatan konsep-konsep laporan perkara pidana dan perdata. b. h. Penyampaian berkas perkara dan surat-surat terkait dengan perkara kepada Majelis. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. 2. Penyusunan dan pemeliharaan arsip perkara . Penyampaian berkas perkara dan surat-surat terkait dengan perkara kepada Majelis. c. j. peninjauan kembali. Pembuatan statistik perkara pidana dan perdata. dan surat-surat keterangan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang. Panitera Muda Hukum : a. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. i. h. dan dana bantuan hukum. 4 . i.O. e. Penyerahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada Bendahara Penerima.

ketertiban dan keamanan kantor. m. e. o. n. Sub Bagian Keuangan : a. Pembuatan konsep-konsep pelaporan pelaksanaan anggaran. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Pembuatan konsep-konsep laporan. 5 . usulan jabatan. d. e. mutasi. usulan Satya Lencana. d. Pemeliharaan kebersihan. c. i. pembautan DP3. Sub Bagian Umum : a. Mengatur pekerjaan petugas kebersihan. e. l. dan lain-lain. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. Mengelola agenda surat masuk dan surat keluar.P) VII. Pengawasan oleh para Kepala Sub Bagian terhadap Staf 1. b. 2. pembuatan konsep-konsep surat keputusan. hukuman disiplin. Pencatatan barang persediaan. c. Sub Bagian Kepegawaian : a. Pemeliharaan gedung dan peralatan kantor. Pelaksanaan tugas sesuai dengan SOP. b. 3. j. Pengiriman surat-surat keluar. Pelaksanaan administrasi pengelolaan anggaran. Pembuatan konsep-konsep laporan. Pelaksanaan tugas pengelolaan surat-surat masuk. Pelaksanaan pembuatan konsep penyusunan RKAKL. Pelaksanaan penyetoran pajak. Mempersiapkan administrasi dan pelaksanaan pengambilan sumpah.Standar Operasional Prosedur (S. f.O. cuti. b. surat tugas. Pelaksanaan administrasi kenaikan pangkat. d. Menyelenggarakan dan merekapitulasi daftar hadir hakim dan pegawai. k. Pencatatan permintaan barang persediaan. kenaikan gaji berkala. Pelaksanaan inventarisasi Barang Milik Negara (BMN). usulan PNS. g. pensiun. petugas keamanan kantor. dan petugas piket harian. f. serta prosesi purnabakti Hakim. g. dan serah terima jabatan. Penghapusan Barang Milik Negara (BMN). pelantikan. pendidikan / pelatihan / bimbingan teknis. f. Pengelolaan dan penatausahaan buku-buku perpustakaan. h. Menjaga ketertiban di lingkungan kantor dan pelayanan untuk persidangan. Pelaksanaan penyetoran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pelaksanaan tugas pengelolaan file-file kepegawaian. Pelaksanaan penatausahaan Barang Milik Negara (BMN). c. Pelaksanaan pengiriman berkas perkara ke Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung RI.

Standar Operasional Prosedur (S. antara : 1. Perdata. 3. 2. 6. Panitera Pengganti dan Jurusita dengan Panitera / Sekretaris. Hakim dengan Ketua / Wakil Ketua Pengadilan Negeri. 2. 5. Panitera Muda Pidana. 3. Panitera Pengganti yang tidak tepat waktu dalam penyelesaian minutasi dikurangi pembagian perkaranya dan berpengaruh terhadap penilaian DP3 serta dapat diusulkan untuk pemberhentian dari jabatannya sebagai Panitera Pengganti. Hukuman disiplin lainnya sesuai dengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 215/KMA/SK/XII/2007 tanggal 19 Desember 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pedoman Perilaku Hakim. perlu dibuat kontrak kinerja apabila terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan SOP. Perdata dan Hukum dengan Wakil Panitera.P) B. Hukum dengan Paniter Muda Pidana. PEMBUATAN KONTRAK KINERJA AGAR PENGAWASAN BERJALAN EFEKTIF DAN EFISIEN Dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengawasan. Panitera / Sekretaris dengan Ketua Pengadilan Negeri. 8. 4. 5. C. Wakil Ketua Pengadilan Negeri dengan Ketua Pengadilan Negeri. Keuangan dan Kepegawaian dengan Wakil Sekretaris. Staf Kepaniteraan Pidana.O. 9. 7. Pegawai/Staf yang tidak memenuhi ketentuan yang telah diperintahkan oleh atasan langsungnya berpengaruh terhadap penilaian DP3 serta dapat diusulkan penundaan kenaikan gaji berkala. Perdata dan Hukum. Keuangan dan Kepegawaian dengan Kepala Sub Bagian Umum. Jurusita / Jurusita Pengganti yang tidak tepat waktu dalam penyelesaian tugasnya berpengaruh terhadap penilaian DP3 serta dapat diusulkan untuk pemberhentian dari jabatannya sebagai Jurusita / Jurusita Pengganti. 6 . sebagaimana diubah dengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 069/KMA/SK/V/2009 tanggal 13 Mei 2009. SANKSI Terhadap pelanggaran kontrak kinerja dapat dijatuhkan sanksi berupa : 1. Majelis Hakim yang banyak tunggakan perkara. Kepala Sub Bagian Umum. Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : 071/KMA/SK/V/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang ketentuan Penegakan Disipin Kerja Dalam Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Khusus Kinerja Hakim dan Pegawai Negeri pada Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan Di Bawahnya. Keuangan dan Kepegawaian. Staf Sub Bagian Umum. 4. serta Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. pembagian perkara untuk bulan berikutnya dikurangi dan berpengaruh terhadap penilaian DP3. penundaan kenaikan pangkat dan penghentian tunjangan remunerasi. Wakil Panitera / Wakil Sekretaris dengan Panitera / Sekretaris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful