BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.

Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012

KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT., yang telah memberikan rahmat, taufiq serta hidayahnya, sehingga laporan pendahuluan ini dapat diselesaikan dengan baik. Shalawat serta salam, kami haturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah mengarahkan kita kepada jalan yang benar dan jalan yang lurus sesuai dengan ajaran Islam. Mengingat pentingnya Pengembangan potensi ekonomi pesantren, untuk menjadikan pesantren berdaulat secara ekonomi dan memberikan dampak sosioekonomi yang luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Situbondo, menarik untuk kita amati secara mendalam. Sehingga, paling tidak, kita memiliki gambaran atau pengetahun, bahwa peran pesantren sangat vital dalam realitas social-ekonomi masyarakat. Tentu, tidak hanya dalam hal-hal yang berkaitan dengan amalaiyah keagamaan, namun secara objektif, Pesantren bisa memberikan akses ekonomi terhadap santri dan masyarakat disekitarnya secara berkelanjutan, sehingga fungsi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi umat menjadi jembatan untuk membantu biaya operasional pendidikan secara internal dan ekonomi masyarakat umum. Harapannya dari penelitian ini, untuk mengetahui perkembangan dan potensi-potensi ekonomi pesantren di Kabupaten Situbondo khususnya di Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.Panji kabupaten Situbondo. Sehingga, informasi yang masuk tersebut perlu untuk dideskripsikan, lebih lanjut agar semua pihak, baik dari kalangan pesantren sendiri maupun para pemerhati. Memiliki refrensi yang cukup serta Valid dalam mengambil sebuah kebijakan dalam proses-proses pemberdayaan khususnya pesantren sendiri dan masyarakat disekitar pesantren. Demikian pengantar dalam laporan pendahuluan ini, atas keterbatasan dan kekurangan, kami harapkan sebuah masukan yang bermanfaat. Semoga berguna di masa sekarang dan yang akan datang. Amiiin. Situbondo, 28 April 2012 Tim Penyusun

i

.......................................................................... Jenis penelitian..................................... Pendekatan penelitian...........................................5.......................................................... Sumber data................ ........................3........................................ Bab II Kerangka teoritik........................................................................Manfaat penelitian 1.........................Latar belakang masalah 1... 3......... 3........................................................................................1................ Keabsahan data.4.................................................................................BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec................... 2. ....................Fokus masalah 1.................................. .........3......................................................................Sistem pembahasan Bab III Metodologi penelitian..... Tehnik pengumpulan data......................................................................................................4........................................................... 2................. ......................................................................................................................................................... 4................................................................................................................................ 2...... i ii 1 1 5 5 6 6 8 10 10 13 14 17 23 23 23 24 24 27 28 29 29 39 1...................... ...... ii ............................ 2... Bab I Pendahuluan.....................................................4 Pemberdayaan ekonomi dipondok pesantren..........................3 Kendala-kendala pemberdayaan ekonomin pesantren.............................Tujuan penelitian 1.................................................1......................................... 3.......................................................................................................... Analisa data.............................. 3........................................................1..........2...................................................... 4............2.......................... Kondisi pondok pesantren..................... 3......................................................................................2................................................................................ Gambaran Umum Kabupaten Situbondo ........................5.......................................................................................................................2 Tujuan Pemberdayaan ekonomi pesantren ............6.....................Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 DAFTAR ISI Pengantar.......................................................................1 Sekilas Tentang Dinamika Ekonomi Pesantren.... Daftar isi...................................................................... ...........................................................6.............Landasan hukum 1.................... 3........... Bab IV Gambaran umum kabupaten Situbondo................

5...................................................... 5........BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec............17..................... Substansi Penelitian...4...................................... Laporan pendahuluan.................................................................................................. Produk dalam negeri...................8..................................................1........................................ 5............................................................................................................................... Pedoman pengumpulan data lapangan. Standart tekhnis.................... 5.................. 5...... lingkup kewenangan penyedia jasa..13.......................... 5..... 5..........................................15........... Laporan bulanan.................................................. Jadwal Tahapan.................................................................................. 5.................................................... Ruang lingkup kegiatan....................... 5..6................................ Draf Laporan hasil..........2............7....Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 Bab V Sistematika dan struktur organisasi kerja......................... Alih pengetahuan................ 5............................. 5......... Laporan antara .............................................................12.... 5... 5.....10........................... Keluaran............................. Rencana kerja.. 5. 5.................................. Persyaratan kerjasama.......9................ 5........................................ Daftar Pustaka 51 51 52 53 54 55 56 56 57 57 58 58 58 59 59 59 60 60 iii .........14......................................... Laporan akhir............. Refrensi hukum...............................................3............................ 5............................................11.......16.....5.......................

Pondok pesantren dapat dilihat sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang telah mencetak kader-kader ulama. Terlebih lagi dewasa ini pondok pesantren telah mengalami berbagai pengembangan internal yang memungkinkan besarnya peluang pondok pesantren untuk berperan sabagai agen pembangunan dalam rangka menjembatani dan memecahkan persoalan sosial ekonomi masyarakat pedesaan.ketahanan pangan dan wirausaha lainnya. Dalam konteks ini. semangat berdikari. dakwah. tetapi juga telah merambah pada kegiatan ekonomi. dan memiliki potensi untuk menjadi pelopor pembangunan masyarakat kedepan. Selama ini kegiatan di pondok pesantren lebih banyak diarahkan pada kegiatan keagamaan sedangkan kegiatan keterampilan di bidang usaha dirasakan masih perlu untuk lebih ditingkatkan. menjadikan lembaga ini memiliki posisi yang strategis dalam mengemban peranperan vital pengembangan pendidikan maupun sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. 4 . pesantren mempunyai peran besar dalam pembinaan umat. Cakupan kegiatan pondok pesantren semakin luas dan mendalam.1.Pondok pesantren dengan tenaga-tenaga usia muda yang dimiliki merupakan SDM yang potensial tidak hanya dalam menyebarkan ilmu agama namun juga dalam penyebaran informasi dan inovasi-inovasi khususnya di sector ekonomi. Pondok pesantren yang cukup besar jumlahnya dan tersebar di wilayah pedesaan.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. pembinaan umat dan kegiatan sosial lainnya. Sebagai lembaga dakwah. mencerdaskan masyarakat. Mengingat pondok pesantren terdapat di daerah pedesaan dengan usaha pokok pembinaannya di bidang keduniawian perlu untuk lebih diintensifkan kearah yang lebih produktif. berhasil menanamkan semangat kewiraswastaan.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 BAB I PENDAHULUAN 1. kegiatan tidak lagi terbatas pada pendidikan agama. Latar Belakang Masalah Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Tertua dalam sejarah nasional yang hingga kini masih merupakan asset bangsa yang cukup mengakar dalam kehidupan masyarakat. maka pondok pesantren dipandang memiliki potensi besar dalam pembangunan di disektor ekonomi Riil yaitu di dalam mengembangkan agribisnis.

BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Kerjasama usaha antar pesantren akan menciptakan kopontren masingmasing pesantren menjadi pasar seluruh barang yang dihasilkan oleh seluruh pesantren yang bekerjasama. Keberadaan kopontren di setiap daerah yang memasarkan hasil produksi seluruh pesantren di Indonesia akan memberikan ketenangan kepada masyarakat Pondok Pesantren Sidogiri menjadi Icon pesantren yang sukses mengembangkan Usaha disektor ekonomi baik Jasa perbankan maupun Barang 2 Misalnya pesantren A menjadi pemasok bahan baku bagi industri pakan ayam yang dikelola pesantren B. demikian pula hasil produksi peternakan ayam yang dihasilkan pesantren C dipasarkan ke seluruh pesantren yang telah bekerjasama dalam jaringan usahanya. Karena bukankah pengabdian kepada masyarakat adalah prinsip yang dipegang teguh oleh pesantren. dan hasil produksi pakan ayam disalurkan kepada pesantren C yang mengelola peternakan ayam.2Pola kerjasama yang terangkum dalam jaringan usaha pesantren dapat dikembangkan pada berbagai industri yang menjadi keahlian masing-masing pesantren. maka disetiap daerah yang memiliki pesantren tidak lagi membutuhkan Mart-Mart yang saat ini menjalar dan cenderung memasarkan produk-produk impor. Upaya pembuatan jaringan usaha antar pesantren yang diperkuat dengan lembaga kopontren diawali dengan kerjasama antar pesantren untuk saling memenuhi permintaan kebutuhan produksi dan pemasaran hasil produksi pesantren. Kita bisa melihat Pondok pesantren Sidogiri yang mempunyai.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 Pondok pesantren dengan potensi SDM yang melimpah seharusnya bisa menjadikan badan usaha yang mampu bersaing di masyarakat umum. Kehadiran koperasi pondok pesantren (Kopontren) yang selama ini belum memenuhi standar koperasi yang diharapkan dapat membantu ekonomi pondok pesantren dan masyarakat sekitar pesantren. dengan demikian kopontren menjadi pasar kebutuhan hidup masyarakat disekitar pesantren. semestinya diarahkan menjadi lembaga pasar komoditas hasil produksi pesantren bersangkutan.1 Kemandirian pondok pesantren dalam mengelola kelembagaan pendidikannya serta kemandirian dalam membiayai aktifitasnya merupakan potensi kemandirian ekonomi masyarakat Indonesia. dengan memproduksi barang yang berkualitas dengan harga jual yang terjangkau. 5 1 . perbankan (BMT). bahkan cenderung menjadi pasar produk impor atau lebih banyak bergeser menjadi koperasi simpan pinjam. perusahaan air minum yang besar dan mempunyai Mini market yang tersebar di berbagai wilayah.

Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 Muslim Indonesia dalam mengkonsumsi kebutuhan hidupnya. 3 4 Sumber Data Kantor Desa Tenggir Observasi awal Pada Tanggal.4 Dari potensi ekonomi pesantren yang di teliti diatas sebagai refrensi awal tentang potensi ekonomi pesantren maka dapat dapat diambil asumsi sementara sebagai berikut : bahwa pesantren tersebut Memiliki usaha baik berupa usaha perdagangan maupun usaha pertanian. Berdasarkan studi pendahuluan yang diambil dari satu Desa. Situbondo sebanyak 1 Pesantren dengan nama Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin. Pesantren ini memiliki lembaga pendidikan formal dari MI s/d MA dan yaitu Madin (Madrasah Diniyah). 15 % Wiraswasta dan 5 % Pegawai (guru). tepatnya Desa Tenggir kecamatan Panji. terlihat Kondisi masyarakat yang ada di Desa Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo tergolong sangat sederhana secara ekonomi. Selain itu Pesantren Raudlatul Mustarsyidin memiliki usaha berupa kapontren. Disamping usaha pesantren yang berkembang Pesantren Raudlatul Mustarsyidin juga memberikan usaha-usaha masyarakat tumbuh berkembang disekitar pesantren untuk memenuhi kebutuhan santri. Panji Kab. 20 % Pedagang.Keuntungan lain ketika jaringan usaha antar pesantren telah terwujud adalah lahirnya santri-santri yang mumpuni dalam ilmu-ilmu agama dan piawai dalam mengelola usaha untuk mengembangkan kehidupan ekonomi masyarakat. pertanian dan usaha-usaha lainnya.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Kondisi diatas merupakan gambaran ideal sekaligus tawaran yang sangat solutif dalam memberikan kemandirian kepada pesantren.3 Sedangkan Pesantren yang ada di Desa Tenggir Kec. Terlebih pondok pesantren yang berada dikabupaten Situbondo yang dijuluki kota “Santri” dengan kuantitas 116 pesantren yang tercatat dan tersebar di 17 kecamatan dengan 136 Desa. 07-05-2012 6 . komposisi Rata-rata pekerjaan di Desa tersebut yaitu : 60 % Petani. tidak akan ada lagi lebel halal dalam kemasan barang yang diragukan. mengingat masih banyak pesantren yang menggantungkan dana operasionalnya kepada Donatur dan Pemerintah. hal ini terjadi karena kegiatan produksi yang berbasis keahlian pesantren dan keberadaan kopontren menjadi pusat pembelajaran kewirausahaan yang langsung dapat diimplementasi oleh santri. Pada akhirnya dakwah yang dilakukan menjadi dakwah lahir bathin.

baik hal itu berupa kapontren. baik bagi masyarakat Situbondo Sendiri maupun Masyarakat diluar daerah Kabaupaten Situbondo.Namun tingkat akselerasi usaha yang dilakukan oleh pesantren tersebut belum terjamah secara komprehensip oleh instansi-instansi yang terkait.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012”. Sehingga simbiosa ekonomi antara pesantren dan masyarakat sekitar dapat berjalan secara simultan. dapat dengan mudah mengakses ekonomi di pesantren-pesantren terdekat.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 Secara kuantitas pondok pesantren yang tersebar dikabupaten situbondo memiliki potensi besar dalam meningkatkankan pembangunan pada sektor ekonomi. agrobisnis dan lain sebagainya. maka rumusan penelitian sebagai berikut : 7 . 1. jika masing-masing pesantren memiliki produk yang bisa bersaing dengan produk yang ada dipasaran. masyarakat yang notabenanya berada dipedesaan dengan kedekatan yang kuat dengan kultur pesantren. Dari diskripsi diatas maka pengkajian potensi ekonomi pondok pesantren Raudlatul Mustarsyidin kec.2. Selain asumsi awal tersebut pesantren Raudlatul Mustarsyidin dikabupaten Situbondo dapat menjadi sentra ekonomi masyarakat pedesaan dengan pemanfaatan Usaha dan kapontren yang ada. Oleh sebab itu pengkajian pengembangan potensi ekonomi tersebut ditarik pada suatu Freme pengkajian dengan judul penelitian “Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Dalam Analisis pengembangan potensi ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. maka pesantren harus memiliki dana operasional yang tidak sedikit.Panji kabupaten Situbondo adalah wadah institusi pendidikan yang memiliki pembiayaan yang cukup besar. sebab ia merupakan sesuatu yang menjadi sasaran penelitian. Panji dikabupten Situbondo harus dilakukan secara cepat dan akurat. Oleh sebab itu asumsi awal dari pengkajian potensi pengembangan ekonomi pesantren ini adalah adanya usaha-usaha yang dimiliki oleh pesantren untuk membiayai dana operasional pendidikan selain bantuan dari luar. Mengingat Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin di Desa Tenggir Kec.Fokus Masalah Dalam suatu penelitian rumusan masalah merupakan suatu hal yang sangat penting. karena Pesantren-pesantren disitubondo memiliki potensi yang cukup besar bagi perkembangan ekonomi.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012.

1.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012. c.Manfaat Penelitian Dari penelitian tersebut diatas. diharapkan penelitian ini bermanfaat bagi beberapa pihak.4. diantaranya adalah sebagai berikut: a.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren di kabupaten Situbondo adalah : a.3.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 b. c. Untuk mengidentifikasi Faktor-faktor pendukung dan penghambat usaha yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Faktor-faktor pendukung dan penghambat usaha yang dikembangkan oleh oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Untuk mengidentifikasi Peluang dan tantangan usaha yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Potensi usaha yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Pesantren 1) Pondok pesantren sebagai pelaku utama dapat melihat potensi ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat 2) Menjadikan pesantren sebagai media sentra ekonomi masyarakat pedesaan 3) Menjadikan pesantren mampu berdiri sendiri dalam hal pembiayaan operasional di lapangan baik yang menggunakan sistem salam maupun khalaf b.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 a. 1. Untuk mengetahui Potensi usaha yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012. Pemerintah 1) Pemerintah sebagai instansi yang mengayomi pondok pesantren dapat melihat potensi-potensi ekonomi yang bisa dibuat menjadi kemitraan 8 . b. Peluang dan tantangan usaha yang dikembangkan oleh Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012.

terakhir dengan undang-undang nomor 12 tahun 2008 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 nomor 59. 8. 9 . tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4737). tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4844). 3. Undang-undang nomor 39 tahun 2008 tentang kementrian negara (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 nomor 166. 7. pemerintah daerah kabupaten/kota (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2007 nomor 82. Peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah antara pemerintah. 3) Menentukan skala prioritas pembangunan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan kultur yang berkembang. 5.5. 6. pemerintah daerah provinsi.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 2) Pemerintah bisa dengan mudah menyusun rencana pembangunan terutama pada sektor ekonomi dengan memanfaatkan temuan-temuan data dilapangan.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Peraturan pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2007 nomor 89. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2005 nomor 140 tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4578). tambahan lembarah negara republik Indonesia nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2007 nomor 140). tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4916). Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 126. Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 namor 125. tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4741). 1. tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4438). 4. 2.Landasan hukum 1.

Bab IV Gambaran umum kabupaten Situbondo Di dalam bab IV ini. jenis penelitian.BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. Hal ini dimaksudkan. 10.6. Daerah. analisa data dan keabsahan data. fokus masalah. ada beberapa hal yang disajikan. landasan hukum dan sistem pembahasan. 10 Peraturan Bupati tahun 2010 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Peraturan Bupati Situbondo Kabupaten Situbondo nomor 31 tahun 2010 tentang penjabaran Anggaran Peraturan daerah Kabupaten Situbondo nomor 2 tahun 2010 tentang Anggaran Belanja dan Pendapatan . yaitu hal-hal yang secara metodologis sangat dibutuhkan dalam penelitian ilmiah. Bab III Metodologi penelitian Sedangkan dalam konteks metodologi penelitian.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 9. 11. teknik pengumpulan data. di antaranya: pendekatan penelitian. Situbondo. 2. tujuan penelitian. Bab I Pendahuluan Untuk mengetahui tentang latar belakang dan maksud secara umum tentang penelitian ini dilakukan. manfaat penelitian. Sistem pembahasan Adapun sistematika penyusunan laporan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. 12. kondisi pondok pesantren dan profil Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. 1. sumber data. agar laporan dapat tersajikan secara sistematis dan sesuai dengan tata cara penelitian yang baku. 3.Panji Kabupaten Situbondo. Belanja dan Pendapatan Daerah. gambaran umum demografis Kabupaten Situbondo. Adapun bab I ini berisi tentang latar belakang masalah. 4. akan diuraikan dan dibahas tentang kondisi geografis. Bab II Kerangka teoritik Sedangkan dalam bab II ini berisikan pembahasan dan uraian dari kerangka teoritik sebagai berikut: Potensi Ekonomi Pondok Pesantren. maka dijabarkan sebagai berikut. Peraturan Bupati Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Situbondo.

BAPPEDA KABUPATEN SITUBONDO Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. paling tidak akan menguraikan tentang rencana kerja. Bab VI Penutup Bab ini akan berisikan penutup laporan pendahuluan masterplan Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Pondok Pesantren Raudlatul Mustarsyidin Desa Tenggir Kec. jadwal penugasan tenaga ahli. tenaga ahli.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012. organisasi pelaksanaan kegiatan. Bab V Sistematika dan struktur organisasi kerja Bab V. jadwal penugasan tenaga ahli dan personil. komposisi tim dan penugasan (daftar personil). fasilitas pendukung untuk penyusunan. daftar staff pendukung. sistem pelaporan. jadwal pekerjaan. daftar fasilitas pendukung untuk presentasi. 11 . 6.Panji kabupaten Situbondo Tahun 2012 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful