Anda di halaman 1dari 26

Paparan kepala bappeda

MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH KOTA DENPASAR

BAHAN PAPARAN PROGRAM PEMBANGUNAN KOTA DENPASAR TAHUN 2012

MEWUJUDKAN DENPASAR KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN


ACARA :
MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH KOTA DENPASAR

PENDAHULUAN

Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD merupakan Forum antar pemangku kepentingan dalam rangka membahas rancangan RKPD yamg dalam hal ini akan terbagi menjadi musrenbang RKPD provinsi dan kabupaten/kota dan musrenbang RKPD kabupaten/kota dikecamatan sesuai dengan pentahapannya Musrenbangda Kota Denpasar merupakan lanjutan Musrenbang desa/kel, musrenbang Kecamatan serta Forum SKPD Kota Denpasar untuk mendapatkan program yang optimal dengan memperhatikan Pagu dana yang ada dan sesuai skala prioritasnya.

TUJUAN MUSRENBANG RKPD

Menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah kabupaten/kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasara pembangunan daerah provinsi; mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah kabupaten/kota pada musrenbang RKPD kabupaten/kota di kecamatan dan/atau sebelum musrenbang RKPD kabupaten/kota dilaksanakan; mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah kabupaten/kota; dan menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah.

Hasil rekap sementara total usulan anggaran SKPD untuk Musrenbang Kota Denpasar TA 2012 sebesar Rp. 681.691.302.575,00 dengan 349 program dan 911 kegiatan.
Bidang Ekonomi, 65 program 125 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 31.911.993.407,00 Bidang Sosial Budaya, 83 program 302 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 146.645.921.147,00 Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah, 69 program 237 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 395.006.049.725,00 Bidang Aparatur dan Pemerintahan, 132 program 247 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 108.127.338.296,00

DANA INSENTIF DAERAH TAHUN 2011


Dana Insentif Daerah (DID) untuk 2011 dialokasikan berdasarkan prestasi daerah di tahun-tahun sebelumnya Mekanisme Penyaringan:

Saringan Utama
Faktor eligibilitas Opini BPK Penetapan APBD 2009 WDP 31 Desember 2010 WDP 31 Desember Target 2011 WDP Kriteria kinerja keuangan, kinerja pendidikan,kin erja ekonomi dan kesejahteraan) Target 2012 WDP Kriteria kinerja keuangan, kinerja pendidikan,kin erja ekonomi dan kesejahteraan)

Saringan Kedua 1. Kriteria Kinerja Keuangan


2009 Opini BPK Penetapan APBD Peningkatan PAD WDP

DANA INSENTIF DAERAH TAHUN 2011


2010 WDP 31 Desember Rp. 213.005.123.653 2010 2011 WDP 31 Desember Rp. 287.807.631.600 2011 -

31 Desember Rp. 176.761.366.571. 2009

2. Kriteria Kinerja Pendidikan


IPM (dihitung tiap 2 77,56 tahun sekali) Angka Partisipasi Kasar Pendidikan -APK . SD : 150,42 SMP : 120,99 SMA : 104,77 SD : 130,41 SMP : 82,98 SMA : 68,17 SD : 159,51 SMP : 131,51 SMA : 115,63 SD : 138,85 SMP : 91,74 SMA : 87,45

-APM

DANA INSENTIF DAERAH TAHUN 2011

3. Kriteria Kinerja Ekonomi dan Kesejahteraan


2009 Pertumbuhan Ekonomi - Inflasi Pengurangan tingkat Kemiskinan Pengurangan tingkat pengangguran terbuka 6,53 4,37 2,2% 17.800 2010 6,66 8,10 2% 29.724 2011 1,26 (maret) 2% -

EVALUASI T.A 2010


Sebelum membicarakan program dan kegiatan TA. 2012 maka dalam kesempatan yang baik ini kami sampaikan hasil evaluasi kegiatan 2010 sbb : Beberapa SKPD kegiatan yang dilakukan tidak tuntas, hal ini disebabkan faktor-faktor ekternal dan internal. Bagi SKPD yang belum tuntas tersebut agar melaksanakan koordinasi dan evaluasi sehingga dalam pengusulan prioritas program kegiatan ke depan hal tersebut menjadi bahan pertimbangan. Dari sisi perencanaan hal tersebut merupakan hambatan dalam pencapaian tujuan

Prioritas pendanaan dalam 3 tahun terakhir ditampilkan dalam tabel berikut : 2008 (Rp) TAHUN ANGGARAN 2009 (Rp)

2010 (Rp)

759.255.252.957,00

898.685.586.402,00 1.022.090.860.141,00

Untuk tahun 2010, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 1.022.090.860.141,00 dan realisasi mencapai sebesar Rp. 938.613.723.818,07 atau sebesar 91,83% sebagaimana tertuang dalam LKPJ 2010

Rencana target tahun 2011 bulan Januari realisasi sebesar Rp.2.703.622.345 atau sebesar 2,02%. Untuk Bulan Februari realisasi sebesar Rp. 15.763.372.744 atau sebesar 18,40%. Untuk bulan Maret baru beberapa SKPD yang mengirim laporan realisasi yaitu Bappeda, Perindag, Dishub, Dinas Kebudayaan, Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, Bagian Ekonomi, Sekretariat DPRD, Perijinan, Kominfo dan Dispenda. Untuk target realisasi triwulan pertama tidak dapat dilaporkan karena target realisasi hanya sampai bulan februari saja.

PERBANDINGAN DANA RKPD, DAK, DAU, DEKON, TP


TAHUN ANGGARAN 2011 (Rp)

NO ANGGARAN 1 2 3 4 5 RKPD DAK DAU DEKON TP

2010 (Rp)

2012 (Rp)

547.512.807.342,00 689.918.152.651,00 647.695.072.390,00 14.435.600.000,00 3.556.900.000,00

336.125.552.000,00 381.538.038.000,00 0 2.747.925.000,00 0 1.048.350.000,00

Sumber Data : BAPPEDA DPS

VISI PEMERINTAH KOTA DENPASAR DENPASAR KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN MISI PEMERINTAH KOTA DENPASAR
1. PENGUATAN JATIDIRI MASYARAKAT KOTA DENPASAR BERLANDASKAN BUDAYA BALI 2. MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KOTA DENPASAR BERLANDASKAN KEARIFAN LOKAL MELALUI BUDAYA KREATIF 3. MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) MELALUI PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM (LOW ENFORCEMENT) 4. MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MENUJU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (WELFARE SOCIETY) 5. MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN DAN MEMPERKUAT KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI SISTEM EKONOMI KERAKYATAN

Tema Pembangunan 2012 DENGAN SPIRIT SEWAKA DHARMA DAN BERFIKIR, BERKATA, BERBUAT YANG BAIK KITA TINGKATKAN MUTU PELAYANAN PUBLIK

KEBIJAKAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DGN NASIONAL (SINKRONISASI DAN KONSISTENSI)


20 TAHUN PEDOMAN 5 TAHUN 1 TAHUN DIJABARKAN

RPJPN

RPJMN
DIPERHATIKAN

RKP
DIACU DAN DISERASIKAN

PEDOMAN DIACU

RAPBN

PEDOMAN RENSTRA K/L

DIACU

PEDOMAN

RENJA K/L

RPJPD PEDOMAN RPJMD PROV PROV


DIPERHATIKAN

DIJABARKAN PEDOMAN RENSTRA SKPD PROV DIJABARKAN PEDOMAN RENSTRA SKPD K/K

RKPD PROV
DIACU DAN DISERASIKAN

PEDOMAN DIACU

RAPBD PROV

DIACU

PEDOMAN

RENJA SKPD PROV

RPJPD K/K

PEDOMAN

RPJMD K/K

RKPD K/K

PEDOMAN DIACU

RAPBD K/K

PEDOMAN

RENJA SKPD K/K

PRIORITAS PEMBANGUNAN
1. REFORMASI BIROKRASI DAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK 2. POLITIK, HUKUM, KEAMANAN DAN KETERTIBAN 3. PENDIDIKAN 4. KESEHATAN 5. PENANGGULANGAN KEMISKINAN 6. LINGKUNGAN HIDUP DAN PENGELOLAAN BENCANA

7. KEBUDAYAAN
8. KREATIVITAS DAN INOVASI 9. PEREKONOMIAN 10. KESEJAHTERAAN RAKYAT 11. KETAHANAN PANGAN 12. IKLIM INVESTASI DAN IKLIM USAHA 13. INFRASTRUKTUR

PRIORITAS PEMBANGUNAN
3. PENDIDIKAN 4. KESEHATAN 5. PENANGGULANGAN KEMISKINAN 6. LINGKUNGAN HIDUP DAN PENGELOLAAN BENCANA 7. KEBUDAYAAN

KOMPONEN SOSIAL BUDAYA


KOMPONEN SOSIAL BUDAYA DIARAHKAN UNTUK : 1. Meningkatkan pemahaman dan penghayatan ajaran agama, kualitas pelayanan kehidupan berbagama,
2. 3. peranserta lembaga sosial keagamaan dan tericiptanya harmoni sosial yang kondusif. Meningkatnya pelestarian dan pengembangan kekayaan budaya. Menurunnya angka pelanggaran hukum, mencegah ketegangan dan ancaman konflik antar kelompok masyarakat atau antar golongan, menurunnya jumlah pecandu narkoba, meningkatnya kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap hukum, meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Kota Denpasar. Meningkatkan Jumlah orang yang senang berolah raga Mengendalikan pemanfaatan ruang dan menurunnya pelanggaran Tata Ruang dan Bangunan. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara sumber daya alam dan lingkungan hidup. Meningkatkan daya tarik Kota Denpasar sebagai daerah tujuan wisata, dengan meminimalisasi pencemaran dan pembangun taman kota yang nyaman.

4. 5. 6. 7.

PRIORITAS PEMBANGUNAN
8. KREATIVITAS DAN INOVASI 9. PEREKONOMIAN 10. KESEJAHTERAAN RAKYAT

KOMPONEN EKONOMI KOMPONEN EKONOMI DIARAHKAN UNTUK :


1. Menciptakan efek lanjutan terhadap aktivitas perekonomian masyarakat atas setiap investasi yang ditanam oleh pemerintan. 2. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam keseluruhan proses pembangunan untuk dapat mempertahankan kemajuan perekonomian 3. Mewujudkan iklim investasi yang sehat dengan reformasi kelembagaan ekonomi di berbagai tingkatan pemerintahan yang mampu mengurangi praktik ekonomi tinggi. 4. Memangkas prosedur perijinan dan operasi bisnis ke tingkatan efisiensi.

PRIORITAS PEMBANGUNAN
11. KETAHANAN PANGAN 12. IKLIM INVESTASI DAN IKLIM USAHA 13. INFRASTRUKTUR

KOMPONEN SARANA DAN PRASARANA WILAYAH


KOMPONEN SARANA DAN PRASARANA WILAYAH DIARAHKAN UNTUK :
1. 2. 3. 4. 5. Meningkatkan jumlah dan mutu insane kreatif dan membudayakan pola pikir kreatif . Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana dasar perekonomian. Meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana perhubungan Meningkatkan dan mengembangkan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana perhubungan darat. Meningkatan pembangunan industri dan perdagangan, terutama yang berskala mikro, kecil dan menengah dengan pola koperasi atas dasar ekonomi kerakyatan serta pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa. Meningkatkan produksi pertanian, perikanan dengan mengembangkan hasil produksi unggulan. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat veteriner dan kuantitas produksi peternakan, perikanan dan kelautan. Mengembangkan pariwisata sebagai sebagai percepatan atau lokomotif pembangunan Meningkatan jumlah investasi dan produksi perdagangan di Kota Denpasar. Meningkatkan pemerataan kesempatan kerja, kualitas dan perlindungan tenaga kerja serta mengelola transmigrasi

6. 7. 8. 9. 10.

PRIORITAS PEMBANGUNAN
1. REFORMASI BIROKRASI DAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK 2. POLITIK, HUKUM, KEAMANAN DAN KETERTIBAN

KOMPONEN PEMERINTAHAN DAN APARATUR


KOMPONEN PEMERINTAHAN DAN APARATUR DIARAHKAN UNTUK :
1. Mengurangi secara nyata praktek korupsi di birokrasi, dan dimulai dari tatanan (jajaran) pejabat yang paling atas; 2. Menciptakan sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, transparan, profesional dan akuntabel; 3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik; 4. Menjamin konsistensi seluruh peraturan daerah dengan peraturan diatasnya. 5. Meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengelolaan kearsipan yang profesional. 6. Meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah melalui penerapan sangsi yang tegas. 7. Meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dari semua penyakit masyarakat

LANJUTAN........................
KOMPONEN PEMERINTAHAN DAN APARATUR
KOMPONEN PEMERINTAHAN DAN APARATUR DIARAHKAN UNTUK :
1.
2. 3.

4.
5. 6. 7.

8.

Meningkatkan pemberdayaan lembaga pendidikan, perluasan jaringan dan pemerataan memperoleh pendidikan yang bermutu. Meningkatan mutu, lembaga, sarana dan prasarana, lingkungan dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan paradigma sehat. Meningkatkan kesejahteraan social oleh dan untuk semua kalangan masyarakat berdasarkan tat twam asi. Meningkatan kualitas hidup dan peran perempuan, serta perlindungan anak serta meningkatkan peran gender dalam masyarakat. Menanggulangi kemiskinan penduduk Kota Denpasar Mengembangkan jaringan informasi secara terlpadu. Meningkatkan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, Keluarga Berencana dan keluarga sejahtera serta pemuda dan olah raga. Meningkatkan sosialisasi pencegahan, melaksanakan pengawasan dan koordinasi serta meningkatkan kualitas aparat penanggulangan bencana alam

KETERKAITAN VISI, MISI, PRIORITAS PEMBANGUNAN, PROGRAM PRIORITAS


VISI DENPASAR KREATIF BERWAWASAN BUDAYA DALAM KESEIMBANGAN MENUJU KEHARMONISAN MISI
PENGUATAN JATIDIRI MASYARAKAT KOTA DENPASAR BERLANDASKAN BUDAYA BALI MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT KOTA DENPASAR BERLANDASKAN KEARIFAN LOKAL MELALUI BUDAYA KREATIF

PRIORITAS PEMBANGUNAN

PROGRAM PRIORITAS
1. PENINGKATAN KUALITAS KEHIDUPAN BERAGAMA 2. PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN BUDAYA 3. PENINGKATAN RASA SALING PERCAYA DAN HARMONISASI ANTAR KELOMPOK MASYARAKAT, KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DAN PERLINDUNGAN TERHADAP MASYARAKAT 1. PENGEMBANGAN DENPASAR KREATIF BERWAWASAN BUDAYA 2. PENINGKATAN POTENSI SUMBER-SUMBER PENDAPATAN DAERAH 3. PENGEMBANGAN PARIWISATA 4. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN INSTITUSI LOKAL 5. PENINGKATAN PERLINDUNGAN DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL 6. PERBAIKAN IKLIM KETENAGAKERJAAN DAN PERLUASAN JANGKAUAN TRANSMIGRASI 1. PENCIPTAAN TATA PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN BERWIBAWA 2. POS DAN TELEMATIKA 3. PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL, KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA SERTA PEMUDA DAN OLAHRAGA 4. PENINGKATAN KEAMANAN, KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN 5. PENINGKATAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT 1. PENINGKATAN ASESIBILITAS DAN KUALITAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA 2. PENINGKATAN ASESIBILITAS DAN KUALITAS KESEHATAN 3. PENANGGULANGAN KEMISKINAN 4. PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN PELESTARIAN FUNGSI LINGKUNGAN HIDUP 5. PENINGKATAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA 6. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGANB BENCANA

1. KEBUDAYAAN 1. KREATIVITAS DAN INOVASI 2. PEREKONOMIAN 3. KESEJAHTERAAN RAKYAT

MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) MELALUI PENEGAKAN SUPREMASI HUKUM (LAW ENFORMENT) MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MENUJU KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (WELFARE SOCIETY)

1. REFORMASI BIROKRASI DAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK 2. POLITIK, HUKUM, KEAMANAN DAN KETERTIBAN 1. PENDIDIKAN 2. KESEHATAN 3. PENANGGULANGAN KEMISKINAN 4. LINGKUNGAN HIDUP DAN PENGELOLAAN BENCANA

MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN DAN MEMPERKUAT KETAHANAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI SISTEM EKONOMI KERAKYATAN

1. KETAHANAN PANGAN 2. IKLIM INVESTASI DAN IKLIM USAHA 3. INFRASTRUKTUR

1. REVITALISASI PERTANIAN 2. MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI 3. PENINGKATAN IKLIM INVESTASI 4. PENINGKATAN PERDAGANGAN DALAM NEGERI DAN EKSPORT 5. SUMBER DAYA AIR 6. PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN 7. PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA SISTEM PERHUBUNGAN 8. LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN

HASIL FORUM SKPD


Bidang Ekonomi, 64 program 133 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 31.564.066.707,00 Bidang Sosial Budaya, 82 program 310 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 190.127.862.297,00 Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah, 58 program 174 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 279.904.692.335,00

Bidang Aparatur dan Pemerintahan, 130 program 279 kegiatan dengan total dana sebesar Rp. 109.200.475.236,00
Total keseluruhan 334 program 610.797.096.575,00 896 kegiatan dengan total dana Rp.

Hasil forum SKPD ini akan dituangkan dalam berita acara untuk menyepakati program dan kegiatan prioritas , dan indikator kinerja yang disertai target dan kebutuhan pendanaan yang telah diselaraskan dengan usulan kegiatan prioritas dari forum SKPD

PERBANDINGAN HASIL FORUM SKPD DENGAN HASIL MUSRENBANG SKPD


BIDANG HASIL FORUM SKPD
HASIL MUSRENBANG rkpd

BIDANG SOSIAL BUDAYA BIDANG EKONOMI


BIDANG SARANA DAN PRASARA WILAYAH BIDANG PEMERINTAHAN TOTAL

82 PROGRAM 310 KEGIATAN Rp. 156.648.148.700 64 PROGRAM 133 KEGIATAN Rp. 31.564.066.707
58 PROGRAM 174 KEGIATAN Rp 289.032.200.710 130 PROGRAM 279 KEGIATAN Rp. 60.982.655.951 334 PROGRAM 896 KEGIATAN RP. 610.797.096.575,00

83 PROGRAM 302 KEGIATAN Rp.146.645.921.147,00 65 PROGRAM 125 PROGRAM Rp. 31.911.993.407,00

69 PROGRAM 237 KEGIATAN Rp.395.006.049.725,00


132 PROGRAM 247 KEGIATAN Rp.108.127.338.296,00 349 PROGRAM 896 KEGIATAN RP. 681.691.302.575,00

HARAPAN : Hasil Musrenbangda Kota Denpasar Tahun 2011 yang merupakan hasil kesepakatan bersama antara masyarakat, swasta dan pemerintah dapat dipergunakan sebagai acuan penyusunan RKPD yang selanjutnya digunakan sebagai landasan penyusunan RAPBD TA 2012

Sekian dan terima kasih.


SEKIAN DAN TERIMA KASIH

OM SANTI SANTI SANTI OM