Anda di halaman 1dari 2

Tugas Perbankan Syariah Nama NIM : Rizki Septiana : 1006035

Seorang sahabat Rasulullah, Zubair bin al Awwam, memilih tidak menerima titipan harta. Beliau lebih suka menerimanya dalam bentuk pinjaman. Tindakan Zubair ini menimbulkan implikasi yang berbeda: pertama, dengan mengambil uang itu sebagai pinjaman, beliau mempunyai hak untuk memanfaatkannya; kedua, karena bentuknya pinjaman, maka ia berkewajiban mengembalikannya utuh. Karena wadiah yang diterapkan dalam produk giro perbankan ini juga disifati dengan yad dhamanah, maka implikasi hukumnya sama dengan qardh, dimana nasabah bertindak sebagai yang meminjamkan uang, dan bank bertindak sebagai yang dipinjami. Jadi mirip seperti yang dilakukan Zubair bin Awwam ketika menerima titipan uang di jaman Rasulullah SAW'. Sumber: Asuransi syariah: life and general : konsep dan sistem operasional Oleh Muhammad Syakir Sula

The Qard Hassan is generally considered to be permissible as a form for deposits and companions of the prophet such as Zubair bin Awam accepted deposits not as an Amanah or Wadiah but only on such a guaranteed loan basis without payment of Riba. The investment income remained with them as profit which made Zubair bin Awam, a kind of a first banker. Even Abu Hanifah, the great scholar and founder of the Hanafi school should have taken such deposit loans. Sumber: http://wiki.islamicfinance.de/index.php/Qard_Hassan

Adapun praktek-praktek perbankan di zaman Rasulullah SAW seperti : 1. Rasullulah SAW adalah orang yang dipercaya oleh penduduk Mekkah untuk menerima titipan harta, Titipan tersebut beliau kembalikan melalui Syaidina Ali r.a pada saat beliau hijrah ke kota Madinah

2. Sahabat Zubair bin Awwam lebih suka menerima titipan dalam bentuk pinjaman agar beliau dapat memanfaatkannya dan beliau wajib mengembalikannya utuh kepada penitip harta

3. Sahabat Ibnu Abbas kirim uang ke Kuffah, Abdullah bin Zubair kirim uang dari Mekkah ke adiknya Misab bin Zubair yang tinggal di Irak

4. Khalifah Umar bin Khatab telah menggunakan Cek untuk membayar tunjangan kepada yang berhak dan Cek tersebut digunakan untuk mengambil gandum yang diimpor dari Mesir di Baitul Maal. 5. Diantara kaum Muhajirin dan kaum Anshar dikenal pemberian modal berbasis modal kerja dengan akad Mudharabah, Musyarakah, Muzaraah dan Musaqah 6. Beberapa istilah perbankan seperti Cek dan Kredit berasal dari bahasa Arab, yaitu Saq dan Qardh.