Anda di halaman 1dari 5

Suction Regulator Suction regulator mempunyai prinsip kerja yang sama dengan gas yang pemampatannya dapat diatur

, suatu diapragma yang dihubungkan dengan control valve secara terus-menerus bergerak melakukan pengisapan. Spring bekerja memantulkan diapragma yang mengontrol tekanan di mana diapragma akan membuka atau menutup katup kendali. ruang hampa Tingkat pengaturan pengisapan tergantung pada aplikasi nya, adalah sebagai berikut: Thoracic suction (pengisapan yang berkenaan dengan dada) 0 s/d 45 mmHg low-volume Gastric Suction (berhubungan dengan lambung ) 0 s/d 150 mm Hg Surgical Tracheal ( berhubungan dg pembedahan tracheal) dan (Uterine Suction ) pengisapan berkenaan kandungan, 0 untuk > 300 mm Hg. Daya Hisap maksimum system sentral adalah > 400 mm Hg

Blok Diagram

MOTOR Adalah suatu alat yang menghasilkan putaran yang dihubungkan dengan kontruksi suction pump. Motor yang sering digunakan sebagai penggerak pompa vacuum adalah motor induksi (dengan arus bolak-balik) tipe motor sangkar dengan starting kapasitor.Pada motor jenis ini,arus rotor motor diperoleh dari arus yang terinduksi sebagai akibat adnya perbedaan relatif antara putaran motor dengan medan magnit putar ( Rotating magnetic Field) yang dihasilkan oleh arus stator.

POMPA HISAP Adalah suatu alat yang berdasarkan kontruksinya dibuat untuk menghasilkan daya hisap (tekanan negatif) Secara teknis terbagi dalam 2 jenis : a. Jenis pompa hisap dengan sistem Piston

Gambar: Konstruksi pompa hisap type Piston

Keterangan: 1) Motor listrik 2) Piston 3) KIep hisap dan kiep buang 4) Kepala Pompa Prinsip kerja: Bila motor bekeja poros piston yang dikopel dengan rotor motor akan bergerak, sehingga piston akan turun-naik secara kontinyu. Apabila piston naik klep hisap akan menutup sehingga udara akan dibuang melalui klep buang, jika piston turun klep buang akan menutup dan klep hisap akan membuka maka udara akan disedot melalui klep hisap kemudian apabila piston naik kembali klep hisap rrenutup maka udara akan dikeluarkan melalui klep buang.

b. Jenis pompa hisap dengan sistem rotary/sirip. Jenis pompa ini rnempunyai rotor yang dipasang secara eksentrik di dalam rumah yang berbentuk silinder. Pada rotor terdapat beberapa parit dalam arah aksial dirnana dipasang sudu (sirip). Cara kerja dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Gambar: Konstruksi pompa hisap type Rotary/Sirip Pada gambar kelihatan sebuah pompa dengan empat sudu (sirip). Ruangan antara rotor dan rumah dibagi-bagi oleh sudu. Jika rotor berputar, volume ruangan yang dibatasi oleh dua sudu mula-mula membesar, sehingga udara akan terhisap melalui lobang hisap, kernudian mengecil lagi sehingga udara akan dikompresikan dan dikeluarkan melalui lobang keluar. Penempatan lobang keluar akan mementukan besarnya tekanan yang akan dicapai. PENGENDALI HISAPAN Prinsip kerja dan pengendali hisapan adalab sama dengan sebuah stop kran yang mengatur besar kedllriya udara yang lewat, sehingga akan dapat mengendalikan tekanan negatif

yang dihasilkan oleli sebuah pompa. Pengendalian hisapan merupakan bagian yang terbuat dan katup yang dapat diputar/diatur secara kontinyu, sehingga tekanan negatif yang disalurkari dapat datur dan 0 mmHg sampai dengan -750 mm

Konstruksi pengendali hisapan

Manometer Manometer berfungsi untuk menunjukkan nilai tekanan negatif. Botol. Botol berfiingsi untuk menampung cairan dan juga untuk menjaga kestabilan hisapan. Botol yang digunakan pada vacuum extractor adalah bukan botol yang terbuat dan kaca biasa, namun terbuat dan bahan pirex yang mcmiliki tahanan terhadap panas dan tekanan, sehingga tidak mudah pecah. Vacuum hose Vacuum hose adalah slang penghubung antara botol dan suction cup untuk menyalurkan tekanan negatif. Panjang vacuum hose 1 sampai 2 meter dan terbuat dan bahan silicon yang tahan terhadap terhadap panas dan tekanan, lentur dan kuat. Suction cup. Suctin cup adalah seperti mangkok yang ditempelkan pada kepala bayi. Suctin cup mempunyai beberapa ukuran, pada umuinnya terdapat 3 (tiga) ukuran, yaitu 3, 5 dan 7 cm atau S, M dan L. Filter dengan pengaman. Filter berfungsi untuk menyaring udara yang dihisap agar tidak merusak bagian dan alat vacuum extractor. Udara yang dihisap mungkin saja bercampur dengan cairan yang jika tidak difilter akan menimbulkan kotor pada bagian slang atau karat pada bagian pompa atau motor. Filter mi biasanya dibuat dan kain planel yang dapat dibersihkan setiap vacuum extractor setelah dipakai dan dapat diganti apabila fungsi filternya sudah berkurang.

Pengaman pada vacuum extractor berfungsi untuk mematikan sistem kerja vacuum extractor apabila cairan dalam botol telah mencapai batas maksimum. Pada beberapa vacuum extractor ada yang menggunakan botol besar sebagai botol penampungan dan sebuah botol kecil dengan bola ringan sebagai pengaman dan siap menutup saluran dan mematikan sistem vacuum extractor apabila cairan yang masuk melebihi batas yang ditentukan. Sebelum mulai pemeriksaan, secara hati-hati membaca prosedur instruction and service manuals; dan harus dipahami bagaimana cara beroperasi peralatan dan arti dari tiap indikator dan kendali. Juga meninjau ulang pemeriksaan khusus dan frekwensi atau prosedur pemeliharaan pencegahan yang direkomendasikan oleh pabrikan. Suction regulators sangat dimungkinkan untuk dicemari dengan microorganisma menular yang berasal dari pasien. Cucilah tangan secara menyeluruh setelah pemeriksaan, yang terutama bila ada asesoris dibongkar.