P. 1
Power Point

Power Point

|Views: 211|Likes:
Dipublikasikan oleh Titing Diah

More info:

Published by: Titing Diah on May 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2015

pdf

text

original

POLA KERJA TERPADU

DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT IV BADAN DIKLAT PROVINSI JATIM 2011

PENGERTIAN MANAJEMEN
MANAJEMEN MERUPAKAN SERANGKAIAN KEGIATAN MERENCANAKAN, MENGORGANISASIKAN, MENGGERAKKAN, MENGEMBANGKAN TERHADAP SEGALA UPAYA DI DALAM MENGATUR DAN MENDAYAGUNAKAN SUMBER DAYA MANUSIA, SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI YANG TELAH DITETAPKAN SERTA EVALUASINYA.
UNTUK MENCAPAI SASARAN ORGANISASI DIPERLUKAN SUMBER-SUMBER MANAJEMEN YAITU : MANUSIA, BIAYA METODE KERJA, PERLENGKAPAN, MESIN DAN WAKTU.

PENGERTIAN MANAJEMEN DALAM PKT
SUATU PROSES BEKERJASAMA ANTARA ORANGORANG, BAIK DALAM SUATU ORGANISASI ATAU DENGAN ORGANISASI LAIN, UNTUK MELAKUKAN KEGIATAN MENCAPAI SASARAN YANG DITETAPKAN. MENGANDUNG ARTI : HUBUNGAN ANTARA MANAJER DAN STAF YANG BERSIFAT MANUSIAWI SERTA MEREKA MERUPAKAN KESATUAN UNTUK MEWUJUDKAN, WALAUPUN MEMPUNYAI POSISI, PERAN DAN FUNGSI YANG BERBEDA (PENANGGUNG

MANAJEMEN SEBAGAI PROSES ANALITIKA DISAMPING PROSES MANUSIAWI MASIH DIPERLUKAN JUGA ADANYA PROSES : “ANALITIKA YANG MENGGUNAKAN LOGIKA” (Karena Bagaimanapun Juga Proses Analitika Merupakan Alat Untuk Menentukan Keberhasilan Suatu Proses Manajemen). : 1. TERDIRI DARI 4 TAHAP SBB. 4. MENCOBA PENYELESAIAN. MEMILIH DAN MENGUJI ALTERNATIF. . 3. MENENTUKAN MASALAH. PENCARIAN ALTERNATIF PEMECAHAN. 2.

PENGERTIAN PKT POLA KERJA TERPADU ADALAH SUATU ALAT KERJA BERUPA PERENCANAAN YANG OPERASIONAL UNTUK MEWUJUDKAN SARANA YANG TELAH DITETAPKAN SECARA BERSAMA ANTARA STAKEHOLDERS (PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT). .

Rekapitulasi Biaya. . 3. 4. Pokok Kerja. Pengendalian. Rincian 6. 7. Sasaran. Kegiatan Mewujudkan Dan 5. Sasaran. Penjadwalan. Uraian Paket Kerja. Matriks Kerja. 8.UNSUR – UNSUR PKT 1. Manusia Analitika. 2. 9.

Mewujudkan Sasaran. Memilih Sasaran. KERANGKA PIKIR PKT 4. Mengendalikan Kegiatan. 3. 2. . 5.PENTAHAPAN PKT SEBAGAI RANGKAIAN PROSES. Memvalidasikan Sasaran. PKT TERDIRI 5 TAHAPAN. YAITU : 1. Menetapkan Sasaran. MERUPAKAN “KERANGKA PIKIR PKT” .

1. Teknik Pertama. Yaitu Teknik Analisis Situasi Menggunakan Pohon Analisis (Tree Analysis). . MEMILIH SASARAN  ADA DUA CARA YANG BISA DIGUNAKAN YAITU TEKNIK ANALISIS TERHADAP TUPOKSI ORGANISASI & TEKNIK ANALISIS SITUASI : a. Teknik Kedua. Yaitu Analisa Uraian Tugas Dimulai Dari Uraian Tugas Yang Tersedia Pada Setiap Unit Kerja b. Terdiri Dari : Pohon Masalah – Pohon Sasaran & Pohon Alternatif.

DARI TUPOKSI SUATU UNIT ORGANISASI DIANALISIS PENINGKATAN HASIL PELAKSANAAN TUGAS DAN PENINGKATAN KEMAMPUAN SESEORANG ATAU ORGANISASI. CONTOH: PERPANJANGAN KTP DI KECAMATAN SELESAI 1 JAM.Teknik Pertama (Analisis Uraian Tugas) MEMILIH SASARAN MELALUI URAIAN TUGAS BERTITIK TOLAK DARI VISI. PERPANJANGAN STNK DI SAMSAT SELESAI 5 . MISI DAN TUPOKSI DARI UNIT ORGANISASI.

Caranya : Analisis Disusun Menyerupai Sebuah Pohon Atau Bagan Organisasi.Teknik Kedua (Analisis Situasi) 1) Memilih Sasaran Melalui Pohon Analisis (Analisis Sebab Akibat). . 2) Pohon Analisis Merupakan Suatu Langkah Pemecahan Masalah Dengan Mencari Sebab Dari Suatu Akibat.

MENYUSUN POHON MASALAH (PERNYATAAN NEGATIF). 3. MENYUSUN POHON ALTERNATIF. . 2.TIGA LANGKAH DALAM MEMILIH SASARAN 1. MENYUSUN POHON SASARAN (PERNYATAAN POSITIF).

MENGIDENTIFIKASI & MENGANALISIS MASALAH DAN KEBUTUHAN-2 (Gunakan Pohon Masalah). MENENTUKAN SASARAN-SASARAN YANG HARUS DIWUJUDKAN UNTUK MEMECAHKAN MASLAH ATAU MEMENUHI KEBUTUHAN-2 YANG TELAH DIIDENTIFIKASI (Gunakan Pohon Sasaran). 2.TIGA TAHAP DALAM PROSES POHON ANALISIS 1. 3. MENGEMBANGKAN AKTERNATIF PEMECAHAN ATAU ALTERNATIF RENCANA TINDAKAN UNTUK MEWUJUDKAN SASARAN (Gunakan Pohon .

Pikirkan Apa Akibat Yang Mungkin Timbul Dari Masalah Tersebut.POHON MASALAH (Pernyataan Negatif) 1. . Lukiskan Dalam Sebuah Bagan Pohon. Sebagai Hasil Analisis Situasi Di Unit Kerja. Diskusikan Dan Tulis Berbagai Alternatif Penyebab Masalah Tersebut Secara Bertahap. Pohon Masalah adalah : Suatu Teknik Untuk Mengidentifikasikan Semua Masalah Dalam Suatu Situasi Tertentu Dan Memperagakan Informasi Ini Sebagai Rangkaian Hubungan Sebab Akibat. Mulailah Dgn Rumusan Pernyataan Masalah Yang Dihadapi Unit Kerja. 2. Dimulai dengan “Masalah Utama”. Dianalisa Penyebab Masalah Tersebut melalui Curah Pendapat.

G (Growth) : pertumbuhan yaitu perkiraan bertambah buruknya suatu keadaan Surjadi .09 dibandingkan dengan sebelumnya/keadaan . S (Seriousness) : mendesaknya yaitu banyaknya waktu tersedia untuk penanganan suatu masalah.PMPK Diklatpim Tk.KRITERIA PEMILIHAN MASALAH UTAMA 14    U (Urgency) : kegawatan yaitu besarnya dampak yang timbul terhadap keselamatan jiwa manusia/uang/produksi/harta benda/reputasi baik individu maupun organisasi. IV .

MEMILIH MASALAH UTAMA (Dengan Menggunakan Matriks USG) NO 1 2 3 MASALAH MASALAH I MASALAH II MASALAH III U 5 5 5 S 4 5 4 G 3 5 4 TOTAL 12 15 13 4 MASALAH IV 4 4 3 11 .

1 ADALAH NO. 2 b ( YANG DOMINAN ) PENYEBAB MASALAH NO. HUMAS BAG. UNIT-2 KERJA DI LAN DG BAG.POHON MASALAH INFORMASI DIBID. 3 b ( YANG DOMINAN ) AKIBAT MASALAH NO. LAINNYA. TDK SESUAI • • • • b BELUM TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN c KURANGNYA KESEMPATAN MENGIKUTI DIKLAT TEKNIS KEHUMASAN d (3) (MS) KURANGNYA MOTIVASI PEG. Masalah Utama (1) (MU) Sebab (2) d (MP) a PENDIDIKAN FORMAL PEG. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI Akibat (4) (HASIL USG) a KURANGNYA KOORDINASI ANT.1 PENYEBAB MASALAH NO. DLM MENGEMBANGKAN DIRI Diskusi-1 MASALAH YANG DIHADAPI (MASALAH UTAMA) ADALAH NO. HUMAS PEG. BLM MEMAHAMI TUGAS-TUGAS KEHUMASAN b c KURANGNYA DUKUNGAN DARI PIMPINAN OVERLAPING KEGIATAN KEHUMASAN DG BAG. 2 b ADALAH MASALAH SPESIFIK NO. ADMINISTRASI NEGARA BELUM DISEBARKAN OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL BLM OPTIMALNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB. 4 MPD MSD .1 ADALAH MASALAH NO.BAG.

Sedang Semua Pernyataan Dari Pohon Sasaran Mengandung Pengertian Positif. Susunlah Sasaran Dalam Bentuk Pohon Seperti Pohon Masalah. . Beberapa Sasaran Itu Dengan Menggunakan Pola Pikir Jika . Semua Pernyataan Dari Pohon Masalah Mengandung Pengertian Negatif.POHON SASARAN (Pernyataan Positif) Adalah Teknik Untuk Mengidentifikasikan Sasaran Yang Ingin Diwujudkan Pohon Sasaran Merupakan Rangkaian Sebab Akibat Yang Pernyataannya Merupakan Kebalikan Dari Pernyataan Dari Pohon Masalah.Maka.

HUMAS BAG. HUMAS TERSEDIANYA PEG YGMEMAHAMI TUGAS-TUGAS KEHUMASAN b c ADANYA DUKUNGAN DARI PIMPINAN d Sebab (2) TDK ADANYA OVERLAPING KEGIATAN KEHUMAS AN DG BAG.BAG. DLM MENGEMBANGKAN DIRI (3) .POHON SASARAN TERWUJUDNYA PENYEBARAN INFORMASI DIBID. LAINNYA. ADMINISTRASI NEGARA OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL TERWUJUDNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB. a TERSEDIANYA PEG.DIK FORMAL SESUAI b TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN c TERWUJUDNYA KESEMPATAN MENGIKUTI DIKLAT TEKNIS KEHUMASAN d TERWUJUDNYA MOTIVASI PEG.LB. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI SECARA OPTIMAL Akibat (4) (1) a TERWUJUDNYA KOORDINASI ANT. UNIT-2 KERJA DI LAN DG BAG. DG.

TERWUJUDNYA MOTIVASI PEG. . TERWUJUDNYA KESEMPATAN MENGIKUTI DIKLAT TEKNIS KEHUMASAN 4. DG.DIK FORMAL SESUAI 2.PEMILIHAN SASARAN SPESIFIK DOMINAN (Dengan Teori Tapisan) TAPISAN ALTERNATIF SASARAN EFEKTIVITA S EFISIEN KEMUDAHA N TOTAL PILIHA N 1. TERSEDIANYA PEG.LB. TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN 4 5 4 4 5 3 3 4 5 11 14 12 3 1 2 3. DLM MENGEMBANGKAN DIRI 4 3 3 10 4 SASARAN TERPILIH : Tersedianya Buku Pedoman Kehumasan.

.POHON ALTERNATIF ADALAH TEKNIK UNTUK MENGIDENTIFIKASIKAN ALTERNATIFALTERNATIF PEMECAHAN ATAU TINDAKAN YANG DAPAT DIAMBIL UNTUK MEWUJUDKAN SASARAN TERTENTU DAN MEMPERAGAKAN INFORMASI INI KEDALAM FORMAT YANG SEDERHANA.

BAG.PEDOMAN KEHUMASAN DARI BERBAGAI SUMBER (ALTERNATIF PROGRAM KEGIATAN) . HUMAS BAG. HUMAS & PUBLIKASI LAN-RI SECARA OPTIMAL TERSEDIANYA PEG YGMEMAHAMI TUGASTUGAS KEHUMASAN (2) (Sasaran Utama) (SPD) (3) (4) TERSEDIANYA BUKU PEDOMAN KEHUMASAN (SSD) MENYELENGGARAKA N LOKAKARYA PEDOMAN KEHUMASAN MEMBUAT BUKU PEDOMAN KEHUMASAN MENGUMPULKAN INFORMASI TTG. ADMINISTRASI NEGARA OLEH LAN-RI SECARA OPTIMAL TERWUJUDNYA PELAYANAN KEHUMASAN PADA SUB.POHON ALTERNATIF (1) TERWUJUDNYA PENYEBARAN INFORMASI DIBID.

PEMILIHAN ALTERNATIF (Dengan Teori Tapisan) TAPISAN ALTERNATIF SASARAN KONTRIBUSI BIAYA KELAYAKAN TOTAL PILIHA N A. MEMBUAT BUKU PEDOMAN KEHUMASAN C.PEDOMAN KEHUMASAN DARI BERBAGAI SUMBER 4 4 2 10 3 4 5 3 12 1 3 3 5 11 2 SASARAN TERPILIH : Tersedianya Buku Pedoman Kehumasan Melalui Pembuatan Sebuah Buku Pedoman Diskusi Kehumasan. -2 . MENYELENGGARAKAN LOKA-KARYA PEDOMAN KEHUMASAN B. MENGUMPULKAN INFORMASI TTG.

2. DALAM CONTOH : Tersedianya Buku Pedoman Kehumasan Melalui Pembuatan Sebuah Buku Pedoman Kehumasan. MENETAPKAN SASARAN    SASARAN TERPILIH DALAM POHON ALTERNATIF MASIH BERSIFAT SASARAN UMUM. SASARAN UMUM harus diubah menjadi SASARAN KHUSUS yang dapat mendorong semua orang terlibat mewujudkannya dan jelas keterikatannya (KOMITMENNYA). .

Berapa Jumlah Biaya (Rp) Yang Diperlukan. Tempatnya Dimana. Dan Bila Diperlukan Bekerjasama Dengan Instansi Luar. Unit Mana Yang Akan Bertindak Sebagai Pelaksana.Lanjutan ……  SASARAN KHUSUS Sifatnya Spesifik. Terukur Baik Dari Segi Kualitas/Kuantitas Dan Dilaksanakan. Berapa Lama. . Darimana Sumbernya. Kapan Dimulai Dan Kapan Berakhir. Berorientasi Pada Hasil.

Jelas Dan Realistik. Bersama-2 Dengan Unit Lain Yang Setingkat Mendukung Sasaran Dari Unit Yang Setingkat Lebih Tinggi Dan Dinyatakan Dalam Bentuk Selesai. Biaya Dan Waktu. Ditetapkan Bersama Atasan Dan Bawahan. .Lanjutan ……  SEBUAH SASARAN YANG BAIK UNTUK DIPILIH ADALAH :      Sasaran Yang Bermanfaat Dan Paling Menguntungkan Bagi Organisasi. Dapat Diukur Dan Diamati Dari Segi Kualitas.

KERJASAMANYA (KALAU ADA). BIAYA (BERAPA). . 6. TARGET (HASIL) 2. WAKTU 5. SUMBER BIAYANYA. PELAKSANAANNYA (PENANGGUNG GUGAT) 8. TEMPAT KEGIATANNYA 4. TEMPAT KEGIATANNYA 4. KERJASAMANYA (KALAU ADA). BIAYA ( BERAPA). 7. KEGIATANNYA 3. WAKTU 5. SASARAN KHUSUS PERUBAHAN DARI SASARAN UMUM (KRITERIA SUDAH JELAS) 1.SASARAN UMUM DIAMBIL DARI POHON ALTERNATIF KOTAK 4 DARI ATAS (KRITERIA BELUM JELAS) 1. 6. KEGIATANNYA 3. 7. PELAKSANAANNYA (PENANGGUNG GUGAT) 8. SUMBER BIAYANYA. TARGET (HASIL) 2.

d.TUJUAN MOTIVASI a. Agarbawahan / anak buah memahami sasaran organisasi. Menngkatkan produktivitas kerja. . Mendapatkan dukungan dan bantuan bawahan. c. menjamin terwujudnya sasarn organisasi. b. Meningkatkan kemampuan dan semangat kerja. e.

c. .PRINSIP-PRINSIP DALAM MEMOTIVASI BAWAHAN a. MENGIKUTSERTAKAN BAWAHAN. d. KEYAKINAN ATAS PRESTASI YANG DIPEROLEH. ADANYA PENGAKUAN YANG TIMBAL BALIK. b. KOMUNIKASI DUA ARAH YANG SEHAT DAN LANCAR.

Yaitu Usaha Untuk Menjaga Dan Mencegah Supaya Jangan Terjadi . Tetapi Harus Mempunyai Unsur Positif (Membina). MENGENDALIKAN KEGIATAN (PENGERTIAN) 1. Dengan Perintah Yang Diberikan Dan Dengan Peraturan Yang Berlaku 2. PENGENDALIAN Merupakan Pemeriksaan Benar Tidaknya Segala Sesuatu Pekerjaan Artinya Apakah Sesuai Dengan Rencana Yang Sudah Ditentukan. PENGENDALIAN Merupakan Kegiatan Pemimpin Yang Penting Dan Paling Mempengaruhi Bagi Setiap Kegiatan Pemimpin 3. PENGENDALIAN Bukanlah Usaha Untuk Mencari Kesalahan Dan Usaha Yang Negatif.5.

AKAN EFEKTIF JIKA STANDAR DAN ATURAN KERJA JELAS. DAN DIHARAPKAN AKAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA. DIKOREKSI DILAKUKAN BILA ADA PENYIMPANGAN DI WAKTU YANG TEPAT. PENGENDALIAN PEKERJAAN DIMULAI DARI AWAL SAMPAI SASARAN TERWUJUD.TUJUAN PENGENDALIAN PENGENDALIAN KEGIATAN BERTUJUAN UNTUK MENJAGA AGAR KEGIATAN BERADA DALAM ARAH PERWUJUDAN SASARAN. HASIL KEGIATAN DIUKUR. LAPORAN STATUS SASARAN HENDAKNYA DISAMPAIKAN KEPADA SELURUH ANGGOTA YANG BERKEPENTINGAN. DALAM PENGENDALIAN KEGIATAN. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->