Anda di halaman 1dari 6

TUGAS INSTALASI TEGANGAN MENEGAH

( Gardu Tiang Portal )

Disusun oleh : DENNY ANSARI (NIM 14964)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012 2011

Gardu Tiang Tipe Portal.


G a r d u T i a n g , ya i t u g a r d u d i s t r i b u s i ya n g b a n g u n a n p e l i n d u n g n ya / penyangganya terbuat dari tiang. Dalam hal ini trafo distribusi terletak di bagiana t a s t i a n g . K a r e n a t r a f o d i s t r i b u s i t e r l e t a k p a d a b a g i a n a t a s t i a n g , m a k a g a r d u tiang hanya dapat melayani daya listrik terbatas, mengingat berat trafo yang relatif tinggi, sehingga tidak mungkin menempatkan trafo berkapasitas besar di bagiana t a s t i a n g ( 5 m e t e r d i a t a s t a n a h ) . U n t u k g a r d u t i a n g d e n g a n t r a f o s a t u f a s a kapasitas yang ada maksimum 50 KVA, sedang gardu tiang dengan trafo tiga fasakapasitas maksimum 160 KVA (200 kVA). Trafo tiga fasa untuk gradu tiang adadua macam, yaitu trafo 1x3 fasa dan trafo 3x1fasa. Gambar 3-22 memperlihatkansebuah gardu distribusi tiang tipe portal lengkap dengan perlengkapan proteksinya dan panel distribusi tegangan rendah yang terletak di bagian bawah tiang (tengah)

Gambar Gardu Tiang Tipe Portal Dan Midel PanelA. Bangunan Fisik Gardu PortalGardu portal adalah gardu listrik tipe terbuka (outdoor) yang memakaikonstruksi tiang/menara kedudukan transformator m i n i m a l 3 m e t e r d i a t a s p l a t f o r m . U m u m n ya m e m a k a i u k u r a n 2 x 5 0 0 daN.Perlengkapan peralatan terdiri atas : 1.Fuse cut out 2.Arrester lighting 3 . T r a n s f o r m e r t yp e 2 5 0 , 3 1 5 , 4 0 0 W A

4.Satu lemari PHB tegangan rendah maksimal 4 jurusan 5 . I s o l a t o r t u m p u a t a u g a n t u n g .

Sistem PentanahanKeterangan Gambar 1. Arrester. 2. Proteksi cut out fused 3. Trafo Distribusi 4. Sakelar beban tegangan rendah 5. PHB tegangan rendah6. Sirkit keluar dilengkapi pengaman lebur (NH. Fuse) Bagan Satu Garis Gardu Tiang Tipe PortalLemari PHB TR dipasang minimal 1,2 meter diatas permukaan tanah a t a u 1 , 5 m e t e r p a d a d a e r a h y a n g s e r i n g terkena banjir. Pada beberapa tempatgardu portal juga dipasang t r a f o a r u s u n t u k p e n g u k u r a n a l a t u k u r p e l a n g g a n - pelanggan tegangan rendah.

Cut Out Cut Out berfungsi untuk opersai dan sebagai unit trafo, cara kerjanya sebagai membuka dan menutup saluran ke GTT, untuk mengoperasikan harus memakai tongkat khusus (stick) dan prinsip kerjanya seperti sakelar . CO sebagai pengamanan trafo atau GTT, karena unit CO dilengkapi dengan Fuse Link dan akan bekerja atau putus apabila dilewatioleh arus listrik yang lebih besar dari kapasitasnya proses putusnya Fuse Link, bias disebabkan karena, SUTM terkena surja petir dan merambat pada saluran masukan GTT. Pada saat ada gangguan hubung singkat pada saluran ke trafo atau pada unit trafonya. Saluran pengahantar dari SUTM ke CO memakai kabel jenis NYAF. Besar kapasitas CO tergantung dari besar Fuse Link, dan besar Fuse Link harus disesuaikan dengan daya trafo, dan berfungsi sebagai pengaman(seperti pada fuse atau sekering). Apabila terjadi gangguan pada unit trafo maka fuse link akan putus, dan bisa diganti. Besar fuse link dari PLN adalah 3, 6, 10 A., karena disuaikan dengan besar kapasitas Trafo Distribusi milik PLN.

Lightning Arrester Lightning Arrester (LA) digunakan untuk pengamanan SUTM terhadap gangguan tegangan lebih surja petir, system pemasangan LA, sebagai berikut :

LA dipasang antara SUTM dan CO Apabila SUTM terkena gangguan surja petir, maka arus gangguan akan diamankan LA dan selanjutnya disalurkan ketanah. Apabila SUTM tersambar surja petir, maka arus gangguan akan diamankan CO lebih dan arus sisa gangguan akan diamankan lebih lanjut oleh LA. 1. PHB-TR Perlengkapan Hubung Bagi jaringan distribusi tegangan rendah, PUIL mensyratkan sebagai berikut:

Pada jaringan distribusi tegangan rendah, PHB-TR berfungsi sebagai titik pencabangan jaringan dan sambungan pelayanan.

Instalasi PHB-TR pasangan luar dan pasangan dalam harus memenuhi persyaratan keamanan dan keselamatan lingkungan, persyaratan teknis elektris dan mekanis, serta harus dilindungi dari kemungkinan kerusakan mekanis.

Pada setiap unit PHB-TR harus mempunyai peralatan minimal;


o o

Satu sakelar masuk sirkit masuk Satu proteksi arus pada sirkit keluar atau kombinasi proteksi dan sakelar (MCB atau MCCB).

Arus minimal sakelar masuk minimal sama besar dengan arus nominal penghantar masuk atau arus maksimal beban penuh.

Besar arus yang mengalir pada rel harus diperhitungkan sesuai kemampuan rel, temperature ruang dan kerja tidak boleh melebihi 65 oC.

Pemasangan rel telanjang harus sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan jarak 5 cm + 2/3 kV dari system tegangan nominal.

PHB-TR adalah suatu perlengkapan listrik yang berfungsi sebagai pengendali, penghubung dan melindungi, serta membagi tenaga dari sumber tenaga listrik ke suatu beban atau

pemakai. Untuk instrument ukur indicator dan terminasi, PHB-TR diisyaratkan sebagai berikut:

Harus dipasang paling sedikit instrument indikator dengan warna yang sesuai. Panel PHB-TR utama pada gardu distribusi (GTT) harus dipasang instrument ukur minimal Volt meter dan Ampere meter.

Instrument indicator harus disambung pada sirkit masuk sebelum saklar masuk. Sambungan sirikit pada PHB harus memakai sepatu kabel yang sesuai dengan jenis metalnya dan ukuran penghantar serta harus dijepit/dipress pada penghantar, KHA terminal sepatu kanel harus minimum sama dengan kemampuan sakelar dari sirikit yang bersangkutan rangkaian.

Pemegang kabel harus dapat memikul gaya berat, gaya tekan dan gaya tarik, sehingga gaya tersebut tidak akan langsung dipikul oleh gawai listrik lain.