Anda di halaman 1dari 10

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

LUMBUNG PANGAN DUKU

NAGARI DUKU
KECAMATAN KOTO XI TARUSAN
oo

PESISIR SELATAN 2011

ANGGARAN DASAR BAB I Pasal 1 NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN 1. Kelompok ini bernama kelompok Lumbung Pangan Duku. 2. Kelompok ini berkedudukan di Kampung Dalam Dusun Nagari Duku Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Propinsi Sumatra Barat. BAB II TUJUAN Pasal 2 Tujuan Kelompok adalah : 1. Mempermudah anggota untuk mendapatkan permodalan. 2. Mempermudah anggota mendapatkan kebutuhan sehari-hari. 3. Memudahkan anggota untuk mendapatkan peluang untuk meningkatkan hasil produksi anggota. BAB III USAHA Pasal 3 Untuk mencapai maksud dan tujuan sebagaimana dimaksud diatas maka kelompok menyelenggarakan kegiatan usaha. 1. Unit Simpan Pinjam. 2. Unit Usaha Penampungan/Pemasaran hasil Pertanian. 3. Unit Usaha Peternakan. 4. Unit Usaha Perkebunan. 5. Unit Usaha Perikanan. 6. Unit Usaha Waserda. BAB IV KEANGGOTAAN Pasal 4 Yang dapat diterima menjadi anggota kelompok ini dengan syarat sebagai berikut : 1. Mempunyai kesamaan kepentingan Ekonomi. 2. Mempunyai kemampuan bayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai tersebut dalam pasal 29. 3. Bersedia menjadi pengguna jasa kelompok. 4. Bersedia untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan.

1. 2. 3. 4.

Pasal 5 Untuk menjadi anggota kelompok harus mengajukan permohonan permintaan secara tertulis kepada pengurus kelompok. Pengurus harus memberi jawaban atas permohonan atau permintaan tersebut diterima atau ditolak sesuai dengan keputusan pengurus maksimal 30 hari. Bilamana pengurus menolak permohonan-permohonan tersebut maka yang berkepentingan dapat meminta pertimbangan pada anggota yang berikutnya. Anggota kelompok sah jika telah tercatat dalam dan menandatangani buku daftar anggota kelompok yang diselenggarakan oleh pengurus. Pasal 6

1. Keanggotaan berakhir bilamana : a. Meninggal Dunia b. Berhenti atas kehendak / permintaan sendiri. c. Diberhentikan oleh pengurus karena tidak memenuhi syarat-syarat keanggotaannya. d. Dipecat oleh pengurus karena tidak menurut sebagai anggota. 2. Permintaan berhenti sebagai anggota kelompok harus dibuat secara tertulis kepada pengurus. 3. Anggota yang diberhentikan / dipecat oleh pengurus dapat memberi pertimbangan dalam rapat anggota yang akan datang. 4. Berakhirnya keanggotaan kelompok mulai berlaku dan dapat dibuktikan dengan catatan dalam daftar anggota. BAB V KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA Pasal 7 1. Setiap anggota kelompok mempunyai kewajiban yang sama untuk : a. Membayar simpanan-simpanan pada kelompok (Simpanan Wajib, simpanan pokok, simpanan sukarela ). b. Mengamalkan dan tunduk pada anggaran Dasar dan anggaran Rumah Tangga dan keputusan Rapat anggota. c. Harus hadir dan aktif mengambil peranan dalam rapat anggota. d. Berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan kelompok. 2. Setiap anggota kelompok mempunyai hak yang sama untuk : a. Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberi suara dalam rapat anggota. b. Memilih dan dipilih menjadi pengurus. c. Memberikan saran dan pendapat dalam rapat anggota. d. Mendapat pelayanan yang sama dalam kelompok.

BAB VI RAPAT ANGGOTA Pasal 8 1. Rapat anggota adalah pemegang kekuasan tertinggi dalam kelompok. 2. Rapat anggota diadakan satu (1) kali dalam satu (1) bulan. 3. Rapat anggota dapat diadakan : a. Atas kehendak pengurus. b. Atas permintaan dari separuh anggota kelompok. c. Atas permintaan pejabat/instansi yang terkait. BAB VII PENGURUS Pasal 9 Pengurus kelompok dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat. Yang dapat dipilih menjadi pengurus adalah yang memenuhi syarat sebagai berikut : a. Anggota yang aktif. b. Mempunyai pengetahuan tentang organisasi. c. Atas permintaan pejabat. Pengurus dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Pengurus dapat diberhentikan apabila : a. Melakukan kecurangan dan merugikan kelompok. b. Tidak mematuhi anggaran dasar dan rumah tangga kelompok. c. Tidak loyal terhadap kelompok.

1. 2.

3. 4.

BAB VIII TUGAS WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS Pasal 10 Pengurus Bertugas : 1. Memimpin kelompok. 2. Melaksanakan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama kelompok. 3. Menyelenggarakan Rapat anggota dan Rapat pengurus. 4. Menyelenggarakan adminstrasi kelompok. 5. Menyusun dan mengajukan rencana kerja kelompok. 6. Memberikan pelayanan kepada anggota kelompok. Pasal 11 Pengurus Berwenang : 1. Mewakili anggota kelompok. 2. Meningkatkan dan memberhentikan karyawan. 3. Mengadakan dan melaksanakan upaya-upaya lain dalam mengembangkan usaha kelompok. 4. Menerima jasa dari kelompok

Pasal 12 Tanggung jawab Pengurus : 1. Bertanggung jawab atas maju mundurnya usaha kelompok. 2. Bertanggung jawab atas terlaksananya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kelompok. 3. Bertanggung jawab atas peningkatan kualitas dan sumber daya kelompok. 4. Bertanggung jawab atas segala kerugian kelompok yang dilakukan secara sengaja dalam melaksanakan tugas. 5. Bertanggung jawab kepada rapat anggota. BAB IX PEMBUKUAN KELOMPOK Pasal 13 1. Tahun pembukuan berjalan dari tanggal 1 januari sampai 31 Desember. 2. Pada setiap tutup buku akhir tahun, kelompok wajib menghitung laba rugi.

BAB X MODAL KELOMPOK Pasal 14 Modal kelompok terdiri dari modal sendiri, modal pinjaman dan modal penyertaan. a. Modal sendiri berasal dari : Simpanan pokok Simpanan wajib Simpanan sukarela Hibah b. Modal pinjaman berasal dari : Anggota Kelompok Lainnya Bank dan lembaga keuangan lainnya. c. Modal penyertaan berasal dari: Pemerintah Masyarakat Pasal 15 1. Setiap anggota harus membayar simpanan pokok. 2. Setiap anggota wajib membayar simpanan wajib Rp. 10.000,- (Sepuluh ribu rupiah)/bulan. 3. Setiap anggota harus membayar simpanan sukarela. Pasal16

Bunga pinjaman anggota adalah 12 % dalam satu tahun dan dibayar/dicicil per bulan BAB XI SANKSI Pasal 16 1. Rapat anggota - Anggota yang tidak hadir dua kali dalam rapat anggota harus ditegur oleh pengurus dan anggota. - Anggota yang tidak hadir tiga kali berturut-turut harus dalam rapat anggota harus mendapatkan surat panggilan dari pengurus dan anggota. 2. Pembayaran Pinjaman - Apabila anggota kelompok menunggak dalam pembayaran kredit (Pinjaman) maka anggota yang menunggak akan di tagih oleh pengurus dan anggota selama 3 ( tiga ) kali berturut-turut. - Apabila anggota masih menunggak, maka dikenakan sanksi sosial yaitu diumumkan dimesjid nama anggota yang menunggak. - Apabila masih menunggak maka pengurus dan anggota melaporkan kepada pihak Wali Nagari agar dapat diselesaikan dan dicarikan jalan keluarnya.

BAB XII KETENTUAN PENUTUP PASAL 17 A. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga akan diatur dalam ketentuan selanjutnya. B. Perobahan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga hanya dapat dilakukan dalam rapat anggota dengan masyarakat dengan syarat 2/3 dari suara yang sah. C. Anggaran Dasar dan Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di Duku, Disahkan Ketua

Maret 2011 Sekretaris

Erizal, SH. P. Dt. Rj. Lelo Disetujui Oleh Pendamping

Eridal

Nia Gusanti

Tim Pangan Desa 1. Syaftono 2. A. Muis 3. Ermayeni 4. Nia 5. Khaharuddin 6. Syafril 7. Jasril, S.Ag

(Aparat Nagari) ( KK Miskin) (KK Miskin) (PPL) (Tokoh Masyarakat) (Tokoh Pemuda) (Tokoh Agama) Mengetahui PPL Nagari Duku

Wali Nagari

Kepala BPK Kec. Kt. XI Tarusan

Erizal, SH.P.Dt.Rj.Lelo

Nia Gusanti

DESMARIZA, S.p Nip. 1964 1217199103.2.003

NAMA-NAMA ANGGOTA KELOMPOK LUMBUNG PANGAN DUKU NAGARI DUKU KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR-SELATAN PROPINSI SUMATRA BARAT NO
1

NAMA
2

ALAMAT
3

TANDA TANGAN
4

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Erizal, SH Eridal Erital Asmal Salma Yulismar Dasmida Elnita Widiastuti Nofril Soldi Rismawati Poppy Asmalinda Junaidi Afrizul Widoyo Hermanto Syafril Syaftono Jilir

Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Liotir Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku Nagari Duku

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Diketahui Kepala BPK Koto XI Tarusan Pendamping

Desmariza, S.p
Nip. 1964 1217199103.2.003

Nia Gusanti

NAGARI DUKU

KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN