Anda di halaman 1dari 16

Tugas Pend.

Agama Islam

RANGKUMAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Hardianti Rukmana 11.03.017 Pikes I A Prodi : Perekam Medis Informasi Kesehatan

STIKES PANAKKUKANG MAKASSAR 2011

PEMBAHASAN
Pertemuan I PENGERTIAN PEND. AGAMA ISLAM Pendidikan Agama Islam secara umum yaitu suatu ilmu yang membahas tentang kehidupan dan pedoman bagi umat muslim untuk melakukan hal yang baik dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan petunjuk hadist dan sunnah Rasullullah saw serta sesuai dengan Al-Quran sebagai Qalam Allah SWT. Tujuan agama islam dalam kehidupan sehari-hari yaitu menjadikan hidup tentram, hidup damai, dan disiplin serta umat islam dapat lebih terarah dalam menjalani kehidupannya. Fungsi Agama Islam dalam kehidupan manusia yaitu membatasi kita dalam aturan hidup serta dapat memberi kita petunjuk yang benar sesuai dengan hadits dan sunnah Rasulullah saw, serta petunjuk agama islam dapat membuat kita lebih tentram damai, sehingga kita dapat disiplin. Peran agama islam juga sangat baik karena dapat menjadikan kehidupan kita lebih terarah dengan adanya Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw sebagai pedoman bagi umat manusia khususnya bagi umat muslim sehingga kita dapat mengubah diri kita, yang dulunya buruk menjadi baik. Agama islam juga dapat membawa kedamaian, ketentraman, dan kedisiplinan bagi umat muslim dalam menjalani kehidupannya. Serta agama islam juga mengatur segala kehidupan, menjadikan hidup tentram, damai, dan disiplin agar kehidupan umat muslim lebih terarah sesuai dengan petunjuk hadits dan sunnah Rasulullah saw dan AlQuran sebagai Qalam Allah SWT.

Pertemuan II Definisi agama, yaitu : Agama adalah suatu sistem tata keimanan/keyakinan atas adanya sesuatu yang mutlak di luar dari manusia Agama adalah suatu sistem peribadahan manusia yang dianggap mutlak Agama adalah suatu sistem norma/aturan-aturan yang mengatur hubungan manusia dengan alamnya, manusia dengan Tuhannya.

Agama terbagi atas 2 bagian, yaitu : 1. Agama Samawi (Agama Wahyu/Agama Langit) Agama Samawi adalah agama yang bersumber dari wahyu/langit. Salah satu diantaranya, yaitu Agama islam. 2. Agama Ardi (Agama Bumi/Agama Budaya/Agama Rakyu) Agama Ardi adalah agama yang bersumber dari bumi/budaya.

Agama-agama yang diakui oleh Indonesia, yaitu : 1. Agama Islam 2. Agama Hindu 3. Agama Buddha 4. Agama Kristen-Katholik 5. Agama Kristen-Protestan 6. Agama Konghucu

Ada 4 kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT, yaitu : 1. Kitab Taurat, yang diturunkan kepada Nabi Musa as 2. Kitab Injil, yang diturunkan kepada Nabi Isa as 3. Kitab Zabur, yang diturunkan kepada Nabi Daud as 4. Kitab Al-Quran, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW

Perbedaan antara agama samawi dan agama ardi, yaitu : Agama Samawi 1. Mempunyai kitab suci 2. Dapat diketahui kapan lahirnya 3. Mempunyai Rasul/Nabi 4. Konsep keagamaannya monotisme murni Agama Ardi 1. Tidak diketahui kapan lahirnya 2. Tidak mempunyai kitab suci 3. Tidak mempunyai Nabi/Rasul 4. Konsep keagamaannya bukan monotisme murni Kesamaan Agama Samawi dan Agama Ardi, yaitu adanya pengakuan bahwa adanya Tuhan atau makhluk lain diluar manusia.

Semua Rasul adalah Nabi dan tidak semua nabi adalah rasul Rasul Nabi terbatas tidak terbatas Hubungan manusia dengan Tuhan-Nya melalui: Ibadah dalam arti sempit yaitu beribadah melalui : 1. Shalat (rukun islam), 2. Bertakwa 3. Menjauhi segala larangan-Nya Ibadah dalam arti luas yaitu berusaha dalam mengerti, menulis dengan tenang, belajar, berusaha dan melakukan pekerjaan yang tak sia-sia serta didasarkan dengan niat kepada Allah SWT. Melakukan pekerjaan yang mengandung dengan nilai-nilai ibadah seperti membaca basmalah, apabila ingin melakukan sesuatu

Ada 25 Nabi dan Rasul dalam Al-Quran

pekerjaan, kemudian dilakukan dengan ihsan (sungguh-sungguh) kemudian tawakkal kemudian ditutup dengan hamdalah dan berdoa kepada Allah SWT. Kunci kesuksesan adalah berusaha & berdoa Hubungan manusia dengan manusia Suatu sistem yang mengatur normanya manusia di dalam Al-Quran Hubungan manusia dengan manusia yang hakiki. Hubungan manusia dengan hewan maupun tumbuhan Dengan cara memelihara dan menyayangi sesame makhluk ciptaan Allah SWT. Hubungan manusia dengan alam Dengan cara melestarikan lingkungan hidup

Pertemuan III KONSEP KETUHANAN DALAM ALAM SEMESTA DAN MANUSIA KeTuhanan (Tuhan)

Alam Semesta

makhluk

beribadah

Manusia

memahami ibadah dalam arti sempit & luas

Dalam tulisan bahasa arab Tuhan Dalam tulisan bahasa arab makhluk

Ketuhanan berasal dari kata Tuhan, yang diberikan himbuhan ke dan akhiran an. Ketuhanan disebut monotosmurni. Alam semesta berarti seluruh ciptaan Tuhan yang ada di bumi biasa disebut makhluk. Makhluk berasal dari kata khalaq yang menciptanya Tuhan (khalik). Manusia merupakan salah satu ciptaan Tuhan, Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling mulia dan sempurna/lengkap karena hanya manusia diberi akal sedangkan makhluk yang lain tidak diberi akal seperti manusia. Agama bagi manusia adalah pedoman hidup untuk kehidupan manusia. Alam semesta adalah seluruh ciptaan Tuhan yang berada di Bumi/makhluk termasuk langit dan bumi hasil ciptaan Tuhan.

Artinya: Dan tidak aku ciptakan bangsa jin dan manusia melainkan untuk mengabdi kepadaku..

Allah SWT akan menciptakan Khalifah di muka bumi dan para malaikat sangat protes atas keputusan itu. Yang dimana Khalifah yang dimaksud adalah Nabi Adam as. Karena malaikat tahu akan ada banyak masalah yang akan terjadi di muka bumi ini. Tetapi, Allah SWT membantah perkataan dari malaikat dan Allah SWT berfirman : Sesungguhnya, akulah yang lebih mengetahui apa yang akan terjadi di bumi daripada kamu.. Tujuan manusia diciptakan oleh Allah SWT untuk mengabdi dan menyembah kepadaku. Dan Allah berfirman : Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia untuk menyembah kepadaku. Agama bagi manusia berperan sebagai penetral. Karena agama dapat mempertimbangkan sesuatu yang baik maupun yang buruk dan karena apa yang dikatakan manusia itu adalah benar tetapi agama mengatakan tidak benar dan manusia yang bertaqwa itulah manusia yang baik di sisi Allah SWT. Dan agama juga mengajarkan kita lemah lembut, pemurah, dan penyayang terhadap makhluk lainnya. Aturan agama sangat mengikat. Dalil Qatli : sesungguhnya besar dosanya apabila tidak mengerjakan apa yang Allah SWT katakan. Dan itu sangat besar dosanya disisi Allah SWT. Allah SWT hanya menciptakan manusia dengan akal sedangkan hewan dan tumbuhan tidak. Sesuai dengan firman Allah SWT : Telah aku ciptakan manusia dengan sebaik-baiknya.

Pertemuan IV SUMBER-SUMBER KEBENARAN DAN SUMBER AJARAN ISLAM Dalam kehidupan manusia ada 2 hal yang selalu saling berjalan secara bergilir yaitu: 1. Kebatilan dan 2. Kebenaran. Bagaimana mencapai kebenaran hakikah. Dalam mencapai kebenaran hakiki yaitu kebenaran yang datangnya dari Allah (Al-Quran). Sumber ajaran Islam itu adalah AlQuran dan Hadist. Manusia dituntut untuk dijadikan orang yang selalu jujur. Jadikanlah Al-Quran untuk diamalkan kepada umat manusia. Al-Quran adalah Qalam Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW dengan perantara malaikat Jibril, guna untuk di sampaikan pada umatnya melalui jalan mutawatir dan yang melaksanakannya merupakan ibadah. Menurut Rasullullah saw : Kebaikan itu mengantar ke surga dan kebenaran yang hakiki itu berasal dari Allah SWT. Dalil Qati adalah dalil yang kuat. Al-Quran dan hadits bersumber dari Allah SWT dan Al-Quran sebagai Qalam Allah SWT akan menjadi kitab yang tidak pernah berubah.

Pertemuan V SUMBER - SUMBER AJARAN ISLAM Sumber ajaran Islam (Hukum Islam, Syariat Islam) itu ada tiga, yakni Al-Quran, AsSunnah, dan Ijtihad. Yang pertama dan kedua asalnya langsung dari Allah SWT dan Nabi Muhammad Saw. Sedangkan yang ketiga merupakan hasil pemikiran umat Islam, yakni para ulama mujtahid (yang berijtihad), dengan tetap mengacu kepada Al-Quran dan As-Sunnah. Al-Quran merupakan sumber ajaran islam yang pertama dan utama Penamaan Al-Quran ini didasarkan pada Al-Quran, yaitu : 1. Al-Quran artinya dibaca 2. Al-Kitab artinya ditulis 3. Al-Dzikra artinya peringatan 4. Al-Furqan artinya pemisah antara hak dan batil (benar dan salah) 5. Al-Qaum artinya perkataan. Ciri-ciri kitab suci : 1. Surah yang turun di Mekkah surat-surat pendek 2. Al-An Nas (manusia) 3. Bersifat umum 4. Ayat-ayat yang turun di Mekkah dan Madinah diperselisihkan Isi kandungan Al-Quran: 1. Syariah 2. Rukun-rukun Iman dan islam 3. Janji dan ancaman 4. Berisikan tentang konsep ilmu pengetahuan

Al-Quran dikenal sebagai wahyu dan qalam Allah SWT yang diturunkan oleh nabi Muhammad SAW, berisi 30 JUZ, dan disampaikan kepada umat manusia144 SURAH, dan 6.666 AYAT. Ketika Nabi Muhammad Saw masih hidup, ia melarang para sahabatnya menuliskan apa yang dikatakannya. Kebijakan itu dilakukan agar ucapan-ucapannya tidak bercampur-baur dengan wahyu (Al-Quran). Karenanya, seluruh Hadits waktu itu hanya berada dalam ingatan atau hapalan para sahabat.

Pertemuan VI SEBAB-SEBAB TURUNNYA AL-QURAN Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Pada saat itu Nabi Muhammad SAW sangat dibenci oleh masyarakat maka dari itu Allah SWT melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi. Al-Quran tersusun dalam 114 surat dengan 6.236 ayat, 74.437 kalimat, dan 325.345 huruf. Al-Quran diturunkan Allah dalam dua periode: 1. Periode Makkah, yakni selama 12 tahun 13 hari. Ayat-ayatnya disebut Ayat Makiyah. Ayat pertama turun adalah Q.S. Al-Alaq:1-5, ketika Nabi Muhammad berkhalwat di Gua Hira tanggal 17 Ramadhan atau 6 Agustus 610 M yang dikenal sebagai Malam Qadar (Lailatul Qadr). Ayat-ayat yang turun di Makkah disebut Ayat-Ayat Makiyah dengan ciri khas: ayatnya pendek-pendek, ditujukan kepada umat manusia (diawali kalimat Ya Ayuhan Naas, Wahai Manusia), dan berisi hal-hal yang berhubungan dengan tauhid, keimanan, ancaman dan pahala, serta sejarah bangsa-bangsa terdahulu. 2. Periode Madinah, ayat-ayatnya disebut Ayat Madaniyah. Di Madinah pula ayat terakhir turun, yakni Q.S. 5:3, ketika Nabi Saw tengah menunaikan ibadah haji Wada di Arafah (9 Dzulhijjah 10 H/Maret 632 M).

Nama surah pertama yang diturunkan oleh Allah SWT, yaitu Surah Al-Alaq ayat 1-5. Sedangkan surah yang paling terakhir turun yaitu Surah Al-Maidah ayat 3. Al-Quran diturunkan 23 tahun. Surah-surah yang diturunkan di Mekkah merupakan surah Makkiyah. Sedangkan surah-surah yang diturunkan di Madinah merupakan surah Madaniyah.

Ciri-ciri ayat yang diturunkan di Mekkah : 1. Ayat-ayatnya yang pendek 2. Ditandai dengan 3. Persoalan umum Ciri-ciri ayat yang diturunkan di Madinah : 1. Ayat-ayatnya yang panjang 2. Ditandai dengan

3. Persoalan hokum Isi Al-Quran meliputi segala hal, mulai soal keimanan atau akidah hingga fenomena alam. Al-Quran mengajari manusia bersikap ilmiah atau berdasarkan ilmu (Q.S. 17:36), mendorong manusia melakukan penelitian untuk menyibak tabir alam (Q.S. 10:101), menaklukkan angkasa luar (Q.S. 55:33), mengabarkan prediksi ilmiah tentang rahim ibu (Q.S. Az-Zumar:6), gaya berat atau gravitasi (Q.S. Ar-Rahman:7), pemuaian alam semesta atau expanding universe (Q.S. Adz-Dzariyat:47, Al-Anbiya: 104, Yasin:38), tentang ruang hampa di angkasa luar (Q.S. Al-Anam:125), tentang geologi, gerak rotasi, dan revolusi planet bumi (Q.S. An-Naml:88) dan sebagainya.

Pertemuan VII PEMBAGIAN KELOMPOK Materi-materi yang akan didiskusikan, yaitu : 1. Iman (aqidah) 2. Syariah 3. Al-Ihsan (akhlak) 4. Rukun islam 5. Akhlak dalam bidang kesehatan dan pemanfaatan tekhnologi 6. Islam dan ilmu kesehatan (kajian ayat dan tokoh) 7. Keadilan, kepemimpinan, dan kerukunan 8. Kedokteran perspektif islam 1. Ukherensi (pentingnya ilmu kedokteran) 2. Tokoh-tokoh ilmu kedokteran islam 9. Masalah-masalah keperawatan bayi perspektif islam 1. Pemberian ASI 2. Pemeliharaan bayi 10. Merawat pasien perspektif islam 1. Ibadah tulmerit (ibadah orang sakit) 2. Perawatan mayat/jenasah 11. Perilaku keperawatan yang terikat dengan hukum islam 1. Bayi tabung 2. Kloning 3. Menstrual 4. Aborsi 5. Futanasil (suntik mati) 12. KB perspektif islam 1. Pengertian dan pelaksanaan KB 2. Alat kontrasepsi 3. Hukum KB

Pertemuan VIII Iman (Aqidah) Pada zaman sekarang, manusia menempatkan posisi iman berada pada tingkat yang paling bawah. Iman adalah sesuatu yang mendasar sekali. Apabila iman kita goyah maka kita dapat melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh Allah SWT. Dan sebaliknya apabila iman kita kuat maka kita tidak akan mudah masuk kedalam hal-hal yang tidak disukai oleh Allah SWT. Adapun 3 tawaran/hal yang menghalangi syiar Rasulullah saw : 1. Kekuasaan (jabatan) 2. Harta (kekayaan) 3. Memilih wanita yang paling cantik Ketiga hal diatas dapat memperdaya manusia. Rukun iman, ada 5 yaitu: 1. Iman kepada Allah Iman kepada Allah adalah percaya dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT itu ada. 2. Iman kepada malaikat dan rasul Iman kepada malaikat dan rasul adalah percaya dengan adanya malaikat yang diciptakan oleh Allah SWT 3. Iman kepada kitab 4. Iman kepada hari akhir/kiamat Iman kepada hari akhir/kiamat adalah meyakini bahwa hari kiamat akan datang dalam waktu yang ditentukan oleh Allah SWT.

Hari kiamat terdiri atas 2 yaitu : 1. Kiamat suqra yaitu kiamat kecil Contohnya: Tsunami, laki-laki yang berpakaian seperti perempuan dan sebaliknya. 2. Kiamat kubra yaitu kiamat basar Contohnya : pada hari akhir seluruh isi bumi akan hancur seperti kapas yang berterbangan. 5. Iman kepada Qada dan Qadar Sifat sifat iman : 1. Iman kepada Allah SWT 2. Iman kepada malaikat/rasul yaitu memiliki sifat disiplin 3. Iman kepada kitab yaitu memiliki sifat yang menyeluruh 4. Iman kepada hari kiamat 5. Iman kepada Qada dan Qadar yaitu meyakini dengan sungguh-sungguh.

Penerapan iman dalam kehidupan sehari-hari dengan cara melaksanakan perintah dari iman-iman tersebut dengan membawa pengaruh dari iman tersebut. Hubungan iman dalam kesehatan dan manfaatnya yaitu Allah SWT artinya dimana saat kita sakit atau sedih pasti kita akan mengadu kepada Allah SWT. Allah akan menyembuhkan manusia dengan perantara dokter apabila Allah SWT menghendaki. Hubungannya sangat terkait, dimana kesehatan itu datangnya dari Allah SWT sakit juga datang dari Allah SWT. Kesehatan sangat bergantung kepada iman-iman tersebut. Manfaatnya : kita harus mengucap syukur kepada Allah SWT karena dia telah memberi kita sakit dan sehat. Kita harus selalu mengingat akan adanya Allah SWT, karena dialah yang telah memberikan kita kehidupan didunia ini. Serta kita harus selalu mengamalkan perbuatan yang disukai Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dan kita harus mempermantap akidah kita dalam kehidupan sehari-hari.