P. 1
ASUHAN BAYI USIA 2

ASUHAN BAYI USIA 2

|Views: 281|Likes:
Dipublikasikan oleh Huangzhu Kudo

More info:

Published by: Huangzhu Kudo on May 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2014

pdf

text

original

ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS ASUHAN BAYI USIA 2-6 HARI

Disusun Oleh : Kelompok 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. HAKIKI MARTHA JUNIAR HARIROTUN NURIYAH HARYATI DP. IIN SETYORINI LUSI RAHAYU MARIYATUL KIPTIYAH NASIFATUL MUFIDA

PRODI D III KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ‘ULUM JOMBANG 2008

lubang 14. yakni pus 4. labia minor dan labia mayor. Kelamin laki-laki => testis berada dalam skrotum. lembek (pada saat tidak menangis). jam memberikan obat desinfektan. mengganti popok jika diperlukan dan menimbang BB bayi 1 kali setiap 24 jam. Leher => pembengkakan. Hidung dan mulut => bibir dan langitan. Kelamin perempuan => vagina berlubang. • Pemeriksan fisik Biasanya lebih mudah melakukan dari arah kepala kekaki. Mata => tanda-tanda infeksi. . pengering tali pusat setiap 8 jam. dan tangan => gerakan normal. Telinga => periksa dalam hubungan letak dengan mata dan kepala 3. Bahu. bunyi napas. gumpalan 6. Perut => bentuk. 12. pembengkakan atau bercakbercak hitam?. tonjolan. pemberian asi setiap 3-4 jam. lakukan pemeriksaan fisik yang lebih lengkap yaitu : 1. Sistem syaraf => adanya refleks moro. Kulit => verniks (tidak perlu dibersihkan karena menjaga kehangatan tubuh bayi). frekuensi nadi. warna.ASUHAN BAYI USIA 2-6 HARI Pada saat bayi baru lahir telah melewati masa transisi. Tungkai dan kaki => gerakan normal. periksa adanya sumbing. jumlah jari. frekuensi pernapasan) setiap 4 jam. Dada => bentuk. Perawatan bayi baru lahir yang normal biasanya mencakup pengkajian TTV (suhu. lengan. ada anus. perdarahan tali pusat tiga pembuluh. tampak normal. pengkajian fisik setiap 8 jam. puting. jumlah jari 8. yaitu pemeriksa bertepuk tangan. bunyi jantung 7. Tanda-tanda lahir. Kepala => periksa sutura 2. reflek hisap. 10. 11. bayi dipindahkan keruang bayi normal. 13. penis berlubang dan pada ujung letak lubang ini. dinilai dengan mengamati bayi pada saat menyusu badan 5. 9. uretra berlubang. lakukan rangsangan dengan suara keras. Punggung dan anus => pembengkakan atau ada cekungan. penonjolan sekotar tali pusat pada saat menangis.

muntah terus-menerus. tanda atau perilaku abnormal atau tidak biasa. perawatan tali pusat. terdapat 2 mekanisme refleks pada ibu yaitu: 1. warna abnormal – kulit/bibir biru (sianosis) atau terlalu dingin (hipotermia). sulit menghisap. 16. misalnya tidak bertinja selama 3 hari pertama setelah lahir. mata – bengkak atau mengeluarkan cairan. atau hisapan lemah. agar ibu mengawasi tanda-tanda bahaya. yaitu pernapasan cepat > 60/menit atau menggunakan otot napas tambahan. Konseling => jaga kehangatan bayi. muntah dan perut bengkak. prinsip pemberian asi adalah sedini mungkin dan eksklusif. Dimana laktasi. kesulitan bernapas.M.15. pemberian ASI. Reflek prolaktin 2. Membuat Rencana Asuhan Bayi 2-6 Hari Secara Teori 1. gangguan gastrointestinal. lakukan hal-hal berikut : o Semua bayi baru lahir normal dan cukup bulan perlu diberi vitamin K peroral 1 mg/hari selama tiga hari. Tanda-tanda bahaya yang harus dikenali oleh ibu => pemberian asi sulit. BBL harus mendapat asi dalam waktu 1 jam setelah lahir. tinja hijau tua atau berdarah/lendir. o Bayi resiko tinggi diberi vitamin K parenteral dengan dosis 0. Reflek oksitosin  Penatalaksanaan Menyusui  Mulai menyusui segera setelah lahir  Jangan berikan makanan/minuman lain pada bayi  Pemberian asi bisa dicoba ½-1 jam setelah persalinan hari pertama menetek cukup 1-2 menit dan dilakukan pada ke dua payudara (untuk . • Berikan Vitamin K Untuk mencegah terjadinya perdarahan karena defisiensi vitamin K pada bayi baru lahir.5 – 1 mg I. letargi – bayi terusmenerus tidur tanpa bangun untuk makan. Nutrisi/minum BBL baru disusui ketika ia merasa lapar.

2.  Berikan asi pada bayi sesuai dorongan alamiahnya baik siang ataupun malam selama bayi menginginkannya.merangsang pembentukan ASI) dan selanjutnya tiap menetek 5-8 menit bila asi belum terbentuk diberi susu formula.  Berikan asi eksklusif selama 6 bulan dan sesuai dengan kebutuhan setiap 2-3 jam sekali. BAK Bayi berkemih hanya 1 kali/dua kali selama 24 jam pertama urine sering disekresikan pada saat lahir dan kejadian ini tidak diketahui sesudah hari pertama ekskresi urine akan terjadi dengan sering yaitu ± 10-12 x perhari .

 Pada bayi • Jika bayi tidak terlihat berkemih dalam 24 jam pertama segera beritahu kepada petugas kesehatan. Warna kuning. BAB Feses pertama. Sering muntah. Kebersihan kulit. Gunakan juga bagian tungkai dan kaki karena bagian ini mudah tercemar pada saat pergantian popok. 3. yang dikeluarkan oleh bayi terdiri atas mekonium yaitu bahan. kotor diganti. Asuhan pada bayi supaya tidurnya lebih nyenyak. 6. defekasi. . harus sudah terjadi dalam 24 jam pertama. Pernapasan sulit/lebih dari 60 kali permenit b. secara perlahan-lahan satu masa tidur diperpanjang. 4. Tidur Bayi yang baru lahir cendering agak sering tidur dan bangun. Kehangatan-terlalu panas (> 38 oC / terlalu dingin < 36 oC) c. seperti berwarna hijau gelap terbentuk dalam sel usus selama kehidupan di dalam rahim. dokter. Penatalaksanaan pada bayi Bersihkan segera mekonium dari bagian pantat dan genetalia bayi dengan cepat-cepat mencucinya. • Setiap perubahan warna pada urine bayi harus dilaporkan. biru atau pucat. d. Tanda-Tanda Bahaya Diantara tanda-tanda bahaya pada bayi : a. • • • Buat kondisi bayi senyaman mungkin Suhu tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin Tempat tidur nyaman 5. secara silih berganti. penatalaksanaan • • Daerah pantat dan lipat paha harus dibasuh dengan air bersih dan dikeringkan setiap kali setelah popok bayi yang basah. memar. bidan dll.

h. ada lendir/darah pada tinja. Tidak berkemin dalam 24 jam. Tali pusat bengkak. Keamanan Pada bayi baru lahir hendaknya juga dijaga keamanannya salah satunya dalam perawatan tali pusat. Penyuluhan sebelum bayi pulang Dalam waktu 24 jam dan sebelum ibu dan bayi pulang kerumah. BCG 2. Infeksi g. hijau tua. tinja lembek. bersihkan hati-hati atau dengan DTT dan sabun dan segera keringkan secara seksama dengan menggunakan kain bersih.e. Hepatitis B Ajarkan tanda-tanda bahaya bayi pada orang tua dan beritahu orang tua agar merujuk bayi segera untuk perawatan lebih lanjut jika ditemui tanda-tanda tersebut. mengeluarkan nanah/darah. Menggigil Asuhan yang diberikan pada bayi yaitu : cari pertolongan medis segera jika timbul tanda-tanda tersebut diatas 7. . bernanah atau berdarah/berbau. berikan : Imunisasi 1. Penatalaksanaan o Cuci tangan o Lipat popok di bawah puntung tali pusat o Jika puntung tali pusat kotor. merah. segera rujuk ke fasilitas yang dilengkapi perawatan untuk bayi baru lahir. bau busuk. 8. dll f. o Jelaskan pada ibu bahwa ia harus mencari bantuan jika tali pusat menjadi merah. Polio oral 3. o Jika pangkal tali pusat menjadi merah. tali pusat diusahakan harus selali bersih karena jika tali pusat kotor maka bayi juga mudah terinfeksi dan kemungkinan pertahanan tubuhnya lemah.

Buku Panduan Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Abdul Bari. Jakarta : EGC Farrer. Perawatan Maternitas. Asuhan Persalinan Normal Hasan. Helen. Buku Satu Asuhan Keperawatan Ibu-Bayi Lahir. 1985. Ilmu Kesehatan Anak. 1999. Rusepno. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo Ladewig. 2004. 2007. M.DAFTAR PUSTAKA Sacharin. 1996. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia . 2005. Patricia W. Jakarta : EGC Saifudin. Prinsip Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC Jaringan Nasional Pelatihan Klinik.Rosa.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->