Anda di halaman 1dari 5

Tugas Individu Unit Pembelajaran 2 Modul 1 Kunjungan ke Taman Safari BLOK 3 SISTEM PENCERNAAN

RIYANDINI PUTRI 2010/305365/KH/6722 Kelompok 15

Fakultas Kedokteran Hewan UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2010 Kunjungan ke Taman Safari

I. 1. 2. II.

Learning Objectives Jelaskan sistem digesti pada aves! Sebutkan parasit-parasit yang menjangkit pada sstem digesti aves! Pembahasan

A. 1. a)

Proses digesti dari mulut sampai esophagus pada aves Anatomi Tractus Digestivus Rostrum (paruh)

Aves tidak memiliki gigi dan bibir, bibirnya digantikan oleh modifikasi integumentum. Bentuk paruhnya tergantung pada makanan alami unggas. Pada pemakan biji, rahang atas dan bawah memiliki penandukan dengan tepi yang tajam. Pada bebek dan angsa terdapat struktur yang seperti lilin (ceroma) yang menutupi rahang bawah.paruh ini di gunkan untuk mengambil makanan.di dalam mulut terdapat glandula salivarius yang berfungsi untuk memudahkan penelanan melalui pharynx dan esophagus. Glandula ini dibagi menjadi : gl. Maxillaris, terletak di bagian paling ujung anterior lantai cavum oris. gl. Sub-maxillaris/mandibularis, terletak di bagian anterior celah mandibula.

gl. Palatina, tersebar di bagian medial, lateral, dan posterior langit-langit dan bagian yang berdekatan dengan langit-langit pharynx. gl. Pharyngealis, terletak di langit-langit pharynx, ductusnya membuka ke infundibulum eustachii. pipi. gl. Angularis oculi, terletak di bagian pipi yang mengalami rudimenter, sedikit di posterior sudut

gl. Lingualis, membentuk sebagian lingua terutama bagian posterior. Ductusnya membuka ke facies lateral lingua serta pangkal lingua di posterior. gl. Cricoarytenoidea, membentuk massa oval di kedua sisi bagian posterior larynx. Ductus dari tiap-tiap glandula salivarius membuka langsung ke cavum oris. Pharynx

Phariynx merupakan tabung muskulomembranosa yang mendukung system digesti dan respirasi. Cavum phariynx berbentuk spindle dan luas dengan bagian terlebar terletak di belakang cranium. Esophagus

Aesopagus merupakan tabung muskulomembranosa yang membentang dari pharynx menuju ventriculus. Ingluvies

Pada dasar leher terdapat diverticulum atau pelebaran esophagus yang di sebut ingluvies yang berfungsi sebagai penyimpanan makanan. Ukuran ingluvies ini bervariasi tergantuk banyaknya makanan yang di simpan. Pada angsa dan bebek tidak memiliki ingluvies. Proventriculus (lambung kelenjar)

Banyak mengandung kelenjar serta dinding ototnya tipis. Pada burung penmakan biji-bijian batas proventriculus dengan ventriculus terlihat jelas dari luar, sedangkan pada burung pemakan daging dan serangga batas proventriculus dengan ventriculus tidak jelas. Ventriculus (lambung pengunyah)

Memiliki dinding otot yang tebal dan kelenjar pylorus yang menghasilkan secret. Secret ini pada burung pemakan biji-bijian dan gallus menjadi lembaran-lembaran keratinoid. Lembaran-lembaran keratinoid bersama dengan kerikil dan pasir yang berada dalam ventriculus membantu pencernaan secara mekanik disebut hens teeth. Pada burung pemakan daging dan insekta secret ini menjadi lapisan-lapisan elastis. Intestinum tenue

Dimulai dengan duodenum dengan bagian-bagiannya yaitu pars descendens (bagian yang turun) dan pars ascendens (bagian yang naik). Pada duodenum, mesenterium tidak nampak jelas sedangkan pada bagian intestinum tenue lainnya terlihat jelas. Intestinum crassum

Di antara intestinum tenue dan intestinum crassum terdapat caeca yang relatif panjang. Intestinum crassum diakhiri oleh rectum. Cloaca

Merupan muara dari saluran pencernaan, saluran kelamin, dan saluran urinaris.

(Sumber : Sistema Digestoria Unggas, Hery Wijayanto)

b)

Glandula Digestoria Glandula buccalis (glandula salivales)

Pada burung yang mencari makanan di tempat yang cukup basah tidak memiliki glandula ini. Hepar

Berwarna kemerah-merahan dan terdiri dari dua lobus yaitu lobus dexter dan lobus sinister. Tiap lobus memiliki satu ductus hepaticus yang bermuara pada duodenum.

Vesica vellea

Berbentuk membulat, berwarna hijau gelap, dan terletak di dorsal lobus dexter hepar. Memiliki fungsi untuk menyimpan empedu. Dari vesica fellea keluar ductus cysticus. Ductus cysticus dan ductus hepaticus membentuk ductus choledocus, melalui pakreas dan bermuara di duodenum. Pancreas

Terletak antara pars anterior, pars descendens, dan pars ascendens duodeni. Biasanya mempunyai tiga saluran dengan muara saling berdekatan pada pars ascendens duodeni. 2. Fisiologi

Makanan diambil menggunakan paruh kemudian di masuk kedalam rongga mulut dan masuk kedalam esophagus dengan bantuan saliva yang di hasilkan oleh glandula salivarius tetapi sebelum masuk ke esophagus makanan lebih dulu melewati pharynx. Setelah masuk ke esophagus makanan kemudian di simpan di tembolok. Kemudian masuk ke proventriculus digesti dibantu oleh kelenjar. Setelah itu masuk ke ventriculus, terjadi digesti secara mekanik dengan menggunakan hens teeth. Kemudian ke intestinum tenue dan intestinum crassum, di sini terjadi adsorbsi dan readsorbsi. Lalu feces yang juga berproses di caecaum dikeluarkan melalui cloaca. 3. Biokimia

Pemecahan karbohidrat menjadi glukosa melewati tahap-tahap sebagai berikut : Amilosa dan amilopektin di hidrolisis menjadi fragmen kecil-kecil enzim amylase yang di sekresi oleh glandula salivarius dan pancreas. Amilosa merupakan polisakarida rantai linier dengan ikatan glikosidik a (1 4) sedangkan amilopektin merupakan polisakarida rantai bercabang dengan ikatan glikosisik a (1 4) dan a (1 6). Amylase ini akan memotong ikatan glikosidik internal dan mereduksi karbohidrat menjadi tiga bentuk oligosakarida yang berbeda yaitu maltosa (disakarida) maltotriosa (trisakarida), dan limit dextrin yang mengandung rantai percabangan amilopektin. B. Parasit dalam system digesti aves

a) Family singamidae, genus singamus, spesies S. trachea cacing menganga (gate worm), hidupnya Pada trachea unggas, cacing ini berwarna merah pada jantan dan betina berkopulasi permanenn sehingga seperti huruf y, jantan berukuran 2-6 mm dan betina 5-20 mm vulvanya terletak pada sepertiga anterior tubuh. Telur stadium segmented 2 mempunyai operculum pada kedua ujungnya b) Ornithostrongylus quadriradiatus terletak pada Pada ingluvies, proventriculus dan usus halus burung dara c) Dispharynx spiralis terletak pada dinding proventiculus dan oesopgagus unggas.

d) Echinuria. uncinata (Aquaria uncinata) terletak pada Oesophagus, ventruculus usus halus itik, angsa dan unggas air liar. e) C. anatris (c. collaris. C. anseris) di temukan pada coeca unggas dan unggas air. Siklus hidup langsung dapat ditemukan di oesophagus f) g) h) i) G. ingluvicola, G. cremi terdapat pada ingluvies unggas. Trichomona gallinae terdapat di mulut sampai esophagus dan tembolok Capillaria contorta dan Gongylonema ingluvicola terdapat di dinding tembolok dan esopagus Trichomonas gallinae terdapat di dalam mulut, faring,esophagus, tembolok.

(Norman D. Levine, 1994) DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2010. Sistema Digesti Petunjuk Praktikum Makroanatomi. Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Yogyakarta. Ariana, 2010. Petunjuk Praktikum Mikroanatomi Blok 3 Sistem Pencernaan. Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Yogyakarta. Levine D., Norman, 1994. Parasitologi Veteriner. Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta. Whiteman, E and A. A. Bickford, 1983. Avian Diseas Manual. Universitas of Pennsylvania. Pennsylvania.. Wijayanto, Hery, 2010. Sistema Digestoria Unggas. Presentasi Kuliah Pengantar Blok 3. Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Yogyakarta.