Anda di halaman 1dari 10

1.

Sebutkan legalitas yang berhubungan dengan pelabuhan Peraturan pemerintah Undang undang Peraturan mentri Dll a. Jelaskan dan uraikan fungsi, peranan, jenis pelabuhan berdasarkan aturan aturan tersebut diatas. b. Jelaskan jenis fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan berdasarkan aturan yang ada

Jawab : Peraturan pemerintah Peraturan Pemerintah Pasal 59 Nomor 69 Tahun 2001 tentang Kepelabuhanan telah diatur ketentuan mengenai penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. Untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2001, perlu diatur lebih lanjut ketentuan mengenai penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan dengan Keputusan Menteri Perhubungan. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2001 tentang Kepelabuhanan (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 127, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4145) Undang undang Undang-undang Nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 98, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3493) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4849); Keputusan Mentri Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Pelabuhan khusus. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 53 Tahun 2002 tentang Tatanan Kepelabuhanan Nasional. Peraturan Mentri Perhubungan Nomor 43 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perhubungan sebagaimana

telah di ubah terakhir dengan Peraturan Mentri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2006. a. Fungsi, peranan, jenis pelabuhan berdasarkan aturan aturan Ditinjau dari Segi Penyeleggaraannya Pelabuhan Umum Pelabuhan umum berfungsi untuk kepentingan pelayanan masyarakat umum. Penyelenggaraan pelabuhan umum dilakukan oleh pemerintah dan pelaksanaannya dapat dilimpahkan kepada badan usaha milik negara yang didirikan untuk maksud tersebut. Pelabuhan khusus Pelabuhan khusus diselenggarakan untuk kepentingan sendiri guna menunjang kegiatan tertentu. Pelabuhan ini tidak boleh digunakan untuk krprntingan umum, kecuali dalam keadaan tertentu dengan ijin pemerintah. Pelabuhan khusus dibangun oleh suatu perusahaan baik pemerintah maupun swasta yang berfungsi untuk prasarana pengiriman hasil produksi perusahaan tersebut. Ditinjau dari Segi Pengusahaannya Pelabuhan yang diusahakan Pelabuhan ini sengaja diusahakan untuk memberikan fasilitasfasilitas yang diperlukan oleh kapal yang memasuki pelabuhan untuk melakukan kegiatan bongkar-muat barang, menaik-turunkan penumpang serta kegiatan lainnya. Pemakaian pelabuhan ini dikenakan biaya-biaya , seperti biaya jasa labuh, jasa tambat, jasa pemanduan, jasa penundaan, jasa pelayanan air bersih, jasa dermaga, jasa penumpukan, bongkar-muat, dan sebagainya. Pelabuhan yang tidak diusahakan Pelabuhan ini hanya merupakan tempat singgah kapal/perahu, tanpa fasilitas bongkar muat, bea-cukai, dan sebagainya. Pelabuhan ini umumnya pelabunan kecil yang disubsidi oleh pemerintah, dan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jendral Perhubungan Laut.

Ditinjau dari fungsinya dalam Perdagangan Nasional dan Internasional Pelabuhan laut Pelabuhan laut adalah pelabuhan yang bebas dimasuki oleh kapalkapal berbendera asing. Pelabuhan ini biasanya merupakan pelabuhan besar dan ramai dikunjungi oleh kapal-kapal samudra. Pelabuhan pantai Pelabuhan pantai adalah pelabuhan yang disediakan untuk perdagangan dalam negeri dan oleh karena itu tidak bebas disinggahi oleh kapal berbendera asing. Kapal asing dapat masuk ke pelabuhan ini dengan memint ijin terlebih dahulu. Ditinjau dari Segi Penggunaannya. Pelabuhan ikan Pada umumnya pelabuhan ikan tidak memerlukan kedalaman air yang besar, karena kapal-kapal motor yang digunakan untuk menangkap ikan tidak besar. Di Indonesia pengusahaan ikan relatif masih sederhana yang dilakukan oleh nelayan-nelayan dengan menggunakan perahu kecil. Pelabuhan minyak Untuk keamanan, pelabuhan minyak harus diletakkan agak jauh dari keperluan umum. Pelabuhan minyak biasanya tidak memerlukan dermaga atau pangkalan yang harus dapat menahan muatan vertikal yang besar, melainkan cukup membuatjembatan perancah atau tambatan yang dibuat menjorok ke laut untuk mendapatkan kedalaman air yang cukup besar. Bongkar muat dilakukan dengan pipa-pipa dan pompa-pompa . Pelabuhan penumpang Pelabuhan penumpang tidak banyak berbeda dengan pelabuhan barang . Pada pelabuhan barang di belakang dermaga terdapat gudang-gudang , sedang untuk pelabuhan penumpang dibangun stasiun penumpang yang melayani segala kegiatan yang berhubungan dengan kebutuhan orang yang bepergian, seperti kantor imigrasi, duane, keamanan, direksi pelabuhan, maskapai pelayaran, dan sebagainya. Barang-barang yang perlu dibongkar muat tidak begitu banyak, sehingga gudang barang tidak perlu besar.

Pelabuhan campuran Pelabuhan campuran adalah pencampuran pemakaian untuk penumpang dan barang, sedangkan untuk keperluan minyak dan ikan biasanya tetap terpisah. Tetapi bagi pelabuhan kecil atau masih dalam taraf perkembangan, keperluan untuk bongkar muat minyak juga menggunakan dermaga atau jembatan yang sama guna keperluan barang dan penumpang. Pada dermaga dan jembatan juga diletakkan pipa-pipa untuk mengalirkan minyak. Pelabuhan Militer Pelabuhan ini mempunyai daerah perairan yang cukup luas untuk memungkinkan gerakan cepat kapal-kapal perang dan agar letak bangunan cukup terpisah. Konstruksi tambatan maupun dermaga hampir sama dengan pelabuhan barang, hanya saja situasi dan perlengkapannya agak lain. Pada pelabuhan barang letak/kegunaan bangunan harus seefisien mungkin, sedang pada pelabuhan militer bangunan-bangunan pelabuhan harus dipisah-pisah yang letaknya agak berjauhan. Pelabuhan barang Pelabuhan dapat berada di pantai atau estuari dari sungai besar. Daerah perairan pelabuhan harus cukup tenang sehingga memudahkan bongkar muat barang. Pelabuhan barang ini dibuat oleh pemerintah sebagai pelabuhan niaga atau perusahaan swasta untuk keperluan transport hasil produksinya seperti baja, alumunum, pupuk, batu bara, minyak dan sebagainya. Ditinjau Menurut Letak Geografis Pelabuhan alam Pelabuhan alam merupakan daerah perairan yang terlindungi dari badai dan gelombang secara alam, misalnya oleh suatu pulau,jazirah atau terletak di teluk, estuari dan muara sungai. Pelabuhan buatan Pelabuhan buatan adalah suatu daerah perairan yang dilindungi dari pengaruh gelombang dengan membuat bangunan pemecah gelombang (breakwater). Pemecah gelombang ini membuat daerah perairan tertutup dari laut dan hanya dihubungkan oleh suatu celah atau mulut pelabuhan untuk keluar masuknya kapal. Di dalam daerah tersebut dilengkapi dengan alat penambat. Bagunan ini

dibuat mulai dari pantai dan menjorok ke laut sehingga gelombang yang menjalar ke pantai terhalang oleh banguan tersebut. Pelabuhan semi alam Pelabuhan ini merupakan campuran dari kedua tipe di atas. Misalnya suatu pelabuhan yang terlindungi oleh lidah pantai dan perlindungan buatan hanya pada alur masuk. Pelbuhan bengkulu adalah contoh dari pelabuhan ini. Pelabuhan bengkulu memanfaatkan teluk yang terlindung oleh lidah pasir untuk kolam pelabuhan. Pengerukan dilakukan pada lidah pasir untuk membentuk saluran sebagai jalan masuk/keluar kapal. Contoh lainnya adalah muara sungai yang kedua sisinya dilindungi oleh jetty. Jetty tersebut berfungsi untuk menahan masuknya transpor pasir sepanjang pantai ke muara sungai , yang dapat menyebabkan terjadinya pendangkalan. b. Jenis fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan berdasarkan aturan yang ada Fasilitas pokok pelabuhan, yang meliputi Perairan tempat labuh termasuk alur pelayaran Kolam pelabuhan Penimbangan kendaraan; Fasilitas sandar kapal; Terminal penumpang; Jalan penumpang keluar/masuk kapal (gang way); Perkantoran untuk kegiatan pemerintahan dan pelayanan jasa; Fasilitas penyimpanan bahan bakar (bunker); Fasilitas air, listrik dan telekomunikasi; Akses jalan dan/atau rel kereta api; Fasilitas pemadam kebakaran; Tempat tunggu kendaraan bermotor sebelum naik ke kapal atau setelah turun dari kapal Fasilitas penunjang pelabuhan, yang meliputi : Kawasan perkantoran untuk menunjang kelancaran pelayanan jasa kepelabuhanan; Tempat penampungan limbah; Fasilitas usaha yang menunjang kegiatan pelabuhan penyeberangan; Area pengembangan pelabuhan; Jasa pelayanan penumpang di pelabuhan penyeberangan tertentu;

2.

Jasa pengelolaan tiket angkutan penyeberangan; Frekuensi dan jadual pengoperasian kapal; Persetujuan pengoperasian kapal angkutan penyeberangan; Kesiapan penanggulangan dan penanganan terhadap kecelakaan serta kelestarian lingkungan yang terdiri dari tindakan-tindakan preventif yang berupa latihan tata cara penanggulangannya; Pengaturan pergerakan kapal, kendaraan, dan penumpang di areal pelabuhan; Keamanan dan ketertiban di pelabuhan penyeberangan; Daftar penumpang dan kendaraan.

Sebutkan dan jelaskan fasilitas fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan (khusus) a. Pelabuhan Minyak b. Pelabuhan Barang c. Pelabuhan Ikan

Jawab : a. Pelabuhan minyak Fasilitas fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan minyak adalah Jembatan perancah atau tambahan yang dibuat menjorok ke laut untuk mendapatkan kedalaman air yang cukup besar. Pipa uap yang berfungsi untuk membersihkan tangki kapal Pipa air berfungsi untuk suplai air tawar Rumah pompa Jetty Tangki minyak b. Pelabuhan barang Fasilitas fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan barang adalah Dermaga harus panjang dan harus menampung seluruh panjang kapal atau setidaknya 80% dari panjang kapal. Hal ini disebabkan karena muatan dibongkar muat melalui bagian muka belakang dan tengah kapal Mempunyai halaman dermaga yang lebar untuk keperluan bongkar muat barang Mempunyai gudang transito/penyimpanan dibelakang halaman dermaga

Tersedia jalan danh halaman untuk pengambilan/pemasukan barang dari dan ke gudang serta mempunyai fasilitas reparasi

c. Pelabuhan ikan Fasilitas fasilitas yang diperlukan pada suatu pelabuhan ikan adalah Kantor pelabuhan Kantor syahbandar Pemecah gelombang yaitu untuk melindungi perairan dari gangguan gelombang Dermaga (pier) adalah bangunan pelabuhan yang digunakan merapatnya kapal dan menambatkannya pada waktu bongkar muat kapal. Tempat pelelangan ikan Tangki air MCK Tangki BBM berfungsi untuk menampung bahan bakar untuk kapal. Pabrik ES Tempat pelayanan/reperasi kapal (slipway) Rambu suar Penjemuran ikan Penjemuran jala

3.

Gambarkan penempatan masing masing fasilitas pada soal No. 2 pada masing masing pelabuhan.

Jawab : a. Pelabuhan Minyak


Jetty Pipa

Tiang Pancang

Tangki Minyak

Jembatan (jetty) Dolphin Kapal Dolphin

Rumah pompa

b. Pelabuhan Barang
Kran

Gudang Kapal

Demaga Caisson

c. Pelabuhan Ikan
Keterangan : 1. Kantor Pelabuhan 2. Kantor Syahbandar 3. Pemecah Gelombang 4. Dermaga (pier) 5. Tempat Pelelangan Ikan 6. Tangki Air 7. MCK 8. Tangki BBM 9. Pabrik Es 10. Pelayanan Kapal 11. Rambu Suar 12. Penjemuran Ikan 13. Penjemuran Jala

11 3

12

13 1 10 2 4 6

9 7

8 5

10