Anda di halaman 1dari 6

JOB SHEET Topik Keterampilan Mata Kuliah Waktu Dosen : Memberikan suntikan intra muscular (IM) : Keterampilan Dasar

Dalam Keperawatan (KDDK) : 30 menit :

Obyektif Perilaku Siswa Setelah mengikuti demonstrasi ini mahasiswa mampu melakukan suntik intra muscular (IM) dengan tepat dan benar . Referensi 1. Alimul A. Aziz, 2006. Kebutuhan Dasar Manusia. Salemba Medika : Jakarta. Hal 141 2. Bouwhuizen M, 1986. Ilmu Keperawatan. EGC : Jakarta. Hal 241 3. Perry Anne Griffin, RN, MSN, EdD, 2000. Buku Saku Keterampilan dan Prosedur Dasar. Yasmin Asih : Jakarta. Hal 200 4. Tim Departemen Kesehatan RI, 1994. Prosedur Perawatan Dasar. Persatuan Perawat Nasional Indonesia : Jakarta. Hal 91 5. Wolf, Weitzel, Fuerst, 1984. Dasar-Dasar Ilmu Keperawatan. PT. Gunung Agung : Jakarta. Hal 613 Dasar Teori Suntik Intra Muscular (IM) adalah memberikan obat melalui suntikan ke dalam jaringan otot, dilakukan pada otot pangkal lengan, otot paha bagian luar (1/3 paha bagian luar) atau pada otot bokong (1/3 bagian dari Spina Illiaka Antrerior Superior/ SIAS) ke Oscoxigis. Petunjuk 1. Siapkan alat yang dibutuhkan untuk melakukan suntik intra muscular (IM) 2. Baca dan pelajari lembar kerja yang tersedia dengan baik. 3. Ikuti petunjuk instruktur. 4. Kerjakan semua langkah secara urut. 5. Tanyakan kepada instruktur hal-hal yang kurang jelas dan tidak dimengerti. Keselamatan Kerja 1. Setiap langkah dilakukan secara berurutan. 2. Sebelum melakukan penyuntikan pastikan jarum tidak masuk ke dalam pembuluh darah 3. Pastikan obat yang akan diberikan sudah sesuai dan tidak kadaluarsa. 4. Bila menggunakan jarum dan alat suntik sekali pakai, buang jarum dan alat suntik dengan benar. Pekerjaan Lab 1. Peralatan dan Perlengkapan : - Spuit steril 3 ml - Kapas alkohol - Tempat sampah - Aquabidest/Obat - Alat tulis 2. Bahan : - Phantom ibu -

Prosedur Pelaksanaan Langkah-langkah Ilustrasi/Gambar

1. Siapkan alat secara ergonomis

2. Melakukan informed consent Keypoint : gunakan bahasa yang dimengerti klien 3. Cuci tangan dengan sabun dan air
Keypoint :7 langkah efektif.

mengalir, keringkan dengan handuk bersih.

4. Kocok dengan baik vial/obat, buka dan

buang tutup kaleng pada vial yang menutupi karet, hapus karet dengan kapas alkohol dan biarkan kering. jarum terpisah gabungkan jarum dengan pipa suntik.(One Hand)

5. Buka bungkus spuit dengan hati-hati jika


Keypoint : Peganglah hanya didasar jarum dan bagian luar pipa suntik.

6. Balikkan vial dengan mulut vial

kebawah, tusukkan jarum suntik kedalam vial melalui penutup karet, masukkan cairan kedalam spuit.

Keypoint : Gunakan jarum yang sama untuk menghisap obat dan untuk menyuntikkan pada klien atau bisa menggunakan/mengganti dengan jarum baru/steril bila pasien menghendaki.

7. Pegang spuit dan jarum suntik mengarah


Keypoint : Pastikan posisi benarbenar vertikal dan tidak ada gelembung udara.

secara vertikal, lalu keluarkan udara yang ada pada spuit.

8. Persiapan klien Bila pantat yang akan disuntik


terlihat kotor, minta klien untuk membersihkannya terlebih dahulu. Atur posisi klien Keypoint : Jaga privacy klien dan tempatkan agar klien merasa nyaman. 9. Persiapan daerah suntikan Bersihkan daerah yang akan disuntik dengan kapas yang telah dibasahi alkohol.

Keypoint : Dengan gerakan memutar dari dalam kearah luar.

10. Teknik penyuntikan Regangk an kulit dengan tangan


kiri, tusukkan jarum dengan arah tegak lurus dengan kulit ( sudut 90 derajat)sampai jarum masuk kedalam otot sedalam panjang jarum. Pastikan lokasi suntik

Lakukan aspirasi dengan menarik penghisap spuit dan pastikan tidak ada darah yang terhisap keluar. Masukkan obat perlahan-lahan dan
Jangan memijat daerah suntikan
cabut jarum suntik.

tepat yaitu kuadran 1 dari 4 kuadran

11. Merapihkkan kembali klien 12. Bereskan alat-alat Keypoint : Buang alat suntik dan vial obat dengan benar. Jangan menutup kembali jarum (hindari jari tertusuk jarum) kemudian buang ketempat sampah yang tersedia. 13. Cuci tangan dengan sabun dan air
mengalir setelah menyelesaikan tindakan.

Keypoint : 7 langkah efektif.

Evaluasi 1. Mahasiswa mendemonstrasikan secara individu. 2. Setiap langkah dilakukan secara berurutan/sistematis dan hati-hati. 3. Penempatan alat yang akan digunakan disimpan berurutan dan telah diperiksa fungsinya. 4. Memperhatikan privacy dan kenyamanan klien. 5. Memperhatikan prinsip-prinsip kesterilan dalam bekerja. 6. Mahasiswa melakukan langkah-langkah yang akan dinilai oleh dosen dengan menggunakan checklist/daftar tilik.

DAFTAR TILIK MEMBERIKAN SUNTIKAN INTRA MUSCULAR (IM) Tanggal Penilaian Nama Mahasiswa NPM Tingkat / Semester Dosen Penilai : : : : :

Nilailah setiap kinerja langkah yang diamati dengan menggunakan skala sebagai berikut dengan memberi tanda () : 1. Perlu perbaikan/PP : langkah atau tugas tidak dikerjakan dengan benar atau dihilangkan. 2. Mampu/MP (bisa diterima dengan bimbingan) : langkah dikerjakan dengan benar dan berurutan, tetapi kurang tepat dan atau pelatih perlu membantu / mengingatkan hal-hal kecil yang tidak terlalu berarti. 3. Mahir/MH (dilakukan secara mandiri tanpa bimbingan) : langkah dikerjakan dengan benar, tepat tanpa ragu-ragu atau tanpa perlu bantuan dan sesuai dengan urutan.

N O 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14 15. 16.

SUB KRITERIA Siapkan alat dan bahan secara ergonomis Melakukan informed consent sebelum tindakan Lakukan cuci tangan 7 langkah dengan sabun dan air mengalir. Kocok vial dengan baik, buka karet penutup dan hapus dengan kapas alkohol. Buka bungkus spuit, jarum dan pipa suntik digabungkan Balik vial dengan mulut vial kebawah, jarum suntik ditusukkan kedalam vial dan obat dimasukkan kedalam spuit. Keluarkan udara dari alat suntik sampai tidak ada gelembung udara. Siapkan klien untuk tindakan penyuntikan. Mengatur posisi klien dan ditempatkan senyaman mungkin. Menyiapkan daerah penyuntikan yaitu sepertiga arah atas antara SIAS dan Cocygeus dan bersihkan dengan alkohol. Meregangkan kulit dengan tangan kiri dilokasi penyuntikan, kemudian jarum ditusukkan dengan arah tegak lurus dengan kulit sampai jarum masuk kedalam otot sedalam panjang jarum. Lakukan aspirasi dan pastikan tidak ada darah yang terhisap kedalam spuit.(jika terhisap darah, berarti spuit masuk ke dalam pembuluh darah dan harus segera di cabut) Suntikan obat perlahan-lahan sampai habis, kemudian jarum suntik dicabut. Rapihkan kembali klien Bereskan alat-alat, spuit dan jarum dipisah dibuang ketempat sampah. Cuci tangan 7 langkah dengan sabun dan air mengalir.

PENILAIAN PP MP MH

Catatan : Penampilan minimum rata-rata cukup, jika masih termasuk kategori kurang makan dosen meminta mahasiswa untuk melakukan kembali. Mahir : 80 100% Mampu : 76 79% Perlu perbaikan : kurang dari 75%