P. 1
ERP

ERP

|Views: 124|Likes:
Dipublikasikan oleh Wulan Ayu

More info:

Published by: Wulan Ayu on May 19, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2012

pdf

text

original

BAB 1 Enterprise Resource Planning ( ERP

)
Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai membaca BAB ini seharusnya : - Mampu mengidentifikasi fungsi bisnis dalam sebuah area bisnis - Mampu mengidentifikasi proses bisnis yang ada dalam sebuah fungsi bisnis - Mampu mengidentifikasi setiap data yang terlibat dalam sebuah fungsi bisnis - Mampu mengidentifikasi kebutuhan data dalam sebuah fungsi bisnis - Mampu menjelaskan ERP mengenai sejarah, manfaat, dan bagaimana pengembanganya 1.1. Pendahuluan
Enterprise (Perusahaan) Resource (Sumber daya) Planning (Perencanaan) atau ERP dalam bahasa Indonesia berarti Perencanaan Sumberdaya yang dimiliki oleh Perusahaan. Konsep ERP akan menjadi sangat “Power full” apabila didukung dengan insfrastruktur Teknologi Informasi yang menggabungkan antara perangkat lunak dan perangkat keras sehingga seluruh pengelolaan data tentang sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan dapat di integrasikan antara satu bagian dengan bagian yang lain. ERP adalah sekumpulan paket sistem informasi yang dibangun dan diimplementasikan sebagai fasilitator terwujudnya Konsep ERP dalam suatu organisasi.1 ERP adalah perangkat Lunak utama yang digunakan perusahaan untuk mengkoordinasikan informasi disetiap area bisnis.2 Untuk memahami ERP, dapat awali dengan memahami terlebih dahulu bagaimana bisnis berjalan. Operasional sebuah bisnis berjalan dapat ditinjau dari sudut area bisnisnya.

Operasional dari Sudut Fungsional Area
Biasanya sebuah perusahaan mempunyai 4 area fungsional operasional. Marketing dan Sales(MS), Supply Chain Management(SCM), Accounting dan Finance(AF), dan Human Resource (HR). Fungsi bisnis dari area tersebut dapat dilihat pada tabel 1.1. Tabel 1.1. Contoh Area Fungsional dari operasinal fungsi bisnis2 Area Marketing dan Supply Chain Accounting Fungsional Sales(MS) Management(SC dan M) Finance(AF) Marketing of Product Taking Sales Order Fungsi Bisnis Customer Support Customer Relatioship Management Sales Forecasting Advertising Purchasing Goods and Materials Receiving Goods and Raw Materials Transpotation and Logistic Schedulling production run Manufacturing Goods Plant maintenance Financial Accounting Cost Allocations and Control Planning and Budgeting Cash Flow Management

Human Resource (HR) Recruiting and Hiring Training Payroll Benefits Government compliance

namun jika dilihat dari data yang mengalir didalamnya. Proses Bisnis Proses Bisnis adalah sekumpulan dari aktifitas yang menyebabkan satu atau lebih jenis input menjadi sesuatu hasil yang memberikan sebuah nilai untuk pelanggan. maka terlihatlah keterkaitan antara area tersebut. Tabel 1. maka informasi yang ada di satu area dapat digunakan oleh area laian.Setiap aktivitas memberikan kontribusi pada proses secara keseluruhan. Contoh Proses Bisnis Input / Area Proses Output Fungsional Permintaan Order Penjualan Dokumen Order Penjualan Pembelian/MS Bantuan Finansial untuk Pengelolaan finansial Bantuan finasial dari pihak ke pembelian / AF tiga Dukungan teknik / MS Ketersediaan layanan Permintaan layanan customer 24 jam terlayani Sistem Informasi Area Fungsional Dari area fungsional seperti pada tabel 1. jika keterkaitan transksaksi yang terjadi ditampilkan dalam bentuk gambar adalah seperti gambar 1. Unit organisasional dibuat untuk menjalankan satu fungsi khusus dalam organisasi. Pembentukan struktur organisasi perusahaan biasanya didasarkan pada Area dan fungsi bisinis masing-masing meskipun kedua hal tersebut berbeda.2. Apabila masing masing area di buatkan sistem informasinya. shipment etc. Contoh tersebut dapat dilihat pada tabel 1. Misal : marketing. purchase. memiliki satu spesialisasi untuk menangani satu tugas tertentu dalam suatu domain tertentu. Secara area.1. masingmasing tidak saling berhubungan. . Penggabungan sistem informasi yang ada di setiap area perusahaan inilah yang kemudian dinamakan dengan Enterprise Resource Planning. kebanyakan unit dalam organisasi/perusahaan diorganisir menurut fungsionalitas.2.1. production. sales.Secara tradisional.

Data Output o Strategi Penjualan o Penentuan Harga per Unit Supply Chain Management(SCM) .1.Data input o Data Penjualan Produk o Data Perencanaan Produk o Level Inventori .Data input o Pembayaran dari Customer o Account payable .Customer Status Order Order Penjualan& forecast Ketersediaan Produk dan status order Order Penjualan Data Oreder Penjualan Analisa Laba / Rugi Kontrak Pegawai Supply Chain Management Marketing & Sales Accounting & Finance Kebutuhan SDM Human Resource Management Gambar 1.Data Output o Order bahan Mentah o Pengepakan order o Penggunaan sumber daya o Laporan produksi dan persediaan Accounting dan Finance(AF) . Operasional Pertukaran data antar Area Fungsional Data yang mengalir : Marketing dan Sales(MS) .Data input o Data Customer o Data Order o Harga per Unit .

Apa yang sudah dimiliki ? . Manufacturing Resource Planning II .Apa yang narus dibeli ? 2.Apa yang diperlukan untuk membuat produk tersebut ? . D E M A N D M A N A G E M E N T PRODUCTION PLANNING MASTER SCHEDULING MATERIAL REQUIREMENTS PLANNING C A P A C I T Y P L A N N I N G DEMAND SUPPLY PLANT SUPPLIER SCHEDULING EXECUTION Gambar 1. Perkembangan tersebut dimulai dari : 1.Data Output o Peraturan yang berlaku o Sertifikasi dan pelatihan pegawai o Data skill 1. seperti gambar 1. Close-Lloop MRP Metoda ini menjembatani antara permintaan (demmand) dan pasokan (supply).Data input o Perkiraan personel o skill .2.2. Perkembangan Enterprise Resource Planning ERP sejak tahun 1960 berkembang dengan cepat hingga kini.Produk apa yang dibuat ? .2. Ruang Lingkup Close Loop MRP 3.Data Output o Pembayaran ke supplier o Laporan finansial o Kredit customer Human Resource (HR) .o Account receivable o Penjualan o produksi dan persediaan o penggajian dan biaya . Material Requirement Planning (Perencanaan Kebutuhan Material) Logika MRP adalah untuk menjawab : .

5. Perbandingan Ruanglingkup ERP dan ERP II ERP ERP II Optimasi perusahaan Partisipasi elemen-elemen pada antai bisnis proses perusahaan. Extended ERP Extended ER merupakan perluasan dari ERP sejak tahun 2000. ASPEK Peranan Tabel 1. Berbasis WEB. dukungan penuh dengan ecommerce Manufaktur dan distribusi Semua segmen dan sektor pada perusahaan Produksi. Enterprise Resource Planning (ERP) Dasar ERP adalah MRP. .1. ERP dapat digambarkan dalam satu diagram seperti pada Gambar 1. logistik.3. Antarmuka keuangan. distribusi. bedanya hanya ada penambahan tiga elemen lain. Deskripsi Enterprise Resource Planning Perencanaan sumber daya Perusahaan (ERP) adalah suatu sistem perusahaan yang bersifat lintas fungsional dan bertindak mengintegrasikan dan mengotomatiskan berbagai proses bisnis yang harus terpenuhi di dalam suatu perusahaan seperti kegiatan pabrikasi. ERP dikenal sebagai suatu hal yang diperlukan untuk efisiensi. terbuka fleksibel arsitektur bersifat monoliti terhadap integrasi dengan sistem lain. distribusi Lintas industri. dan kemampuan bereaksi secara cepat kepada pelanggan dan penyalur. penjualan. akuntansi. keuangan. dan bebrbasis komponen. proses industri spesifik Menangani proses internal. dan fungsi sumber daya manusia. ERP (Enterprise Resource Planning) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi.3. tertutup. Simulasi. 4. sektor industri dan proses finansial tertentu.Sama dengan MRP II. Penjelasan ERP dapat dilihat seperti dalam tabel 1. kemampuan menterjemahkan rencana operasional menjadi satuan biaya c. ketangkasan/kematangan.3. namaun diperluas ke berbagai bagian di dalam perusahaan dengan tujuan agar perusahaan dapat menjalankan bisnis dalam kondisi yang cepat berubah dan sangat kompetitif dan jauh lebih baik dari sebelumnya. Perencanaan dan Penjualan b. kemampuan melakukan analisis untuk mendapatkan jawaban yang mungkin diterapkan baik dalam satuan unit atau jumlah uang. a. yang pada umumnya dibutuhkan oleh suatu perusahaan ebusiness agar berhasil dalam dunia e-commerce yang dinamis. produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan Dari deskripsi dan definisi di atas. Dihasilkan dan dikonsumsi oleh Dihasilkan dan dikonsumsi oleh internal perusahaan pihak internal dan eksternal perusahaan dan hasilnya dipublikasikan ke semua pihak yang berkepentingan Domain Fungsi Proses Arsitektur Data 1. Terhubung dengan mistra bsinis tertutup terhadap proses eksternal Dukungan pada WEB.

Logistics Execution. Arsitektur Sistem Interprise1 Pengelolaan Inventori S U P P L I E R S Kenapa ERP ? Perusahaan menemukan bahwa manfaat / nilai bisnis utama dari menerapkan perangkat lunak ERP adalah : – ERP menciptakan suatu kerangka untuk mengintegrasikan dan meningkatkan sistem perkantoran (back-office) mereka yang mengakibatkan peningkatan yang berarti dalam layanan pelanggan.3 . Travel Management. 3 Manfaat ERP Berikut ini adalah sebagian kecil manfaat dengan diaplikasikannya ERP bagi perusahaan: 1. Materials Management.3 Modul ERP Modul Operasi General Logistics. Quality Management. Customer Service. Organizational Management. Standarisasi Proses Operasi Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas. penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk 3. terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda. Production Planning and Control. Environment Management Modul Finansial dan Akuntansi General Accounting. Enterprise Controlling. Training and Event Management. – ERP menyediakan proses bisnis lintas fungsi dan arus informasi yang penting tentang penyalur dan pelanggan yang didukung oleh sistem ERP. Investment Management. 2. Standarisasi Data dan Informasi Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan. Payroll.1. Treasury. Integrasi data keuangan Untuk mengintegrasikan data keuangan sehingga top management bisa melihat dan mengontrol kinerja keuangan perusahaan dengan lebih baik. Plant Maintenance. Controlling. Personnel Time Management. Project System. Sales and Distribution. Financial Accounting.Front Office C U S T O M E R Distribusi dan Penjualan Layanan Purna Jual Laporan Back Office Aplikasi Finansial Aplikasi Manufaktur Pusat Data Human Resource Management Gambar 1. produksi. dan efisiensi distribusi. Modul Sumber Daya Manusia Personnel Management.

Experience tanpa knowledge bisa menyebabkan terulangnya atau terakumulasinya kesalahan dan kekeliruan karena tidak dibekali dengan pemahaman yg cukup. Siapa yg akan mengimplementasikan ERP dan siapa yg akan menggunakannya? c.Tips memilih ERP Berikut adalah beberapa tips bagaimana cara memilih ERP yang sesuai bagi perusahaan: 1. Knowledge & Experience Knowledge adalah pengetahuan tentang bagaimana cara sebuah proses seharusnya dilakukan. 3. Experience adalah pemahaman terhadap kenyataan tentang bagaimana sebuah proses seharusnya dikerjakan dengan kemungkinan munculnya permasalahan. Adakah proses bisnis yang harus diperbaiki? f. Bagaimana level kompetisi di pasar dan apa harapan dari customers? b. Apa infrastruktur yang harus disiapkan? 6. tidak hanya secara teknis tapi juga untuk kebutuhan pengembangan sistem di kemudian hari? c. Seberapa besar budget untuk infrastruktur? c. Proses seleksi ini biasanya berkisar antara 5-6 bulan sejak dimulai hingga penandatanganan order pembelian ERP. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan terhadap jalannya ERP. Target bisnis seperti apa yang harus dicapai dan kapan? 4. Bagaimana komitmen dari tim implementasi? d. Apakah software memiliki fungsi yang bisa meningkatkan proses bisnis perusahaan? Implementasi ERP Berikut ini adalah pedoman yang digunakan pada saat implementasi ERP: 1. Analisa Business Strategy a. Apakah software tsb cukup fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi perusahaan? b. Bagaimana komitment top management terhadap usaha untuk implementasi ERP? b. Yang penting organized. Seberapa banyak waktu untuk implementasi yg tersedia? d. Analisa People a. Apa dan bagaimana prioritas bisnis yang ada dan adakah rencana kerja yang disusun untuk mencapai objektif dan prioritas tersebut? g. Adakah konsultan dari luar yg disiapkan untuk membantu proses persiapan? 5. Knowledge tanpa experience menyebabkan orang membuat perencanaan yang terlihat sempurna tetapi kemudian terbukti tidak bisa diimplementasikan. Proses seleksi tidak harus selalu rumit agar efektif. Apa yg diharapkan para calon user thd ERP? e. jika segala sesuatunya berjalan lancer. ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan. dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Bagaimana proses bisnis yang sekarang berjalan vs proses bisnis yang diinginkan? e. permanent office systems. Analisa Software a. . Selection Methodology Ada struktur proses seleksi yang sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam memilih ERP. 2. Apa strategi bisnis perusahaan dan objectives yang ingin dicapai? d. Adakah ERP champion yg menghubungkan top management dengan tim? f. focused dan simple. Analisa Infrastruktur a. Adakah keuntungan kompetitif yang ingin dicapai? c. Bagaimanakah kelengkapan infrastruktur yang sudah ada (overall networks. communication system dan auxiliary system)? b. Apakah ada dukungan service dari supplier.

Penyebab Gagalnya ERP 1. bukan sebaliknya. Kurangnya komunikasi 11. Saran penghematan yang menyesatkan Software ERP Berikut adalah software ERP yang saat ini beredar.2. Cacatnya project design & management 10. Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis) 3. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Tidak cocoknya software dgn business process 8. Kurangnya training dan pembelajaran 9. baik yang berlisensi bayar maupun open source:        SAP JDE BAAN MFGPro Protean Compiere Adempiere . infrastruktur dan modal) 5. Kurangnya sumber daya (manusia. Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik 3. Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru Tanda-tanda kegagalan ERP 1. Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan) 4. ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya. Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran 2. 3. Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya 4. Kurangnya komitmen top management 2. Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP. jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP. Kesalahan penghitungan waktu implementasi 7. Kurangnya „buy in‟ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan 6.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->