Anda di halaman 1dari 1

Jenis dan Tema Pokok dalam Tasawuf

Oleh : Zhahrah Qamarani dan Farah Dina F Ada dua divisi pembagian tasawuf menurut sumbernya, yaitu tasawuf falsafi dan tasawuf akhlaqi. Tasawuf Falsafi

Tasawuf Akhlaqi

Tarekat

Sufi-sufi mempunyai murid dan pengikut masing-masing yang pada mulanya belum mempunyai ikatan atau organisasi. Tetapi mulai abad keduabelas Masehi bermunculan organisasi-organisasi yang dikenal dengan nama tarekat. Tarekat berasal dari kata Tariqah, yaitu jalan yang harus ditempuh seorang calon sufi dalam tujuan sedekat mungkin dengan Tuhan. Tariqah kemudian berarti organisasi. Tiap tarekat mempunyai Syeikh, upacara ritual, dan bentuk dzikir sendiri. Pada mulanya tempat tinggal syeikhnya lah yang menjadi pusat kegiatannya, tapi kemudian didirikan perumahan tersendiri yang disebut ribat. Diantara tarekat-tarekat besar yang pernah timbul adalah tarekat Qadiriah (ada di Indonesia), dengan syeikhnya Abdul Qodir al-Jaelani. Lalu diantara muridnya ada yang mendirikan tarekat baru, yaitu tarekat Rifaiyah. Kemudian ada tarekat Ahmadiyah, Syadiliah, Mawlawiah, Naqsyabandiah (ada di Indonesia), Bektasyiah, Sanusiah, Shattariah (ada di Indonesia), Suhrawardiah, dan Tijaniah. 1

Mengapa ulama mengkharamkan tasawuf falsafi?

Harun Nasution, Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya Jilid II (Jakarta: UI-Press, 2009), hlm. 87-90