Anda di halaman 1dari 36

JARINGAN KOMPUTER MEMBANGUN LAN

Disusun Oleh : 12.4F.12

SEPTIANA ( 18100077)

Jurusan Manajemen Informatika Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika Jakarta 2012

DAFTAR ISI Halaman

Daftar Isi................i BAB I Definisi Jaringan Komputer...................1 I.1. I.2. Jaringan Komputer Tujuan dari Jaringan Komputer

BAB II Manfaat Jaringan Komputer..................... BAB III Komponen Jaringan Komputer................... 3.1. Klasifikasi...........................

3.2. Nama Hardware........... 3.3 Kegunaan ..............................

BAB IV Jenis Koneksi Internet................................. 3.1. Jenis Modem yang digunakan............................. 3.2. Kelebihan dan Kekurangan........

BAB I DEFINISI JARINGAN KOMPUTER

I.1.

JARINGAN KOMPUTER Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling

Jaringan

berhubunganantara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui mediakomunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program program, penggunaan bersama perangkat keras seperti printer, harddisk dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. Gambar 1 berikut ini diperlihatkan contoh jaringan computer.

1.2.

TUJUAN dari JARINGAN KOMPUTER a. Membagi sumber daya: berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk. b. Komunikasi: surat elektronik, instant messaging, chatting c. Akses informasi: web browsing. d. Reliabilitas tinggi: menyimpan data pada berbagai tempat

Tujuan dari Jaringan computer adalah :

e. Keamanan data tejamin: hanya memberikan hak akses data pada yang berkepentingan. f. Menghemat biaya: berkenaan dengan pemakaian perangkat software dan hardwarebersama-sama. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

BAB II MANFAAT JARINGAN KOMPUTER


Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu : 1. Sharing resources Sharing resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa terpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. 2. Media Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. 3. Integrasi Data Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yang terintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasi setiap saat. 4. Pengembangan dan Pemeliharaan Pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapat digunakan secara bersama sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakai dalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat.

5. Keamanan Data Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif. 6. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi Terkini Dengan pemakaian sumber daya secara bersama sama, akan mendapatkan hasil yang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diakses selalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsung diketahui oleh setiap pemakai.

BAB III KOMPONEN JARINGAN KOMPUTER


Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu : 1. Komponen Hardware Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan. a. Perangkat Keras Untuk jaringan komputer atau LAN (Local Area Network) sederhana mengandungbeberapa komponen atau perangkat keras yang sangat penting dan merupakankebutuhan utamanya. Perangkat keras yang dimaksud antara lain adalah: Komputer yang akan digunakan sebagai Serverb. Beberapa komputer untuk workstationc. NIC (Network Interface Card)d. Wireless LANe. HUB atau Swicth yang mendukung F/Of. Swicth Wirelessg. Kabel UTPh. Kabel Teleponi. Conector RJ45 dan RJ11 j. VDSL Converterk. UPS jika diperlukan Peralatan tersebut merupakan kebutuhan standar dan harus ada untuk sebuah jaringan. Kemudian apabila jaringan komputer di kantor akan ditingkatkan ataulebih besar lagi harus ditambah beberapa hardware lain seperti:a. Repeaterb. Bridgec.

Routerd. Gateway Seperti telah dijelaskan di atas komponen jaringan, misalnya untuk Warnet atau jaringan di kantor yang hanya melibatkan beberapa gedung perkantoran yang jaraknya antara 100 1000 Meter serta memiliki node sekitar 10 sampai 200 unitkomputer. Dengan beberapa komponen tersebut Anda sudah bisa membangun jaringan. Untuk mengetahui masing-masing komponen tersebut berikut akandijelaskan secara singkat dan sederhana. b. NIC (Network Interface Card) Yang saya maksud NIC dalam buku ini adalah kartu jaringan atau LAN Cardberupa papan elektronik yang nantinya ditanam atau dipasang di setiapkomputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan. Jaringan ini tidak terbatas pada LAN (Local Area Network) saja bisa juga Workgroup.Sesuai perkembangan teknologi khususnya jaringan, saat ini banyak jenis danmerk kartu jaringan. Namun demikian ada tiga hal pokok yang perludiketahui dari kartu jaringan atau NIC ini, yaitu tipe kartu, jenis protokol, tipekabel yang didukungnya

1. Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.

3.1 Klasifikasi jaringan komputer antara lain : Berdasarkan skala : Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas. Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km. Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet. Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer: * Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer.

Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya. * Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas: 1. Topologi bintang

merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. Kelebihan dari jaringan ini adalah sbb: Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. Tingkat keamanan termasuk tinggi. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.

Kekurangan dari jaringan ini adalah sbb: Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. 2. Topologi cincin

adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi ini, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. 2. Topologi bus

Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan ini hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel

utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus atau mengalami trouble maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benarbenar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node). Tipe konektor untuk jaringan BUS terdiri dari

1. BNC Kabel konektor > Untuk menghubungkan kabel ke T konektor. 2. BNC T konektor > Untuk menghubungkan kabel ke komputer. 3. BNC Barrel konektor > Untuk menyambung 2 kabel BNC. 4. BNC Terminator > Untuk menandai akhir dari topologi bus. 4 Topologi jala atau mesh

adalah sejenis topologi jaringan yang menerapkan hubungan antarsentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan ini adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Topologi ini selain kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

5 Topologi Jaringan Pohon (Tree)

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer. Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok

lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu: 1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data * Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server * Jaringan terdistribusiMerupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu. 2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi: * Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet. *Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet. * Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi. 3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data. * Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya.

Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client. * Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server. 4. Berdasarkan media transmisi data * Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. * Jaringan Nirkabel(WI-FI) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan A. Perangkat jaringan 1. Repeater

Berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan. 2. Hub

Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal. Cara Kerja : Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat. 3. Bridge

Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju. 4. Switch

Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.

BAB 4 KONEKSI INTERNET PADA JARINGAN KOMPUTER

Koneksi internet dial up adalah koneksi dengan menggunakan telepon biasa (rumah). Dewasa ini modem dial-up mampu mencapai kecepatan transmisi data hingga 56 Kbps (klilobit per detik), namun pada kenyataannya belum tentu sesuai dengan yang ditawarkan. Kecepatan realnya hanya sekitar 12 sampai 20 kbps. Kelebihan dan kekurangan : Paling gampang dilakukan. Harga modem internal murah Hampir semua laptop sekarang sudah terpasang modem untuk dial up Lebih sesuai untuk koneksi internet yang bersifat sesaat, misalnya untuk menge-cek email. Ketika anda menggunakan telepon rumah untuk koneksi dial up, telepon rumah dalam status sibuk. Begitupun sebaliknya, Ketika telepon rumah sedang menerima panggilan masuk, otomatis koneksi internet terputus. Spesifikasi Komputer Untuk Koneksi Dial up Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB. Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB. Sistem operasi Windows atau Linux. Modem internal atau eksternal.

Saluran telepon Supaya komputer terhubung ke internet, kita membutuhkan ISP (Internet Service Provider), yaitu perusahaan yang menyediakan jasa sambungan internet. Kebanyakan perusahaan telepon, juga sebagai perusahaan penyelenggara koneksi internet. Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia penyedia layanan dial up yang bisa anda pilih: www.indosatm2.com www.uninet.net.id www.infoasia.net.id www.telkomflexi.com www.telkom.net.id www.dnet.net.id KONEKSI INTERNET DENGAN TV KABEL Koneksi internet dengan TV kabel memilki beberapa kelebihan dibanding menggunakan saluran telepon. Salah satunya adalah kita dapat terhubung ke internet selama 24 jam tanpa harus terganggu jam sibuk telepon. Di pasaran, kita bisa menemui dua jenis layanan, yaitu berlangganan internet tanpa harus berlangganan TV kabel dan berlangganan keduanya sekaligus. Koneksi internet dengan TV kabel mempunyai variasi kecepatan akses antara 64 Kbps, 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps, dan 1536 Kbps. Kelebihan Layanan unlimited (tanpa batas) Tidak ada biaya tambahan, hanya membayar iuran bulanan saja

Kecepatan akses tidak terpengaruh oleh jam sibuk

Kekurangan Jaringan masih terbatas Modem masih cukup mahal ISP tertentu mengharuskan berlangganan TV kabel, jika kita hanya memerlukan koneksi internet saja, biaya koneksinya menjadi lebih mahal. Spesifikasi Komputer untuk koneksi TV kabel Sama dengan dial up, yaitu: Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB. Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB. Sistem operasi Windows atau Linux. Modem Pemesanan/pembelian modem bisa dilakukan saat pemasangan/instalasi. Pembelian modem sebaiknya langsung dari perusahaan penyedia layanan, karena jika terjadi masalah biasanya langsung ditangani oleh pihak penyedia layanan TV kabel. Jangkauan area jenis koneksi ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu anda harus mengetahui apakah lokasi tempat tinggal anda sudah/belum terjangkau layanan ISP ini. Anda harus menanyakan langsung ke bagian customer service atau di alamat situs penyedia layanan TV kabel. Koneksi internet menggunakan TV kabel ini sangat cocok

bagi anda yang membutuhkan online 24 jam, seperti pelaku bisnis di rumah, internet marketing, jual beli saham online, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia penyedia layanan TV Kabel yang bisa anda pilih: www.indosatm2.com www.firstmedia.com

KONEKSI INTERNET DENGAN ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) Koneksi internet dengan ADSL adalah koneksi internet yang menghubungkan computer menggunakan modem khusus dengan saluran telepon biasa (rumah), seperti pada koneksi dial up tapi pada frekwensi yang berbeda. Sehingga keuntungannya, line telepon rumah tidak terganggu. Teknologi modulasi yang dikembangkan dengan discrete multitone (DMT), yang memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi. Fasilitas ADSL secara simultan menggunakan layanan telepon biasa, ISDN, dan transmisi data berkecepatan tinggi seperti halnya video. Perbedaan modem ADSL dan modem konvensional yang mudah dilihat adalah dalam kecepatan pentransferan (upload/download) data. Walaupun sama-sama menggunakan saluran telepon umum sebagai jalur komunikasinya, kecepatan pada modem ADSL berkisar antara 1.5 Mbps sampai 9 Mbps. Perbedaan kecepatan yang mencolok diantara keduanya akibat perbedaan penggunaan frekwensi untuk mengirim sinyal/data. Modem konvensional menggunakan frekwensi

di bawah 4 KHz, sedangkan modem ADSL menggunakan frekwensi diatas 4 KHz. Umumnya modem ADSL menggunakan frekwensi antara 34 KHz sampai 1104 KHz. ADSL berbasis DMT tampak sebagai transisi dari kawat tembaga ke kabel fiber masa depan. Hal ini menjadikan ADSL lebih ekonomis digunakan untuk kebutuhan telepon local perusahaan karena perangkat ADSL menyediakan layanan data berkecepatan tinggi sebelum menggunakan teknologi optik fiber. Untuk mendapatkan koneksi internet dengan ADSL, kita harus menghubungi customer service dari ISP untuk pemasangan atau instalasi. Biasanya pihak ISP akan mengirimkan petugas ke lokasi kita untuk melakukan instalasi. Sama dengan TV kabel, untuk modem sebaiknya dibeli dari ISP yang kita pilih. Kelebihan Tidak perlu dial up Walaupun masih menggunakan line telepon dan terhubung ke internet selama 24 jam, anda masih tetap bisa menerima dan melakukan panggilan telepon dengan menggunakan Splitter yang disediakan oleh ISP yang anda pilih. Sistem pembayaran bulanan, dan beberapa ISP sudah menyediakan layanan pembayaran melalui ATM, sehingga anda tidak perlu antri di bank. Kekurangan Pada jam sibuk, koneksinya sering lambat dan kadang sampai terputus. Jadi ketika anda memutuskan untuk men-download menggunakan jenis koneksi ini, sebaiknya anda menggunakan Download Accelerator (Software yang dapat melanjutkan proses download ketika koneksi internet anda terputus). Spesifikasi Komputer untuk koneksi ADSL:

Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB. Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB. Sistem operasi Windows atau Linux. Modem. Biasanya sudah disediakan oleh ISP yang kita pilih. Sama dengan TV kabel, proses instalasinya dilakukan oleh provider yang bersangkutan. Paket yang disediakan sangat cocok digunakan di perkantoran, karena bisa di sharing ke semua karyawan. Sebaiknya jumlah pengguna tidak lebih dari 20 orang, karena semakin banyak pengguna, kecepatan akses internet akan semakin lambat. Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia penyedia layanan ADSL yang bisa anda pilih: www.telkomspeedy.com www.centrin.net.id

KONEKSI INTERNET DENGAN WIRELESS (HOTSPOT) Hotspot merupakan salah satu pemanfaatan wireless LAN yang biasanya dipasang di lokasi-lokasi publik seperti taman, restoran, perpustakaan, kantor, bandara, dan lainlain. Pertama kali digagas tahun 1993 oleh Brett Steward. Dengan pemanfaatan teknologi ini, individu dapat mengakses jaringan seperti internet melalui komputer atau laptop yang mereka miliki di lokasi-lokasi dimana hotspot disediakan. Pada umumnya hotspot menggunakan standarisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g. Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11g) dalam jarak hingga 100 meter. Tetapi kecepatan aslinya tergantung pada penyedia layanan ini.

Selain memanfaatkan hotspot di lokasi umum, anda juga bisa memasang sendiri dirumah. Tentu saja harus berlangganan salah satu ISP yang koneksi internetnya bisa di sharing. Biasanya koneksi internet yang bisa disharing menggunakan koneksi ADSL atau TV kabel. Setelah koneksi internet tersedia, anda bisa menggunakan hub wireless untuk di sharing ke komputer/laptop lain tanpa menggunakan kabel. Hub wireless ini harus anda beli sendiri di toko komputer, karena provider ISP tidak menyediakannya.

Kelebihan Pada umumnya, laptop saat ini sudah dilengkapi dengan card wireless, sehingga anda tidak perlu membeli modem lagi untuk mengakses internet. Akses internet tidak hanya terpaku pada tempat dalam jangkauan kabel, tetapi dapat memilih tempat yang nyaman buat anda. Karena kecepatan aksesnya cukup tinggi, dapat digunakan untuk men-download sesuai dengan keinginan anda. Gratis, bila penyedia layanan tidak memungut biaya terhadap koneksi ini. Kekurangan Jika anda ingin memasang koneksi internet ini di rumah, anda harus membeli hub wireless terlebih dahulu. Koneksinya tergantung cuaca. Jika cuaca baik, koneksinya bagus. Namun jika ada hujan dan petir, biasanya menjadi lambat bahkan putus. Kurang stabil jika digunakan dalam ruang tertutup, misalnya dalam kamar.

Jika anda hanya ingin memanfaatkan hotspot gratis, yang dibutuhkan adalah laptop atau handphone yang memiliki fasilitas Wi Fi. Namun, bila ingin memasang dan membagikan koneksi , anda harus membeli modem wireless. Jika anda sering bepergian ke mall atau caf dan ingin browsing internet, sebaiknya anda membawa laptop. Di sana anda bisa langsung mencari jaringan hotspot. Namun biasanya tidak semua hotspot bisa diakses secara gratis. Beberapa diantaranya ada yang mengharuskan anda membeli voucher atau register dulu kepada penyedia layanan hotspot. Untuk koneksi ke hotspot, kita tidak perlu mencari ISP, karena kita hanya memanfaatkan yang sudah ada. Namun jika kita sendiri yang ingin menyediakan layanan ini, bisa menggunakan koneksi ADSL.

KONEKSI INTERNET DENGAN GPRS (GENERAL POCKET RADIO SERVICE) Koneksi internet dengan GPRS adalah koneksi yang menggunakan handphone GSM sebagai modem. Tentu saja tidak semua handphone yang bisa digunakan sebagai modem. Hanya handphone yang memiliki fasilitas WAP saja yang bisa digunakan. Supaya bisa meng-akses internet, kita harus mengaktifkan GPRS terlebih dahulu dengan cara bertanya ke customer service atau melihatnya di situs masing-masing operator GSM. Setelah fitur GPRS diaktfkan, baru kita bisa menghubungkan komputer ke internet dengan menggunakan handphone, baik melalui kabel data, infrared, atau bluetooth. Secara teoritis, kecepatan tersedia adalah 60 Kbps, tetapi kecepatan aslinya tergantung pada penyedia layanan. Pada umumnya kecepatan aksesnya maksimal 12 Kbps, itupun jika sinyal handphone penuh.

Kelebihan Bisa digunakan dimana saja, asal masih dalam jangkauan jaringan provider yang digunakan. Lebih stabil dari jaringan CDMA dan dapat di bawa ke luar kota. Kekurangan Kecepatan aksesnya rendah. Jika cuaca buruk, koneksinya kadang terputus. Kurang stabil jika digunakan dalam ruang tertutup, misalnya di dalam kamar Perangkat yang harus disediakan bila menggunakan koneksi internet dengan GPRS adalah: Handphone yang mendukung wap/modem GPRS Bluetooth/kabel data/infrared Komputer/laptop Koneksi ini sangat cocok bagi anda yang sering ke luar kota selama sinyalnya masih terjangkau oleh operator yang anda gunakan. Untuk menggunakan koneksi GPRS ini, anda tidak perlu berlangganan, sehingga anda bisa menghubungkan komputer ke internet kapanpun anda mau. Koneksi jenis ini umumnya menggunakan volume base, sehingga anda harus pandai memanfaatkan koneksi jenis ini. Karena pengontrolan volume base lebih sulit, sehingga pulsa akan cepat habis tanpa anda sadari.

Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia yang menyediakan koneksi GPRS: www.telkomsel.com www.indosat.com/m3 www.indosat.com/mentari www.indosat.com/matrix www.xl.co.id

KONEKSI INTERNET DENGAN 3G (UMTS) 3G merupakan pengembangan teknologi GPRS dengan akses internet berkecepatan tinggi. Saat ini sistem yang umum digunakan adalah UMTS (jaringan 3G). Kecepatan akses bisa mencapai 384 Kbps. Kelebihan Bisa digunakan dimana saja, asal masih dalam jangkauan jaringan provider 3G. Kecepatan aksesnya lebih tinggi daripada GPRS. Jika anda menggunakan time base dan berada dalam jangkauan 3G, anda dapat mendownload dengan cepat. Kekurangan Koneksi ini hanya bisa dipakai jika daerah yang bersangkutan sudah terjangkau fasilitas 3G dari provider yang bersangkutan.

Pada cuaca buruk jaringan 3G bisa kembali pada signal GPRS, sehingga otomatis kecepatan akses internet menjadi berkurang. Perangkat yang harus disediakan bila menggunakan koneksi internet dengan 3G (UMTS): Handphone yang mendukung 3G/modem 3G Bluetooth/kabel data/infrared Komputer/laptop Saat ini seluruh operator GSM di Indonesia sudah mendukung jaringan 3G. Hanya saja jaringannya belum mencakup seluruh wilayah Indonesia. Jaringan UMTS terluas saat ini adalah TELKOMSEL. Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia yang menyediakan koneksi 3G (UMTS): www.telkomsel.com www.indosat.com/m3 www.indosat.com/mentari www.indosat.com/matrix www.xl.co.id

KONEKSI INTERNET DENGAN 3.5G / HSDPA (HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCES)

HSDPA merupakan pengembangan lebih lanjut dari UMTS yang dapat memberikan kecepatan akses hingga 7.2 Mbps. Kelebihan Bisa digunakan di mana saja dalam jaringan provider 3.5G (HSDPA) Lebih stabil dan lebih cepat dari 3G Kekurangan Area jangkauannya masih terbatas pada kota-kota besar. Perangkat yang harus disediakan bila menggunakan koneksi internet dengan 3.5G (HSDPA): Handphone yang mendukung 3.5G / modem 3.5G Bluetooth/kabel data/infrared Komputer/laptop Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia yang menyediakan koneksi 3.5G (HSDPA): www.telkomsel.com www.indosat.com/m3 www.indosat.com/mentari www.indosat.com/matrix www.xl.co.id

KONEKSI INTERNET DENGAN CDMA (CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS) Koneksi CDMA adalah koneksi dengan menggunakan telepon atau handphone CDMA atau modem CDMA untuk meng-akses internet. Komputer terhubung ke telepon atau ponsel CDMA melalui kabel data, infrared, atau bluetooth. Untuk telepon yang difungsikan sebagai modem, kecepatannya mencapai 153.6 Kbps (Kilobyte per second). Namun kecepatan sebenarnya tergantung pada penyedia layanan dan tergantung besarnya sinyal dan cuaca. Untuk modem dengan menggunakan telepon biasa, misalnya Wifone, kecepatannya maksimal 115.2 Kbps. Kelebihan Bisa digunakan dimana saja dalam area jangkauan jaringan telepon CDMA. Kecepatannya bisa sampai 3 kali lipat dari dial up Koneksinya lebih cepat dari GPRS Anda tidak perlu membeli modem, karena bisa langsung menggunakan HP/Telepon CDMA. Pemakaian kuota internet dapat anda kontrol, karena jika menggunakan voucher, lama penggunaannya tergantung dari pulsa yang tersedia pada telepon anda. Kekurangan Pada umumnya hanya bisa dipakai di kota tempat kartu perdana HP anda terdaftar. Jika anda pergi ke luar kota, otomatis tidak bisa anda pakai untuk koneksi internet.

Koneksi kurang stabil jika anda jauh dari stasiun pemancar (BTS) provider. Hal ini dapat anda lihat dari bar signal. Jika signalnya sedikit, itu berarti anda jauh dari BTS, begitupun sebaliknya. Kecepatan koneksi tergantung pada banyaknya signal. Jika signalnya sedikit, kecepatannya menjadi lambat. Kecepatan juga tergantung pada cuaca. Pada cuaca yang buruk, biasanya koneksi menjadi lambat dan terputus. Kurang stabil jika digunakan di dalam ruang tertutup, misalnya di dalam kamar. Jika anda mempunyai handphone atau modem CDMA, anda bisa menghubungkannya dengan menggunakan bluetooth, atau kabel data. Supaya koneksinya stabil, sebaiknya menggunakan kabel data. Jika anda menggunakan modem CDMA, bisa langsung dicolokkan ke USB atau PCMCI card. Koneksi ini sangat cocok bila anda sering bepergian di dalam kota. Berikut ini adalah alamat website ISP (Internet Service Provider) di Indonesia yang menyediakan koneksi CDMA: www.telkomflexi.com www.wifone.co.id

BROAD BAND ISDN (INTEGRATED SERVICES DIGITAL NETWORK) Broad band menyediakan layanan terpadu dengan kecepatan tinggi dan menggunakan serat optik sebagai media transmisi. Koneksi modem jenis ini sanggup menyediakan kecepatan (bandwith) yang melebihi 200 Kbps , baik dari provider ke konsumen (downstream) maupun dari konsumen ke provider (upstream). Kelebihan Kecepatan akses yang tinggi Menyediakan layanan unlimited Lebih stabil karena menggunakan serat optic Kekurangan Pengadaan serat optik sebagai media transmisi, belum begitu luas.

Rangkuman Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang salingberhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasimelalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, programprogram, penggunaan bersama perangkat keras seperti

printer, harddisk , dansebagainya Tujuan dari jaringan komputer adalah: Membagi sumber daya, komunikasi,akses informasi, Reliabilitas tinggi, Keamanan data tejamin, Menghemat biaya. Manfaat jaringan computer: Sharing resources, Media Komunikasi, IntegrasiData, Pengembangan dan Pemeliharaan, Keamanan Data, Sumber Daya LebihEfisien dan Informasi Terkini Klasifikasi jaringan computer berdasarkan skala:: Personal Area Network (PAN), Campus Area Network (CAN), Local Area Network (LAN),Metropolitant Area Network (MAN), Wide Area Network (WAN), Global Area Network (GAN), sedangkan cara koneksinya dapat dilakukan denganhubungan client-server dan peer to peer. Topologi jaringan dapat diklasifikan antara lain: Topologi bus , Topologibintang , Topologi cincin , Topologi mesh ,

Topologi pohon , dan Topologi linier Link : http://www.scribd.com/doc/49581056/18/Topologi-Mesh-jala