P. 1
Analisis Fundamental

Analisis Fundamental

|Views: 35|Likes:
Dipublikasikan oleh Nur TaufiQoh Lathifah

More info:

Published by: Nur TaufiQoh Lathifah on May 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

ANALISIS FUNDAMENTAL

Analisis estimasi harga saham atas dasar:
1. Faktor-faktor fundamental yg mempengaruhi

saham:

• •

Penjualan Pertumbuhan Kebijakan dividen, dll

2. Mencari hubungan variabel tsb dgn harga

saham
SNR 1

Analisis industri 3. Analisis kondisi perusahaan SNR 2 . Analisis kondisi makro ekonomi atau kondisi pasar 2.KERANGKA ANALISIS  Langkah: 1.

Ekonomi resesi => suku bunga naik => harga saham turun 2.ANALISIS EKONOMI  Kondisi Ekonomi 1. Melihat indikator moneter SNR 3 . Memperkirakan kondisi ekonomi 2. Proxy yg dipakai IHSG atau LQ45 • Apa yang harus dilakukan? 1.

8. 3. 4. 5. 9. 7. 2. SNR Pertanian Pertambangan Industri dasar Aneka Industri Industri Barang Konsumsi Properti Infrastruktur Keuangan Perdagangan dan jasa 4 .ANALISIS INDUSTRI   Q: Industri apa yg diperkirakan memberikan hasil yg paling baik? Klasifikasi Industri di BEJ: 1. 6.

ANALISIS INDUSTRI  Analisis perkembangan masing industri dengan menggunakan indek sektoral  Industri yg peka thd pasar memiliki risiko pasar yg lebih besar SNR 5 .

40 -46.45% 95.00 LQ45 144.90 -56.70 -41.45% 173.80 Pertambangan 136.40% 64.86% 102.60 SEKTOR Indeks Perubahan Des 397.80 Industri Brg Konsumsi 117.19% SNR 6 .40 Keuangan 202.00 Infrastruktur 128.31% 83.Indeks Juli Pertanian 469.60 -68.47% 68.00 -33.90 27.80 Industri Dasar 112.20 -20.80 Properti 175.80 Aneka Industri 142.12% 60.20 -15.00 -58.60 -42.30 Perdagangan dan Jasa 160.07% 69.68% 72.

struktur modal. dividen.ANALISIS INDUSTRI  Penelaahan data: penjualan. sudah stabil atau menurun)  Analisis industri kaitannya dgn perekonomian SNR 7 . jenis produk. dll  Analisis tahapan kehidupan produk (berkembang cepat. regulasi.

DPR lebih besar. laba tdk cukup utk ekspansi.  Tahap Penurunan: Pertumbuhan penjualan negatif. kebutuhan dana external  Tahap Kedewasaan: Pertumbuhan penjualan yg relatif rendah. laba cukup utk ekspansi. DPR rendah. SNR 8 .SIKLUS KEHIDUPAN INDUSTRI  Tahap Pertumbuhan: pertumbuhan penjualan relatif tinggi. diversifikasi ke produk lain.

Growth Industry: pertumbuhan laba > rata-rata industri (ie: telekomunikasi) Defensive Industry: Tdk begitu terpengaruh kondisi ekonomi (ie: makanan & minuman) Cyclical Industry: Sangat pekaa terhadap kondisi ekonomi (ie: Otomotif) Interest Rate Sensitive Industry: Perbankan dan properti 9 SNR . 3. 4. 2.ANALSIS SIKLUS BISNIS  Analisis hubungan kemampuan operasi dgn kondisi ekonomi makro: 1.

bargaining power pembeli & supplier. perubahan harga)  Persaingan (Pesaing baru.ASPEK KUALITATIF  Kinerja historis (Pertumbuhan penjualan dan laba. produk substitusi)  Kebijakan Pemerintah  Perubahan Struktural (Tuntutan Kualitas) SNR 10 .

ANALISIS PERUSAHAAN  Pemakaian Dividend Discount Model and PER  Analisis Neraca dan Laporan Laba/Rugi  Fokus Biasanya pada Earning per Share SNR 11 .

EPS ROE Nilai Buku per Lembar Laba stlh pajak/Ekuitas Ekuitas/Jumlah Saham SNR 12 .

Faktor Lain  Pertumbuhan Penjualan  Nilai Penjualan  Pendapatan di luar operasi  Net Profit Margin  PER SNR 13 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->