Anda di halaman 1dari 3

Bidara Laut (Strychnos nux vomica)

KLASIFIKASI

Divisi Kelas Bangsa Suku Marga Jenis Nama Umum Nama Daerah Nama Asing

: Magnoliophyta : Magnoliopsida : Gentianales : Loganiaceae : Strychnos : Strychnos nux-vomica : Biadara Laut : Maqianzi (Tionghoa) : Poison nut(Inggris)

SIMPLISIA Biji (Semen Strychnine)

EKSTRAKSI Sejumlah tertentu kayu bidara laut, diekstraksi dengan etanol 60%, kemudian hasil ekstraksi tersebut dikeringkan dan dilarutkan kembali dengan etanol 60% serta ditotolkan pada lempeng KLT silica gel 60 F 254. Setelah dikembangkan dengan fase gerak toluene : etil asetat : dietil amin ( 70:20:10), noda brusina diukur luas areanya dengan densitometer.

Pemeriksaan Mikrsoskopik
Pada penampang melintang tampak jari-jari xilem berisi sedikit butir pati, tunggal, berkas pembuluh atau trakea, dinding tebal berlignin, bernoktah dengan lubang berbentuk celah, lumen umumnya berisi zat warna kunig, serabut xilem, berkelompok, tersusun radier, terdiri dari 5 sampai 40 serabut, dinding serabut tebal berlignin, lumen jelas, diantara kelompok serabut sklerenkim terdapat sel parenkim berisi kristal kalsium oksalat bentuk prisma dan minyak berwarna kuning. Pada penampang melintang tampak jari-jari xilem berisi sedikit butir pati, tunggal, berkas pembuluh atau trakea, dinding tebal berlignin, bernoktah dengan lubang berbentuk celah, lumen umumnya berisi zat warna kunig, serabut xilem, berkelompok, tersusun radier, terdiri dari 5 sampai 40 serabut, dinding serabut tebal berlignin, lumen jelas, diantara kelompok serabut sklerenkim terdapat sel parenkim berisi kristal kalsium oksalat bentuk prisma dan minyak berwarna kuning.

IDENTIFIKASI 2 g serbuk kayu dilembabkan dengan 5 ml ammoniak 30% kemudian gerus dalam mortir, tambahkan 20 ml kloroform P dan gerus kuat-kuat, saring filtrat dibagi 2 (lapisan kloroform) : filtrat diteteskan pada kertas saring, kemudian tetesi dengan pereaksi Dragendorft terjadi warna jingga. ekstraksi filtrat dengan 10 ml asam klorida (1:10). tambahkan pereaksi Dragendorft menjadi endapan jingga. tambahkan pereaksi Mayer menjadi endapan putih.

KANDUNGAN KIMIA Strychnine, bruchnine, longanin, manosan, galactan, chlorogenic acid

SIFAT KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGI Rasa pahit dan dingin, sangat beracun, berkhasiat menghilangkan bengkak, meredakan sakit (analgetik), membuyarkan pembekuan darah

KEGUNAAN Biji Strychnos nux vomica digunakan untuk membuat berbagai obat. Meskipun sangat berbahaya karena mengandung racun, Strychnos nux vomica digunakan untuk penyakit saluran pencernaan, gangguan jantung dan sistem peredaran darah, penyakit mata, dan paru-paru. Selain itu digunakan untuk kondisi saraf, depresi, migraineheadache, gejala menopause, dan gangguan pembuluh darah yang disebut penyakit Raynaud. Kegunaan lain termasuk pengobatan anemia, sebagai stimulan, tonik nafsu makan dan untuk. Pria menggunakan Strychnos nux vomica untuk disfungsi ereksi. Pada manufaktur racun, Strychnos nux vomica digunakan sebagai racun tikus. Itu karena mengandung strychnine dan brucine, dua bahan kimia mematikan.

EFEK SAMPING Dosis yang tinggi dapat menyebabkan kejang dan kelumpuhan system pernafasan sehingga dapt menyebabkan kematian. Strychnos nux vomica mengandung bahan kimia strychnine, bruchinine dan lainnya yang mempengaruhi otak dan menyebabkan kontraksi otot. Hal ini dapat menyebabkan kejang-kejang dan kematian. Strychnine dalam jumlah yang terlalu kecil juga dapat menghasilkan gejala-gejala yang masih bisa menjadi masalah serius. Sejumlah kecil strychnine dalam juga dapat menyebabkan penyakit, terutama pada orang dengan penyakit hati. Hal ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu beberapa minggu. Tumbuhan ini juga dapat menyebabkan efek samping pada ibu hamil dan menyusui, karena dapat menyebabkan kematian pada anak dan ibu. Keracunan Strychnine dapat dideteksi dengan tes laboratorium.

DOSIS Dosis yang tepat tergantung pada beberapa faktor yaitu usia pengguna, kesehatan, dan kondisi lainnya. Dosis pemakaiannya adalah 0,2 0,3 gram bubuk biji, diminum 2-3 kali sehari. Utuk pemakaian luar (kanker kulit) gunakan salep. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pada label produk yang relevan dan berkonsultasi dengan apoteker atau dokter atau perawat kesehatan profesional lainnya sebelum menggunakan karena obat ini sangat berbahaya.