Anda di halaman 1dari 7

u|u Ajar |cncni Ha|rc

87
X||.
kese|mbangan Umum Pasar arang dan Pasar Uang
Keseimbangan umum t erj adi apabila pasar bar ang dan pasar uang ber ada
dalam keseimbangan secara ber sama- sama. Dari keseimbangan t ersebut
diperoleh keseimbangan pendapat an nasional dan keseimbangan t ingkat
bunga. Seper t i penj elasan pada bab yang t er dahulu, keseimbangan pasar
barang dicerminkan oleh Kurva I S dan keseimbangan pasar uang
dicerminkan oleh Kurva LM
Kesei mbangan Umum I S- LM
Kurva I S adalah kur va yang mewakili perist iwa yang t er j adi di sekt or riil at au
pasar barang. Slope ( kemiringan) dar i kurva ini adalah negat if. Sement ara
it u kurva LM adalah kurva yang mewakili perist iwa yang t er j adi di sekt or
keuangan at au pasar uang. Slope kur va LM adalah posit ip. Kedua kurva akan
ber pot ongan pada sat u t it ik.
Gambar 12.1. Keseimbangan I S- LM
IS
0
IS
1
LM
0
LM
1
i
Y
i
2
i
0
i
1
Y
0
Y
1
Y
2
u|u Ajar |cncni Ha|rc
88
Pada awalnya, keseimbangan t erj adi pada saat kur va I S
0
dan kur va LM
0
saling berpot ongan. Keseimbangan ini menghasilkan t ingkat bunga
keseimbangan ( i
0
) dengan pendapat an nasional keseimbangan ( Y
0
) .
Adanya easy money policy, menyebabkan j umlah uang beredar bert ambah.
Bert ambahnya j umlah uang beredar menyebabkan kur va LM bergeser ke
kanan dar i LM
0
ke LM
1
. Akibat nya keseimbangan baru t erbent uk. Di
keseimbangan yang baru, pendapat an nasional keseimbangan menj adi Y
1
dan suku bunga keseimbangan menj adi i
1
.
Adanya per t ambahan j umlah uang ber edar menyebabkan suku bunga di
pasar menj adi t ur un. Turunnya suku bunga menyebabkan invest asi
ber t ambah dan akibat nya kurva I S bergeser ke kanan menuj u ke I S
1
.
Pergeseran kur va I S menyebabkan keseimbangan berubah kembali menj adi
i
1
dan Y
1
. Banyaknya per mint aan dana unt uk invest asi menyebabkan suku
bunga menj adi semakin mahal dan naik.
Perhi t ungan Keseimbangan I S- LM
Secar a mat emat is keseimbangan I S- LM dapat dilakukan sebagai berikut :
Cont oh:
Diket ahui,
C = 100 + 0,75Y
I = 60 200i
Ms = 500
Md = 0, 2Y+ 428- 400i
Dit anya: keseimbangan umum I S- LM
Jawab:
Y = C + I
Y = 100 + 0,75Y + 60 200i
Y 0, 75Y = 160 200i
u|u Ajar |cncni Ha|rc
89
0, 25Y = 160 200i
Y = 640 800i ( Keseimbangan pasar bar ang)
Ms = Md
500 = 0, 2Y + 428 400i
0, 2Y = 72 + 400i
Y = 360 + 2000i ( Keseimbangan pasar uang)
Keseimbangan umum
I S = LM
640 800i = 360 + 2000i
2800i = 280
i = 0,1 at au 10%
Y = 640 800i
Y = 640 800 ( 0, 1)
Y = 560
Jadi pada keseimbangan umum, t ingkat bunga keseimbangan adalah 10%
dan t ingkat pendapat an nasional keseimbangan adalah 560.
Pergeseran Kurva I S
Apabila pemer int ah meningkat kan pengeluar annya ( G) sebesar 20, maka
kurva I S akan bergeser ke kanan. Maka keseimbangan yang baru adalah
Y = C + I + G
Y = 100 + 0,75Y + 60 200i + 20
Y 0, 75Y = 180 200i
0, 25Y = 180 200i
Y = 720 800i ( Keseimbangan di Pasar Barang)
Apabila kurva LM t et ap, maka keseimbangan umum menj adi:
I S = LM
u|u Ajar |cncni Ha|rc
90
720 800i = 360 + 2000i
2800i = 360
i = 0,129
Y = 720 800i
Y = 720 800 ( 0, 129)
Y = 720 103, 2
Y = 616, 8
Naiknya pengeluaran pemerint ah sebesar 20, menyebabkan t ingkat bunga
keseimbangan naik menj adi 12,9% dan pendapat an nasional keseimbangan
naik menj adi 616, 8.
Gambar 12. 2. Pergeser an Kur va I S t erhadap Keseimbangan I S- LM
Efekt ivit as Kebij akan Fiskal dan Monet er
Dalam melihat efekt ivit as kebij akan kit a membandingkannya pada 3 daerah
yait u daerah klasik, int er mediat e range dan daerah Keynes. Jika
digambarkan, maka bent uk kur va LM menj adi seper t i berikut ini.
IS
0
IS
1
LM
0
LM
1
i
Y
12,69
10
560 616,8
u|u Ajar |cncni Ha|rc
91
Gambar 12.3. Kur va LM
Daerah liquidit y t rap merupakan daerah yang idenya pert ama sekali
dikemukakan oleh Keynes. Keynes menganggap ada sat u daerah pada kurva
LM yang memiliki t ingkat bunga yang sangat r endah dan t idak mungkin
t ur un lagi. Daerah inilah yang disebut daer ah liquidit y t rap. Sement ar a it u
daer ah klasik memiliki kur va LM yang t egak lur us. Hal ini dikarenakan
pemahaman kaum klasik bahwa dalam t eori per mint aan uang, per mint aan
uang t idak dipengaruhi oleh suku bunga. Menur ut paham ini, permint aan
uang dipengar uhi oleh pendapat an. Karena t idak ada hubungannya dengan
suku bunga, maka kur va LM bent uknya t egak lur us. Daerah int er mediat e
range adalah daer hah yang menunj ukkan kurva LM dipengar uhi oleh suku
bunga. Unt uk melihat keefekt ifan kebij akan ekonomi dapat kit a lihat pada
gambar ber ikut
LM
i
Y
Liquidity trap
Daerah Keynes
Intermediate range
Daerah Klasik
u|u Ajar |cncni Ha|rc
92
Gambar 12.4. Efekt ivit as Kebij akan Fiskal
Gambar di at as menunj ukkan apabila kurva I S ber geser ke kanan ber ar t i
kebij akan f iskal ekspansif. Jika kit a perhat ikan pada masing- masing daer ah,
kebij akan fiskal sangat efekt if pada daerah Keynesian dan ef ekt if pada
daer ah int ermediat e range. Hal ini t erlihat dari besarnya perubahan
keseimbangan pendapat an nasional di daer ah Keynesian. Sement ara it u,
kebij akan f iskal sama sekali t idak efekt if pada daer ah klasik. Ket ika ada
kebij akan fiskal, keseimbangan pendapat an nasional t idak berubah.
LM
i
Y
Y
0
Y
1
Y
o
a
Y
1
b
Y
0
c
=Y
1
d
IS
0
IS
0
IS
0
IS
1
IS
1
IS
1
u|u Ajar |cncni Ha|rc
93
Gambar 12.5. Efekt ivit as Kebij akan Monet er
Kebij akan monet er yang espansif dit andai dengan bergesernya kurva LM dar i
LM
0
ke LM
1
. Apabila dibandingkan pada ket iga daer ah maka kebij akan
monet er sangat efekt if di daerah klasik dan efekt if pada daer ah int ermediat e.
Sement ara it u, kebij akan monet er sama sekali t idak efekt if pada daerah
Keynesian.
LM
0
i
Y
Y
0=
Y
1
Y
o
a
Y
1
b
Y
0
c
Y
1
d
IS
IS
IS
LM
1