Anda di halaman 1dari 13

EUGLENOPHYTA

ANISAH QORI AFIFAH


230210110038

KELAS B
FPIK-ILMU KELAUTAN

Euglenophyta adalah organisme


bersel satu yang mirip hewan (holozoik) karena tidak berdinding sel dan mempunyai alat gerak berupa flagel sehingga dapat bergerak bebas. Mirip tumbuhan (holofitik) karena memiliki klorofil dan mampu berfotosintesis.

CIRI-CIRI
Unicelullar Pada umumnya memiliki flagel yang tidak sama panjang (Heterokontae) jumlah flagel 2 atau 4 Umumnya hidup di air tawar yang kaya bahan organik (di laut sangat sedikit) Bersifat autorof, karena memiliki klorofil a dan b, karoten dan beberapa xanthofil yaitu astaxanthin Bersifat heterotrof karena memakan bahan organic/ bakteri yang tersedia.

Ada yang memiliki kloroplast (dapat berfotosintesis) ada juga yang tidak dapat berfotosintesis. Yang berfotosintesis disebut Phototrophic Yang tidak berfotosintesis disebut Osmotrophic (makan dengan cara diffusi) Kelompok yang ketiga disebut Phagotrophic (makan dengan cara menangkap makanan) Dinding sel tidak terbuat dari selulosa namun membran tipis tersusun atas lapisanlapisan protein berbentuk spiral, yang disebut "pellicle

Jumlah genus hanya 40 dan jumlah spesies /+ 800 Memiliki bintik mata yang disebut stigma Eyespot (stigma) merah terang yang sensitive terhadap cahaya. Pigmen merah ini merupakan astaxanthin Juga disebut Euglenozoa, euglenoids, euglenophytes Cadangan makanan berupa paramilum yaitu bentuk antara dari polisakarida

Ujung anterior dari sel berupa sitostom dan dibawahnya berupa kerongkongan/gullet Gullet terdiri atas leher yang sempit (cytopharynx) dan bagian posterior yang membesar berupa waduk (reservoir). Waduk berhubungan dengan vakoula kontraktil

Sistem pergerakan Dengan flagellum Prinsipnya sama dengan pergerakan baling-baling. Pergerakan flagellum pada 1 atau 2 bidang digunakan untuk dorongan atau sentakan. Metaboly ( menggunakan dinding sel yang mengandung protein)

KLASIFIKASI
Kelas: Euglenophyceae
Ordo : Euglenales
Family : Euglenaceae Genus : Euglena selama hidupnya sel selalu mempunyai flagel hidupnya soliter memiliki Kloroplast cadangan makanan berupa paramylum, yaitu karbohidrat yang tidak larut Phacus mirip juga dengan Euglena, tetapi selnya lebih kaku karena memiliki keel, kloroplast discoid, tanpa pirenoid, paramylum bodi besar berbentuk seperti donat dan terletak di tengah sel Trachelomonas

Ordo Peranemales/Eutreptiales Famili : Eutreptiaceae Genus : Astacia mempunyai bentuk mirip Euglena, tidak berwarna karena tidak memiliki kloroplas, bersifat heterotrof. Peranema bersifat holozoik (menyerap bahan makanan) Hyalophacus

Ordo Rhabdomonadales Famili : Rhabdomonadaceae Genus : Colacium bersifat epizoik pada copepoda, rotifera dan zooplankton air tawar lainnya. berkembang secara vegetative Petalomonas

Aseksual

REPRODUKSI

Pembelahan Sel yang disebut pembelahan biner , pembelahan membrane terjadi secara longitudinal dimulai dari ujung anterior. Cara reproduksi ini terjadi pada keadaan optimal. Membentuk kista (sel vegetatif membulat dan berdinding tebal) yang cukup tahan terhadap kondisi buruk sampai beberapa waktu lamanya. Bereproduksi secara autogami (fusi antara nukleus sel-sel anak). Inti hasil fusi kemudian membelah meiosis membentuk empat nukleus yang masing-masing berkembang menjadi sel vegetatif.

Seksual

Adanya konjugasi/penggabungan sel vegetatif pernah dijumpai pada beberapa euglenoid, tetapi kasus ini sangat jarang.
PERANAN (+) Produsen primer di air tawar (+,-) Indikator pencemaran organic

TERIMA KASIH