1

SILABUS AKUNTANSI KEUANGAN

2

AKUNTANSI KEUANGAN 1

Intermediate Accounting. Intermediate Financial Accounting: An IFRS Perspective. 2nd edition. Graham J. Peter dan Nelson Lam. McGraw Hill. Workbook and Guide. Abbas Ali. Donald E. 2010 (KW) Lau. 2008 (LL).Bahan Bacaan Wajib 3     Kieso. Holt. 2010 (SAK) Mirza. John Wiley and Sons. dan Magnus Orrell. International Financial Reporting Standards (IFRS). dan Jerry Weygandt. 12th edition (update). Standar Akuntansi Keuangan. 2008 (MHO) .. John Wiley. Ikatan Akuntan Indonesia.

Intermediate Accounting. Abbas Ali Mirza. Barry J.Bahan Bacaan Pelengkap 4    Stice. 2009 Artikel. 16th edition. Stice. 2007 Epstein. . laporan keuangan yang relevan dengan masalah yang akan didiskusikan. IFRS 2009: Interpretation and Application of International Accounting and Financial Reporting Standards. Cengage Learning/ South-Western.. tulisan ilmiah/semi ilmiah. Skousen. John Wiley.

Pokok Bahasan & Referensi 5 Akuntansi Keuangan dan Standar Akuntansi • • • • • Laporan Keuangan dan Pelaporan Keuangan Pihak yang terlibat dalam penetapan Standar Prinsip Akuntansi yang berlaku Umum Isu Pelaporan Keuangan Pengenalan terhadap International Financial Reporting Standards (IFRS) IAS 1 LL Ch 1. MHO Ch 1. KW Ch 1. 34 .

PSAK 1 (revisi 2009). IASB Framework. KW Ch 2. PSAK 25 (rev 2009) LL Ch 2.Pokok Bahasan & Referensi 6 Rerangka Konseptual yang mendasari Laporan Keuangan • • • • • • • Rerangka Konseptual Tujuan Dasar Karakteristik Kualitatif Asumsi dan Prinsip Elemen Konsep Pemeliharaan Modal Komponen Laporan Keuangan Lengkap KDPPLK. MHO Ch 2 .

Pokok Bahasan & Referensi 7 Sistem Informasi Akuntansi • Sistem Informasi Akuntansi • Siklus Akuntansi • Akuntansi Cash-Basis vs Akuntansi Accrual-Basis KW Ch. 3 & Appendix .

PSAK 58 (rev 2009) LL Ch 19. KW Ch 4.Pokok Bahasan & Referensi 8 Laporan Laba Rugi Komprehensif • • • • Kegunaan dan Keterbatasan Laporan Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Komprehensif Lain Pelaporan irreguler items (Discontinued Operation) PSAK 1 (rev 2009). MHO Ch 3 .

Pokok Bahasan & Referensi 9 Laporan Posisi Keuangan • • • • Kegunaan dan Keterbatasan Klasifikasi Informasi Tambahan yang dilaporkan Teknik Pengungkapan PSAK 1 (rev 2009) LL Ch 19. MHO Ch 3 . KW Ch 5.

Pokok Bahasan & Referensi 10 Laporan Arus Kas • Tujuan dan Kegunaan Laporan Arus Kas • Klasifikasi. KW Ch 5. Isi dan Format • Metode Penyusunan PSAK 2 (rev 2009) LL Ch 24. MHO Ch 5 .

KW Ch 7(1). Appendix 7A .Pokok Bahasan & Referensi 11 Akuntansi Kas • Definisi • Manajemen dan Pengendalian terhadap Kas • Melaporkan Kas PSAK 2 (rev 2009) LL Ch 15 & 16.

Pokok Bahasan & Referensi 12 Konsep dan Pengukuran Present Value • • • • Konsep dasar time value of money Single Sum Annuities Penerapan Pengukuran Present Value dalam Akuntansi KW Ch. 6 .

KW Ch 7(2) . 55 (revisi 2006) LL Ch 15 & 16.Pokok Bahasan & Referensi 13 Piutang • • • • • • Pengakuan Accounts Receivable Penilaian Account Receivable Pengakuan Notes Receivable Penilaian Notes Receivable Pelepasan Accounts dan Notes Receivable Penyajian dan Analisis PSAK 50.

KW Ch 8.Pokok Bahasan & Referensi 14 Penilaian Persediaan: Cost Basis • • • • • Klasifikasi Persediaan dan Pengendalian Barang yang termasuk dalam Persediaan Biaya Persediaan Asumsi Arus Biaya Dasar Memilih metode Persediaan PSAK 14 (revisi 2008) LL Ch 9. MHO Ch 4 .

Pokok Bahasan & Referensi 15 Persediaan: Penilaian selain Cost Basis • Lower-of-Cost-or-Market • Estimasi Persediaan • Metode Gross Profit • Metode Retail Inventory • Penyajian dan Analisis PSAK 14 (revisi 2008) LL Ch 9. MHO Ch 4 . KW Ch 9.

17 . MHO Ch 11. 7. KW Ch 10. PSAK 26 (rev 2008).Pokok Bahasan & Referensi 16 Aset Tetap • • • • • • Perolehan dan Penilaian Aset Tetap Akuntansi Tanah Kapitalisasi Biaya Pinjaman Pengeluaran setelah akuisisi Depresiasi Pelepasan Aset Tetap PSAK 16 (revisi 2007). PSAK 47. ISAK 9 LL Ch 3.

Pokok Bahasan & Referensi 17 Aset Tetap (Model Revaluasi). dan Properti Investasi • Pengukuran • Pencatatan • Penyajian PSAK 16 (rev 2007) dan PSAK 13 (rev 2007) LL Ch 3. MHO Ch 10 .

KW Ch 12. MHO Ch 31 .Pokok Bahasan & Referensi 18 Aset tak Berwujud • • • • • Aset tak Berwujud Jenis Aset tak Berwujud Biaya Riset dan Pengembangan Biaya Situs Web Penyajian PSAK 19 (revisi 2009). ISAK 14 (rev 2009) LL Ch 6.

Pokok Bahasan & Referensi 19 Isu Khusus Aset • Aset tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual • Aset Biolojik • Penyajian dan Analisis PSAK58 (rev 2009). IAS 41 LL Ch 22 .

Pokok Bahasan & Referensi 20 Penurunan Nilai • Penurunan nilai untuk Aset Tetap • Penurunan nilai untuk Properti Investasi • Penurunan nilai untuk Aset tak Berwujud • Penurunan nilai untuk goodwill • Penyajian dan Pengungkapan PSAK 48 (revisi 2010) LL Ch 8. KW Ch 11. 12 .

SISTEM PENILAIAN 21     KEHADIRAN/ABSENSI = 10% TUGAS/QUIZ/PARTISIPASI KELAS = 20% UTS = 35% UAS = 35% .

TATA TERTIB PERKULIAHAN 22       Setiap mahasiswa wajib memiliki bahan materi yang akan diajarkan dalam setiap tatap muka Setiap mahasiswa wajib hadir sebanyak 75% dari total tatap muka Setiap mahasiswa hanya diperkenankan tidak hadir tanpa keterangan maksimal 4x Setiap mahasiswa diwajibkan memakai pakaian yang sepantasnya Keterlambatan hanya diperkenankan maksimal 20 menit dari jadwal yang telah ditetapkan (kondisi normal) dan 45 menit (kondisi tidak normal) Setiap mahasiswa diwajibkan mengumpulkan setiap tugas yang diberikan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful