Anda di halaman 1dari 7

BAB IVPEMBAHASAN4.1 Perlakuan dan PengamatanPerlakuan Pengamatan1. Dibuat 4 strand kromatid darililin dan diberi bulatan tempatlokus gen2.

Pindah silang tunggal ( 2 3 )3. Pindah silang tunggal ( 1 4 )4. Pindah silang ganda ( 2 3 ; 2 3 )Terbentuk 4 strand kromatid dengan 4 titik lokusgen tiap kromatid NPS = 2/4 x 100% = 5 0% NPS = 2/4 x 100% = 5 0% NPS = 2/4 x 100% = 5 0% 1 23ABCDABCDabcd 1 23ABCD (tipe parental)ABcd (tipe rekombinan)abCD (tipe rekombinan) 1 23ABcd (tipe rekombinan)ABCD (tipe parental)abcd (tipe parental) 1 23ABCD (tipe parental)AbcD (tipe rekombinan)aBCd (tipe rekombinan)

Pindah silang merupakan konsekuensi dari pemilahan kromosom secaraindependen selama metosis, kita masing-masing menghasilkan gamet-gamet yangkombinasi mromosomnya berbeda sekali dengan kromosom yang kita warisi darikedua orag tua kita. Kromosom tersebut terdiri dari DNA yang berasal dari ibu atau bapak kita, tetapi bukan dari keduanya.

Dalam kenyataannya, hal ini bukan suatumasalah. Suatu proses yang dinamakan pindah silang ( crossing over ) menghasilkan kromosom individual yang menggabungkan gen-gen yang diwarisi dari kedua orangtua kita.Pindah silang terjadi selama profase meiosis I. Ketika kromosom homolog pertama kali muncul bersama sebagai pasangan selama profase I, suatu perlengkapan protein yang dinamakan kompleks sinaptonemal menggabungkan kromosomsehingga terikat kuat satu dengan yang lain. Pasangan berlangsung secara cermat, penataan yang homolog satu sama lain gen demi gen. Pindah silang terjadi ketika porsi homolog duakromatid bukan saudara tempat. Lokasi pertukaran genetik initampak pada mikroskop cahaya sebagai kiasmata. Pindah silang denganmengkombinasikan DNA yang diwarisi dari kedua orang tua menjadi sebuahkromosom tunggal, merupakan sumber genetik yang penting dalam siklus hidupseksual.4.2.3 Pindah Silang TunggalPeristiwa pindah silang tunggal terjadi dengan adanya pertukaran segmen 2 strandkromatid yang bukan saudara, membentuk 1 kiasma. Pindah silang tunggal inimenghasilkan 2 genotip tipe parental dan 2 genotip tipe rekombinan sehingga nilai pindah silang yang didapatkan adalah 5 0%. Pindah silang tunggal misalnya terjadiantara 2 strand kromatid yaitu strand 2 - , strabd 1 4, strand 1 3, atau strand 2 4.Misalnya pindah silang yangterjadi antara strand 2 3. Pindah silang ini akanmembentuk 4 genotip, yaitu ABCD, Abcd, abcD, dan abcd. Genotipe ABCD danabcd merupakan genotip tipe parental sedangkan genotip abcD dan Abcd merupakangenotip tipe rekombinan. Dengan demikian nilai pindah silangnya sebesar 5 0%.Contoh lain yaitu pindah silang yangterjadi antara stand 1 - 4. Pindah silang iniakan membentuk 4 genotip yaitu ABcd pada strand 1, ABCD pada strand 2, abcd pada strand 3, dan abCD pada strand 4. Genotip ABCD pada strand 2 dan abcd padastrand 3 merupakan genotip tipe parental, sedangkan genotip Abcd pada strand 1 danabCD pada strand 4 merupakan genotip rekombinan. Dengan demikian nilai pindasilangnya sebesar 5 0%.4.2.4 Pindah Silang GandaPeristiwa pindah silang ganda terjadi dengan adanya pertukaran segmen antara 2kromatid atau lebih dan membentuk lebih dari 1 kiasma. Pindah silang ganda inimenghasilkan 2 genotip tipe rekombinan, 3 genotip tipe rekombinan, atau 4 genotiptipe rekombinan sehingga nilai pindah silang yang didapatkan bisa sebesar 5 0%, 7 5 %atau 100%. Contoh pertama pindah silang ganda yaitu pertukaran segmen antara strandkromatid 2 dengan 3 dan strand 2 dengan 3 untuk kedua kalinya. Pindah silang iniakan membentuk genotip ABCD pada strand 1, AbcD pada strand 2, aBCd padastrand 3 dan abcd pada strand 4. Genotip ABCD pada strand 1 dan abcd pada strand 4merupakan tipe parental sedangkan genotip AbcD pada strand 2 dan aBCd padastrand 3 merupakan genotip tipe rekombinan. Dengan demikian nilai pindahsilangnya sebesar 5 0%.Contoh kedua yaitu pindah silang antara kromatid strand 2 dengan 3, dankromatid standr 2 dengan 4. Pindah silang ini membentuk genotip ABCD pada strand1 yangmerupakan genotip tipe parental, Abcd pada strand 2, aBCd pada strand 3 danabcD pada strand 4 yanngketiganya merupakan genotip tipe rekombinan. Dengandemikian nilai pindah silangnya sebesar 7 5

%. Pindah silang tpe ini juga beisamenghasilkan nilai pindah silang sebesar 5 0%. Genotip yang terbentuk yaitu ABCD pada strand 1 yang merupakan tipe parental, Abcd pada strand 2, aBCd pada strand 3,keduamya merupakan tipe rekombinan, dan abcd pada strand 4 yang merupakan tipe parental. Pada pindah silang ganda tipe ini kiasma yang terbentuk sebanyak 2.Contoh ketiga yaitu pindah silang antara kromatid strand 2 dengan 3 dan strand 1dengan 4. Pada pindah silang ini terbentuk 2 kiasma. Genotip yang terbentuk yaituAbcd pada strand 1, Abcd pada strand 2, aBCD pada strand 3, dan abCD pada strand4. Semua genotip yang terbentuk merupakan tipe rekombinan. Dengan demikian nilai pindah silannya sebesar 100%.Contoh keempat yaitu pindah silang antara kromatid strand 1 dengan 3, strand 2dengan 4, dan strand 2 dengan 3. Pada pndah silang ini terbentuk 3 kiasma. Genotipyang terbentuk yaitu AbcD pada strand 1, Abcd pada strand 2, aBCD pada strand 3,dan abCd pada strand 4. Semua genotip yang terbentuk merupakan tipe rekombinan.Dengan demikian nilai pindah silangnya sebesar 100%.4.2. 5 Peta KromosomPeta kromosom ialah gambar skema sebuah kromosom yang dinyatakan sebagaisebuah garis lurus di mana diperlihatka lokus setiap gen yang terletak pada kromosomitu. Peta kromosom dapat dibuat dengan mengetahui jumlah inidividu pada tiapgenotip yang terbentuk. Misalnya, pada tanaman jagung ( Z ea mays ) dikenal gen-genterangkai, misalnya :+ ( atau BM ) : gen yang menyebabkan tulang daun berwarna hijau ( normal ) bm: gen yang menyebabkan tulang daun berwarna coklat ( terdapat antosianin )+ ( atau Pr ) : gen yang menyebabkan biji berwarna kuning ( normal ) pr : gen yang menyebabkan biji berwarna merah+ ( atau V ) : gen yang menyebabkan daun berwarna hijau ( normal ) v : gen yang menyebabkan daun berwarna hijau pucatuji silang dari tanaman trihibrid menghasilkan keturunan sebagai berkut :+ pr v : 5 7 tanaman bm + v : 2 tanaman bm pr v : 434 tanaman + + v : 1 tanaman bm + + : 60 tanaman + pr + : 3 tanaman+ + + : 441 tanaman bm pr + : 2 tanamanUntuk menggambarkan peta kromosomnya, dientukan tipe parental dan tiperekombinanny lebih dahulu. Karena parentalnya tidak diketahui, maka dua individuyang jumlahnya paling banyak merupakan tipeparental yaitu ( bm pr v ) dan ( + + + ).Tipe rekombinasi hasil adanya pindah silang ganda adalah individu yang jumlahnya paling sedikit, yaitu ( + + v ) dan ( bm pr + ). Jadi singkatnya :Tipe parental : ( bm pr v ) dan ( + + + )Tipe rekombinasi : ( + + v ) dan ( bm pr + )Apabila tipe rekombinasi dibandingkan dengan tipe parental, maka nampak bahwa ada perbedaan mengenai letak satu gen v. Berhubung dengan itu, gen vseharusnya terletak di tengah, sehingga urutan letak gen yang benar ialah ( bm v pr )atau ( pr v bm ). Jadi tipe parental dengan memperhatikan urutan letak gen yang benar ialah ( bm v pr ) atau ( pr v bm ) dan ( + + + ).Jika kita menggunakan sususnan tipe parental yang pertama maka :Jarak antara gen bm-v = ( bm + + ) + ( + v pr ) + ( bm + pr ) + ( + v + )Jumlah keturunan uji silang= 60 + 5 7 + 2 + 1 = 0,12 = 12%1000Jarak antara gen v- pr = ( bm v + ) + ( + + pr ) + ( bm + pr ) + ( + v + )Jumlah keturunan uji silang= 2 + 3 + 2 + 1 = 0,008 = 0,8%1000Jadi jarak gen bm-v = 12 unit dan jarak gen v-pr = 0,8 unitGambar peta kromosom relatif adalah sebagai berikut :Bm 12 v 0,8 pr Genotip tanaman

trihibridnya adalah + + +/bm v pr. Karena itu genotip tanaman parental ialah + + +/+ + + dan bm v pr/bm v pr.Pindah silang ganda yang sesungguhnya = 2+1 = 0,0031000Pindah silang ganda yang diharapkan = 0,12 x 0,008 = 0,00096Koefisien koinsidens = 0,003 =3,12 5 0,00096Koefisien interferensi = 1 3,12 5 = -2,12 5

BAB VKESIMPULANBerdasarkan praktikum yang dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa pindahsilang dapat terjadi selama pembentukan gamet yang bertujuan untuk variaso genetik antar individu. Pada pindah silang tunggal, nilai pindah silang yang didapatkansebesar 5 0% karena terbentuk 2 genotip tipe parental dan 2 genotip tipe rekombinan.Pada pindah silang ganda, nilai pindah silang yang didapatkan sebesar 5 0% sampai100%. Nilai pindah silang

5 0% saat terbentuk 2 genotip tipe parental dan 2 genotiptipe rekombinan. Nilai pindah silang yang didapatkan sebesar 7 5 % saat terbentuk 1genotip tipe parental dan 3 genotip tipe rekombinan. Nilai pindah silang yangdidapatkan sebesar 100% saat terbentuk 4 genotip tipe rekombinan.

Gambar peta kromosom relatif: bm v pr 12 0,82. Genotip tanaman trihibridnya ialah +++/bm v pr. Karena itu genotip daritanaman parental ialah +++/+++ dan bm v pr/bm v pr.3. pindah silang ganda yang sesungguhnya = (2+1) 1000 = 0,003 pindah silang ganda yang diharapkan = 0,12 X 0,008 = 0,00096KK = 0,0030,00096 = 3,125KI = 1-3,125 = -2,125(Suryo, 2010).Pada praktikum genetika tentang pindah silang, yang pertamadilakukan adalah membuat empat strand kromosom secara imitasi denganmenggunakan lilin lembek / malam yang terdiri dari dua warna yang berbeda agar mudah membedakan kromosom yang sehomolog denganyang bukan homolog. Kemudian diberi tanda dengan lilin lembek yangdibentuk bulatan lokasi sentromer dan gen-gennya agar lebih mudah dalammemperagakan terjadinya pindah silang. Setelah diberi tanda, dibuatkonfigurasi terjadinya pindah silang dengan ketentuan pindah silangtunggal (2-3), (1-4), dan pindah silang ganda (2-3;2-3), (2-3;2-4), (2-3;1-4), (1-3;2-4;23). Pada pindah silang tunggal (2-3) dihasilkan nilai pindahsilang (NPS) =50% karena hanya kromosom kedua dan ketiga saja yangmengalami pindah silang. Pada pindah silang tunggal (1-4) sama sepertisilang tunggal (2-3) dihasilkan nilai pindah silang (NPS) =50% karenahanya kromosom pertama dan keempat saja yang mengalami pindahsilang.Pada pindah silang ganda (2-3;2-3) pada umumnya menghasilkan NPS =50% karena hanya terjadi peristiwa pindah silang pada kromosomkedua dan ketiga. Pada pindah silang ganda (2-3;2-4) menghasilkan dua NPS = 50% dan 75%. Pada NPS =50% terjadi pindah silang di kromosom kedua dan ketiga saja, sedangkan pada NPS =75% terjadi pindah silang dikromosom kedua, ketiga dan keempat.Pada pindah silang ganda (2-3;1-4) terjadi peristiwa pindah silangdi keemapat kromosomnya, sehingga NPS nya =100%. Sama halnyadengan pindah silang ganda (1-3;2-4;2-3) yang terjadi pindah silang padakeempat kromosomnya (NPS =100%).Setelah dibuat konfigurasinya, dihitung persen tipe kombinasi yangterjadi akibat pindah silang yang telah dilakukan secara imitasi dengancara Nps = jumlah tipe rekombinasi X 100%Jumlah seluruh individuMaka didapatkan hasil pindah silang tunggal (2-3) 50%, pidangindah silang tunggal (1-4) 50%, pindah silang ganda (2-3;2-3) 50%, pindah silang ganda (2-3;2-4) dihasilkan dua NPS yaitu 50% dan 75%.Pada pindah silang ganda (2-3;1-4) dan pindah silang ganda (1-3;2-4;2-3)menghasilkan NPS 100% yang artinya semua kromosomnya mengalami pindah silang.

Nps = (jumlah tipe rekombinasi X 100% )/Jumlah seluruh individu Telah diketahui bahwa dengan adanya peritiwa pindah silang,dalam keturunan dibedakan tipe parental (tipe orang tua) dan tiperekombinasi (tipe kombinasi baru). Adapun yang dimaksud dengan nilai pindah silang (nps) ialah angka yang menunujukkan besarnya persentasekombinasi baru yang dihasilkan akibat terjadinya pindah silang (Suryo,2010)