Anda di halaman 1dari 5

HOW TO PAY ECONOMICALY 1. Menggunakan paypal, western union 2. Menggunakan jasa sourcing services, spt : http://www.imexsourcingservices.com/index.php/china-cash-on-delivery-service 3.

Menaruh deposit di alipay METODE PEMBAYARAN 1. 50% DP + 50% before shipment (sebagai bukti copy fax B/L) 2. 30% DP + 70% before shipment (sebagai bukti copy fax B/L)

As certified China lawyer who has been solving trade disputes and trade scams for years, I think buyers must do these: a. spend 100usd to verify a seller before you send much bigger amount of USD to China seller. you must not only verify with alibaba.com but also verify with a trusted China agent, including certified China lawyer. b. always be alert during the transaction, keep an eye not to be fooled or scammed. if you cannot control the process, an agent is necessary. c. sales contract must be complete, you can not buy only with some email letters, this is most fragile for you. you must make the seller to send you company license and other real info in Chinese and your language, then ask your agent in China to verify, then put the Chinese name onto the contract i.e. PI or Invoice, then the seller must send you their company license copy in scanned form, this is to prepare to sue and the court will file the case for you, so that you can have last remedy. Otherwise, you do not know what to do. Many foreign buyers got scammed and came to lawyer Gong and shouted: please sue this scammer seller for me! Now! but Mr.Gong the lawyer calmly replies: how do we sue the seller? we do not have their company license. if we must sue, we must spend money to investigate and get the seller's company license first. Sometimes, some sellers are just false, so they do not have any valid company license. So, if you want not get scammed, always kill any risk of being scammed before you SEND any money to China sellers. This is a good and true suggestion from a China lawyer, who saw so many victims of international trade in China.

BEA CUKAI Perhitungan pajak bisa dilihat di website www.beacukai .go.id Secara sederhana pajak import ppn 10% + pph 2,5%

Casestudy Lampu merah


Kondisi sekarang ini bisa terjadi keterlambatan biasanya karena pajak notul (pajak denda) terlampau tinggi. Ini diakibatkan krn importirnya tidak mengetahui standard harga barang yg terdapat di bea cukai, contohnya : Importir A mengimport sendok, dia lapor pajak kepada bea cukai bahwa harga sendok di china (menggunakan invoice dia) adalah Rp.1000 (stlh di convert ke rupiah dr USD or RMB),padahal di bea cukai harga sendok adalah Rp. 2000. Jadi si A dikenakan pajak tambahan/denda sebesar Rp. 1000 lagi, tapi karena importir A tidak mau membayar karena dia sudah terlanjur memberi harga kepada customernya sebesar Rp. sekian, jadi nya barang ini tertahan selama 45 hari.Selama 45 hari itu si A terus melakukan negosiasi sampai dapat harga dimana dia bisa membayar, nah customer si A barangnya kan jadi telat keluar,maka digunakan istilah ada LAMPU MERAH. Hal ini bisa dihindari kl ekspedisi itu meng update terus fluktuasi di bea cukai. Jadi sebelum dia memberi harga kepada customernya,dia bisa cek dulu ke bea cukai baru memberi harga,ini yg banyak terjadi di Indo. Kenapa ada standard harga di bea cukai? seperti tadi sendok harganya harusnya 2000 bukan 1000? soalnya bnyk importir nakal yg melakukan under invoice value, jadi bea cukai melakukan standarisasi harga, jadi bukan karena bea cukai yg minta harga ketinggian seperti ada thread lain yg mengatakan begitu,tapi krn ekspedisi yg dipakai tidak bagus... Tadi diatas salah satu contoh lampu merah.Jadi keynya melakukan update mengenai standarisasi harga,gampang kok melakukannya, tinggal telp,fax tunggu 5 menit, dapet hasilnya. Gampang kan menghindari lampu merah yg ini...

Cek List
1. lihat nilai invoice 2. lihat kurs 3. lihat harga standard bea cukai 4. lihat harga jual

Cara Hitung BM dan Pajak


Saya pernah s edikit menjelaskan cara menghitung BM dan pajak dari barang impor, cuma lupa apa di tritnya bos win atau di trit lain (sepertinya TS nya dari bea cukai). Sepatu, tarif btbminya 6403.XX.XX.XX BM=20% (tarif normal, misalnya, coba cek sendiri). Kalo $33 adalah harga cif, maka Bea masuknya adalah 20/100 x (33 x 1000 x kurs rupiah) = Rp ......... (mis A) PPN = 10% x ( A + (33 x 1000 x kurs rupiah))

begitu juga dengan PPh ( kalo punya API, pph nya 2.5%, tdk punya 7.5%)

Bisa dicek juga utk sepatu impor harga diatas Rp 1 juta, dikenakan PPnBM 40% Kalo menggunakan tarif FTA ASEAN CHINA,kalo tdk salah BM =5% (lihat PMK 235 thn 2008) tinggal ganti 20% yg diatas. tarif FTA ini hanya berpengaruh pada BM nya, tidak pada pajaknya ( PPn, PPnBM, dan PPh) Untuk saat ini BC melakukan pengecekan kesulurahn item yang dikirim melalui jasa borongan.

BUYER AGENTCY Minimal memiliki kemampuan : 1. Urus dokumen eksport 2. LS (Laporan Surveyor) 3. Nego factory 4. QC

DELIVERY Jika quantity kecil 1-5 item bisa menggunakan EMS (Kantor Pos negara asal), HongKong Post, DHL, Dpex, FedEx, dll (baca : courier express). Di bea cukai tetep diperiksa namun biasanya EMS paling lama. Jangan pernah mengirimkan barang branded palsu (KW) ataupun replika menggunakan jasa courier express, lebih aman menggunakan jasa ekspedisi borongan saja. Jenis jasa Ekspedisi ada 2 : 1. FCL = Full Container Load 2. LCL = Less Container Load

TRICKY 1. Supaya tidak kena pajak barang bisa dikirimkan lewat singapura dan selanjutnya bisa dibawa handcary. Atau kalo ingin lebih murah lewat Dumai / Portklang, namun sangat beresiko kena lampu merah BC. 2. Kalo niad dagang hape china, km musti urus ijin deparpostel dl, kl dah ngantongin ijin, km apply lage ke men keu soal PPn-BM (pajak pertambahan nilai barang mewah), kl buat HP PPn Bm nya sekitar 40% dari nilai invoice, setelah lapor ke depkeu kl km mau mskin hape, terus km harus ke deperindag buat urus IT-telkom (Importir Terdaftar buat perangkat telekomunikasi) baru deh km belanja ke china, abis belanja km harus lapor SUCOFINDO untuk di survey barangnya di China (LS) habis LS baru km bisa export ke indo,,,, di indo km bayar semua yg udah km lapor ke depkeu, sambil urus import regular... dan yg penting pabrik/supplier yg kamu beli barangnya itu sudah mengantongi sertifikat SNI, kl gak begitu km dagang bisa di razia sama polisi... intinya repot... hahahahaha.... udah borongan aja sama ekspedisi terpercaya... tapi sedikit bgt ekspedisi yg mau layanin import hape karena prosesnya berbelit..... Intinya gak ada persenan lebih ke bea cukai kalau kamu ikut prosedur yg diatas, karena semuanya ber kwitansi..... 3. Kalau nilai value dibawah usd 100, tulis saja Sample di nama barang, tapi sample jangan terlalu banyak. Biasanya BC tidak terlalu memeriksa terlalu ketat. 4. Menggunakan jasa forwarder Door to Door, resiko barang hilang akan diganti sesuai dengan yang tertera di Invoice.

THREAT Barang barang yang dikirim melalui ekspedisi tidak sesuai dengan yang dipesan Barang rusak Penipuan oleh seller