P. 1
SUKU BUGIS

SUKU BUGIS

|Views: 362|Likes:
Dipublikasikan oleh Ajeng Ginanjar

More info:

Published by: Ajeng Ginanjar on May 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2014

pdf

text

original

SUKU BUGIS

KELOMPOK:
Ajeng Ginanjar ( 0900844 ) Astri Sulistiani ( 0901375 ) Dena Yemin Meisendi ( 0904059 ) Evita Khoeriah ( 0900934 ) Gina Dameria ( 0901481 )

KEADAAN GEOGRAFIS WILAYAH
Provinsi Sulawesi Selatan terletak di 0°12' 8° Lintang Selatan dan 116°48' - 122°36' Bujur Timur. Luas wilayahnya 62.482,54 km².  Batas Wilayah

◦ ◦ ◦ ◦

Utara : Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat Barat : Selat Makassar Timur : Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara Selatan : Laut Flores

Teknologi dan Peralatan Hidup
Perahu Pinisi  Sepeda dan Bendi  Peralatan Menempa Besi  Peralatan Tenun Tradisional  Pakaian Adat  Rumah Adat

Sistem Mata Pencaharian
Bertani  Nelayan  Pedagang

Sistem Kekerabatan
Suku Bugis merupakan suku yang menganut sistem patron klien atau sistem kelompok kesetiakawanan antara pemimpin dan pengikutnya yang bersifat menyeluruh.  kekerabatan keluarga mereka menganut system cognatic atau bilateral

Bahasa dan Aksara


 

Bahasa Bugis Huruf Lontaraq Huruf Jangang-Jangang Huruf Serang

Kesenian
    

Kecapi Gendang Suling Sinrili Seni Tari
◦ ◦ ◦ ◦ Tari Pelagi Tari Padupa Bosara Tari Patennung Tari Pajoge’

Permainan
◦ Mallogo, Mappadendang, Ma’gasing, Mattoajang (ayunan), getong-getong,Marraga, Mappasajang, Malonggak.

Kecapi

Suling

Alat Musik Tradisional

Coto Makasar

Sop Konro

Makanan Khas

Pisang Epe’

Es Pisang Hijau

Makanan Khas

Kapurung

Barongko

Makanan Khas

Sistem Kepercayaan
Sistem kepercayaan suku Bugis dan Makassar pada zaman pra islam adalah sure galigo, Sisa kepercayaan ini masih tampak jelas pada orang To latang dikabupaten Sidenreng Rappang dan orang Amma Towa di Kajang kabupaten Bulukumba.  Saat agama islam masuk ke Sulawesi Selatan pada awal ke-17, ajaran agama islam mudah diterima masyarakat

Penyebab Merantau

Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat diraih melalui kemerdekaan.

Terimakasih atas Perhatiannya

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->